Anda di halaman 1dari 53

Waktu : 8 x 45 Menit

(Keseluruhan KD)
Standar
Kompetensi :
2. Mengevaluasi
berbagai
sistem
pemerintahan

Kompetensi Dasar :
2.1. Menganalisis sistem pemerintahan di berbagai negara.
2.2. Menganalisis pelaksanaan
sistem pemerintahan negara
Indonesia.
2.3. Membandingkan pelaksanaan
sistem pemerintahan yang
berlaku di Indonesia dengan
negara lain.

Waktu : 4 x 45 Menit

Standar Kompetensi :
Mengevaluasi berbagai sistem
pemerintahan
Kompetensi Dasar :
2.1. Menganalisis sistem
pemerintahan di berbagai
negara.

(Indikator)
Hasil Yang Diharapkan :
Menjelaskan pengertian pemerintahan.
Menguraikan berbagai bentuk pemerintahan.
Mendeskripsikan berbagai sistem
pemerintahan.
Menganalisis sistem pemerintahan di
beberapa negara.

Pengertian Pemerintahan

SISTEM
PEMERINTAHAN
Sistem Pemerintahan di Beberapa
Negara

Bentuk Pemerintahan
Sistem Pemerintahan

Amerika Serikat

Inggris
Republik Rakyat
Cina

1. Sistem Pemerintahan Di Berbagai Negara


a. Pengertian Pemerintahan
1. Dalam arti luas (badan legislatif, eksekutif dan yudikatif).
2. Dalam arti sempit (badan eksekutif beserta jajarannya)
3. Menurut Utrecht, punya pengertian yang tidak sama :
Pemerintahan sebagai gabungan dari semua badan
kenegaraan yang berkuasa memerintah (badan legislatif,
eksekutif dan yudikatif).
Pemerintahan sebagai gabungan badan-badan kenegaraan tertinggi yang berkuasa, misalnya raja, presiden,
atau Yang Dipertuan Agung (Malaysia).
Pemerintahan dalam arti kepala negara (presiden)
bersama dengan kabinetnya.

Lanjutan .

Pemerintahan (governing) menurut Kooiman,


merupakan proses interaksi antara berbagai
aktor dalam pemerintahan dengan kelompok
sasaran atau berbagai individu masyarakat.
Pola penyelenggaraan pemerintahan
dalam masyarakat dewasa ini :
1. Proses koordinasi (coordinating),
2. Pengendalian (steering),

3. Pemengaruhan (influencing), dan


4. Penyeimbangan (balancing).

b. Bentuk Pemerintahan
Bentuk Pemerintahan
Klasik
Ajaran Plato
(429 - 347SM)
Aristokrasi,
Timokrasi,
Oligarki,
Demokrasi,
Tirani.

Ajaran Aristoteles
(384 - 322 SM)
Monarki,
Tirani,
Aristokrasi,
Oligarki,
Politeia,
Demokrasi.

Lanjutan .

Ajaran Polybios (204-122 SM)

SKEMA TEORI SIKLUS POLYBIOS


MONARKI

OKHLOKRASI

TIRANI

DEMOKRASI

ARISTOKRASI

OLIGARKI

Lanjutan .

BENTUK
PEMERINTAHAN
MONARKI

REPUBLIK

Absolut

Absolut

Konstitusional

Konstitusional

Parlementer

Parlementer

CIRI BENTUK REPUBLIK

ABSOLUT
Presiden
punya
kekuasaan
absolut
Presiden
memegang
kekuasaan
semua
lembaga
negara
Belum
ada
lembaga yang
berperan

KONSTITUSION
AL
Kekuasaan
presiden
dibatasi oleh
konstitusi
Presiden
memegang
kekuasaan
eksekutif
Peraturan
negara dibuat
oleh dan
presiden

PARLEMENTER
Presiden sebagai
kepala negara
Presiden
tidak
menjalankan
kekuasaan
eksekutif shg tdk
bisa
dimintai
pertanggungjawab
an
Menteri
bertanggungjawab
atas
jalanya
pemerintahan
Peraturan dibuat
parlemen

CIRI BENTUK MONARKI

ABSOLUT
Raja/kpala
negara punya
kekuasaan
absolut
Raja
memegang
kekuasaan
semua
lembaga
negara
Belum
ada
lembaga yang
berperan

