Anda di halaman 1dari 15

Dosen

: Dr. Ir. Arif Imam Suroso, Msc(CS)

Kelompok

:4

Tanggal Penyerahan : 28 Agustus 2013

TUGAS KELOMPOK
MATA KULIAH SISTEM INFORMASI MANAJEMEN

SISTEM INFORMASI MANAJEMEN DI PIZZA HUT

Disusun oleh :
Artadi Nugraha

P056121791.50

Bagus Pahlevi

P056121801.50

Hidayati Sarah

P056121851.50

Shelly Atriani Iskandar

P056121981.50

Sova Lusian

P056121991.50

Wissa Harry Pramudji

P056122061.50

PROGRAM PASCASARJANA
MANAJEMEN DAN BISNIS
INSTITUT PERTANIAN BOGOR
2013

Kelompok 4 - R50

BAB I
PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang


Sistem informasi adalah suatu sistem yang menyediakan informasi untuk
manajemen dalam mengambil keputusan dan juga untuk menjalankan operasional
perusahaan, dimana sistem tersebut merupakan kombinasi dari orang-orang,
teknologi informasi dan prosedur-prosedur yang tergorganisasi.
Persaingan bisnis saat ini semakin ketat, oleh sebab itu sistim informasi
telah menjadi suatu kebutuhan bagi perusahaan dalam menghadapi kompetitor
dalam persaingan dengan perusahaan lain dalam bisnis yang sama. Sistem
informasi dapat membantu perusahaan dalam mengembangkan strategi bisnis,
proses bisnis, serta mendukung proses pengambilam keputusan yang efektif
sehingga dapat membantu perusahaan dalam mencapai tujuan.
Bila informasi yang dibutuhkan kurang memadai, dalam kurun waktu
tertentu organisasi/perusahaan tersebut akan mengalami ketidakmampuan
mengontrol sumber daya yang dimiliki, sehingga dalam hal pengambilan
keputusan-keputusan yang strategis akan sangat terganggu, yang pada akhirnya
akan kalah dalam persaingan dengan perusahaan lain dalam bisnis yang sama.
Contoh perusahaan terkemuka yang telah menerapkan Sistem Informasi
Manajemen adalah Pizza Hut. Model sistem informasi Pizza Hut memperlihatkan
keterkaitan hubungan antara komponen dan aktivitas sistem informasi, dimana
sistem ini memiliki kemampuan beradaptasi untuk memenuhi permintaan dari
lingkungan yang selalu berubah (dinamis). Perkembangan dan perubahan yang
cepat di dalam dunia teknologi menjadi satu pemicu bagi kedua perusahaan
tersebut untuk terus melakukan pembaharuan dalam Sistem Informasi Manajemen
mereka sehingga tetap menjadi suatu strategi jitu dalam persaingan bisnis.

Kelompok 4 - R50

1.2. Rumusan Masalah


Berdasarkan latar belakang diatas, maka penulis mencoba untuk merumuskan
beberapa permasalahan di Pizza Hut yang berkaitan dengan Sistem Informasi,
yaitu:
1.

Bagaimana penerapan penggunaan Sistem Informasi di Pizza Hut serta


teknologi apa saja yang digunakan?

2.

Apa manfaat dari penggunaan Sistem Informasi tersebut dan bagaimana


pengembangan yang dapat dilakukan terkait dengan penggunaan tersebut?

1.3. Tujuan
Tujuan penyusunan makalah adalah untuk memenuhi tugas mata kuliah Sistem
Informasi Manajemen, Selain itu, makalah ini juga bertujuan untuk
mengidentifikasi komponen Sistem Informasi yang ada pada Pizza Hut, manfaat
dan pengaruh yang didapatkan dari penggunaan Sistem Informasi, serta
memberikan solusi terhadap penerapan dan pengembangan Sistem Informasi
tersebut, sehingga dapat mendukung kinerja perusahaan dalam melayani pelanggan
dan konsumennya.

