Anda di halaman 1dari 26

MAKALAH

PT. ASTRA HONDA MOTOR (AHM)

DISUSUN OLEH :
NAMA

: TRI SEPTIVIANI (SISTEM INFORMASI)

NIM

M. KULIAH

: PENGANTAR BISNIS

STIMK MBC PALEMBANG


TAHUN 2014

DAFTAR ISI

Halaman Judul .....................................................................................

Daftar Isi ...............................................................................................

ii

Bab I Pendahuluan ...............................................................................

1.1. Latar Belakang ................................................................................

1.2. Tinjauan Pustaka .............................................................................

1.2.1. Pemasaran ............................................................................

1.2.2. Tujuan Pemasaran ................................................................

1.2.3. Strategi Pemasaran ...............................................................

1.2.4. Perencanaan Pemasaran .......................................................

1.2.5. Segmentasi Pasar ...................................................................

1.2.6. Targeting ..............................................................................

1.2.7. Positioning ...........................................................................

1.2.8. Bauran Pemasaran ................................................................

1.2.9. Analisis SWOT ....................................................................

Bab II Pembahasan ..............................................................................

10

2.1. Sejarah Perkembangan Perusahaan .................................................

10

2.2. Visi dan Misi Perusahaan ................................................................

11

2.3. Tujuan Perusahaan ..........................................................................

12

2.4. Peluang, Ancaman, Kelemahan dan Kekuatan (Swot Analisis) .....

13

2.5. Strategi Pemasaran ..........................................................................

16

2.6. Target Market ..................................................................................

17

2.7. Marketing Mix ................................................................................

19

Bab II Kesimpulan ...............................................................................

23

Daftar Pustaka

ii

BAB I
PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang


Salah satu alat transportasi yang banyak di jumpai di sekitar kita adalah
jenis sepeda motor. Selain geografis faktor harga juga mempengaruhi
perkembangan produksi sepeda motor. Setidaknya pada tahun tahun terakhir
ini harga relatif lebih murah dan terjangkau. Apalagi kalau di kota kota besar
yang rawan kemacetan, maka alternatif yang paling memungkinkan adalah
dengan menggunakan sepeda motor.
Kita ketahui saat ini banyak merk sepeda motor yang ada di Indonesia
misalnya Honda, Yamaha, Suzuki, Kawasaki, TVS, Happy dll. Dengan
banyaknya ragam dan keunggulan masing masing kendaraan, semakin
memudahkan masyarakat menjatuhkan pilihan pembelian. Tetapi dari
pengamatan saya hanya merk Honda, Yamaha dan Suzuki yang secara fisual
terlihat bersaing ketat. Dengan kedewasaan konsumen, maka selain harga
maka pertimbangan gaya, keiritan dan kualitas nampaknya saat ini menjadi isu
yang populer.
Pada ulasan saya sebelumnya, saya mencermati segmentasi pasar,
targeting dan positioning sepeda motor Honda tipe matic dengan jenis produk
Honda Beat. Selanjutnya dalam makalah saat ini, saya mencoba melihat
lebih luas dan menganalisa Sepeda Motor Honda secara general dari segi
Strategi dan Manajemen Pemasaran. Alasan saya memilih merk sepeda motor
Honda dikarenakan secara pribadi adalah penggemar produk Honda. Selain
itu realita yang ada, memang Produk Honda paling banyak diminati
Konsumen di Indonesia. Sebagai bukti adalah data dari dari Asosiasi Industri
Sepeda Motor Indonesia (AISI) tahun 2012 bahwa merk Honda masih
menjadi pemimpin pasar otomotif sepeda motor di Indonesia. Dengan data
sebagai berikut :

Penjualan (unit) 2012


Merek

September

Jan-Sept

Pangsa (%)

Honda

371.755

3.081.767

57,16

Yamaha

208.849

1.846.375

34,25

Suzuki

35.882

351.696

6,52

Kawasaki

10.755

97.799

1,81

TVS

1.498

13.485

0,25

Total

628.739

5.391.122

100

Dibeberapa tulisan baik di surat kabar, internet dan pendapat beberapa


teman, nampaknya Merk Honda lebih diminati karena ada beberapa faktor,
misalnya asumsi sepeda motor Honda memiliki kualitas bagus, harga beli
relatif murah, harga jual yang tinggi serta kemudahan untuk pembelian dan
perawatan. Dari latar belakang tersebut kami mencoba membahas bagaimana
strategi perusahaan agar asumsi - asumsi diatas dapat dipertahankan oleh
sepeda motor merk Honda. Batasan pembahasan kami adalah analisa
kesesuaian dengan materi Manajemen Pemasaran yang kami pelajari dengan
informasi produk secara umum.

1.2.Tinjauan Pustaka
1.2.1. Pemasaran
Pemasaran dikatakan sebagai bidang profesi yang dinamis dan
senantiasa berubah mengikuti situasi terkini. Pemasaran merupakan
ujung tombak dari serangkaian kegiatan perusahaan baik yang
bergerak dalam bidang jasa ataupun barang. Pemasaran

adalah

barometer atau standarisasi dari keberhasilan suatu usaha

dalam

meraih pangsa pasar yang seluas-luasnya. Menurut

william

J.Staton yang dikutip oleh Basu Swastha dan Irawan(2006)


menyebutkan bahwa pemasaran adalah suatu sistem keseluruhan dari
kegiatan kegiatan bisnis yang ditujukan untuk merencanakan,

menentukan harga, mempromosikan dan mendistribusikan barang dan


jasa yang memuaskan kebutuhan baik kepada pembeli yang ada
maupun pembeli potensial.
Untuk memahami pemasaran
kemampuan membaca

yang

kelompok pasar

handal

diperlukan

kelompok

konsumen,

sampai dengan kondisi kondisi lain yang kerap mempengaruhi


pemasaran barang dan jasa di masyarakat.
Dimana menurut Philip Kotlem: 2005 dalam buku Manajemen
Pemasaran hal 10, disebutkan bahwa dari definisi sosial pemasaran
adalah suatu proses sosial dimana individu atau kelompok dapat
mendapatkan apa yang mereka butuhkan dan inginkan dengan
menciptakan penawaran dan secara bebas mempertukarkan produk dan
jasa dengan pihak lain. Sedangkan dari definisi manajerial pemasaran
lebih diartikan sebagai seni menjual produk.

