Anda di halaman 1dari 2

KEJAKSAAN NEGERI GARUT

UNTUK KEADILAN"

SURAT DAKWAAN
NO. REG. PERK : PDM - II 128 / GRT / 03 / 2010

A.

B.

TERDAKWA :
Nama lengkap

DIAN Bin MADIN

Umur / tgl. Lahir

25 Tahun

Tempat Lahir

Garut

Jenis Kelamin

Laki-laki

Kewarganegaraan

Indonesia

Tempat tinggal

Kp. Samarang Balingbing Rt. 05/07 Desa Sukarasa Kec.


Samarang Kab. Garut

Agama

Islam

Pekerjaan

Sopir

Pendidikan

PENAHANAN RUTAN :
- Penyidik Polri sejak 01 Februari 2010 s.d. 20 Februari 2010
- Penahanan oleh Penuntut Umum 21 Februari 2010 s.d. 02 April 2010

C.

DAKWAAN :
---Bahwa ia terdakwa DIAN Bin MADIN pada hari Senin tanggal 25 January 2010 sekira jam
23.00 Wib. atau setidak-tidaknya pada waktu lain di bulan January 2010, bertempat di sebuah
counter Hand Phone yang berada di Kp. Samarang Balingbing Desa Sukarasa Kec. Samarang Kab.
Garut atau setidak-tidaknya pada suatu tempat yang masih termasuk dalam daerah hukum Pengadilan
Negeri Garut yang berwenang memeriksa dan mengadili perkaranya, telah mengambil, barang
sesuatu berupa kartu perdana berbagai merk sebanyak 97 (Sembilan puluh tujuh) buah, Voucher isi
ulang berbagai merk sebanyak 29 (dua puluh sembilan) buah, charger hand phone berbagai merk dan
type sebanyak 30 (tiga puluh) buah, chasing free berbagai merk dan type sebanyak 31 (tig puluh satu)
buah, 1 (satu) buah dus karton, yang seluruhnya atau sebagian kepunyaan orang lain yaitu milik
saksi korban Hera Nurmanah Binti Mahpudin dengan maksud untuk dimiliki secara melawan
hukum, yang untuk masuk ke tempat kejahatan dilakukan, atau untuk sampaipada barang
yang diambil, dilakukan dengan merusak, memotong atau memanjat, atau dengan memakai
kunci palsu, perintah palsu atau pakaian jabatan palsu, perbuatan terdakwa dilakukan dengan
cara sebagai berikut :

Bahwa kejadian tersebut berawal beberapa hari sebelumnya dimana saksi korban Hera
pernah melihat terdakwa DIAN Bin MADIN sering bolak-balik di depan counter HP milik
dari saksi korban, beberapa hari kemudian pada waktu dan tempat sebagaimana telah
diuraikan diatas, terdakwa DIAN masuk ke dalam counter HP milik saksi korban Hera
dengan cara terdakwa naik ke atas genting lalu mematahkan ereng (usuk-usuk) atap counter
yang terbuat dari bambu, selanjutnya terdakwa masuk melalui langit-langit WC;
Bahwa setelah berada di dalam counter, terdakwa DIAN dengan tanpa ijin dari pemilik
barang yaitu saksi korban Hera mengambil sejumlah barang yang berada di dalam counter
diantaranya kartu perdana berbagai merk sebanyak 97 buah, Voucher isi ulang berbagai
merk sebanyak 29 buah, charger hand phone berbagai merk dan type sebanyak 30 buah,
chasing free berbagai merk dan type sebanyak 31 buah, dimana semua barang-barang
tersebut oleh terdakwa Dian dimasukan ke dalam 1 buah dus karton yang berada di dalam
counter, selanjutnya terdakwa DIAN mengikatnya dengan menggunakan solatif yang
diambil dari dalam counter;
Bahwa selanjutnya terdakwa DIAN keluar counter melalui gobyak kayu (pintu) yang telah
dibuka oleh terdakwa dari dalam, kemudian terdakwa pulang menuju rumahnya;
Bahwa beberapa hari kemudian, terdakwa DIAN menawarkan barang yang diambil dari
counter saksi korban Hera tersebut kepada saksi Widya Purwaka, akan tetapi saksi Widya
merasa curiga dengan barang yang ditawarkan oleh terdakwa DIAN karena beberapa hari
sebelumnya saksi Widya mendapat informasi bahwa ada counter yang telah kehilangan
barang dagangannya;
Bahwa pada saat terdakwa DIAN sedang menawarkan barang di counter milik saksi
Widya, saksi Luki Muamad kebetulan sedang bermain di counter saksi Widya, keesokan
harinya saksi Luki bersama-sama dengan saksi Widya memberitahukan kecurigaannya
kepada saksi korban Hera, selanjutnya dengan di bantu beberapa anggota masyarakat
terdakwa DIAN dibawa menghadap kepada RT setempat, setelah itu terdakwa dihadapan
beberapa anggota masyarakat mengakui bahwa ia yang telah mengambil barang yang
berada di counter HP milik saksi Hera, kemudian oleh anggota masyarakat dengan
disaksikan oleh saksi Udeng selaku Ketua Rt. Setempat, terdakwa DIAN diserahkan
kepada pihak Kepolisian untuk diproses sesuai dengan ketentuan yang berlaku;
Bahwa akibat dari perbuatan terdakwa DIAN tersebut saksi korban Hera mengalami
kerugian kurang lebih sebesar Rp. 10.000.000,- (sepuluh juta rupiah).
----- Perbuatan terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam pasal 363
ayat (1) ke 5 KUH Pidana. -------------------------------------------------------------------------

Garut, 28 Maret 2010


PENUNTUT UMUM

VINA AMELIA, SH.


AJUN JAKSA MADYA
NIP. 1978 01 08 2003 12 1 007 / NRP. 60478136