Anda di halaman 1dari 2

BAB 3

KESIMPULAN
Gangguan nafas pada anak merupakan masalah yang sering terjadi di klinis
dan sering dikeluhkan orang tua. Penyebab sesak nafas pada anak bermacam-macam
penyebabnya, bisa dari saluran parunya yang mengalami obstruksi dan restriktif, atau
dari aliran darahnya yang terganggu akibat kelainan jantung bawaan yang ada pada
anak tersebut. Disisi lain, penanganan dan pertolongan awal yang terlambat akan
membuat anak tersebut jatuh kedalam keadaan gagal nafas yang bisa berakhir pada
keadaan apneu dan meninggal.
Penentuan penyebab anak mengalami sesak sangatlah penting, untuk
kewaspaan bagi orang tua dan petugas medis yang merawat. Dalam urutan
kegawatan pada anak, gangguan nafas (sesak nafas) menempati urutan pertama
sebagai kegawatan yang paling mengancam jiwa, dikarenakan oksigen yang
terinspirasi sedikit akibat inspirasi yang tidak maksimal, mengakibatkan oksigen
yang diikat oleh darah mengalami penurunan kualitas. Hal tersebutt mengakibatkan
hipoksia pada organ-organ tubuh yang dialiri darah oleh jantung. Hipoksia sangatlah
berbahaya, terutama bagi otak anak yang sedang berkembang.
Apabila mengalami hipoksia, mengakibatkan rusaknya sel-sel otak dan sifat
dari sel otak irreversible, sehingga apabila ada sesuatu yang mengakibatkan hipoksia
otak, maka secara perlahan akan membuat sel-sel otak menjadi nekrosis. Sehingga,
untuk pertumbuan dan perkembangan anak akan terganggu dan tidak akan maksimal
dalam perkembangannya di masa depan. Itulah sebabnya, mengapa gangguan nafas
(sesak) pada anak sangatlah berbahaya bagi tubuh anak tersebut dan kedepannya
bagi pertumbuhan dan perkembangannya akan mengalami gangguan juga.

23

24

Anda mungkin juga menyukai