1.2.2. Tujuan pemasaran


Sebuah perusahaan yang didirikan mempunyai tujuan utama,
yaitu mencapai tingkat keuntungan tertentu, pertumbuhan perusahaan
atau peningkatan pangsa pasar. Di dalam pandangan konsep
pemasaran, tujuan perusahaan

ini

dicapai

melalui

keputusan

konsumen. Keputusan konsumen diperoleh setelah kebutuhan dan


keinginan

konsumen

dipenuhi melalui kegiatan pemasaran yang

terpadu. Menurut Basu Swastha dan Irawan (2006) pada dasarnya


tujuan perusahaan adalah memberikan kepuasan kepada pembeli dan
masyarakat yang lain dalam pertukarannya untuk mendapatkan laba
atau perbandingan antara penghasilan dan biaya yang menguntungkan.
Tujuan

pemasaran

adalah

mengubah

orientasi

falsafah

manajemen pemasaran lain yang ternyata telah terbukti tidak berhasil


mengatasi berbagai persoalan, karena adanya perubahan dalam ciri-ciri
pasar dewasa ini yang cenderung berkembang. Perubahan tersebut
terjadi antara lain karena pertambahan jumlah penduduk, pertambahan

daya

beli,

peningkatan

dan

meluasnya

hubungan

atau

komunikasi, perkembangan teknologi, dan

perubahan

faktor

lingkungan pasar lainnya.


Philip

Kotler

(2005)

mengemukakan

bahwa

pemasaran

mempunyai tujuan membangun hubungan jangka panjang yang saling


memuaskan dengan pihak- pihak yang memiliki kepentingan utama
pelanggan, pemasok, distributor dalam rangka mendapatkan serta
mempertahankan referensi dan kelangsungan bisnis jangka panjang
mereka.

1.2.3. Strategi Pemasaran


Strategi adalah suatu

rencana

yang

di

utamakan

untuk

mencapai tujuan perusahaaan. Didalam strategi tersebut harus mampu


memilih konsumen yang dituju, identifikasi keinginan konsumen dan
menentukan marketing mix. (Basu Swastha dan Irawan:2006)
Strategi pemasaran yang berhasil umumnya di tentukan dari satu
atau beberapa variabel marketing mix-nya. Strategi pemasaran
didefiniskan sebagai analisis, strategi pengembangan dan pelaksanaan
kegiatan dalam pemilihan strategi pasar sasaran produk pada tiap unit
bisnis, penetapan tujuan pemasaran dan pengembangan, pelaksanaan
serta pengelolaan strategi program pemasaran penentuan posisi pasar
yang dirancang untuk memenuhi keinginan konsumen pasar sasaran.
Pemasaran strategis merupakan strategi pengembangan proses
orientasi pasar. (David W. Cravens:1996) .
Strategi adalah suatu rencana permainan untuk mencapainya.
Artinya setiap usaha harus merancang strategi untuk mencapai tujuan
yang diinginkan. Semenetara menurut Michale Porter bahwa fokus
stratgei awal terdiri dari 3 jenis yaitu ; biaya secara keseluruhan,
diferensiasi dan fokus. (Buku Marketing Management 9e Kotler, P.
Hal : 75)

1.2.4. Perencanaan Pemasaran


Perencanaan diperlukan untuk mengikuti perkembangan di masa
mendatang. Tanpa perencanaan sebuah organisasi kemungkinan akan
mengambil cara cara yang ekstrim untuk menghindari kerugian atau
untuk mempertahankan kelangsungan hidup. Umumnya perencanaan
terdapat

tiga

konsep,

yaitu

perencanaan

perusahaan

secara

keseluruhan, perencanaan pemasaran dan pemasaran tahunan. (Basu


Swastha dan Irawan:2006).
Perencanaan

strategis

menurut Philip

Kotler:11

(2005) dilaksanakan pda 2 level. Yaitu level strategis dan taktis. Level
pemasaran strategis membentangkan pasar sasaran dan proporsi nilai
yang akan ditawarkan, berdasarkan analisa tentang peluang pasar
terbaik. Sedangkan rencana pemasaran taktis adalah merinci takttik
pemasaran yang mencakup fitur produk, promosi, perdagangan,
penetapan harga, saluran distribusi dan pelayanan.

1.2.5. Segmentasi Pasar


Segmentasi ada agar perusahaan tidak akan ketinggalan ketika
ada peluang yang muncul di pasar terkait dengan keinginan konsumen.
Perusahaan hendaknya cermat membaca kondisi pasar sehingga dapat
mengidentifikasi dari segi demografis, geografis, dan psikografis.
Perusahaan melakukan yang namanya segmentasi pasar, setidaknya
untuk menentukan tingkatan model pasar yaitu, sekelompok orang
yang memiliki satu atau lebih kesamaan karakter. Segmentasi pasar
sendiri adalah suatu proses membagi sebuah pasar ke segmen
segmen atau kelompok kelompok yang bermakna, relatif sama dan
dapat diindentifikasi (Lamb, Hair & McDaniel, 2001. Buku
Pemasaran Hal : 280).