KONSTITUSION
AL
Kekuasaan
raja dibatasi
oleh
konstitusi
Raja
memegang
kekuasaan
eksekutif
Peraturan
negara dibuat
oleh legislatif
dan tetap
mengutamaka
n keptg raja

PARLEMENTER
Raja
sebagai
kepala negara
Raja
tidak
menjalankan
kekuasaan
eksekutif shg tdk
bisa
dimintai
pertanggungjawab
an
Menteri
bertanggungjawab
atas
jalanya
pemerintahan
Peraturan dibuat
parlemen

Penugasan Praktik Kewarganegaraan

Setelah mempelajari materi-materi tentang : Sistem pemerintahan di berbagai negara (Pengertian pemerintahan, dan Bentuk
pemerintahan), dilanjutkan penugasan dengan menjawab pertanyaan sebagai berikut :
1. Berikan ulasan pengertian kembali tentang Pemerintahan
sesuai pendapat anda dan tokoh-tokoh terkenal !
Pendapat anda tentang Pemerintahan? .......................................
No

Tokoh

Uraian Singkat

1.

Utrecht

.......................................................................

2.

Offe

.......................................................................

Lanjutan .
2. Pengertian pemerintahan menurut Kooiman, merupakan proses
interaksi antara berbagai aktor dalam pemerintahan dengan
kelompok sasaran atau berbagai individu masyarakat.. Berikan
penjelasn singkatnya yang dimaksud dengan !
a. Aktor dalam pemerintahan : ...................................................
b. Kelompok sasaran : .................................................................
3. Plato mengemukakan ada 5 (lima) bentuk pemerintahan negara,
yaitu aristokrasi, timokrasi, oligarki, demokrasi dan tirani. Beri
penjelasan singkat pada kolom di bawah ini !
Timokrasi

Oligarkhi

.....................................
...............................

.....................................
...............................

Lanjutan .
4. Berikan tanggapan penjelasan, mengapa bentuk pemerintahan
monarkhi absolut seiring dengan perkembangan zaman banyak
yang berubah menjadi monarkhi konstitusional !
...........................................................................................................
5. Tuliskan perbedaan dan persamaan pada bentuk pemerintahan
republik, yaitu Republik Konstitusional dengan Republik
Parlementer di bawah ini !
Persamaan

Perbedaan

....................................................
....................................................

....................................................
....................................................

c. Sistem Pemerintahan
Sistem Pemerintahan Parlementer
Adalah sebuah sistem permerintahan di mana parlemen
memiliki peranan penting dalam pemerintahan.

Pada sistem parlementer, hubungan antara


eksekutif dan parlemen sangat erat. Hal ini,
karena adanya pertanggung jawaban para
menteri terhadap parlemen, maka setiap
kabinet yang dibentuk harus memperoleh
dukungan kepercayaan dengan suara yang
terbanyak dari parlemen.

Lanjutan .

Ciri-ciri Sistem Pemerintahan Parlementer


1.
2.
3.
4.
5.

Raja/ratu atau presiden adalah sebagai kepala negara.


Kepala pemerintahan adalah perdana menteri.
Badan legislatif/parlemen anggotanya dipilih melalui pemilu.
Eksekutif bertanggung jawab kepada legislatif.
Dalam sistem dua partai, pembentuk kabinet dan sekaligus
sebagai perdana menteri adalah ketua partai politik yang
memenangkan pemilu, yg kalah berlaku sebagai pihak oposisi.
6. Dalam sistem banyak partai, kabinet harus membentuk koalisi,
karena harus mendapat dukungan kepercayaan dari parlemen.
7. Apabila terjadi perselisihan antara kabinet dan parlemen dan
kepala negara beranggapan kabinet berada dalam pihak yang
benar, maka kepala negara akan membubarkan parlemen.

Lanjutan .

Sistem Pemerintahan Presidensial


Kedudukan eksekutif tak tergantung pada badan perwakilan
rakyat. Dasar hukum kekuasaan eksekutif dikembalikan
kepada pemilihan rakyat.
Dalam Praktiknya, sistem presidensial
menerapkan teori Trias Politika
Montesqueu secara murni melalui
pemisahan kekuasaaan (Separation of
Power ). Contohnya adalah Amerika dengan
Chek and Balance. Sedangkan yang
diterapkan di Indonesia adalah pembagian
kekuasaan (Distribution of Power).