Kelompok 4 - R50

BAB II
TINJAUAN PUSTAKA

2.1. Pengertian Sistem Informasi


Sistem Informasi merupakan suatu sistem yang sangat dibutuhkan dalam
suatu organisasi atau badan usaha tertentu. Informasi merupakan suatu sumber
daya organisasional yang harus dikelola dengan baik sebagaimana sumber daya
yang lain. Semua sistem informasi yang terkomputerisasi memiliki basis data
dasar yang dapat digunakan untuk menyimpan data yang diperlukan untuk
mendukung fungsi-fungsi bisnis. Sedangkan sistem merupakan segala sesuatu
yang terdiri dari sekumpulan elemen-elemen atau subsistem yang saling
berhubungan untuk mencapai suatu tujuan tertentu.
Apabila

di

dalam

suatu

sistem

terdapat

permasalahan,

dimana

permasalahan tersebut dapat berupa ketidakberesan pada sistem yang lama serta
pertumbuhan organisasi dan juga dapat berupa usaha untuk meraih kesempatan.
Disamping itu, faktor teknologi informasi yang telah berkembang dengan cepat
serta terdapat instruksi-instruksi dari pimpinan perusahaan, maka dengan
demikian suatu sistem yang bersangkutan harus mengalami perkembangan atau
dikembangkan.
Pengembangan sistem dapat berarti menyusun suatu sistem yang baru
untuk menggantikan sistem yang lama secara keseluruhan atau memperbaiki
sistem yang telah ada. Tahapan utama dalam siklus hidup Pengembangan Sistem
terdiri dari :
1.

Perencanaan Sistem (Systems Planning)

2.

Analisis Sistem (System Analysis)

3.

Perancangan Sistem (Systems Design) Secara Umum

4.

Seleksi Sistem (System Selection)

5.

Perancangan Sistem (Systems Design) Secara Umum

6.

Implementasi dan Pemeliharaan Sistem (System Implementation and

Kelompok 4 - R50

Maintenance)
Sistem informasi adalah aplikasi untuk mendukung operasi dari suatu
organisasi, yaitu operasi, instalasi, dan perawatan komputer, perangkat lunak, dan
data. Sistem informasi manajemen adalah kunci dari bidang yang menekankan
finansial dan personal manajemen. Sistem Informasi adalah suatu sistem
informasi yang mengorganisasikan serangkaian prosedur dan metode yang
dirancang untuk menghasilkan, menganalisa, menyebarkan dan memperoleh
informasi guna mendukung pengambilan keputusan.

2.1.1 Definisi Lainnya

Sistem Informasi adalah sekumpulan hardware, software, brainware, prosedur


dan atau aturan yang diorganisasikan secara integral untuk mengolah data
menjadi informasi yang bermanfaat guna memecahkan masalah dan
pengambilan keputusan.

Sistem Informasi adalah satu Kesatuan data olahan yang terintegrasi dan
saling melengkapi yang menghasilkan output baik dalam bentuk gambar, suara
maupun tulisan.

Sistem Informasi adalah Proses yang menjalankan fungsi mengumpulkan,


memproses, menyimpan, menganalisis, dan menyebarkan informasi untuk
kepentingan tertentu; kebanyakan SI dikomputerisasi.

Sistem informasi adalah sekumpulan komponen pembentuk sistem yang


mempunyai keterkaitan antara satu komponen dengan komponen lainnya yang
bertujuan menghasilkan suatu informasi dalam suatu bidang tertentu. Dalam
sistem informasi diperlukannya klasifikasi alur informasi, hal ini disebabkan
keanekaragaman kebutuhan akan suatu informasi oleh pengguna informasi.
Kriteria dari sistem informasi antara lain, fleksibel, efektif dan efisien.

Sistem informasi adalah kumpulan antara sub-sub sistem yang salaing


berhubungan yang membentuk suatu komponen yang didalamnya mencakup
input-proses-output yang berhubungan dengan pengolaan informasi (data yang
telah dioleh sehingga lebih berguna bagi user)

Kelompok 4 - R50

Sistem informasi adalah sistem yang saling berhubungan dan terintegrasi satu
dengan yang lain dan bekerja sesuai dengan fungsinya untuk mengatur masalah
yang ada.