Tujuan Segmentasi Pasar


Segmentasi pasar memberikan peluang bagi perusahaan membagi
pasar yang besar dan heterogen ke dalam segmen segmen yang kecil.
Dengan demikian dapat dijangkau oleh perusahaan secara efisien dan
efektif dengan produk dan jasa yang sesuai dengan kebutuhan
konsumen dalam segmen tersebut (Kotler ,P. & Amstrong , G. 2011.
buku dasar dasar pemasaran, hal : 282).

Segmentasi Yang Efektif


Berdasarkan buku Manejemn Pemasaran Kotler, P. & Keller
K.L,, hal :250. disebutkan bahwa kriteria segmentasi pasar efektif
adalah :
Terukur : Ukuran, daya beli dan karakteristik segmen dapat di
ukur
Substansial : Segmen cukup besar dan menguntungkan untuk
dilayani. Sebuah segmen harus menjadi kelompok homogen
terbesar yang layak dikejar dengan program pemasaran yang
disesuaikan.
Dapat diakses : Segmen dapat dijangkau dan dilayani secara
efeketif.
Dapat di Deferensial : Differentiabel berarti segmen tersebut dapat
dibedakan secara konseptual dan mempunyai respon yang berbeda
terhadap elemen dan bauran pemasaran yang berbeda.
Dapat ditindaklanjuti : Program yang efektif dapat diformulasikan
untuk menarik dan melayani segmen.

1.2.6. Targeting
Targeting berarti sasaran yang dituju. Hal ini merujuk pada
target market. Target market dapat dikatakan segmen pasar yang
menjadi tujuan pemasaran. Yang perlu diingat sebelum memutuskan
segmen mana yang menjadi target market, perusahaan mengevaluasi

apakah segmen tersebut berpotensi atau tidak . Sebelum menentukan


sasaran perusahaan

melakukan beberapa survey

agar proses

pemasaran tidak salah sasaran.


Dalam buku Pemasaran Lamb, Hair & McDaniel, 2001. Hal :
303 targeting / sasaran di bedakan menjadi 2 yaitu :
Penetapan sasaran terkonsentrasi
Merupakan sebuag strategi yang biasanya memilih satu segmen
dari suatu pasar untuk memusatkan upaya upaya pemasarannya.
Penetapan sasaran segmen-majemuk
Merupakan sebuah strategi yang memilih dua atau lebih segmen
pasar yang di definisikan dengan baik dan mengembangkan
bauran pemasaran yang berbeda untuk setiap segmen pasar
tersebut.

1.2.7. Positioning
Positioning adalah image atau citra yang terbentuk di benak
konsumen dari sebuah nama perusahaan. Positioning menyangkut
bagaimana sebuah produk dinilai dan dilihat di mata konsumen , serta
apa yang bisa membuat konsumen mengingat produk tersebut dan bisa
membedakannya dengan produk lainnya. Positioning tidak hanya
membangun image tetapi juga membangun kepercayaan konsumen
dengan menanamkan berbagai informasi, identitas tentang produk di
dalam benak konsumen perusahaan sehingga konsumen selalu ingat
dengan produk kita.
Positioning cukup berpengaruh bagi keberhasilan perusahaan.
Menurut Lamb, Hair & McDaniel, 2001. Buku Pemasaran Hal :
306, bahwa positioning asalah bauran pemasaran spesifik untuk
mempengaruhi keseluruhan persepsi pelanggan pelanggan potensial
terhadap merk, lini, produk, atau organisasi secara umum.

Tugas Positioning
Dalam menentukan positioning ada 3 tahap (Kotler, P &
Amstrong, G., 2001) dalam buku dasar dasar pemasaran hal; 311
yaitu :
Mengidentifikasi sejumlah keunggulan bersaing yang adapat
dijadikan sebagai dasar untuk membangun posisi
Memilih keunggulan yang tepat
Memilih suatu strategi postioning yang menyeluruh.

Selanjutnya perusahaan harus mengkomunikasikan secara efektif


ke pasar atas posisi yang dipilih. Dan untuk mengkomunikasikan
positioning sebuah produk perusahaan harus memperhatikan factor
factor dibawah ini :
1. Be creative , perusahaan harus kreatif untuk mencuri perhatian
konsumen atau target market.
2. Simplicity , komunikasi yang disampaikan harus sesederhana dan
sejelas mungkin
3. Consistent yet flexible , perusahaan harus konsisten .
4. Own, dominate, protect , dalam komunikasi perusahaan harus
memiliki satu atau beberapa kata ampuh di benak pelanggan .
5. User their language dalam mengkomunikasikan positioning
perusahaan harus menggunakan bahasa pelanggan.

1.2.8. Bauran Pemasaran


Bauran pemasaran adalah rangkaian sarana pemasaran taktis
terpadu yang dapat dikendalikan (produk, harga, tempat dan promosi)
untuk mengetahui respon

pasar

sasaran

yang diinginkan

oleh

perusahaan. Bauran pemasaran merupakan kombinasi variabel atau


kegiatan yang merupakan inti dari sistem pemasaran, variabel yang
dapat dikendalikan oleh perusahaan untuk mempengaruhi reaksi para
pembeli atau konsumen.

Sementara menurut Philip Kotler : 1997, bauran pemasaran


adalah seperangkat alat pemasaran yang digunakan perusahaan untuk
mencapai tujuan pemasaran dalam pasar sasaran.

