Anda di halaman 1dari 5

Nama

: Irene Nathasia Devi

Kelas

: 115020307111013/CD

Di dalam Konsep Pernyataan Akuntansi Keuangan (SFAC) no. 8 ini terdiri dari 2 sub pokok
bahasan yaitu mengenai :
Tujuan Utama dari Pelaporan Keuangan
Berdasarkan SFAC No. 8 tujuan utama dari pelaporan keuangan pada umumnya adalah untuk
menyediakan informasi keuangan mengenai Pelaporan Entitas dari suatu perusahaan yang
berguna untuk investor & kreditur didalam pengambilan keputusan mengenai penyediaan sumber
daya untuk entitas tersebut, dimana keputusan-keputusan tersebut melibatkan keputusan
pembelian, penjualan, atau memegang instrumen ekuitas dan hutang dan menyediakan atau
menetap pinjaman dan dalam bentuk-bentuk kredit.
Selain itu menurut Standar ini Tujuan Utama dari Pelaporan Keuangan lainya adalah dimana
pada dasarnya Tujuan umum laporan keuangan tidak dirancang untuk menampilkan nilai dari
suatu entitas pelaporan, tetapi mereka memberikan informasi untuk membantu pengambilan
keputusan yang dilakukan oleh Investor & Kreditor untuk memperkirakan nilai dari Pelaporan
Entitas Perusahaan terkait tersebut. Selain itu Tujuan umum dari Pelaporan Keuangan lainya
adalah untuk menyediakan informasi tentang posisi keuangan suatu Entitas Pelaporan, yaitu
informasi tentang Sumber Daya Ekonomi Entitas dan tuntutan terhadap perusahaan pelapor.
Laporan keuangan juga memberikan informasi tentang dampak transaksi dan peristiwa lain yang
mengubah sumber daya ekonomi suatu entitas pelaporan dan klaim dari pelaporan keuangan
perusahaan tersebut. Selain itu Kinerja Keungan itu sendiri berdasarkan Akuntansi Akrual.

Karakter Kualitatif yang terjadi dari penggunaan Inforamsi Keuangan


Karakter Kualitatif yang terjadi dari penggunaan Informasi keuangan di sini dimaksudkan untuk
mengidentifikasi jenis informasi yang mungkin paling berguna kepada Kreditor & Investor,
untuk membuat keputusan tentang perusahaan pelapor berdasarkan informasi dalam keuangan
laporan (informasi keuangan). Laporan keuangan juga memberikan informasi tentang sumbersumber daya ekonomi perusahaan pelapor itu, klaim terhadap entitas pelaporan, dan efek dari
transaksi dan peristiwa lain dan kondisi perubahan dari sumber daya dan klaim perusahaan
pelapor tersebut.
Selain itu Karakter Kualitatif yang ditimbulkan dari revisi pernyataan ini adalah perubahan yang
terjadi pada kualitas informasi utama yang terbagi menjadi dua yaitu Relevansi & Representasi
dari Pelaporan Keuangan tersebut sementara itu kualitas informasi pendukung yang ada dibagi
menjadi Komparabilitas atau perbedaan yang dapat terjadi, Veriability, tepat waktu, dan dapat
mudah dimengerti.
SFAC No. 7 Using Cash Flow Information and Present Value in Accounting Measurement
(2000)
Statement No. 7 lebih menekankan pada isu pengukuran spesifik daripada isu konseptual yang
lebih luas, karena itu statement ini dapat dilihat sebagai bagian dari Statement No. 5. SFAC No.
7 digunakan pada situasi dimana current market value tidak tersedia sehingga harus
menggunakan estimasi aliran kas di masa mendatang.
Present Value Measurement

Poin penting mengenai pengukuran asset adalah pengukuran present value yang digunakan untuk
mensimulasifair value. Discount rate harus meliputi risiko dan ketidakpastian yang
merefleksikan pengukuran pasar terhadap nilai asset. Jika asset tertentu memiliki beberapa
kemungkinan aliran kas dalam beberapa tahun, maka aliran kas yang diekspektasi harus
menentukan probabilitas aliran kas individu tertimbang.
Liability Measurement
Poin penting dalam pengukuran liabilitas adalah discount rate harus diikutkan dalam
perhitungan credit standing perusahaan. Pengukuran asset dan liabilitas sesuai ketentuan SFAC
No. 7 dinilai tidak konsisten. Sebuah asset dapat dipandang dan dinilai secara terpisah dari
entitas perusahaan, tapi pada saat mengukur liabilitas tidak dapat demikian.
IAI CHAPTER 1
Pada chapter ini, IAI memuat kerangka dasar penyusunan dan penyajian laporan keuangan yang
merumuskan konsep yang mendasari penyusunan dan penyusunan laporan keuangan bagi para
pengguna eksternal. Chapter ini juga mengidentifikasi para pengguna antara lain: investor,
karyawan, pemberi jaminan, pemasok dan kreditor usaha lainnya, pelanggan, pemerintah, dan
masyarakat. Informasi yang disajikan dalam laporan keuangan bersifat umum. Sedangkan ruang
lingkup kerangka ini sendiri meliputi:
Tujuan Laporan Keuangan
Menyediakan informasi yang menyangkut posisi keuangan, kinerja, serta perubahan posisi
keuangan suatu perusahaan yang bermanfaat bagi sejumlah besar pengguna dalam pengambilan

keputusan ekonomi. Informasi yang disajikan dengan menggunakan asumsi dasar akrual dan
kelangsungan usaha.
Karakteristik Kualitatif Laporan Keuangan
1.

Dapat dipahami

2.

Relevan: dapat membantu pengguna mengevaluasi peristiwa masa lalu, sekarang, maupun

masa depan, menegaskan, dan megoreksi hasil evaluasi pengguna masa lalu prediktif dan
konfirmatif.
3.

Keandalan (reliable)

4.

Dapat dibandingkan

UNSUR- UNSUR LAPORAN KEUANGAN


Untuk melihat posisi keuangan:
Aset
Kewajiban
Ekuitas
Untuk melihat hasil kinerja:
Penghasilan (Income)
Beban (Expense)
PENGAKUAN UNSUR LAPORAN KEUANGAN

Pengakuan adalah proses pembentukan suatu pos yang memenuhi definisi unsur serta kriteria
pengakuan dibawah ini dalam neraca maupun laba rugi.
Pos yang memenuhi definisi suatu unsur harus diakui kalau:
1.

Ada kemungkinan bahwa manfaat ekonomi yang berkaitan dengan pos tersebut akan

mengalir dari atau ke dalam perusahaan, dan


2.

Pos tersebut mempunyai nilai atau biaya yang dapat diukur dengan modal.

Pengakuan Aset
Pengakuan Kewajiban
Pengakuan Penghasilan
Pengakuan Beban
PENGUKURAN LAPORAN KEUANGAN
Pengukuran adalah proses penetapan jumlah uang untuk mengakui dan memasukkan setiap unsur
laporan dalam neraca dan laporan laba rugi. Proses ini menyangkut pemilihan dasar pengukuran,
antara lain sebagai berikut:
1. Biaya Historis (Historical Cost)
2. Biaya Kini (Current Cost)
3. Nilai Realisasi (Realizable/ Settlement Cost)
4. Nilai Sekarang (Present Value)