Suatu sistem informasi adalah aransemen dari orang, data, proses-proses, dan
antar-muka yang berinteraksi mendukung dan memperbaiki beberapa operasi
sehari-hari dalam suatu bisnis termasuk mendukung memecahkan soal dan
kebutuhan

pembuat-keputusan

manejemen

dan

para

pengguna

yang

berpengalaman di bidangnya.
2.2 Komponen sistem
Suatu sistem terdiri dari sejumlah komponen yang saling berinteraksi,
yang

artinya

saling

bekerjasama

membentuk

suatu

kesatuan.

Komponen-komponen sistem atau elemen-elemen sistem dapat berupa subsistem


atau bagian-bagian dari sistem. Setiap sistem tidak peduli betapapun kecilnya,
selalu mengandung komponen-komponen atau subsistem-subsistem. Setiap
subsistem mempunyai sifat-sifat dari subsistem untuk menjalankan suatu fungsi
tertentu dan mempengaruhi proses sistem secara keseluruhan. Suatu sistem dapat
mempunyai suatu sistem yang lebih besar disebut dengan supra sistem.
1.

Komponen input
Input merupakan data yang masuk ke dalam sistem informasi

2.

Komponen model
Kombinasi prosedur, logika, dan model matematik yang memproses data
yang tersimpan di basis data dengan cara yang sudah ditentukan untuk
menghasilkan keluaran yang diinginkan

3.

Komponen output
Output informasi yang berkualitas dan dokumentasi yang berguna untuk
semua tingkatan manajemen serta semua pemakai sistem.

4.

Komponen teknologi
Teknologi merupakan alat dalam sistem informasi, teknologi digunakan
untuk menerima input, menjalankan model, menyimpan dan mengakses data,
menghasilkan dan mengirimkan output, dan membantu pengendalian sistem.

Kelompok 4 - R50

5.

Komponen basis data


Merupakan kumpulan data yang saling berhubungan yang tersimpan di dalam
komputer dengan menggunakan software database.

6.

Komponen kontrol
Pengendalian yang dirancang untuk menanggulangi gangguan terhadap
sistem informasi.

People
Semua pihak yang bertanggung jawab dalam hal penyokong atau sponsor
sistem informasi (system owner), pengguna sistem (system users),
perancang sistem (system designer) dan pengembang sistem informasi
(sistem development).

Aktivitas
Sekumpulan aturan atau tahapan-tahapan untuk membuat, memakai,
memproses dan mengolah sistem informasi ataupun hasil keluaran dari
sistem informasi tersebut.

Data
Secara konseptual, data adalah deskripsi tentang benda, kejadian,
aktivitas, dan transaksi yang tidak mempunyai makna dan tidak
berpengaruh langsung secara langsung kepada pemakainya atau disebut
juga sebagai sekumpulan fakta mentah dalam isolasi.

Hardware
Mencakup piranti-piranti fisik seperti komputer, printer, monitor,
harddisk, dll.

Sotfware
Sekumpulan

instruksi-instruksi

atau

perintah-perintah

yang

memungkinkan perangkat keras bisa digunakan untuk memproses data,


atau sering disebut sebagai program.

Network
Sistem penghubung yang memungkinkan suatu sumber dipakai secara
bersama-sama, baik pada waktu dan tempat bersamaan ataupun berbeda