1.2.9. Analisis SWOT


Analisis SWOT adalah identifikasi berbagai faktor secara
sistematis untuk merumuskan strategi perusahaan (freddy rangkuti,
2003).

Analisa

ini didasarkan

pada Logika

yang dapat

memaksimalkan kekuatan (strength) dan peluang (opportunities) namun


secara bersamaan dapat meminimalkan kelemahan (weaknesses) dan
ancaman (threats).
Analisa tersebut dapat membantu dalam merumuskan kebijakankebijakan yang sifatnya strategis bagi perusahaan. Dengan adanya
analisis SWOT maka manejemen dapat mengetahui apa yang menjadi
peluang bagi perusahaan dan adanya ancaman yang mungkin timb
ul. Selain

itu

manejemen

dapat

mendeteksi

keunggulan

keunggulan perusahaan yang menjadi sumber-sumber kekuatan atau


kelemahan - kelemahan yang dimiliki perusahaan. Strength (kekuatan)
adalah bagian dari analisis SWOT yang membantu manejemen dalam
mencari dan mengetahui apa yang menjadi keunggulan perusahaan.
Tujuan analisis model SWOT adalah untuk membantu manejemen
dalam

merumuskan strategi-strategi

apa

yang nantinya dapat

memperkokoh posisi perusahaan dan memenangkan persaingan.

BAB II
PEMBAHASAN

2.1. Sejarah Perkembangan Perusahaan


PT Astra Honda Motor (AHM) merupakan pelopor industri sepeda
motor di Indonesia. Didirikan pada 11 Juni 1971 dengan nama awal PT
Federal Motor, yang sahamnya secara mayoritas dimiliki oleh PT Astra
International. Saat itu, PT Federal Motor hanya merakit, sedangkan
komponennya diimpor dari Jepang dalam bentuk CKD (completely knock
down).
Pada tahun 2000 PT Federal Motor dan beberapa anak perusahaan di
merger menjadi satu dengan nama PT Astra Honda Motor, yang komposisi
kepemilikan sahamnya menjadi 50% milik PT Astra International Tbk dan
50% milik Honda Motor Co.Japan. Saat ini PT Astra Honda Motor memiliki
3 fasilitas pabrik perakitan, pabrik pertama berlokasi Sunter, Jakarta Utara
yang juga berfungsi sebagai kantor pusat. Pabrik ke dua berlokasi di
Pegangsaan Dua, Kelapa Gading, serta pabrik ke 3 yang sekaligus pabrik
paling mutakhir berlokasi di kawasan MM 2100 Cikarang Barat, Bekasi.
Guna menunjang kebutuhan serta kepuasan pelannggan sepeda motor
Honda, saat PT Astra Honda Motor di dukung oleh 1.600 showroom dealer
penjualan yang diberi kode H1, 3.800 layanan service atau bengkel AHASS
(Astra Honda Authorized Service Station) dengan kode H2, serta 6.500 gerai
suku cadang atau H, yang siap melayani jutaan penggunaan sepeda motor
Honda di seluruh Indonesia. Karyawan PT Astra Honda Motor saat ini
berjumlah sekitar 15.000 orang.
Mencermati sejarah Astra Honda Motor sebagai pemegang hak di
Indonesia, nampak bahwa perkembangan cukup pesat. Artinya keberadaan
merk Honda memang telah dapat diterima oleh kultur msyarakat Indonesia.
Terbukti selain pengembangan produksi, juga di ikuti perkembangan
pendirian pabrik perakitan.

10

2.2. Visi dan Misi Perusahaan


Visi Honda adalah Untuk mengambil dan memimpin di pasar motor
Indonesia dengan
menciptakan

membuat

sukacita

mimpi

pelanggan

menjadi

kenyataan,

kepada pelanggan dan memberikan kontribusi

kepada masyarakat Indonesia. Sedangkan Misi Honda adalah menciptakan


solusi mobilitas kepada masyarakat dengan produk dan layanan terbaik.
Mencermati visi dan misi perusahaan tersebut cukup menarik.
Bagaimanapun visi merupakan cita cita yang ingin di capai seseorang atau
organisasi. Artinya cita - cita yang di lontarkan oleh Honda Motor sangat
relefan dengan keinginan calon konsumennya. Mewujudkan mimpi
pelanggan, artinya perusahaan akan selalu berusaha untuk mewujudkan
keinginan konsumen. Dari Visi tersebut jelas konsep strategi bisnis mengarah
kepada Orientasi Pasar(keinginan pasar).
Sesuai

pendapat Cravens:1996, bahwa Visi mencakup

pengambilan

keputusan dimana, kapan dan bagaimana. Mari kita perhatikan, Honda


memproduksi dan memasarkan kendaraan bermotor di Indonesia. Mulai di
produksi sejak tahun 1971 dan selalu berkembang hingga memiliki komponen
atau perangkat produksi dan sistem pemasaran serta evaluasi yang lengkap.
Selanjutnya honda mengembangkan produk sesuai dengan keinginan
konsumen atau melihat harapan konsumen. Minimal dengan slogan One
Heart, terkenal irit dan citra bahwa mesin awet, adalah salah satu bukti
bagaimana perusahaan Honda (AHM) mengendalikan pasar sesuai dengan
keinginan pasar itu sendiri.
Terkat misi perusahaan, nampaknya untuk mempertahankannya Honda
telah memiliki strategi tersendiri. Bukti adalah munculnya berbagai jenis atau
tipe kendaraan yang ditawarkan ke masyarakat. Artinya Honda mengeluarkan
produk mengikuti perubahan pasar. Hal ini setidaknya untuk menjawab
pendapat Philip Kotler : 1997 yang menyebutkan bahwa lama kelamaan
perusahaan akan kehilangan minat pada misinya atau misi tersebut akan tidak
relevan dengan perubahan kondisi pasar. Tetapi saya berpendapat apabila ada
kosistensi terhadap misi itu sendiri, maka kepercayaan konsumen tetap ada,

11

dan keuntungannya adalah visi perusahaan juga akan terjaga. Artinya


kelangsungan perusahaan selalu dapat dipertahankan dengan baik.

