Anda di halaman 1dari 20

In the name of Allah, the most gracious, the most merciful,

(IBD)

PENDAHULUAN

Inflammatory bowel diseases (IBD) adalah penyakit


inflammasi kronik pada saluran gastrointestinal.
Adanya remission dan relapse
Dua jenis utama adalah:
ulcerative colitis (UC): pada mukosa kolon &
rektum
Crohns disease (CD): pada mana-mana segmen
pada saluran gastrointestinal.

EPIDEMIOLOGI

Terjadi di seluruh dunia, tetapi lebih sering


ditemukan di negara-negara Barat.
Banyak ditemukan pada golongan usia muda
(remaja).
CD lebih banyak pada perempuan dan UC lebih
banyak pada laki-laki.

ETIOLOGI

Genetik
Respon immun
Pengaruh persekitaran

GEJALA KLINIS

Diarrhea kronik
Tenesmus
Nyeri abdomen & kram
BAB berdarah
Nafsu makan berkurang
BB menurun
Adanya gejala ekstra-intestinal

Manifestasi ekstra-intestinal:

Arthritis (20%)
Ankylosing spondylitis (3-5%)
Erythema nodosum (10-15%)
Pyoderma gangrenosum (rare)
Primary Sclerosing Cholangitis (5-8%)

PERBEDAAN UC & CD

ULCERATIVE COLITIS

CROHNS DISEASE

Nyeri & kram di abdomen bawah,


hilang dengan BAB

Nyeri menetap, biasanya di right


lower quadrant (RLQ), tidak hilang
dengan BAB

BAB berdarah

BAB biasanya tidak berdarah

Massa abdomen (-)

Massa abdomen (+), biasanya di RLQ

Hanya di kolon dan rektum

Boleh ada di mana-mana bagian


saluran gastrointestinal dari bagian
oral sampai ke rektum

Lesi berterusan dari rektum ke atas

Lesi terputus-putus (skip area)

PERBEDAAN UC & CD

DIAGNOSIS

Singkirkan kemungkinan penyakit infeksi


Leukosit feses
Konfirmasi punca diarrhea, dll.
Kultur feses
Campylobacter, Salmonella, Shigella, C. diff
Singkirkan kemungkinan infeksi parasit (telur cacing, etc)
Singkirkan kemungkinan Crohns
Follow-through pada intestin
Indeterminate Colitis
Terapi untuk UC sehingga diketahui ia sebenarnya adalah Crohns
disease

DIAGNOSIS

Bedakan CD dengan UC. CD ada lesi extra-colonic (e.g. oral,


anal)
Pada radiographic CD, ditemukan adanya:
skip lesions
contour defects
longitudinal dan transverse ulcers
cobblestone-like mucosal pattern
Strictures
penebalan haustral margin
defect nodular yang irreguler.

Cobblestone pada radiography Crohns disease

PEMERIKSAAN PENUNJANG
YANG DIANJURKAN

Laboratory : CBC, urinalysis, kimia serum,


Serologic: ANCA (Antineutrophil cytoplasmic
Antibodies), ASCA (Ab Saccharomyces cerevisiae)
Pemeriksaan eses
Endoskopi + biopsi mukosal
Foto polos abdomen, CT abdomen, CT
enterography-colonography

DIAGNOSA BANDING

Bacterial colitis
(campylobacter, shigella,
salmonella, E.coli)
Clostridium difficileassociated colitis
Parasitic colitis
(amebiasis)
Ischemic colitis
Radiation colitis

Sexual transmitted colitis


(CMV, herpes)
Crohns disease lookalikes (lymphoma,
yersinia, tuberculosis)
GI malignancy
Irritable Bowel Syndrome
(IBS)

KOMPLIKASI

Perforasi, abses, fistula, obstruksi


Anemia, osteoporosis
Hemorrhage yang mengancam nyawa (jarang
terjadi)
Toxic megacolon
Kanker kolorektal

PRINSIP TERAPI

Terapi dilakukan untuk fasa akut, kemudian terapi


untuk remission.
Terapi tergantung pada:
Lokasi lesi
Severity
Komplikasi

Terapi bersifat individual, tergantung pada respon


simptomatik pasien sebelumnya, dan juga toleransi
pasien terhadap pengobatan.

TERAPI

Diet dan nutrisi


Obat:
1.

5-Aminosalicylates (sulfasalazine, mesalamine,


olsalazine)
2. Steroids (budesonide, prednisone,
methylprednisolone)
3. Antibiotics (ciprofloxacin, metronidazole) and
4. Immunomodulators (azathioprine, 6-MP, cyclosporine)


TINDAKAN BEDAH, JIKA:
I.

PASIEN TIDAK BERESPON PADA PENGOBATAN


(INTRACTIBILITY)
II. ADANYA KOMPLIKASI

PROGNOSIS

75% dilakukan tindakan bedah.


25% dilakukan terapi obat.(UC)
Risiko colorectal cancer dalam 8-10 tahun ke depan.

TERIMA KASIH