Anda di halaman 1dari 5

Pengertian

Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) adalah upaya terpadu lintas program dan lintas sektoral dalam
rangka meningkatkan derajat kesehatan serta membentuk perilaku hidup sehat anak usia sekolah
yang berada di sekolah dan perguruan agama.
Anak usia sekolah adalah anak berusia 7 21 tahun, yang sesuai proses tumbuh kembangnya
dibagi menjadi 3 subkelompok, yakni :
a. Pra-remaja

(7 - 9 tahun)

b. Remaja

(10 - 19 tahun)

c. Dewasa Muda (20 - 21 tahun)

Tujuan
-

Tujuan Umum :
Meningkatnya derajat kesehatan peserta didik, sehingga memungkinkan pertumbuhan
dan perkembangan yang harmonis dan optimal dalam rangka pembentukan manusia
Indonesia seutuhnya.

Tujuan Khusus :
a. Memiliki pengetahuan, sikap dan keterampian untuk melaksanakan prinsip hidup
sehat serta berpartisipasi aktif dalam usaha peningkatan kesehatan di sekolah,
perguruan agama, di rumah tangga maupun di lingkungan masyarakat.
b. Memiliki daya hayat dan daya tangkal terhadap pengaruh buruk, penyalah gunaan
narkotika dan bhan berbahaya, alkohol, rokok dan sebagainya.
c. Terciptanya lingkungan kehidupan sehat di sekolah.

Sasaran
Masyarakat sekolah dari tingkat pendidikan dasar sampai dengan tingkat pendidikan
menengah termasuk perguruan agama, beserta lingkungannya, serta perguruan tinggi (tigkat 1
dan 2)

Ruang Lingkup :
Ruang lingkup UKS tercermin dalam Tri Program UKS (TRIAS UKS), yang meliputi :
a. Pendidikan kesehatan :
(i)

Kegiatan intrakulikuler, yakni pelaksanaan pendidikn jam pelajaran yang sesuai


ketentuan yang berlaku untuk tingkat sekolah dasar sampai dengan sekolah
lanjutan tingkat atas.

(ii)

Kegiatan ekstrakulikuler, yakni kegiatan di luar jam pelajaran biasa (termasuk


pada waktu libur) yang dilakukan di sekolah ataupun di luar sekolah, dengan
tujuan antara lain untuk memperluas pengetahuan dan keterampilan peserta didik,
serta melengkapi upaya pembinaan manusia Indonesia seutuhnya.
Kegiatan ekstrakulikuler antara lain berupa :
-

Kegiatan oleh peserta didik, guru OSIS, misalnya :

Kerja Bakti Sosial

Lomba yang ada hubungannya dengan kesehatan

Aktivitas kader kesehatan sekolah (dokter kecil), PMR, piket sekolah

Pramuka

Bimbingan hidup sehat

Penyuluhan kesehatan dan latihan keterampilan dalam rangka pelayanan


kesehatan

b. Pelayanan Kesehatan :
(i)

Kegiatan Peningkatan Kesehatan (promotif) berupa penyuluhan kesehatan dan


latihan keterampilan dalam rangka pelayanan kesehatan

(ii)

Kegiatan pencegahan (preventif) berupa kegiatan peningkatan daya tahan tubuh,


kegiatan pemutusan rantai penularan penyakit, dan kegiatan penghentian proses
penyakit pada tahap dini sebelum timbul kelainan

(iii)

Kegiatan penyembuhan dan pemulihan (kuratif dan rehabilitatif) berupa kegiatan


mencegah komplikasi dan kecacatan akibat proses penyakit atau untuk
meningkatkan kemampuan peserta didik yang cedera/cacat agar dapat berfungsi
optimal.

c. Pembinaan Lingkungan Kehidupan Sekolah Sehat :

(i)

Kegiatan bina lingkungan fisik

(ii)

Kegiatan bina lingkungan mental sosial, sehinga tercipta suasanan dan hubungan
kekeluargaan yang akrab dan erat antara sesamaa warga sekolah.

Hubungan kegiatan antar komponen TRIAS UKS dapat dilihat pada diagram.