Lanjutan .

Ciri-ciri Sistem Pemerintahan Presidensial

1. Penyelenggara negara berada di tangan presiden.


Presiden adalah kepala negara dan sekaligus kepala
pemerintahan.
2. Kabinet dibentuk oleh presiden. Kabinet bertanggung
jawab kepada presiden dan tidak bertanggung jawab
kepada parlemen/legislatif.
3. Presiden tidak bertanggung jawab kepada parlemen.
4. Presiden tak dapat membubarkan parlemen
5. Parlemen memiliki kekuasaan legislatif dan menjabat
sebagai lembaga perwakilan.
6. Presiden tidak berada di bawah pengawasan langsung
parlemen.

Lanjutan .

Menurut Rod Hague, pada sistem pemerintahan


presidensial terdiri dari 3 (tiga) unsur :
1. Presiden yang dipilih rakyat, menjalankan
pemerintahan dan mengangkat pejabat-pejabat
pemerintahan yang terkait.

2. Masa jabatan yang tetap bagi presiden dan


dewan perwakilan, keduanya tidak bisa saling
menjatuhkan (menggunakan kekuasaan secara
sewenang-wenang).
3. Tidak ada keanggotaan yang tumpang tindih
antara eksekutif dan legislatif.

Lanjutan .

Model Sistem Pemerintahan Lain :


Sistem Pemerintahan Referendum
Di Negara Swiss, dimana tugas pembuat Undang-undang
berada di bawah pengawasan rakyat yang mempunyai
hak pilih. Pengawasan itu dilakukan dalam bentuk :
1. Referandum Obligatoir,
2. Referendum Fakultatif,
3. Referandum Konsultatif.

Sistem Parlemen :
a. Satu Kamar
b. Dua Kamar
Federalisme
Kebangsawanan

Penugasan Praktik Kewarganegaraan

Carilah sumber informasi lain baik dari buku, koran, majalah,


internet, buletin & sebagainya, kemudian lakukan hal-hal berikut :
1. Rumuskan kembali pemahaman tentang Sistem
Pemerintahan dalam penyelenggaraan kehidupan negara !
2. Berikan alasan penjelasan, mengapa sistem pemerintahan
parlementer di Inggris dianggap yang tertua !
3. Berikan alasan penjelasan, mengapa di Amerika yang dulu bekas jajahan Inggris dalam pemerintahannya menerapkan
sistem presidential !
4. Tuliskan sekurang-kurangnya 3 (tiga) kelebihan sistem pemerintahan parlementer !
5. Berikan alasan penjelasan, mengapa sistem pemerintahan
referandum lebih tepat diterapkan pada negara kecil semacam
Swiss !
6. Tuliskan hal-hal yang mendukung sehingga suatu negara lebih
memilih menerapkan sistem parlemen satu atau dua kamar !

d. Sistem Pemerintahan di Beberapa Negara


Sistem Pemerintahan Amerika Serikat
PARLEMEN (LEGISLATIF)
ATAU KONGGRES
BADAN
PERWAKILAN

SENAT

PEMILIHAN UMUM

R A K Y A T
Keterangan :
: Checking Power With Power

MAHKAMAH
AGUNG
(YUDIKATIF)

TETAP

P E M I L I H

PRESIDEN
(EKSEKUTIF)

PEMILIHAN UMUM

Sistem Pemerintahan Inggris

PERDANA MENTERI
DEWAN MENTERI-MENTERI
(KABINET)
PARLEMEN

Pemilihan
Umum

Artikulasi
Kepentingan
PEMILIH

Keterangan :
: Mosi tidak percaya dari pihak Legislatif (Parlemen) kepada Pemerintah (Eksekutif).
: Pertanggungjawaban dari pihak Eksekutif (PM dan Kabinetnya) kepada parlemen
(legislatif).