2.3. Tujuan Perusahaan


Sebagaimana disebutkan bahwa PT. AHM merupakan perusahaan yang
bertujuan menjalankan fungsi produksi, penjualan dan pelayanan purna jual
yang lengkap untuk kepuasan pelanggan. Artinnya fungsi produksi adalah
menciptakan produk untuk dapat di jual, dari penjualan tentunya akan
mendapatkan keutungan. Sedangkan purna jual sebenarnya juga merupakan
unsur bisnis yang dapat menghasilkan keutungan. Tetapi di lain pihak bahwa
produk Honda tersebut dapat di manfaatkan secara maximal sebagai alternatif
kendaraan transportasi yang murah dan sesuai kebutuhan masyarakat. Dari
uraian tersebut tujuan perusahaan untuk mendapat keuntungan dan keinginan
konsumen mendapat kepuasan tampak bersinergi.
Sebagaimana disebutkan oleh Basu Swastha dan Irawan (2005) bahwa
tujuan merupakan titik awal dari perencanaan pemasaran. Tujuan tersebut
harus ditetapkan sebelum mengambil keputusan strategis. Tujuan perusahaan
pada dasarnya ada 2 yaitu tujuan Umum dan Tujuan khusus. Tujuan umum
adalah mencari laba atau keuntungan, sedangkan tujuan khusus adalah terkait
dengan upaya peningkatan kualitas produk, perluasan pasar dan laba jangka
pendek.
Dari penjelasan dan dasar teori yang ada saya tarik garis besar bahwa
memang AHM ini berusaha mencari laba atau keuntungan serta berusaha
memperkuat/memperluas pemasaran produk. Tetapi juga terdapat tujuan
untuk

kebaikan

konsumen

yaitu

berupa

kepuasan

pelanggan

itu

sendiri. Artinya keuntungan merupakan hasil dari keberhasilan perusahaan


mencapai tujuannya.

12

2.4. Peluang, Ancaman, Kelemahan dan Kekuatan (Swot Analisis)


Untuk membuat suatu rencana maka setidaknya AHM mengevaluasi
faktor eksternal maupun
menghasilkan

adanya

faktor internal. Analisis faktor-faktor haruslah


kekuatan

(strength) yang

dimiliki oleh suatu

organisasi, serta mengetahui kelemahan (Weaknesses) yang terdapat pada


organisasi itu. Sedangkan analisis terhadap
mengetahui
serta

dapat

faktor

kesempatan (opportunity) yang


mengetahui pula

eksternal harus dapat

terbuka

bagi

organisasi

ancaman (treaths) yang dialami oleh

organisasi yang bersangkutan.


Dari pemahaman saya dengan membaca beberapa ulasan dan berita
terkait dengan AHM dapat saya uraikan menurut pendapat saya sendiri adalah
sebagai berikut :

Faktor Internal
Kekuatan
Skala usaha internasional
Modal yang dimiliki pasti memadai
Memiliki tempat / pabrik perakitan sendiri
Memiliki pabrik suku cadang / spare part
Memiliki show room delaer dan pelayanan service yang memadai
Irit bahan bakar
Harga purna jual masih bagus

Kelemahan
Terkenal inovasi mesin kurang, hanya inovasi body
Spare part asli mahal
Pabrik perakitan hanya di pulau jawa dan itupun hanya di area jakarta
dan sekitarnya
Pabrik yang di indonesia hanya perakitan saja
Beberapa stock jenis tertentu umumnya terbatas

13

Faktor Ekstenal
Peluang
Mempunyai citra yang kuat dari Brand Honda sebagai merek pertama
di Indonesia atau Image sepeda motor Honda sudah melekat di
Masyarakat.
Geografis di Indonesia cocok apabila di pakai jenis Sepeda motor,
khususnya di daerah
Merupakan kendaraan pribadi yang sesuai dengan kondisi perekonomian
di Masyarakat dari segi harga dan kualitas
Kualitas produk Honda diakui di Masyarakat Indonesia
Image irit di masyarakat masih melekat, sehingga masih di gemari
Kepadatan kendaraan roda 4 di kota beasr membuat peluang tersendiri
bagi kelas sepeda motor.

Ancaman
Banyak pesaing, khususnya yang paling kuat adalah brand Yamaha dan
Suzuki.
Persaingan harga produk dengan CC yang sama relatif ketat.
Banyak kompetitor yang membuka dealer di kota kota kecil bahkan
sudah sampai di kecamatan kecamatan
Inovasi kompetitor cukup cepat
Harga bahan bakar minyak (BBM) yang cukup mahal
Muncul merek sepeda motor cina (mocin)

Selanjutnya sesuai dengan pendapat Freddy Rangkuti (2003) setelah


peluang, ancaman, kelemahan dan kekuatan di ketahui, barulah dapat di cari
atau disiapkan tahap analisisnya. Dengan analisis tersebut dapat disiapkan
strategi yang dapat di gunakan. Adapun model strategi tersebut salah satunya
yang dapat digunkan Matrik SWOT. Matrik ini dapat menggambarkan
kombinasi atas gambaran factor internal dan ekternal. Dari uraian diatas dapat
dibahas alternatif strategis sebagai berikut :

