Anda di halaman 1dari 16

PENGGUNAAN ANTIBIOTIKA PADA

PASIEN INFEKSI AKUT DENGAN


SEPSIS

Pendahuluan

Definisi Infeksi

Infeksi merupakan proses masuknya


mikroorganisme patogen ke dalam
jaringan sehingga terjadi respon
inflamasi.

Faktor yang mempengaruhi infeksi :

Mikroorganisme penyebab infeksi


Host (populasi, individu, sistem organ)
Lingkungan

Epidemiologi

Sepsis merupakan
penyebab kematian ke10 di
AS.
50% pasien sepsis
biasanya dirawat di ICU
(intensive care unit)
dengan length of stay
(LOS) 15,7 hari.
Total jumlah kematian =
meningkat dari 21,9 per
100.000 populasi th.1979
menjadi 43,9 per 100.000
populasi th.2000
meningkat 8,7% per tahun
sejak 1979
Angka kematian = 20%

Terminologi dan Definisi Sepsis


Menurut ACCP/SCCM
Kondisi

Definisi

Bakteremia

Masuknya bakteri hidup / jamur ke dalam aliran darah.

Infeksi

Terjadinya respon inflamasi karena invasi mikroorganisme ke jaringan.

Systemic Inflammatory Response


Syndrome (SIRS)

Terjadinya respon sistemik terhadap inflamasi non spesifik dan memenuhi 2 atau lebih kondisi:
(i)T > 380C atau < 360C
(ii)HR > 90/min
(iii)RR > 20/min atau PaCO2 < 32 mmHg
WBC > 12.000 sel/mm3 atau < 4.000 sel/mm3 atau ada bentuk immature (band forms) > 10%

Sepsis

SIRS disertai kondisi infeksi.

Severe sepsis

Sepsis disertai minimum salah satu gangguan organ perfusi : hipoksemia, asidosis laktat,
oliguria atau gangguan kesadaran, alterasi akut status mental.

Septic shock / Septik syok

Sepsis disertai hipotensi meskipun diberikan cairan adekuat (fluid resuscitation) dan disertai
abnormalitas (gangguan) perfusi organ. (Pasien yang sedang mendapatkan obat inotropik /
vasopressor untuk diukur abnormalitas perfusinya tidak boleh saat keadaan hipotensi)

Multiple-Organ- Dysfunction
Syndrome (MODS)

Terjadi banyak disfungsi organ yang mengubah fungsi homeostasis.

Compensatory Anti-inflammatory
Response Syndrome (CARS)

Kompensasi respon fisiologis terhadap respon inflamasi sistemik yang menghasilkan mediator
anti radang sitokin.

HR = heart rate; RR = respiratory rate; T = temperature.

Hubungan Antara Infeksi, Systemic


Inflammatory Response Syndrome (SIRS),
Sepsis, Severe Sepsis, dan Septic Shock

Bakteri
gram positif

Bakteri
gram negatif

Virus
ETIOLOGI

Jamur

Bakteri
anaerob

Etiologi Sepsis

Bakteri gram positif


Staphylococcus aureus
Enterococci
Streptococcus pneumoniae
Staphylococci
Streptococcus pyogenes
Viridans streptococci
Bakteri gram negatif

famili Enterobacteriaceae : Escherichia, Klebsiella,


Enterobacter, dan Serratia Proteus

famili Pseudomonaceae.
Bakteri anaerob
Fungal Sepsis (Sepsis Jamur)

Candida spp. : Candida albicans, non- albicans Candida


spesies, dan Candida glabrata

Cryptococcus, Coccidioides, Fusarium, dan Aspergillus.


Viral Sepsis (Sepsis Virus)

virus Ebola dan Lassa fever

Endotoksin

Patogenesis pada
Septik Syok

Binds to LPS-binding protein

Macrophage

TNF, IL-1, -2, -6, -8, 12; IFN-; PAF

Hypothalamus

CD4
T-cells

Capillary endothecial cell

Anti-inflammatory
cytokines

Vessel Wall
Nitric oxide synthesis

Neutrophil margination
Platelet adherence
DIC with clinical thrombosis and/or
hemorrhage
Depletion or intravascular volume

Fever
Tachycardia
Tachypnea

vasodilator

Cellular hypoxia, Low systemic vascular resistance,


toxic oxygen radical

Death

Lactic acidosis
Multiorgan dysfunction
(myocardial, pulmonary, renal, hepatic)

Terapi Farmakologis Sepsis


Adjunctive
Therapies
ANTIBIOTIKA
Support
hemodinamik

EGDT

Imunoterapi

Antiendotoksin
Anti sitokin
Anti TNF-

Terapi Antibiotika
Golongan Penisilin

Menghambat sintesis
dinding sel

Golongan Sefalosporin Menghambat sintesis


dinding sel
Golongan
Aminoglikosida

Menghambat sintesis
protein

Golongan Penisilin
Bakteri gram positif

Nafsilin / oksasilin
Minoksiklin
Amoksisilin (p.o)

Bakteri gram negatif

Piperasilin
Ampisilin

Bakteri gram positif /


gram negatif

Doksisiklin (p.o)

Bakteri anaerob /
gram positif

Piperasilin

Golongan Sefalosporin
Bakteri Gram Positif

Gen I : Sefaleksin (p.o)


Gen III : Sefotaksim,
Seftizoksim, Seftriakson
Gen IV : Sefepime

Bakteri Gram Positif /


Gram Negatif

Gen IV : Sefepime
Gen III : Seftriakson

Bakteri Anaerob

Gen III

Golongan Aminoglikosida
Bakteri Gram Negatif

Kombinasi gentamisin dengan :


1.
Penisilin spektrum luas :
piperasilin
2.
Sefalosporin

Bakteri Gram Positif

Kombinasi gentamisin dengan :


1.
Penisilin spektrum luas :
piperasilin
2.
Sefalosporin
3.
Streptomisin

Bakteri Anaerob

Kombinasi gentamisin dengan :


1.
Penisilin

Infeksi : gram (-) / (+),


jamur, virus

Endotoksin (LPS)

Manusia sehat / normal

Bakteremia kelainan sistemik

Pelepasan mediator inflamasi primer: TNF , IL, INF

Sistem komplemen

Sistem koagulasi

Sistem endothelial

Stimulasi PMN

Stimulasi NO

Pelepasan mediator inflamasi sekunder: PAF, eukasanoid

Kerusakan endothelial

Vasodilatasi

Data Lab:

- Pe RSV

Hipotalamus Tanda-tanda klinik :

- Pelepasan ROS

- Tatau - RR

- Me CO

- HR

- status mental

- Hiperlaktatemia >1mmol/L
- Pe refill capillary

Sepsis
Severe Sepsis
Hipoksia seluler

Data Lab :
- TD

Oliguria
- CI

- Saturasi oksigen mixed venous

Data Lab :

- PaO2/FiO2
- UO
- Eks. Cr meningkat
- INR atau aPTT

Asidosis laktat
Perfusi jaringan

Hipotensi

Septik Syok
MODS

Disfungsi multi organ


Keterkaitan data klinik & lab, terapi obat
Tindakan Medis & Terapi Obat

DUS