Sistem Pemerintahan Republik Rakyat Cina


Konferensi Negara
Tertinggi

Dewan Negara :
Perdana Menteri
15 Wakil Perdana
Menteri, Sekretaris
Jenderal, Menterimenteri, dan KepalaKomisidan
49 Kepala
Kementerian
Komisi

Ketua

Dewan Pertahanan
Nasional

Komisi Tetap

Konggres Rakyat
Nasional

Mahkamah
Rakyat
Tertinggi

Kejaksaan
Rakyat
Tertinggi

Tingkat Provinsi : 21 Provinsi, 5 wilayah otonom, dan 2 kota yang diperintah secara langsung
Dewan-Dewan Rakyat

Daerah-daerah Istimewa
dan chou otonom

Konggres-konggres
Rakyat

PengadilanPengadilanRak
yat Tertinggi

Kejaksaan
Rakyat

PengadilanPengadilan
Rakyat Menengah

Kejaksaan
Rakyat

Tingkat Kabupaten : 2,291 unit, 1,978 hsien, 177 Kotamadya, 58 hsien otonom, dan 78 unit lain

Penugasan Praktik Kewarganegaraan

Setelah mempelajari materi-materi tentang : Sistem pemerintahan


Negara Amerika Serikat, Inggris dan Republik Rakyat Cina, lakukan
Strategi Pembelajaran dengan Penugasan Cooperative Integrated
Reading and Composition (CIRC) atau Kooperatif Terpadu Membaca
dan Menulis.
Langkah-langkah :
1. Bentuk kelompok dengan anggotanya antara 4 5 orang.
2. Diberikan wacana atau kliping sesuai topik bahasan.
3. Setiap kelompok bekerja sama saling membacakan dan
menemukan ide pokok serta memberi tanggapan terhadap
wacana/kliping, dan ditulis pada lembar kertas.
4. Mempresentasikan atau membacakan hasil kelompok.
5. Buatlah kesimpulan bersama.
6. Penutup.

Waktu : 4 x 45 Menit

Standar Kompetensi :
Mengevaluasi berbagai sistem
pemerintahan
Kompetensi Dasar :
2.2. Menganalisis pelaksanaan sistem
pemerintahan negara Indonesia.

2.3. Membandingkan pelaksanaan sistem


pemerintahan yang berlaku di
Indonesia dengan negara lain.

(Indikator)
Hasil Yang Diharapkan :
Menguraikan sistem pemerintahan Negara Republik
Indonesia menurut UUD 1945.
Mendeskripsikan struktur ketatanegaraan Negara
Republik Indonesia.
Menganalisis kelebihan dan kelemahan pelaksanaan
sistem pemerintahan Negara Republik Indonesia.
Menganalisis suatu sistem pemerintahan yang dianut
suatu negara terhadap negara lain.
Menganalisis perbandingan pelaksanaan sistem
pemerintahan Negara Republik Indonesia dengan
negara lain.

Pemerintahan Negara RI menurut UUD 1945

SISTEM
PEMERINTAHAN
DI INDONESIA

Struktur Ketatanegaraan
Kelebihan dan Kelemahan

Pengaruh suatu sistem pemerintahan yang


berlaku di Indonesia dengan negara lain
Perbandingan pelaksanaan sistem
pemerintahan negara RI dengan negara lain

Sistem Pemerintahan Negara RI Menurut UUD 1945


Menurut UUD 1945, bahwa sistem pemerintahan Negara R.I.
menganut sistem distribution of power.
Dengan argumentasi, bahwa UUD 1945 :
1. Tidak membatasi secara tajam, bahwa tiap kekuasaan
itu harus dilakukan oleh suatu organisasi/badan tertentu
yang tidak boleh saling campur tangan.
2. Tidak membatasi kekuasaan itu dibagi atas 3 bagian
saja dan juga tidak membatasi kekuasaan dilakukan
oleh 3 organ saja.
3. Tidak membagi habis kekuasaan rakyat yang dilakukan
MPR, pasal 1 ayat 2, kepada lembaga negara lainnya.

Pokok-pokok Sistem Pemerintahan R.I.


1. Bentuk negara kesatuan dgn prinsip otonomi yang luas.
2. Bentuk pemerintahan adalah republik, sedangkan sistem
pemerintahan adalah presidensial.
3. Pemegang kekuasaan eksekutif adalah Presiden yang
merangkap sebagai kepala negara dan kepala pemerintahan.

4. Kabinet atau menteri diangkat dan diberhentikan oleh


presiden, serta bertanggung jawab kepada presiden.
5. Parlemen terdiri atas 2 bagian (bikameral), yaitu Dewan
Perwakilan Rakyat (DPR) & Dewan Perwakilan Daerah (DPD).

