Anda di halaman 1dari 11

12/05/2014

ANALISIS JALUR
Akhmad Rizqul Karim, SP., M.Sc.

Company

LOGO

Apa yang akan dipelajari?

Pengertian
Diagram jalur
Koefisien jalur
Penghitungan koefisien jalur
Pengujian model

12/05/2014

Pengertian
Analisis jalur merupakan pengembangan dari analisis
regresi (regresi dan korelasi).
Analisis jalur digunakan untuk melukiskan dan menguji
model hubungan antar variabel yang berbentuk
sebab/akibat (bukan hubungan reciprocal).
Variabel dalam analisis jalur ada 2, yaitu: variable
eksogen (independen) dan variabel endogen
(dependen)
Melalui analisis jalur, akan ditemukan jalur
mana yang paling tepat dan singkat
suatu variabel independen menuju
variabel dependen terakhir

Asumsi yang digunakan


1. Hubungan antar variabel yang akan dianalisis
berbentuk linier, adaptif dan kausal
2. Variabel residual tidak berkorelasi dengan
variabel yang mendahuluinya, dan tidak juga
berkorelasi dengan variabel yang lain
3. Dalam model hubungan variabel hanya
terdapat jalur kausal / sebab-akibat searah
4. Data setiap variabel yang dianalisis adalah
data interval dan berasal dari sumber yang
sama

12/05/2014

Diagram jalur
Peneliti yang ingin menggunakan analisa
jalur harus menyusun model hubungan
antar variabel yang kemudian disebut
sebagai diagram jalur
Diagram jalur: sederhana dan kompleks

Diagram jalur sederhana


Var
Eksogen

Var
Eksogen
X1

Var
Endogen

X2

X3

Var
Endogen
Var
Eksogen

X1

X2

X1

X2

Var
Endogen

Var
Endogen

X3
Var
Endogen

X3

12/05/2014

Diagram jalur kompleks


Var
Eksogen
Var
Endogen

X1

Var
Endogen

X3

X2
Var
Eksogen

Diagram jalur kompleks


Var
Endogen
Var
Endogen

X1

Var
Endogen

X3

X2
Var
Eksogen

12/05/2014

Diagram jalur kompleks


X1

X4
X2

Y
X5

X3

Memiliki 3 buah variabel eksogen


Memiliki 3 buah variabel endogen
Memiliki 9 path yang diuji

Koefisien jalur
Koefisien jalur menunjukkan kuatnya pengaruh
variabel independen (eksogen) terhadap
dependen (endogen)
Beberapa studi empirik telah menyarankan agar
koefisien jalur yang nilainya kurang dari 0,05
dianggap tidak berarti.
Koefisien jalur adalah koefisien regresi
standar (standar z) yang menunjukkan
pengaruh variabel independen (eksogen)
terhadap dependen (endogen) yang telah
tersusun dalam diagram jalur.

12/05/2014

Penghitungan koefisien jalur


Pada setiap variabel eksogen tidak dipengaruhi
oleh variabel-variabel yang lain dalam diagram,
sehingga yang ada hanyalah suku residualnya
yang diberi notasi e
Tetapi pada variabel endogen, karena
sebenarnya banyak variabel eksogen yang
mempengaruhi, maka perhitungannya selain
memperhatikan variabel eksogen yang
mempengaruhi langsung, juga memperhatikan
suku residualnya

Penghitungan koefisien jalur


X2

P42
P32

X3

P21

P43

X4

P31

X1

P41

Misalkan variabel-variabel (eksogen dan endogen) dituliskan pada angka baku z,


maka X1 (yang merupakan variabel eksogen) ini adalah z1. z1 hanya dinyatakan
oleh suku residual e1 saja, sehingga Z1 = e1
Variabel X2 yang tergantung (dipengaruhi) oleh X1 juga dipengaruhi oleh residual
e2 dan memiliki koefisien jalur P21. Jika dibuat persamaan dalam angka baku z,
maka Z2 = P21Z1 + e2.

12/05/2014

Penghitungan koefisien jalur


X2

P42
P32

X3

P21

P43

X4

P31
P41

X1

Z3 merupakan angka baku X3. Z3 dipengaruhi oleh Z2 dan Z3, sehingga dapat
dituliskan Z3 = P31Z1 + P32Z2 + e3
Z4 merupakan angka baku X4. Z4 dipengaruhi oleh Z2 , Z3 dan Z4, sehingga dapat
dituliskan Z4 = P41Z1 + P42Z2 + P43Z3 + e4

Penghitungan koefisien jalur


Sehingga dapat ditulis sebagai berikut:

Z1 = e 1
Z2 = P21Z1 + e2
Z3 = P31Z1 + P32Z2 + e3
Z4 = P41Z1 + P42Z2 + P43Z3 + e4

X2

P42
P32

X3

P21

P43

X4

P31

X1

P41

12/05/2014

Pengujian model
Adalah menguji hipotesis yang berbentuk
diagram jalur atau hubungan antar variabel
yang telah tersusun berdasarkan teori
Syarat:
1. Korelasi antar variabel dalam diagram jalur
telah tersusun dalam matriks korelasi
2. Matriks korelasi mendekati R
(perbedaannya tidak lebih dari 0,05)
diagram jalur diterima

Contoh Pengujian model


Diketahui:
X1
X2
X3

X1

X2

X3

0,5

0,25

0,5

X1
p31 (0,25)
p21= (0,5)
X2

p21 = 0,5
p31 = 0
p32 = 0,5

p32 (0,5)

X3

X1
p31 = (0)
p21=(0,5)
X2

p32 = (0,5)

X3

12/05/2014

Contoh Pengujian model

X1
(0,5)
X2

(0)(0,25)

X1
0,5

(0,5)(0,5)

X3

X2

0,25

X3

Apakah ANDA bertanya dari mana asal


muasal rumus r12 = p21 , dan
seterusnya....????

Bentuk kelompok kecil beranggotakan 4 5 orang


Coba analisis persamaan tersebut
Diskusikan di dalam kelas
Kelompok yang bisa menjelaskan di depan kelas dan benar
akan mendapatkan nilai plus (khusus dari Pak Rizqul)

12/05/2014

Petunjuk

Z1 = e 1
Z2 = P21Z1 + e2
Z3 = P31Z1 + P32Z2 + e3
Z4 = P41Z1 + P42Z2 + P43Z3 + e4

Study Case

10

12/05/2014

Tugas:
Mencari contoh Analisis Jalur.
Email: statkom.ricekul@gmail.com
Nama File: NIM_Nama_Tugas 1 SuIS
Nama Subject email: Tugas 1 SuIS Paralel
Paling lambat Tgl 11 Mei 2014 jam 24.00
WIB

11