Anda di halaman 1dari 4

LAPORAN KASUS

DIABETES MELITUS TIPE 1

Disusun Oleh :
Farhan (2009730077)
Dian Indrayani (2009730012)

Dosen Pembimbing:
dr. Asrie Rahayu
STASE KEPANITERAAN KLINIK
BAGIAN KEDOKTERAN KOMUNITAS TAHAP II
PUSKESMAS KECAMATAN JAGAKARSA
JAKARTA
2014

KATA PENGANTAR

Assalamu alaikum wr.wb.


Puji syukur kami panjatkan ke hadirat Allah swt. karena rahmat dan hidayah-Nya, penulis dapat
menyelesaikan Laporan Kasus yang berjudul Diabetes Melitus tipe 1 untuk memenuhi tugas
kepaniteraan klinik kedokteran komunitas tahap II FKK UMJ.
Shalawat dan salam semoga selalu tercurah kepada junjungan kita Nabi Muhammad S.A.W, yang
telah membimbing kita ke zaman yang penuh ilmu pengetahuan seperti sekarang ini. Terima kasih kami
ucapkan kepada dr.Asrie Rahayu selaku dosen pendamping, yang telah mendukung dan membimbing
kami sehingga Laporan Kasus ini dapat diselesaikan.
Kami menyadari bahwa masih terdapat kekurangan dalam Laporan Kasus ini. Oleh karena itu,
kami mengharapkan kritik dan saran yang membangun agar Laporan Kasus ini dapat menjadi lebih baik
lagi. Penulis mengharapkan semoga Laporan Kasus ini dapat memberikan manfaat demi kemashlahatan
umat dan memberikan sumbangsih bagi perkembangan dunia kedokteran. Amin ya robbal alamin

Wassalamu alaikum wr.wb.


Jakarta, Desember 2014

Penulis

BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Penyakit diabetes pertama kali dideskripsikan pada masa Mesir Kuno lebih dari 3500 tahun
yang lalu. Saat itu penyakit ini digambarkan sebagai sangat banyak buang air kecil. Sekitar
2000 tahun yang lalu, terdapat laporan dari Turki yang menyebutkan penyakit ini sebagai
kehausan yang sangat serta kencing yang banyak. Pada tahun 1900, Stobolev di Rusia dan Opie
di USA, pada waktu yang hamper bersamaan menyebutkan bahwa diabetes mellitusterjadi akibat
dari destruksi pulau-pulau Langerhans kelenjar pancreas (Brink SJ, dkk. 2010).
Diabetes mellitus merupakan ganguan metabolik/endokrin yang paling umum pada masa
kanak-kanak dengan konsekuensi penting terhadap perkembangan fisik dan emosi. Pengaruhnya
terhadap kualitas hidup, serta morbiditas dan mortalitas, terutama diakibatkan komplikasi yang
melibatkan pembuluh darah kecil dan besar, menimbulkan retinopati, nefropati, neuropati,
penyakit jantung iskemik, serta obstruksi pembuluh darah besar.
Angka kejadian diabetes mellitus di USA adalah sekitar 1 dari setiap 1500 anak (pada anak
usia 5 tahun) dan sekitar 1 dari 350 anak (pada anak usia 18 tahun). Puncak kejadian diabetes
adalah pada usia 5-7 tahun serta pada masa awal pubertas seorang anak. Kejadian pada laki-laki
dan perempuan sama (Weinzimer SA, Maggae S. 2005).
Insiden di Indonesia sampai saat ini belum diketahui. Namun dari data registry nasional
untuk penyakit DM pada anak dari UKK Endokrinologi PP IDAI, terjadi peningkatan jumlah
dari 200-anak dengan DM pada tahun 2008 menjadi 580-an pasien pada tahun 2011. Sangat
dimungkinkan angkanya lebih tinggi apabila kita merujuk pada kemungkinan anak dengan DM
yang meninggal tanpa terdiagnosis sebagai ketoasidosis diabetikum ataupun belum semua pasien
DM tipe 1 yang dilaporkan (Moelyo, AG. 2011).