6. Kekuasaan yudikatif dijalankan oleh Mahkamah Agung dan


badan peradilan di bawahnya, yaitu pengadilan tinggi dan
pengadilan negeri serta sebuah Mahkamah Konstitusi dan
Komisi Yudisial.

Sistem Pemerintahan Negara R.I. Sebelum dan


Setelah Amandemen UUD 1945
Masa Orde Baru
(Sebelum amandemen UUD 1945)

Masa Reformasi
(Setelah Amandemen UUD 1945)

Indonesia adalah negara hukum


(rechtssaat)

Negara Indonesia adalah negara


Hukum.

Sistem Konstitusional

Sistem Konstitusional

Kekuasaan negara tertinggi di tangan


Majelis Permusyawaratan Rakyat.

Kekuasaan negara tertinggi di Tangan


Majelis Permusyawaratan Rakyat

Presiden ialah penyelenggara peme-rintah


Negara yang tertinggi menurut UUD.

Presiden ialah penyelenggara pemerintah


Negara yang tertinggi menurut UUD.

Presiden tidak bertanggungjawab ke-pada Presiden tidak bertanggung jawab kepada


Dewan Perwakilan Rakyat.
Dewan Perwakilan Rakyat.
Menteri negara ialah pembantu Presiden, Menteri negara ialah pembantu Presiden,
menteri negara tidak ber-tanggungjawab menteri negara tidak ber-tanggungjawab
kepada Dewan Perwa-kilan Rakyat.
kepada Dewan Perwakilan Rakyat.
Kekuasaan Kepala Negara tidak tak
terbatas.

Kekuasaan Kepala Negara tidak tak


terbatas.

Struktur Ketatanegaraan Negara Republik Indonesia


Sebelum Amandemen UUD 1945
JIWA DAN PANDANGAN
HIDUP BANGSA PANCASILA

PEMBUKAAN UUD 1945


UNDANG-UNDANG
DASAR 1945
MPR

MA

BPK

DPR

PRESIDEN

DPA

Setelah Amandemen UUD 1945


UNDANG-UNDANG
DASAR 1945

BPK

MPR

PRESIDEN

DPD DPR

WAPRES

Legislatif

Eksekutif

KEHAKIMAN

MK

MA

KY

Yudikatif

Kelebihan dan Kelemahan Pelaksanaan Sistem


Pemerintahan Negara R.I.
Sistem Pemerintahan Presidensial Negara R.I.
No

Kelebihan

Kelemahan

1.

Adanya kepastian dan suprema- Masih ada oknum aparat penegak


si hukum dalam penyelenggara- hukum (Polisi, Jaksa dan Hakim) yang
an pemerintahan negara.
belum bekerja secara profesional.

2.

MPR yang terdiri dari anggota


DPR, Utusan Daerah dan Utusan
golongan, berwenang mengubah
UUD
dan
memberhentikan
Presiden/Wakil Presiden dalam
masa jabatannya menurut UUD.

MPR yang terdiri dari anggota DPR,


Utusan Daerah dan Utusan golongan,
merupakan lembaga negara yang sarat
dengan muatan politis sehingga
keputusan
maupun
ketetapanketetapannya
sangat
bergantung
kepada konstelasi politik rezim yang
berkuasa pada saat itu.

Lanjutan .
3.

Jabatan Presiden (eksekutif)


tidak dapat dijatuhkan oleh
Dewan Perwakilan Rakyat, dan
sebaliknya Presiden juga tidak
dapat membubarkan DPR.
Presiden dengan DPR bekerja
sama dalam pembuatan
Undang-Undang.

Pengawasan
rakyat
terhadap
pemerintah kurang berpengaruh,
sehingga
ada
kecenderungan
eksekutif lebih dominan bahkan
dapat
mengarah
ke
otoriter.
Demikian juga pada masa orde baru,
meskipun
ada
lembaga-lembaga
negara lain namun kurang berfungsi
sebagaimana mestinya.

4.

Jalannya Pemerintahan
cenderung lebih stabil karena
program-program relatif lancar
dan tidak terjadi krisis kabinet.
Menteri-menteri adalah
pembantu Presiden.

