Anda di halaman 1dari 2

Kesatuan dan Self-Consistency dari Kepribadian

Kesatuan dan Self-Consistency dari Kepribadian merupakan prinsip ketiga dari teori
Adler. Ketika memilih istilah psikologi individual, Adler berharap untuk menekankan
keyakinannya bahwa setiap orang unik dan tak terpisahkan. Jadi, psikologi individual
menekankan pada kesatuan fundamental dari kepribadian dan gagasan bahwa perilaku
yang tidak konsisten itu tidak ada. Pikiran, perasaan, dan tindakan, semuanya mengarah
pada satu sasaran dan berfungsi untuk mencapai satu tujuan. Ketika seseorang bersikap
tidak teratur atau tidak konsisten, perilaku mereka memaksa orang lain waspada
terhadap tindakan yang tidak terduga. Perilaku yang membingungkan dan tampak tidak
konsisten memberikan keuntungan dalam hubungan interpersonal.
Ada beberapa cara di mana keseluruhan diri manusia berfungsi dengan kesatuan dan
self-consistency:
Bahasa Organ
Keseluruhan diri manusia berjuang dengan cara yang self-consistency demi satu tujuan,
dan setiap tindakan serta fungsi masing-masing hanya dapat dipahami sebagai bagian
dari tujuan tersebut. Gangguan dari satu bagian tubuh tidak bisa dilihat secara terpisah
karena mempengaruhi keseluruhan diri seseorang. Faktanya, kelemahan suatu organ
tubuh memperlihatkan arah dari tujuan seseorang, kondisi ini disebut bahasa organ.
Melalui bahasa organ, seseorang dapat mengungkapkan pikirannya dengan lebih jelas
lewat organ tubuhnya daripada harus dengan berkata-kata.
Kesadaran dan Ketidaksadaran
Ketidaksadaran adalah bagian dari tujuan yang tidak dirumuskan dengan jelas atau tidak
dipahami secara utuh oleh seseorang. Adler memandangan kesadaran dan
ketidaksadaran sebagai dua bagian yang bekerja sama dalam system yang menyatu.
Pikiran-pikiran sadar adalah pikiran yang dipahami dan diperlakukan seseorang sebagai
hal yang membantunya dalam usaha meraih keberhasilan, sedangkan pikiran-pikiran
tidak sadar adalah pikiran yang tidak membantu usaha tersebut.

Minat Sosial
Minat social berasal dari bahasa Jerman yang aslinya Gemeinschaftsgefuhl.
Gemeinschaftsgefuhl memilik makna yaitu perasaan menjadi satu dengan umat manusia,
menyatakan secara tidak lagsung keanggotaan dalam komunitas social seluruh manusia.
Seseorang dengan Gemeinschaftsgefuhl yang berkembang dengan baik tidak berjuang
untuk diri sendiri , tetapi untuk semua anggota komunitas.
Menurut adler, minat social didefinisikan sebagai kondisi alamiah dari manusia dan
bahan perekat yang menikat masyarakat bersama. Minat social ini terlaksana dalam

bentuk kerjasama dengan orang lain untuk kemajuan social daripada keuntungan pribadi.
Oleh karena itu, minat social adalah suatu keseharusan untuk melestarikan umat
manusia.

Pertanyaan
1.
2.
3.
4.

Sebutkan 6 prinsip adler


Apa saja cara keseluruhan diri manusia berfungsi dengan kesatuan
Apa pengertian pikiran-pikiran sadar dan pikiran-pikiran tidah sadar
Pengertian minta social menurut adler

Jawaban
1. - Kekuatan dinamis dibalik perilaku manusia adalah berjuang untuk meraih
keberhasilan
- Presepsi subjektif seseorang membentuk perilaku dan kepribadian mereka
- Keperibadian itu menyatu dan self-consistency
- Nilai dari semua aktivitas manusia harus dilihat dari sudut pandang minat
social
- Struktur kepribadian yang self-consistent berkembang menjadi gaya hidup
seseorang
- Gaya hidup dibentukoleh daya kreatif yang ada dalam diri manusia
2. - Bahasa organ
- Kesadaran dan ketidaksadaran
3. - Pikiran-pikiran sadar adalah pikiran yang dipahami dan diperlakukan
seseorang sebagai hal yang membantunya dalam usaha meraih keberhasilan.
- Pikiran-pikiran tidak sadar adalah pikiran yang tidak membantu usaha
tersebut.
4. Kondisi alamiah dari manusia dan bahan perekat yang menikat masyarakat
bersama