14

Strategi SO
Adalah memanfaatkan seluruh kekuatan dan memanfaatkan peluang
sebesar besarnya. Sehingga yang dapat di tempuh adalah :
Meningkatkan produksi jenis tertentu yang sedang menjadi tren, misal
jenis matic atau sport
Memberikan variasi harga sesuai dengan daerah.
Mempergencar promosi di daerah
Memberikan variasi pelayanan di dealer dealer dan purna jual
Memberikan variasi pelayanan di jasa service

Strategi ST
Adalah strategi dalam menggunakan kekuatan yang dimiliki perusahaan
untuk mengatasi ancaman. Yang dapat di tempuh atau dilakukan adalah :
Inovasi produk dengan tetap mengandalkan keiritan dan kekuatan mesin
Memberikan training skill pada pegawai khususnya di bagian pelayanan
jasa service
Mempermudah system pembelian atau kredit
Menambah dealer atau show room di daerah daerah

Strategi WO
Adalah strategi dalam menggunakan peluang yang dimiliki perusahaan
dengan meminimalkan kelemahan yang ada. Yang mungkin dapat dilakukan
adalah :
Memiliki system distribusi dan penyaluran yang merata ke seluruh
wilayah sesuai dengan pangsa pasar wilayah terkait
Membuat style atau bodi yang lebih dinamis dan modern
Menyediakan stok jenis terntentu di dealer khususnya sesuai orientasi
pasar yang di tuju misalnya peningkatan jenis skutik dan sport.

15

Strategi WT
Adalah strategi yang bersfiat difensif dan berusaha meminimalkan
kelemahan serta menghindari aancaman
Menyediakan paket surprice atau hadiah (biasanya undian berhadiah dari
pelanggan Honda)
Melakuakan promisi kedesa-desa dan gencar memberikan promosi di
segmen segmen tertentu
Membuat suku cadang yang lebih murah
Inovasi produk terus menerus

2.5. Strategi Pemasaran


Strategi perusahaan terkit produk biasanya berbeda beda. Walaupun
dalam satu payung korporasi. Hal ini karena terkait dengan segmen dan target
penjualan produk itu sendiri. Artinya terdapat Unit Usaha yang mengelola
atau menyusun strategi secara khusus. Tetapai secara umum tentu perusahaan
memiliki strategi secara korporasi. Intinya strategi di tempuh atau dilakukan
berdasarkan suatu tujuan. Menurut Basu Swastha dan Irawan (2005) ada 3
tahap strategi yaitu :
1) Memilih konsumen yang di tuju
2) Identifikasi keinginan konsumen
3) Menentukan marekting mix
Sedangkan unsur strategi persaingan menurut Freddy Rangkuti
(2003) terdiri dari 3 hal yaitu :
a. Strategi segmentasi pasar
b. Targeting
c. Positioning
Pembahasan terkait dengan strategi dan unsur strategi tersebut akan di
bahas selanjutnya. Secara garis besar 2 hal yang akan di analisa adalah terkait
dengan Target Market dan Marketing Mix dari produk AHM.

16

2.6. Target Market


AHM mempunyai target penjualan pada seluruh lapisan masyarakat.
Secara umum produk yang diciptakan sesuai dengan kelompok atau
segmentasi terkait. Dalam hal ini yang saya ketahui adalah dengan adanya
jenis sepeda motor tipe Bebek, Tipe Sport dan Tipe Skutik. Masing masing
tipe tersebut mempunyai segmentasi pasar masing masing dan dengan
varian masing masing. Sebagai contoh pembahasan saya sebelumnya adalah
segmentasi, targeting dan positioning Honda tipe Skutik jenis Beat, adalah
diminati kaum muda dan umunya perempuan.
Sebagai contoh saja uraian target market adalah pada pembahasan
segmentasi, targeting dan positioning salah satu produk AHM yaitu Honda
Beat. Dari uraian kami sebelumnya mungkin bisa mewakili secara implisit
bagaimana strategi pemasaran Honda di Indonesia.
Strategi Honda
Beat

No

Segmentasi

Implementasi
Honda Beat adalah tipe kendaraan pada segmen tipe
skuter otomatic
Honda Beat juga berada pada segmen Low AT dengan
harga + 12,5 Juta
Segmentasi pasarnya adalah untuk kalangan remaja
dan kaum muda
(khususnya pelajar SMU dan Mahasiswa)

Segmentasi untuk kaum muda yang suka akan rasa


nyaman,
praktis, style yang trendi dan modern

5
6

Honda beat adalah tipe kendaraan pada segmen 110


CC
Konsentrasi pemasaran di Kota dan Daerah
(di kota cenderung pakai velg racing, di daerah
cenderung velg jari - jari)

17

Targeting

Positioning

Tahun 2012 ditargetkan mampu menjual 1.350.000


unit
Target pemasaran adalah untuk remaja dan kaum
muda
Target pemasaran baik di kota maupun di desa
diupayakan tetap maximal
Honda secara umum telah memiliki Brand Produk
tersendiri di masyarakat
(karena salah satu produk yang pertama muncul di
Indonesia)

2
3

Honda memiliki slogan "One Heart"


Honda beat dikembangkan dengan keunggulan "Irit,
Karbu dan Terjangkau"
(dengan slogan iklan adalah "Can't Stop The New
Beat")

Honda beat sering mengadakan promosi ke segmen


pelajar
(tema Nge-BeAT Bareng Hai Skulizm)

Dengan harga yang berkisar 12,5 On The Road,


menempatkan Honda Beat
Sebagai kendaraan yang cukup murah dan berkualitas

Honda Beat memberikan beberapa pilihan seperti :


Hard Rock Black,
Electro Red, Techno White, Groovy Blue dan Disco
Green

Honda Beat mempunyai fitur unggulan yaitu : parking


brake lock dan
side stand switch

18

Gambaran segmentasi tersebut nampaknya sesuai dengan Kotler dan


Keller (2009). Dimana segmentasi di pengaruhi psikologi bahwa ada nilai
style dan perasaan nyaman di pemakai/konsumen. Sehingga ada inters yang
baik dari konsumen terhadap produk tersebut. Karena segmentasi psikologis
berdasarkan sifat probadi, gaya hidup dan nilai.