Jika para menteri tidak terdiri dari


orang-orang yang jujur, bersih dan
profesional,
program-program
pemerintah tidak berjalan efektif dan
populis (berpihak kepada rakyat).

Penugasan Praktik Kewarganegaraan

Carilah sumber informasi lain baik dari buku, koran, majalah,


internet, buletin & sebagainya, kemudian lakukan hal-hal berikut :

1. Rumuskan kembali pemahaman anda tentang pelaksanaan sistem


pemerintahan di Indonesia baik sebelum maupun setelah
amandemen UUD 1945 !
2. Berikan penjelasan hubungan antara amandemen UUD 1945
dengan perubahan yang terjadi dalam sistem pemerintahan
presidensial di Indonesia !
3. Berikan penjelasan kembali tentang kekuasaan kehakiman yang
terdiri dari Mahkamah Agung, Mahkamah Konstitusi dan Komisi
Yudisial dengan tugasnya masing-masing !
4. Berikan sekurang-kurangnya 2 (dua) faktor yang mendorong
pemikiran bahwa UUD 1945 perlu diamandemen !
5. Identifikasikan kembali dalam bentuk apa sajakah perubahan
kedudukan, peran dan fungsi lembaga eksekutif dan legislatif
sebelum dan setelah amandemen UUD 1945 dalam sistem
pemerintahan negara republik Indonesia !

2. Perbandingan Pelaksanaan Sistem


Pemerintahan Yang Berlaku di Indonesia
dengan Negara Lain
a. Pengaruh Suatu Sistem Pemerintahan Yang
Dianut Suatu Negara Terhadap Negara Lain
Penerapan sistem pemerintahan negara-negara di dunia, tidaklah
sama, karena disesuaikan dengan kondisi sosial budaya dan
politik yang berkembang di negara bersangkutan.
Sistem pemerintahan presidensial dan parlementer mrp dua model
sistem pemerintahan yg banyak dijadikan acuan banyak negara.
Dalam perkembangannya sistem presidential Amerika banyak
dijadikan acuan antara lain oleh ; Filipina, Brazil, Indonesia dan
Argentina. Sedangkan sistem parlementer Inggris, antara lain oleh
; India, Jepang, Malaysia dan Australia.

Faktor Sejarah
No

Negara
Induk

Negara Dalam Hubungan


Sejarah

Sistem
Pemerintahan

1.

Perancis

Kamerun,
Chad,
Kaledonia
Baru, Kamboja, Republik Afrika
Tengah, Aljazair, Burundi dan
lain-lain.

Parlementer

2.

Inggris

Kanada,
Afrika
Selatan,
Selandia Baru, Australia, India,
dan lain-lain.

Parlementer

3.

Rusia/ Uni
Soviet

Kuba, Korea Utara, Vietnam,


RRC, Ukraina, Bulgaria dan
lain-lain.

Presidensial

4.

Amerika
Serikat

Filipina, Irak, Afghanistan, dan


lain-lain.

Presidensial

5.

Spanyol

Argentina,
Bolivia,
Chili,
Ecuador, Guetamala, dan lainlain.

Presidensial

Faktor Ideologi
Berdasarkan faktor ideologi (fasisme, individualisme dan
sosialisme/ komunisme), dapat berpengaruh terhadap
pemerintahn suatu negara.
Pasca perang dunia kedua, fasisme hancur dan muncul perseteruan ideologi besar untuk memperebutkan pengaruhnya.
No
1.

2.

Negara Induk

Dalam Hubungan Ideologi

Sistem Pemerintahan

Amerika Serikat Inggris, Perancis, Italia,


(Liberal)
Kanada, Australia, Jerman,
Korea Selatan, dll.

Presidensial atau
Parlementer dengan
lebih satu parti

Uni Soviet
(Komunis)

Albania, Rumania, Cekoslovakia, Bulgaria, Ukraina,


Rusia, RRC, Kuba, Korea
Utara, Vietnam, dll.

Presidential hanya
dengan satu partai
tunggal komunis

b. Perbandingan Pelaksanaan Sistem Pemerintahan Negara Indonesia dengan Negara Lain


Negara-negara lain

Prancis
Kedudukan eksekutif (Presiden) kuat, karena dipilih langsung oleh
rakyat.
Kepala negara dipegang Presiden dengan masa jabatan selama 7 tahun.

