Anda di halaman 1dari 2

MAKALAH

PENDIDIKAN PANCASILA
HAKIKAT DAN KEDUDUKAN PEMBUKAAN
UUD 1945

Disusun oleh : Mei Eka Eva Ardiana (14050724003)


Vrestanti Dara Trisna (14050724015)
Hendra Ardi Kusuma (14050724006)
Purbo Yuono

(14050724065)

Andy Hari Saputro

(14050724070)

BAB I
PENDAHULUAN

1.1.

Latar Belakang
Undang-Undang Dasar 1945 membentuk struktur ketatanegaraan yang bertumpu
pada kekuasaan tertinggi di tangan MPR yang sepenuhnya melaksanakan
kedaulatan rakyat. Hal ini berakibat pada tidak terjadinya checks and
balancespada institusi-institusi ketatanegaraan.
Undang-Undang Dasar 1945 memberikan kekuasaan yang sangat besar kepada
pemegang kekuasaan eksekutif (Presiden). Sistem yang dianut UUD 1945 adalah
executive heavy yakni kekuasaan dominan berada di tangan Presiden dilengkapi
dengan berbagai hak konstitusional yang lazim disebut hak prerogatif (antara lain:
memberi grasi, amnesti, abolisi dan rehabilitasi) dan kekuasaan legislatif karena
memiliki kekuasan membentuk Undang-undang.
Sedangkan Hakikat dan Kedudukan Pembukaan UUD 1945 merupakan sumber
hukum tertinggi dari hukum yang berlaku di Indonesia, maka pembukaan UUD
1945 merupakan sumber motivasi dari aspirasi perjuangan dan tekad bangsa
Indonesia yang merupakan sumber dari cita hukum dan cita moral yang ingin
ditegakkan , baik dalam lingkungan nasional dalam hubungan pergaulan
Internasional.

1.2.

Rumusan Masalah
a) Apakah makna pembukaan UUD 1945?
b) Apa Pokok-pokok pikiran Pembukaan UUD 1945?
c) Bagaimana hakikat dan kedudukan pembukaan UUD 1945?
d) Bagaimana sistem pemerintahan negara menurut UUD 1945 (hasil
amandemen 2002)?
e) Apa lembaga-lembaga negara dalam sistem ketatanegaraan menurut
UUD 1945?