Kelompok 4 - R50

BAB III
PEMBAHASAN

3.1 Pizza Hut


Di era komputasi dimana dunia informasi sudah sangat maju, persaingan
bisnis juga semakin ketat, hal ini memaksa perusahaan untuk semain inovatif.
Sistem informasi sangat diperlukan perusahaan agar tetap bersaing. Hal ini lah
yang diterapkan oleh Pizza Hut sebagai salah satu restoran cepat saji yang
berstandar internasional, tidak hanya dari segi kualitas tetapi juga pelayanan yang
prima.
Dalam rangka menghadapi kondisi pasar dan persaingan yang selalu dinamis,
Pizza Hut menerapkan informasi sistem yang dapat menunjang daya saing,
diantaranya berinvestasi pada sistem Point of Sale dan operasi toko secara
otomatis serta membuka toko secara online (www.pizzahut.com) di jaringan
internet. Sistem informasi ini dapat digunakan sebagai senjata untuk menjangkau
konsumen dimana saja berada, sesuai dengan slogannya yaitu to be wherever our
customer are, yang pada nantinya tentu saja dapat meningkatkan penerimaan
perusahaan.
Penjelasan mengenai sistem informasi yang digunakan oleh Pizza Hut dapat
dijelaskan pada uraian berikut:
1.

Operating Support System


Merupakan suatu sistem yang menghasilkan berbagai produk informasi untuk
keperluan internal dan eksternal yang menunjang kegiatan operasi

a. Transaction Processing System (TPS)


TPS yang digunakan oleh Pizza Hut adalah Point of Sale (POS) System, yaitu
suatu sistem yang menggunakan terminal elektronik cash register untuk
menyimpan dan mengirim data entry penjualan pada semua jaringan yang
langsung terhubungi dengan komputer pusat dan dapat diproses untuk keperluan
cepat atau periodik Point of Sale adalah bagian yang paling vital dalam proses
operasional, transaksi dengan konsumen yang melibatkan interaksi langsung

Kelompok 4 - R50

dengan pelanggan dan database perusahaan secara simultan, kemampuan


hardware dan software yang dapat diandalkan merupakan faktor kunci
kelangsungan operasional.
Pada prinsipnya sistem operasional Pizza Hut merupakan aliran kerja yang
diterjemahkan secara baku ke dalam proses otomatisasi. Pesanan pelanggan
diterima oleh sistem point of sale (order station) yang akan dicatat oleh makaline
station sebagai pengumpul data kolektif dari beberapa order station. Kemudian
pesanan pelanggan akan diproses langsung oleh kitchen dengan hardcopy
document transaksi sebagai perintah kerja. Semua data transaksi akan tersimpan
didalam file server, sedangkan driver routing diperlukan sebagai pengawas
kegiatan operasional yang akan dipantau langsung oleh headquater melalui
jaringan WAN.
b. Enterprise Collaboration System (ECS)
ECS merupakan sistem yang digunakan baik oleh komponen eksternal
perusahaan dalam hal ini konsumen untuk berhubungan dengan perusahaan. Sistem
ini juga digunakan untuk keperluan koordinasi dan pertukaran informasi di internal
perusahaan, misalkan antar outlet KFC atau Pizza Hut akan dihubungkan ke dalam
satu jaringan sehingga koordinasi dan pertukaran informasi dapat mudah
dilakukan.
Pizza Hut menerapkan online order terhadap kosumennya. Layanan online
order ini terbagi atas tiga menu, menu pertama adalah log in account untuk para
konsumen baik itu konsumen yang reguler ataupun konsumen baru dengan
memasukkan kode pin untuk mengetahui jaringan Pizza Hut terdekat. Menu yang
kedua adalah demonstrasi pembelian, layanan ini disediakan bagi para pelanggan
untuk mencoa melakukan pemesanan online sebelum melanjutkan kedalam
transaksi sebenarnya. Dan yang ketiga adalah help features yakni cara perusahaan
untuk berkomunkasi dengan pelanggan melalui email dan telepon bebas pulsa.
Dengan adanya hal ini maka secara tidak langsung Pizza Hut telah melakukan
pendekatan terhadap konsumennya, karena bukan tidak mungkin dengan customer
relation management yang dilakukan Pizza Hut akan menciptakan loyalitas
tersendiri bagi para konsumennya.