Presiden diberikan wewenang untuk bertindak pada masa darurat dalam


menyelesaikan krisis.
Jika terjadi pertentangan antara kabinet dengan legislatif, presiden boleh
membubarkan legislatif.
Jika suatu undang-undang yang telah disetujui legislatif namun tidak
disetujui Presiden, maka dapat diajukan langsung kepada rakayat melalui
referandum atau diminta pertimbangan dari Majelais Konstitusional.
Penerimaan mosi dan interpelasi dipersukar, misalnya sebelum sebuah
mosi boleh diajukan dalam sidang badan legislatif, harus didukung oleh
10% dari jumlah anggota badan itu.

Lanjutan .
Negara-negara lain
India
1.

Badan eksekutif terdiri dari seorang presiden sebagai


kepala negara dan menteri-menteri yang dipimpin oleh
seorang perdana menteri.

2.

Presiden dipilih untuk masa jabatan lima tahun oleh


anggota-anggota badan legislatif baik di pusat maupun
di negara-negara bagian.

3.

Dalam penyelenggaraan pemerintahan, sangat mirip


dengan Inggris dengan model Cabinet Government.

4.

Pemerintah dapat menyatakan keadaan darurat dan


pembatasan-pembatasan kegiatan bagi para pelaku
politik dan kegiatan media masa agar tidak mengganggu
usaha pembangunannya.

Penugasan Praktik Kewarganegaraan

Setelah mempelajari materi-materi tentang : Perbandingan Pelaksanaan Sistem pemerintahan yang berlaku di Indonesia dengan negara
lain, dilanjutkan Penugasan dengan menjawab pertanyaan atau
pernyataan sebagai berikut :
1. Berikan penjelasan, bagaimana pengaruh suatu sistem pemerintahan
yg dianut oleh suatu negara terhadap negara lain. Berikan Contohnya !
Penjelasan :
.......................................................................................................................

No
1.
2.

Contoh Negara

Uraian Singkat

Lanjutan .
2. Di negara-negara yang berideologi liberal, pada umumnya menerapkan
sistem pemerintahan demokrasi konstitusional dengan presidensial
kabinet maupun parlementer dan lebih dari satu partai politik. Berikan
penjelasn singkatnya yang dimaksud dengan !
a. Demokrasi konstitusional : ................................................................
b. Presidensial kabinet : .........................................................................

3. Pada sistem pemerintahan presidensial di Amerika Serikat, selain


Presiden dan Mahkamah Agung, juga terdapat Konggres (terdiri dari
parlemen dan senat). Beri penjelasan singkat pada kolom di bawah
ini !
Parlemen

Senat

.....................................................
.....................................................

...................................................
...................................................

Lanjutan .
4. Berikan tanggapan penjelasan, mengapa sistem pemerintahan presidensial di negara republik Indonesia tidak menerapkan teori trias
politika Mostesqueu secara murni !
...................................................................................................................
5. Tuliskan perbedaan dan persamaan pada sistem pemerintahan
presidensial dengan pemisahan kekuasaan (separation of power) dan
pembagian kekuasaan (distribution of power) di bawah ini !
Persamaan

Perbedaan

..................................................... ..................................................
..................................................... ..................................................
..................................................... ..................................................

3. Sikap Warga Negara Terhadap Pelaksanaan Sistem Pemerintahan R.I.


Hal-hal yang harus dilakukan warga negara sebagai sikap peduli
terhadap penyelenggaraan negara :
1. Mendukung setiap kebijakan pemerintah yang berorientasi
pada kesejahteraan rakyat
2. Berpartisipasi aktif pada proses demokratisasi yang
dijalankan pemerintah
3. Memberikan kritik, saran dan masukan yang bersifat
konstruktif terhadap kebijakan pemerintah yang kurang
berorientasi pada rakyat banyak
4. Melakukan kontrol sosial pada setiap kebijakan dan program
pemerintah yang berorientasi pada pembangunan nasional
5. Berupaya sekuat tenaga untuk menjadi warga negara yang
baik, dengan jalan upaya memperbaiki diri dan meningkatkan
kualitas diri dan profesionalisme sehingga mampu menjadi
agent of changes.

SOAL ESSAY/URAIAN
Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut ini dengan singkat dan jelas !