Pola dasar
a. Keterpaduan fungsional
Pelayanan kesehatan dalam rangka UKS merupakan upaya terpadu antara kegiatan pokok
Kesehatan Sekolah dengan kegiatan pokok sebagai berikut :
(i)

Perbaikan Gizi

(ii)

Kesehatan Lingkungan

(iii)

Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit

(iv)

Penyuluhan Kesehatan

(v)

Pengobatan

(vi)

Pelayanan Kesehatan Gigi dan Mulut

(vii)

Kesehatan Jiwa

(viii)

Kesehatan Reproduksi

(ix)

Laboratorium Sederhana

(x)

Pencatatan Pelaporan

Keterpaduan fungsional antar kegiatan pokok terkait dalam pelayanan kesehatan UKS
mencakup : keterpaduan fungsional teknik/intervensi dan keterpaduan kegiatan
pendukung.
b. Intervensi :
Sesuai masalah kesehatan di sekolah masing-masing kegiatan pokok melaksanakan
intervensi pokok yang mempunyai kegiatan utama sebagai berikut :
(i)

Intervensi perorangan : pencarian, pemeriksaan dan pegobatan penderita


pemberian kekebalan dan tindak lanjut

(ii)

Intervensi lingkungan : pengelolaan lingkungan fisik

(iii)

Intervensi perilaku : pembinaan perilaku perorangan, keluarga dan kelompok


masyarakat

c. Jangkauan
Puskesmas perlu menjangkau semua sekolah dalam wilayah kerjanya dengan suatu
Standar Pelayanan tertentu. Standar tersebut ditetapkan secara berjenjang, sesuai dengan
kemampuan Puskesmas. Pelayanan UKS oleh Puskesmas untuk Sekolah Dasar dan
Perguruan Agama mengacu pada standar pelayanan sebagai berikut :
(i)

Standar minimal : pelayanan kesehatan dengan perangkat kegiatan yang minimal


harus dilaksanakan dan disebut sebagi PAKET MINIMAL, yang terdiri dari :
o Penyuluhan kesehatan di sekolah oleh tenaga kesehatan dan UKGS I
o Imunisasi pada anak SD kelas I (DT) dan anak SD kelas II dan III (TT) pada
tahun 2000. Dalam masa peralihan (th. 1998-2000) anak SD kelas I (DT 1x) dan
anak SD kelas II, III, IV, V dan IV (TT 1x).
o Pembinaan lingkungan sekolah sehat

(ii)

Pelayanan standar : pelayanan kesehatan yang seharusnya dicapai oleh setiap


puskesmas dan disebut sebagai PAKET STANDAR, yang terdiri dari paket
minimal ditambah :
o Kader Kesehatan Sekolah (dokter kecil/KKR)
o P3K dan P3P (pertolongan pertama pada penyakit)
o Penjaringan Kesehatan
o Pemeriksaan kesehata periodic setiap 6 bulan : BB, TB, Visus dan Hb
o UKGS tahap II
o Pengawasan terhadap warung sekolah

(iii)

Standar optimal : Puskesmas yang sudah mencapai standar perlu menambahkan


kegiatan pelayanan kesehatan lain yang sejalan dengan peningkatan kemampuan
Puskesmas. Paket pelayanan yang serasi dengan kemampuan puskesmas namun
belum mencapai pelayanan standar paripurna, disebut sebagai paket optimal, yang
terdiri dari paket standar ditambah :
o Konseling Kesehatan Remaja
o UKGS tahap III (pengobatan)

o Kebun Sekolah
o Dana sehat
(iv)

Standar Paripurna: pelayanan kesehatan dengan perangkat kegiatan yang


komprehensif untuk masing-masing kegiatan pokok, dan disebut sebagai paket
paripurna, yang terdiri dari paket optimal ditambah :
o Memantau kesegaran jasmani

Untuk puskesmas yang belum mampu menjangkau sekolah dengan pelayanan kesehatan sesuai
standar minimal, maka puskesmas menentukan prioritas kegiatan utama yang didahulukan
pelaksanaannya, kondisi ini termasuk kategori standar sub-minimal.

Hubungan antara kegiatan pelayanan kesehatan dengan komponen TRIAS UKS lainnya
dibagankan sebagai berikut :

b. Pelayanan Kesehatan

Intervensi
Perorangan
Intra
kurikuler
Ekstra
kulikuler

Penyuluhan
Kesehatan

Kegiatan
Pencegahan

Fisik /
Jasmani

Intervensi
Lingkungan
Intervensi

Penyuluhan

Mental dan
Sosial

Kesehatan

Perilaku

a.Pendidikan
Kesehatan

c. Pembinaan Lingkungan
Kehidupan Sekolah Sehat