Kelompok 4 - R50

2. Management Support System


Merupakan sistem yang dapat menyediakan manager end-user akan suatu
produk informasi yang menunjang pengambilan keputusan setiap saat.
a. Management Information System (MIS)
MIS yang digunakan pada Pizza Hut adalah Pizza Huts Field Management
System yang menyediakan aplikasi yang dapat membantu store manager dalam
business forecasting, inventory management dan human resources management.
Aplikasi ini akan berupa suatu bentuk pelaporan yang selanjutnya digunakan oleh
perusahaan dalam penentuan atau pengambilan keputusan pada sistem penunjang
keputusan.
b. Decision Support System (DSS)
DSS menyediakan informasi yang dibutuhkan bagi manager end-user secara
interaktif dengan menggunakan berbagai model analisis, simulasi dan lain
sebagainya. Bagi Pizza Hut sendiri penggunaan DSS terlihat ketika setiap store
manager dapat memonitor performance sistem secara langsung dan interaktif, juga
dilengkapi dengan management tool analysis dalam menganalisa business
forecasting dan manajemen persediaan.
Berikut rangkuman klasifikasi sistem informasi yang digunakan oleh Pizza
Hut:

Kelompok 4 - R50

10

Gambar 6. Klasisfikasi Sistem Informasi yang digunakan di Pizza Hut.

Penggunaan

sistem

informasi

berbasis

komputer

(Computer-Based

Information System) yang digunakan oleh Pizza Hut untuk mendukung keseluruhan
kegiatan perusahaan terlihat pada masing-masing bidang yaitu :
Menunjang operasi bisnis dalam hal:
Melayani transaksi penjualan
Membantu dalam me-record pembelian pelanggan
Melacak persediaan
Membayar gaji karyawan
Pembelian bahan baku
Mengevaluasi trend penjualan atau sales performance lainnya
Menunjang Pembuatan Keputusan Manajerial (ManagerialDecision Making).
Dengan adanya aplikasi-aplikasi yang dapat digunakan dalam peramalan bisnis,
manajemen persediaan dan juga manajemen sumber daya manusia, maka hal-hal
tersebut dapat membantu manajer dalam membuat keputusan manajerial yang lebih
baik serta memiliki strategic competitive advantage. Misalnya suatu pengambilan
keputusan dalam hal pembelian bahan baku, apakah harus ditambah atau tidak
dilanjutkan pembeliannya, dimana hal ini nantinya akan terkait dengan pengaturan

Kelompok 4 - R50

11

persediaan sehingga pemborosan biaya tidak terjadi.


Secara struktural, proses pembuatan keputusan manajerial terbagi atas
beberapa tahap yaitu:
- Identify Problems and Opportunities
Dalam hal ini Pizza Hut menangkap kesempatan untuk melayani pangsa pasar
baru yaiutu internet user karena perubahan perilaku konsumen dari offline ke
online.
- Help Generate and Evaluate Decision Alternative
Aktivitas operasional diterjemahkan ke dalam sistem otomatis, seperti yang
dapat dilihat didalam website, pelanggan dapat memilih jenis topping yang
disukai. Dengan mengetahui jenis topping yang digemari konsumen saat itu,
maka hal ini dapat dijadikan sebagai salah satu cara yang efektif dalam
menganalisa keunggulan superior dari suatu produk.
- Select Course of Action and Monitor Its Implementation
Setelah mengetahui dan menganalisa hal-hal startegis yang mampu menciptakan
keunggulan bersaing, maka tahap yang ketiga yaitu menerapkannya pada
perusahaan.
MenunjangKeunggulan Strategis (strategic advantage), diantaranya:
Sistem informasi yang digunakan dapat mendukung misi perusahaan dalam hal
100% customer satisfaction.
Melalui website-nya (www.pizzahut.com) konsumen dapat mengorder secara
online atau mencari restoran Pizza Hut terdekat (dengan fasilitas layanan store
finder) dan juga bisa mendapatkan kupon potongan harga secara gratis melalui
situs tersebut. Hal-hal seperti ini dapat menarik pelanggan-pelanggan baru dan
menjauhi pelanggan dari restoran kompetitor.
Melalui sistem informasi, Pizza Hut dapat senantiasa melakukan diferensiasi
produk melalui competitive recipes, sehingga dapat selalu melakukan perubahan
rasa sesuai dengan perubahan selera pelanggan dan selalu memberikan terobosan
baru terhadap terhadap produk-produk Pizza Hut.
Melalui sistem informasi yang digunakan, maka dapat mempercepat delivery
order dalam keadaan panas (fresh from the oven) dengan harga yang wajar (value

