Anda di halaman 1dari 4

Rangkuman batang tekan dan tarrik

1.Batang Tarik
Batang tarik adalah batang yang menerima beban tarik,desain nya didasarkan
atas tegangan izin tarik, dijumpai pada kontruksi rrrangka (frame work)
misalnya kuda-kuda,jembatan,menara dsb.Sebagai batang tarik pada kuda-kuda
dapat dipakai minimum sebuah profil 2 .2.1/4 .Untuk memperoleh hasil
yang memaskan sebaiknya pemakain profil siku secara ganda.
a. Kekakuan batang tarik
Meskipun stabilitas bukan merrupakan suatu kriteria untuk mendesain batang
tarik,namun batang tarik perlu dibatasi panjang nya untuk menjaga agar bang
jangan terlalu fleksibel.Batang tarik yang terlau panjang akan mempunyai
lendutan yang besar sekali yang disebabkan oleh berat batang tarik itu
sendiri.Terlebih lagi batang akan bergetar bila menahan gaya-gaya angin rangka
terbuka atau bila harus menahan alat-alat yang bergetarr seperti fan/compressor
Untuk menaggulangi persoalan-persoalan diatas maka perlu diadakan kriteria
kekauan .Kriteria ini didasarkan atas angka kelangsingan (slenderness ratio) L/r
dari batang,dimana L=panjang batang dan r=jaari-jari
Maximum slenderness ratio L/r menurut
-untuk batang utama 240
Untuk batang utama
Untuk bracing dan
batang-batang sekunder

AISC
240
300

AASHO
200
240

Menurut PPBBI
Utuk batang utama
Untuk batang sekunder

240
300

b. Luas Neto
Padda sambungan dengan paku keliling atau baut maka diameter lubang dibuat
1/16 lebih besar daripada diameterpaku keliling/baut.Dan diperrkirakan akan
terjadi krusakan kurang lebih 1/16 pada saat pembuatan lubang .Sehingga
perlemahan yang ditimbulkan oleh lubang adalah sebesar diameter baut.
c. Pengaruh adanya lubang perlemahan
Kapasitas tarik dari suatu batang dipengaruhi oleh besar nya luas netto potongan
kecil .Menurut AISC luas netto efektifakibat lubang tidak boleh melampaui
85% dari luas penampang bruto.Menurut PPBBI teg.rata-rata pada batang tarik
yang berlubang tidak boleh lebih besar dari 0,75x tegangan dasar dan luas
lubang < 15% luas penampang bruto.
d. Perencanaan batang tarik
Untuk merecanakan batang tarrik harus diperhatikan hal-hal berikut ini
-kemungkinan untuk dapat dilaksanakan
-keamanan kontruksi terhadap pembebanan
-faktor ekonomi
Selain hal-hal diatas AISC menambahkan ketentuan,bahwa angka kelangsingan
maximumbatang adalah 240 untuk batang primer dan 300 untuk batang
sekunder
e. Pelat penyambung batang tarik
Pelat ini bertugas untuk meneruskan gaya yang terjadi pada batang yang
disambung nya .Batang tarik sering kali mempunyai kekuatan jauh lebih besar
dari gaya maksimum yang mungkin terjadi pada batang.AREA menetpakan
bahawa perhitungan pelat penyambung pelat harus didasarkan pada kekuatan
batang yang disambung.
Sedangkan AASHO menetapkan bahwa perhitungan pelat penyambung harus
didasarkan pada haarga terbesar dari 75% kekuatanbatang atau gaya maksimum
yang terjadi pada batang

2.Batang Tekan
Batang tekan sering dijumpai sebagai kolom yaitu pada kuda
kuda,jembatan,menara dsb.Antara batang tekan dan tarik terdapatdua perbedaan
pokok sebagai berikut:
-Gaya tarik akan membuat batang semakin lurus sesuai dengan as batang,sedang
gaya tekan akan menyebabkan batang melengkung
-Adanya paku keliling/baut sebagai penyambungpada batang tarik akan
menimbulkan perlemahan,sedang pada batang tekan luban-lubang paku keliling
dianggap terisi penuh dengan paku,sehingga seolah-olah tidak terjadi
perlemahan.
b.

Ada 2 macam batang tekan

A. batang tekan yang merupakan batang dari suatu rangka batang.Batangini


dibebani gaya tekan aksial searah panjang batangnya,umumnya dalm suatu
rangka batang,batang-batang tepi atasmerupakan batangt ekan
B. kolom: merupakan batang tekan tegak yang bekerja untuk menahan balokbalok loten,rangka atap,lintasan crane dalam bangunan pabrik dsb utuk
sterusnya akan melimpahkansemua beban tersebut ke pondasi
c.

Sifat batang tekan

keruntuhan batang dapat dikatagorikan menjadi 2


1.keruntuhan yang diakibatkantegangan lelehnya dilampaui,hal semacam ini
terjadi pada batang tekan yang pendek
2.keruntuhan yang diakibatkan oleh terjadinya tekuk.Hal semacam initerjadi
pada batang tekanyag langsing.Padakeruntuhan akibat tekuk ini,asalkan
teganganpada seluruh penampang masih dalam keadaan elastis gaya tekuknya
dapat dihitung berdarkan rumus euler
d.

Tegangan Residu

Tegangan residu adalh tegangan yangtertinggal tetap dalam profil setelahprofil


dibentuk,meskipun belum ada beban luar yang bekerja padanya.Tegangan
residu ini timbul oleh karena adanya deformasi plastis yang diakibatkan oleh

a.pendinginan setelah proses hot-rolling


b.cold bending
c.pengelasan
Kelangsingan batang tekan ini tergantung dari jari-jari kelembaban(i) dan
panjang tekuk(Lk)
i karena batang mempunyai 2 jari-jari kelembaban,umumnya akan terdapat 2
harga x
Lk: panjang tekuk ini juga tergantung pada keadaan ujung-ujung nya apakah
sendi,jepit,bebas dsb