Anda di halaman 1dari 6

Pertanyaan Diskusi

SOAL 1
Dalam melakukan audit atas piutang, auditor menekankan pengujian pada hasil
konfirmasi dari pihak ketiga. Ada berapa macam konfirmasi yang diijinkan oleh SPAP
dan bagaimanakah criteria masing- masing konfirmasi? Selain itu, sebutkan dan
jelaskan mengenai kondisi dimana auditor diperkenankan dapat mengecualikan
penggunaan konfirmasi!
Jawab:
Menurut PSA Nomor 07 paragraf 17, terdapat dua bentuk permintaan konfirmasi yaitu
bentuk positif dan bentuk negatif.

Konfirmasi positif
Konfirmasi positif adalah komunikasi yang ditujukan kepada debitur untuk meminta
konfirmasi secara langsung apakah saldo yang disebutkan dalam konfirmasi tersebut
benar atau salah. Beberapa konfirmasi bentuk positif meminta responden untuk
menunjukkan apakah ia setuju dengan informasi yang dicantumkan dalam permintaan
konfirmasi. Bentuk konfirmasi positif lain tidak menyebutkan jumlah (atau informasi
lain) pada permintaan konfirmasi tetapi meminta responden untuk mengisi saldo atau
informasi lain pada ruang kosong yang disediakan dalam formulir permintaan
konfirmasi.

Konfirmasi negatif
Paragraf 20, bentuk konfirmasi negatif meminta penerima konfirmasi untuk memberikan
jawaban hanya jika ia tidak setuju dengan informasi yang disebutkan dalam permintaan
konfirmasi. Selain itu paragraf 21 juga menjelaskan permintaan konfirmasi negatif dapat

menghasilkan jawaban yang menunjukkan adanya salah saji, dan kemungkinan besar
akan terjadi demikian jika auditor mengirim permintaan konfirmasi negatif dalam jumlah
yang banyak dan tersebar secara luas. Auditor harus menyelidiki informasi relevan yang
dihasilkan dari konfirmasi negatif yang diterima oleh auditor untuk menentukan
kemungkinan dampak informasi tersebut terhadap auditnya. Jika penyelidikan auditor
terhadap jawaban permintaan konfirmasi negatif menunjukkan suatu pola salah saji,
auditor harus mempertimbangkan gabungan tingkat risiko bawaan dan risiko
pengendalian taksiran dan mempertimbangkan dampaknya terhadap prosedur audit yang
telah direncanakan.

Beberapa kondisi menurut SAS 67 (AU330) menyediakan tiga pengecualian terhadap


keharusan menggunakan konfirmasi:

Piutang usaha tidak material

Auditor mempertimbangkan konfirmasi bukti yang tidak efektif karena tingkat


responnya kemungkinan tidak akan memadai atau tidak dapat diandalkan.

Gabungan tingkat risiko inheren dan risiko pengendalian rendah dan bukti subtantif
lainnya dapat diakumulasi untuk menyediakan bukti yang mencukupi.

SOAL 2
Mengapa akun piutang dagang menjadi salah satu akun penting bagi perusahaan
dagang semacam PT. Maju Makmur? Kemungkinan kecenderungan kecurangan yang
bagaimana yang bisa terjadi dalam akun piutang dagang? Dan Akun akun apa saja
yang mungkin terkait jika terjadi salah saji ataupun kecurangan terhadap akun
piutang dagang?
Jawab:
Akun piutang sangat penting bagi PT Maju Makmur karena akun piutang dagang merupakan
akun yang memiliki kontribusi yang cukup besar atas nilai aset perusahaan. Sebagai
perusahaan dagang, perusahaan juga menjual persediaannya kepada pelanggan dengan
kontrak kredit paling banyak sehingga nilai dari piutang dagang mempengaruhi pendapatan
perusahaan. Selain itu, akun piutang dagang PT Maju Makmur memiliki potensi terjadi
adanya kecurangan kecurangan di dalamnya.

Kecenderungan yang mungkin terjadi:

Adanya pencatatan penjualan tetapi tidak ada pengiriman barang.

Pencatatan penjualan lebih dari satu kali.

Pengiriman pada konsumen palsu.

SOAL 3
Auditor independen perlu melakukan pemeriksaan terhadap keseluruhan laporan
keuangan. Resiko akan selalu muncul ketika pemeriksaan hanya dilakukan dengan
cara sampling, mengapa auditor tidak melakukan review secara keseluruhan dalam
pengumpulan bukti?
Apa manfaat yang dapat diperoleh atas rencana sampling yang berbasis hukum dan
petunjuk statistik? Lihat SA Seksi 350 (PSA No. 26) untuk petunjuk sampling audit?
Jawab:

Auditor melakukan sampling dalam audit yang dilakukan karena dengan melakukan
review secara keseluruhan proses dalam pengumpulan bukti dirasa kurang efektif dan
efisien karena akan memakan banyak waktu dan biaya.

Menurut PSA No. 26 Sampling Audit adalah penerapan prosedur audit terhadap kurang
dari seratus persen unsur dalam suatu saldo akun atau kelompok transaksi dengan tujuan
untuk menilai beberapa karakteristik saldo akun atau kelompok transaksi tersebut.

Keuntungan dari sampling:

Menghemat sumber daya: biaya,waktu, tenaga

Kecepatan mendapatkan informasi (up date)

Ruang lingkup (cakupan) lebih luas

Data/informasi yang diperoleh lebih teliti dan mendalam

Pekerjaan lapangan lebih mudah dibanding cara sensus.

Pertanyaan Latihan
Guna melengkapi proses audit substantif atas akun piutang dagang PT. Maju Makmur,
saudara diminta untuk membuat working paper dengan susunan sebagai berikut:
1. Siapkan program audit untuk penugasan audit atas piutang dagang!
2. Buatlah top schedule untuk audit atas piutang dagang!
3. Buatlah supporting schedule untuk audit atas piutang dagang! (Kode untuk piutang:B)
4. Tuliskan jurnal penyesuaian (bila ada) beserta keterangannya!
5. Lengkapi dengan tick mark dan leterangan tentang prosedur audit yang telah
dilakukan
6.
LATIHAN

Prosedur Pemeriksaan
Dapatkan buku besar pembantu piutang
dagang, kemudian lakukan prosedur sampling
atas beberapa debitur yang mencakup
pelanggan besar dan pelanggan kecil

Tickmark

Lakukan konfirmasi positif atas pelanggan


besar dan konfirmasi negatif atas pelanggan
kecil
Amati metode pengiriman yang digunakan,
antara FOB Shipping point ataukah FOB
Destination Point.

Siapkan usulan koreksi jumlah piutang,


penjualan, persediaan, dan harga pokok
penjualan dalam hal metode pengiriman
persediaan
yang
menggunakan
FOB
destination point sampai di gudang pembeli
melebihi 31 Desember 2010.

Berdasarkan hasil konfirmasi, amati apakah


terdapat retur penjualan yang dilakukan
sebelum atau pada 31 Desember 2010.

Atas dasar data retur, siapkan usulan koreksi


jumlah piutang, penjualan, persediaan, dan
harga pokok penjualan dalam hal perusahaan
belum melakukan koreksi.
Tuangkan
dalam
lembar
temuan
pemeriksaan/ayat jurnal penyesuaian dalam hal
terdapat penolakan atas usulan koreksi oleh PT
Maju Makmur