Anda di halaman 1dari 5

BAB I

PENDAHULUAN

A.

Latar Belakang Masalah


Dengan adanya kemajuan teknologi yang semakin pesat, berpengaruh
pula pada perkembangan perangkat mobile saat ini, sehingga penggunaan
perangkat mobile semakin memasyarakat. Perkembangan ini sangatlah
membantu dalam menyajikan informasi yang cepat dan efisien. Meski
perangkat mobile merupakan small device dengan layar penyajian yang sangat
terbatas, tetapi penyajiannya tidak kalah optimalnya layaknya informasi yang
diakses melalui personal computer, tergantung bagaimana penyajiannya.
Seiring perkembangan teknologi, dikembangkan pula suatu teknologi
yang mampu mengadopsi proses dan cara berpikir manusia yaitu teknologi
Kecerdasan Buatan. Sistem Pakar adalah salah satu bagian dari Kecerdasan
Buatan yang mengandung pengetahuan dan pengalaman yang dimasukkan oleh
satu atau banyak pakar ke dalam satu area pengetahuan tertentu sehingga setiap
orang dapat menggunakannya untuk memecahkan berbagai masalah yang
bersifat spesifik dalam hal ini adalah permasalahan untuk mendiagnosa pada
hama dan penyakit tanaman belimbing manis.
Prospek berkebun belimbing manis sangat baik. Hal ini dapat dilihat
dari kesukaan masyarakat terhadap belimbing manis akan terus meningkat.
Permintaan pasar belimbing manis akan terus meningkat setiap tahun sejalan
dengan meningkatnya pertumbuhan jumlah penduduk, makin baiknya
pendapatan masyarakat dan makin tingginya kesadaran masyarakat akan
pentingnya nilai gizi dari buah-buahan. Di samping itu, dengan makin
meningkatnya industri pengolahan buah-buahan akan pula meningkatnya
permintaan bahan baku buah-buahan di pasaran.

Keberhasilan berkebun belimbing manis dapat diraih bila petani


dibekali dengan pengetahuan teknik budidaya belimbing manis yang memadai.
Hama dan penyakit yang menyerang tanaman belimbing manis cukup banyak.
Namun, kerugian akibat serangan hama dan penyakit umumnya belum
dirasakan oleh sebagian besar petani. Karena sebagian besar petani di
Indonesia mengusahakan belimbing manis masih dalam bentuk penanaman di
pekarangan. Berbeda dengan petani yang telah mengusahakan belimbing manis
dalam skala perkebunan, maka akibat serangan hama dan penyakit tidak segera
dikendalikan, perkebunan akan merasakan kerugiannya. Oleh karena itu dalam
pengendalian hama dan penyakit pada tanaman belimbing manis harus dapat
dikendalikan oleh para petani dengan cepat. Hal inilah yang mendorong sistem
pakar untuk mendiagnosa hama dan penyakit tanaman belimbing manis.
Penyampaian informasi pun dilakukan menggunakan perangkat mobile
dengan meminta request dari user. Request tersebut akan diproses dalam sistem
kemudian hasilnya akan dikirim lagi ke user dengan ditampilkan pada layar
perangkat mobile. Diharapkan sistem ini mampu memberikan informasi yang
optimal dari timbal balik user dan sistem.
B.

Perumusan Masalah
Adapun perumusan masalah yang terdapat dalam skripsi ini adalah sulitnya

dalam mencari pengetahuan mengenai hama dan penyakit tanaman belimbing manis
beserta solusinya.
C.

Batasan Masalah
Pada penulisan skripsi ini penulis memberikan batasan-batasan
permasalahan, yaitu :
1.

Simulasi Sistem Pakar ini hanya difokuskan pada proses diagnosa hama
dan penyakit tanaman belimbing manis berdasarkan gejala-gejala yang

ditimbulkan disertai dengan solusi secara umum, yang terbatas pada


sumber pengetahuan yang didapat baik dari pakar maupun buku-buku
mengenai hama dan penyakit tanaman belimbing manis.
2.

Simulasi sistem pakar ini bersifat konsultatif dan bukanlah untuk


mengganti fungsi pakar, akan tetapi hanya diperuntukan sebagai
pelengkap dan alat bantu yang terbatas.

3.

Spesifikasi dan data utama penunjang untuk mendiagnosa hama dan


penyakit pada tanaman belimbing manis.

4.

Objek penelitian pada pembuatan Sistem Pakar diagnosa hama dan


penyakit pada tanaman belimbing.

5.

Simulasi sistem pakar ini menggunkan teknik penelusuran best first


search.

6.

Interaksi antara program dan user menggunakan pertanyaan yang


diberikan melalui proses dialog yang memerlukan jawaban ya atau tidak
dari user.

D.

Tujuan Penulisan
Tujuan penelitian yang ingin dicapai adalah mengakusisi pengetahuan
tentang hama dan penyakit tanaman belimbing manis dan membuat simulasi
aplikasi sistem pakar.

E.

Manfaat Penulisan
Diharapkan dari hasil penelitian mengenai Simulasi Sistem Pakar Untuk
Mendiagnosa Hama dan Penyakit Tanaman Belimbing Manis ini dapat
memberi manfaat sebagai berikut:
1.

Untuk memudahkan petani mendiagnosa hama dan penyakit tanaman


belimbing manis yang dapat di akses dengan menggunakan ponsel
sehingga petani belimbing manis dapat mengaksesnya dengan cepat.

2.

Diharapkan dapat digunakan dan dikembangakan untuk kebutuhan


penelitian selanjutnya.

F.

Luaran Penelitian
Adapun keluaran yang akan dihasilkan dalam penelitian ini adalah
simulasi aplikasi sistem pakar untuk mendiagnosa hama dan penyakit tanaman
belimbing manis.

G.

Sistematika penulisan
Dalam sistematika penulisan ini penulis telah membagi menjadi
beberapa bab dan tiap bab terdiri dari beberapa sub bab. Adapun sistematika
penulisan skripsi ini adalah :
BAB I PENDAHULUAN
Penjelasan mengenai latar belakang masalah, perumusan masalah,
tujuan penulisan, manfaat penulisan, batasan masalah, luaran yang diharapkan
dan juga sistematika penulisan.
BAB II TINJAUAN PUSTAKA
Bab ini menjelaskan tentang teori-teori yang berhubungan dengan
skripsi, diantaranya adalah pengertian sistem pakar, teori-teori sehubungan
dengan Wireless Aplication Protocol (WAP) sebagai teknologi yang
digunakan dan bahasa pemrograman yang digunakan dan sejarah tentang
belimbing manis.
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
Bab ini membahas tentang metode penelitian yang digunakan penulis
dalam membangun sistem pakar ini.

BAB IV IDENTIFIKASI DAN PERANCANGAN


Bab ini menjelaskan identifikasi dan perancangan yang terdiri dari
pengamatan lapangan, identifikasi masalah, akusisi pengetahuan, representasi
pengetahuan, desain prototype, uji prototype dan implementasi.
BAB V PENUTUP
Pada bab ini berisi kesimpulan dari apa yang sudah diterangkan pada
bab-bab

sebelumnya.

Dan

juga

berisi

saran-saran

perbaikan

yang

berhubungan dengan masalah yang dibahas oleh penulis.