Anda di halaman 1dari 11

KEADAAN NORMAL

Jumlah air ketuban + 1000 cc


Menurun setelah usia kehamilan 38 minggu
akhirnya tinggal beberapa ratus cc

HIDRAMNION

Disebut juga polihidramnion


Jumlah air ketuban > 2000 cc
Kejadiannya bisa :
- Mendadak (akut), dalam beberapa hari
disebut hidramnion akut
- Perlahan lahan disebut hidramnion
kronis.
Insiden, berkisar antara 1 : 62 dan 1 : 754
persalinan

Kadang disertai kelainan kongenital :


- Kelainan SSP
- Kelainan traktus digestivus
Juga didapat pada ibu dengan :
- DM, Penyakit jantung, Preeklampsia,
Eritroblastosis foetalis

ETIOLOGI
Sampai sekarang belum jelas
Hidramnion terjadi bila :
1. Produksi bertambah
2. Bila aliran terganggu
3. Atau keduanya

Diduga air ketuban dibentuk oleh :


Sel sel amnion
Air kencing janin
Cairan otak, terutama pada anensefalus

FISIOLOGI

Air ketuban dibentuk secara rutin, dikeluarkan dan


diganti dengan yang baru
Cara pengeluaran :
- Ditelan oleh janin Diabsorpsi usus janin

Dialirkan ke plasenta

Masuk peredaran darah ibu

Ekskresi air ketuban terganggu bila :


Janin tidak dapat menelan
- Atresia esofagus
- Tumor plasenta
Pada anensefalus :
- Transudat cairan selaput otak dan sumsum
tulang belakang
- Berkurangnya hormon antidiuretik
Pada kehamilan kembar :
- Mungkin jantung salah satu janin lebih besar
sehingga menghasilkan banyak air kencing
- Mungkin pula karena plasenta luas / besar
Diduga hormon prolaktin berperanan dalam
mengontrol volume air ketuban.

Gejala Hidramnion
Karena faktor mekanik sebagai akibat penekanan dari
uterus yang membesar :
- Sakit, Sesak nafas, Gangguan pencernaan, Odem kaki
dan timbul hemorhoid
Tanda tanda yang didapat :
- Dinding perut tegang dan mengkilat
- Fundus uteri lebih tinggi dari semestinya
- Bagian janin sulit diraba
- Gelombang cairan mudah dirasakan
- DJJ sulit ditemukan atau terdengar jauh
Gejala hidramnion kronis umumnya tidak seberapa
menderita.

Penanganan :
Pada hidramnion akut :
Istirahat, pemberian sedativa
Perlu USG atau rontgen untuk mencari kemungkinan
gemelli, atau kelainan kongenital janin
Amniosentesis dikerjakan pelan-pelan untuk menghindari :
Shock, solutio plasenta, prolapsus funikuli
AKM sangat tinggi karena :
- Kelainan bawaan
- Pengaruh penyakit penyebabnya
- Prematuritas
- Prolapsus funikuli
makin berat hidramnion, makin meningkat
AKM

OLIGO HIDRAMNION

Cairan amnion : Sedikit sekali, kental dan keruh.


Berakibat :
- Membatasi gerakan janin
- Berbagai kelainan, seperti :
IUGR
Partus Prematurus
Kontraksi uterus tidak efektif
Sering terjadi asfiksia