Kelompok 4 - R50

12

priced application). Sehingga konsumen dapat langsung merasakan kenikmatan


asli dari produk-produk yang ditawarkan oleh Pizza Hut dalam waktu yang
relatif tidak terlalu lama dengan harga yang cukup terjangkau.
Sistem informasi POS sangat mudah digunakan untuk mendukung kelancaran
kegiatan operasional perusahaan (user friendly). Oleh karena itu sistem
informasi yang digunakan oleh Pizza Hut sangat bermanfaat terhadap
keuntungan strategis perusahaan, secara ringkas hal tersebut dapat dilihat pada
tabel 3 dibawah ini.

Tabel 3.Potensi Strategi dari Sistem Informasi Pizza Hut


Peran Strategis
sistem informasi

Hasil potensial dari penggunaan strategi sistem informasi

Memperkenalkan

Meningkatkan

Meningkatkan

Meningkatkan proses

inovasi bisnis

produktivitas dan

kualitas dan fitur

operasional dan

menurunkan biaya

produk serta jasa.

lingkungan kerja

operasi.

Membangun

Produk atau jasa

Pasar dan usaha

Produksi, distribusi

sumber informasi

Baru.

baru, pengaturan

atau proses lain yang

usaha.

baru.

strategis

Informasi strategis

Sumber teknologi

database.

informasi strategis
dan kapabilitas.

Kelompok 4 - R50

13

BAB IV
KESIMPULAN DAN SARAN

4.1. Kesimpulan
Perkembangan teknologi yang cepat dari waktu ke waktu menuntut setiap
perusahaan untuk dapat menyesuaikan diri dengan teknologi terbaru. Sistem
informasi dengan teknologi paling mutakhir terbukti dapat meningkatkan kinerja
perusahaan secara keseluruhan dan memiliki dampak yang signifikan terhadap
penjualan sehingga sangat membantu dalam menghadapi persaingan di dunia
usaha.
Hal tersebut dapat terbukti dari dampak adanya perbaikan sistem informasi
yang digunakan oleh Pizza Hut. Dengan demikian sistem informasi memiliki
peranan yang sangat penting dalam memperkuat proses dan strategi bisnis, serta
dapat menjadi nilai tambah yang positif dalam bisnis dan bagi pelanggan.

4.2. Saran
Kesuksesan kedua perusahaan tersebut dalam menjalankan sistem informasi
manajemen harus tetap terpelihara agar tetap menjadi perusahaan yang terdepan
dalam masing-masing bidang usaha. Berdasarkan hal tersebut kami memiliki
beberapa saran yang berguna untuk pengembangan perusahaan, antara lain:
1.

Senantiasa mengikuti perkembangan informasi dan teknologi terbaru,


sehingga dapat dilakukan update dalam sistem informasi yang telah digunakan.

2.

Melakukan perawatan terhadap sistem secara berkala, baik berupa software


maupun hardware, sehingga data perusahaan terpelihara dengan baik.

3.

Sistem informasi yang mutakhir tidak akan bisa berjalan dengan baik tanpa
adanya sumber daya manusia yang mumpuni. Oleh karena itu, sumber daya
manusia yang digunakan untuk mengoperasikan sistem juga harus selalu
dibekali dengan pelatihan dan informasi yang terbaru agar dapat melayani
pelanggan dengan baik.

Kelompok 4 - R50

14

DAFTAR PUSTAKA

Alter, S. 2008. The Work System Method: Connecting People, Processes, and IT
for Business Results. Works System Press, CA).

Fatta, Al Hanif. 2007. Analisis & perancangan system informasi. Yogyakarta:


STMIK AMIKOM. Penerbit ANDI.

Davis, B. Gorgon. 1995. Kerangka Dasar Sistem Informasi Manajemen. Jakarta.


Penerbit: PT. Gramedia

Kelompok 4 - R50

15