2.7. Marketing Mix


Dalam marketing mix perusahaan harus menetapkan bagaimana cara
untuk mensinergikan antara produk, harga, tempat dan promosi. Bahkan lebih
spesifik bahwa perusahaan harus mampu mengalokasikan anggaran ke
berbagai alat pemasaran yang dimiliki Basu Swastha dan Irawan
(2005). Berikut dapat saya uraikan masing masing analisa bagian Marekting
Mix sebagai berikut :
Analisa Produk
Produk berupa barang dan jasa sampai saat ini

sethu

saya

yang

dikeluarkan oleh AHM adalah:


1) Sepeda Motor merk Honda
2) Bengkel resmi sepeda motor merk Honda.
3) Suku cadang (spare part) sepeda motor merk Astra Honda.
4) Motor Bekas / Second
Adapun gambaran umum produk barang dan jasa adalah sebagai
berikut:
1) Sepeda motor merk Honda dijual baik dengan cara Cash maupun Kredit
misalnya melalui FIF atau Adira atau jasa pembiyayaan lain. Ada
beberapa macam tipe merk motor Honda yang di perdagangkan seperti
Honda Revo, Honda Supra Fit, Honda Mega Pro, Honda Tiger, Honda
Cbr, untuk jenis sepeda motor bebek, dan untuk sepeda motor matic
sendiri ada Honda Beat, Honda Vario dan Honda Spacy.
2) Pelayanan Jasa Bengkel Sepeda Motor Honda menyebar di seluruh
wilayah. Dengan peralatan terbilang baik dan memadai, perlengkapan
untuk service motor dan kinerja pegawai yang sejauh ini saya lihat cukup

19

baik. Pelayanan jasa itu sangat penting, keramahan dan kemampuan


pegawai dalam melayani konsumen serta dalam pengerjaan kendaraan
konsumen akan membuat kepuasaan pelanggan meningkat dan akan
memunculkan loyalitas dari konsumen.
3) Suku cadang (Spare Part) asli motor Honda adalah salah satu produk
unggulan Astra Motor. Walaupun harga relatif mahal tetai kualitas tidak
diragukan lagi.
4) Adapun motor bekas/motor Second yang diperdagangkan adalah motor
yang tidak dapat lagi dibayarkan iuran bulanan oleh konsumen
yang melakukan pembelian secara kredit atau dengan kata lain kredit
macet, yang kemudian motor tersebut ditarik kembali oleh pihak dealer
dan nantinya direkondisi yang kemudian akan di jual kembali sebagai
motor second.

Analisa Promosi (Promotion)


Bentuk-bentuk promosi pemasaran yang dilakukan oleh AHM,
terdapat berbagai macam. Tetapi secara umum dan untuk mempermudah,
dapat saya kategorikan menjadi dua bagian yaitu periklanan dan sponsor,
dengan uraian sebagai berikut :

Periklanan
Iklan adalah bentuk komunikasi tidak langsung yang didasari pada
informasi tentang keunggulan sepeda motor Honda. Biasanya disusun
rangkaian kata-katanya sedemikian rupa dengan mengubah pikiran seseorang
untuk membeli motor Honda (baru/second), sparepart asli motor Honda
maupun perbaikan di bengkel resmi Honda. Artinya hal ini sesuai dengan
pendapatphilip kotler (2005) yang menyebutkan bahwa iklan adalah bentuk
komunikasi

non-personal,

yang

melakukan

penyebaran pesan

informasi dan persuasi melalui media massa kepada kelompok sasaran


tertentu mengenai suatu organisasi, barang, jasa maupun ide dengan
pencantuman sponsor yang jelas.

20

Adapun kegiatan periklanan yang dilakukan oleh AHM dengan


berbagai macam cara di antaranya melalui media cetak seperti surat kabar,
media luar ruangan seperti baliho dan spanduk, layar kaca (televisi), internet
dll. Tetapi umumnya masing masing unit usaha atau diferensiasi dari Honda
melakukan promosi masing masing. Sehingga akan banyak kita jumpai
berbagai jenis iklan yang menawarkan produk honda sesuai dengan
segmentasinya.

Sponsorship
Kegiatan sponsorship yang dilaksanakan oleh AHM bertujuan untuk
lebih mensosialisasikan produk kepada masyarakat luas melalui berbagai
kegiatan seperti, sponsor kegiatan amal, festival musik, olahraga dan lain
sebagainya. Dalam hal ini yang berperan adalah public relation. Seperti
halnya pendapat Kotler dan Amstrong (2001) yang menyebutkan public
relation adalah suatu fungsi manajemen yang melakukan evaluasi sikap
masyarakat, mengidentifikasi kebijakan dan prosedur organisasi dan/atau
perorangan

yang

dikaitkan

dengan

keinginan

masyarakat,

serta

melaksanakan program yang sistematis untuk mencapai pemahaman dan


penerimaan masyarakat dalam upaya memperoleh citra positif.

