Anda di halaman 1dari 20

SELEKSI

TENAGA
KEPERAWATAN

AGUSTINA NUGRAHINI

SELEKSI TENAGA KEPERAWATAN


Untuk mempertahankan kelancaran tugas
pelayanan keperawatan serta meningkatkan
mutu asuhan keperawatan
Menentukan jumlah dan kualitas tenaga
keperawatan yang diperlukan
Menekankan kualifikasi individu atau memilih
tenaga baru yang sesuai dengan susunan dan
tujuan organisasi pelayanan kesehatan

berbagai alasan, Yaitu

Adanya tenaga keperawatan yang purna


tugas,sehingga diperlukan tenaga perawat
pengganti
Adanya tenaga yang pindah tugas
Adanya tenaga yang berhenti dari
pekerjaannya.
Diperlukan, penambahan tenaga baru,yang
bisa diakibatkan jumlah pasien yang
bertambah,adanya penambahan jenis
pelayanan keperawatan yang baru serta
alasan lainnya.

Komponen yang perlu diperhatian dalam seleksi


tenaga keperawatan adalah aspek

Pengetahuan,
ketrampilan,
sikap serta
kondisi fisik dan mental

Prosedur penerimaan tenaga kerja


adalah sebagai berikut

Seleksi, yang meliputi


kualifikasi dasar seleksi,
proses dan
prosedur lamaran.

Syarat yang harus


dipenuhi calon adalah :

Biodata : Riwayat hidup,latar belakang


pendidikan, riwayat/pengalaman
bekerja,data pribadi penghargaan yang
pernah diterima dan data lain yang
diperlukan.
Surat rekomendasi/Referensi dari
instansi yang terkait,dimana calon
bekerja sebelumnya atau dari institusi
dimana calon mengikuti pendidikan.

Wawancara untuk memperoleh


informasi mengenai calon, memberi
informasi kepada calon dan
menentukan apakah calon memeenuhi
persyaratan untuk suatu jabatan
tertentu.
Psikotes dan tes-test lainnya
mengetahui tingkat pengetahuan,
ketrampilan, bakat, sikap dan sebagai

ORIENTASI DAN
PENGEMBANGAN
TENAGA
KEPERAWATAN
AGUSTINA NUGRAHINI

ORIENTASI
Apabila calon telah memenuhi
persyaratan untuk ditempatkan dalam
posisi tertentu,maka selanjutnya
dilakukan orientasi
Orientasi :
Institusi
orientasi pekerjaan yang akan dihadapi

Pertukaran Dinas dan


Rotasi
Pertukaran dinas merupakan hal yang umum
dalam penugasan di ruangan.
Pertukaran dinas dapat berakibat munculnya
stress bagi perawat, karena setiap manusia
membutuhkan waktu beradaptasi terhadap
perubahan lingkungan,pola aktivitas dan
istirahat ( misal : pagi, sore, malam ) sesuai
ritme tubuh.
Oleh karena itu pertukaran dinas yang terlalu
cepat dan tak teratur akan semakin nyata
menimbulkan stress, yang akhirnya dapat
menurunkan semangat kerja

Jadwal dinas/shift yang tetap dan teratur


akan mengurangi atau bahkan
membebaskan stress yang berat dan
adanya peluang untuk memilih dinas
yang cocok dengan pola kehidupan
tanpa merugikan asuhan keperawatan di
Ruangan sehingga lebih memberikan
manfaat

Manfaat :
Perawat dapat menyusun pola hidup dalam
keluarga, dapat melibatkan diri dalam aktivitas
sosial di masyarakat atau dapat meningkatkan
pengetahuan melalui sekolah formal atau non
formal
Kepala Ruangan akan lebih mudah
mengevaluasi, karena adanya kesempatan
waktu yang cocok yang dipilihnya sendiri dan
akan lebih baik dalam bekerja

Macam-macam
Pengaturan Jadwal Dinas :

7 Jam setiap shift dengan 6 hari kerja (


40 Jam seminggu )
8 Jam setiap shift dengan 5 hari kerja (
40 Jam seminggu )
10 Jam setiap shift dengan 4 hari karja (
40 Jam seminggu )

ROTASI
Rotasi atau perpindah dalam tim tetap
bermanfaat agar staf/ perawat pelaksana
dapat memahami ruang lingkup
pekerjaan dam shift yang berbeda dalam
tugasnya dan kerjasama tim akan lebih
berkembang.
Disamping itu juga dapat mengurang
kejenuhan

Adapun penentuan lamanya rotasi


bervariasi, mulai dari pertiga bulan,
perenam bulan bahkan setiap tahun, hal
tersebut dipengaruhi oleh jenis
pelayanan serta kebijakan rumah sakit
yang berlaku

Ada bagian-bagian tertentu yang sulit untuk


ditetapkan pengaturan rotasi seperti
internsif Care Unit,
Ruang Operasi,
Instalasi Gawat Darurat dan sebagainya dimana
tenaga
yang bekerja didalamnya perlu persiapan
melalui kursus/ pelatihan yang khusus, tetapi hal
ini buka berarti tidak mungkin.

Program rotasi yang baik dan jelas akan


menghilang dampak dan mispersepsi
yang menyatakan rotasi adalah hukuman
bagi seseorang yang merasa tidak
disukai tidak bekerja baik dll

Pengembangan
dilakukan sesudah orientasi dan
diarahkan untuk melanjutkan pendidikan
sesuai dengan pontensi dan
berhubungan dengan estetika tehnis dan
pendidikan profesional

TUJUAN :
adalah untuk mengembangkan atau
meningkatkan pengetahuan,ketrampilan
serta pengalam dibidangnya melalui
kegiatan
pendidikan berkelanjutan,
program pelatihan
dan sebagainya.

TERIMA KASIH

Anda mungkin juga menyukai