1. Jelaskan yang anda ketahui yang dimaksud dengan sistem


pemerintahan !
2. Berikan penjelasan perbedaan antara pemerintah dengan
pemerintahan !

3. Beri penjelasan salah satu penerapan bentuk pemerintahan


Monarkhi Konstitusional yang ada di negara Arab saudi dan
Brunai Darussalam !
4. Berikan sekurang-kurangnya 3 (tiga) ciri utama dalam
penerapan sistem pemerintahan parlementer !
5. Beri penjelasan bagaimana penerapan sistem pemerintahan di
negara dengan satu partai, dua partai dan referandum !

Lanjutan .
6. Tuliskan sekurang-kurangnya 3 (tiga) ciri utama penerapan
sistem presidensial yang diterapkan di Amerika !

7. Berikan alasan, mengapa dalam sistem presidensial jalannya


pemerintahan cenderung lebih stabil .... !
8. Menurut pendapat anda, apa langkah-langkah yang paling
mungkin dilaksanakan pemerintah Indonesia dalam rangka
melaksanakan pemerintahan yang efektif dan efisien !
9. Jelaskan, mengapa faktor sejarah dan ideologi dapat
mempengaruhi pemerintahan satu negara terhadap negara
lain dan berikan contohnya !
10.Berikan sekurang-kurangnya 3 (tiga) kelebihan dan
kelemahan dalam penerapan sistem presidensial menurut
pengamatan anda !

TUGAS DAN DISKUSI


1. Diskusikan dengan teman-temanmu tentang topik-topik berikut
ini !
a. Penerapan sistem pemerintahan parlementer di di Indonesia
tahun 1950 1959.
b. Perbedaan penerapan sistem presidensial masa orde lama,
orde baru dan era reformasi.
c. Tantangan penerapan demokratisasi di negara monarki
palementer.
d. Pengaruh ideologi liberal dan komunis terhadap sistem
pemerintahan di Asia pasca perang dunia II.
2. Carilah referensi lain baik dari buku, koran, buletin, majalah,
internet dan sebagainya yang berhubungan dengan penerapan
sistem presidensial di Indonesia pasca amandemen UUD 1945.

INQUIRI
Isilah titik-titik pada kolom berikut ini untuk menganalisis pengaruh penerapan sistem pemerintahan presidensial di Indonesia pasca amandemen
UUD 1945 terhadap bidang-bidang lain !
No

Bidang

Dampak Positif

Dampak Negatif

1.

Politik

............................................
............................................

..........................................
..........................................

2.

Ekonomi

........................................... ..........................................
........................................... ..........................................

3.

Sosial dan
Budaya

........................................... ..........................................
........................................... ..........................................

4.

Hukum

........................................... ..........................................
........................................... ..........................................

5.

Pertahan
dan
Kemanan

........................................... ..........................................
........................................... ..........................................

Berdasarkan wacana tersebut di atas, berikan pendapat,


tanggapan atau analisa anda !
1. Bagaimana tanggapan anda sehubungan informasi yang
disampaikan oleh Sekjen Depag Faisal Ismail dan Kepala Pusat
Kerukunan Umat Beragama Abdul Fatah ?
2. Menurut anda apa segi positif & negatif pluralisme di Indonesia ?
3. Carilah perbandingan di negara Thailand, India, Mesir atau Roma
sekitar kerukuan antar umat bergama yang ada di negara-negara
tersebut !
4. Bagaimana perasaan anda, sehubungan dengan pengakuan dari
negara-negara lain tentang kerukunan umat beragama di
Indonesia akan dijadikan model ?
5. Menurut pendapat anda, adakah hubungan kerukunan umat
beragama di Indonesia dengan falsafah hidup Pancasila yang
diyakini oleh bangsa Indonesia ?

Lanjutan .

6. Bagaimana upaya-upaya nyata yang dapat kita lakukan agar


kerukunan antar umat beragama di Indonesia tetap terpelihara
dengan baik ?
7. Bila penyelenggaraan negara di Indonesia menunjukkan
perilaku konstitusional, bagaimana dampaknya terhadap :
a. Kerukunan hidup antar umat beragama !
b. Pancasila sebagai sumber nilai kehidupan bermasyarakat,
berbangsa dan bernegara !
c. Pancasila sebagai paradigma pembangunan !