Analisa Harga (Price)


Harga

untuk

tarif produk dan jasa yang di berikan dan

di sosialisasikan sangat
harga

tarif

menentukan

keberhasilan

yang

pemasaran, jika

rendah dibarengi dengan tingginya kualitas pelayanan

barang dan jasa, maka konsumen akan lebih tertarik menggunakan jasa dan
membeli motor Honda. Seperti diawal telah saya sebutkan bahwa memang
harga relatif mahal, tetapi apabila kualitas yang di hasilkan sepadan maka
konsumen tetntu tetap memilih Honda sebagai prioritas.
Yang paling diwaspadai adalah kompetitor, sebab selain persaingan
harga sangat ketat. Secara umum semua menawarkan harga yang relatif
murah atau terjangkau. Disinilah poin yang harus diperhatikan. Ketika harga

21

mulai ketat, maka satu satunya cara yang dapat dimaksimalkan adalah
mempertahankan atau bahkan meningkatkan kualitas dan pilihan bagi
konsumen. Dan saat ini kunci keberhasilan Honda adalah pada kualitas yang
dimiliki.

Distribusi
Seperti uraian company profile sebelumnya, PT Astra Honda Motor
memiliki 3.800 layanan service atau bengkel AHASS, serta 6.500 gerai suku
cadang sepeda motor Honda di seluruh Indonesia. Hal yang mungkin jadi
masalah adalah pabrik Honda terdapat di Jawa, padahal konsumennya seluruh
Indonesia. Oleh karena itu sistem transportasi pengangkut harus selalu
diperhatikan.
Hal ini mengacu pada pendapat Philip Kotler, Basu Swastha & Irawan
ataupun David W Cravens yang intinya hampir sama yaitu dalam distribusi
yang harus di perhatikan adalah sistem transportasi, sistem penyimpanan, dan
pemilihan saluran distribusi. Dari ketiga hal tersebut AHM telah mampu
memenuhi dan setidaknya mengatasi permasalahan distribusi. Hal ini terbukti
bahwa AHM memiliki 1.600 showroom dealer penjualan resmi AHM.

22

BAB III
KESIMPULAN

Dari uraian tersebut diatas sebenarnya kesimpulannya adalah bagaimana


perusahaan itu (khususnya Honda) mampu memenangkan pasar melalui
perencanaan

strategis

dengan

tetap

berorientasi

pada

konsumen

atau

pasar. Artinya seluruh bagian organisasi yang ada di dalamnya berupaya


bagimana mendapatkan sistem dan keputusan yang tepat dalam menciptakan
kepuasan pelangan atau konsumen.
Bukti dari organisasi AHM tersebut fokus pada konsumen adalah terlihat
dari Visi dan Misi yang di canangkan. Sedangkan implementasinya adalah dari
banyaknya produk yang mewakili harapan konsumen serta tanggapan penerimaan
konsumen terhahadap produk Honda itu sendiri. Setidaknya di buktikan dengan
angka penjualan yang rekatif selalu bersaing dan memimpin otomotif motor di
Indonesia. Artinyafungsi penawaran dan permintaan dalam sistem perekonomian
tercipta dengan saling memberikan keuntungan.
Adanya segmentasi pasar, target dan positioning merupakan strategi dalam
persaingan. Hal tersebut sebagai bagian bagaimana Honda mampu mencarai atau
merebut hati konsumen. Terbukti dengan slogan One Heart dan hampir setiap
produk mempunyai karakter yang kuat sesuai dengan target yang di tuju. Inilah
keunggulan daya saing yang sebenarnya dari produk Honda. Yang berarti
sesungguhnya untuk menjadi pemenang maka karakter dan keinginan konsumen
mutlak di pahami terlebih dahulu.
Terkait dengan analisi SWOT mungkin yang dapat dilakukan adalah
dengan meningkatkan produk yang selalu up to date sesuai keinginan/kebutuhan
masyarakat. Artinya hanya dengan ber Inovasi dan Perbaikan terus menerus maka
akan dapat selalu mencapai kepuasan pelanggan. Atau dalam arti lain, AHM harus
selalu pada target pengembangan produk yang lebih mutakhir, inovasi teknologi,
pengembangan yang kontinyu terhadap produknya. Selanjutnya AHM juga dapat
menjual lebih banyak motor skutik dan sport yang lebih banyak sesuai dengan
permintaan konsumen akhir-akhir ini.

23

Daftar Pustaka

Cravens, D.W., 1996. Pemasaran Strategis, Edisi 4. PT. Penerbit Erlangga,


Jakarta.
Kotler, P., 1997. Marketing Management. Analisa Perencanaan, Implementasi
dan Kontrol, Edisi 9. PT Ikrar Mandiriabadi, Jakarta.

Kotler, P., 2005. Manajemen Pemasaran, jilid 1. Edisi 11. PT. Indeks, Jakarta.
Kotler, P., & Armstrong, G., 2001. Dasar dasar Pemasaran, jilid 1. PT. Indeks,
Jakarta.

Kotler, P., & Keller, K.L., 2009. Manajemen Pemasaran, edisi 13. Penerbit
Erlangga, Jakarta.

Lamb, C.W., Hair, J.F., & McDaniel, C., 2009. Pemasaran, buku 1. Penerbit
Salemba Empat, Jakarta.

Rangkuti, F., 2003. Analisis Swot Teknis Membedah Permasalahan Bisnis,


reorientasi konsep perencanaan strategis untuk menghadapi abad 21.
Penerbit PT Gramedia Pustaka Utama, Jakarta.

Swastha, B., & Irawan., 2005. Manajemen Pemasaran Modern. Penerbit Liberty,
Yogyakarta.

Diposkan oleh Aris Nurdiyanto di 20.28

24