Anda di halaman 1dari 69

225

LKPP
Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah

Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah

SETELAH MODUL INI SELESAI DIAJARKAN DIHARAPKAN


PESERTA MAMPU :
Memahami proses pelaksanaan pengadaan barang, pekerjaan
konstruksi, dan jasa lainnya dengan pelelangan umum
Memahami proses pelaksanaan pengadaan barang dan jasa
lainnya dengan pelelangan sederhana
Memahami proses pelaksanaan pengadaan pekerjaan konstruksi
dengan pemilihan langsung
Memahami proses pelaksanaan pengadaan pekerjaan konstruksi
dengan pelelangan terbatas

Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah

Memahami proses pelaksanaan pengadaan barang, pekerjaan


konstruksi, dan jasa lainnya dengan penunjukan langsung dan
pengadaan langsung
Memahami proses pelaksanaan pengadaan barang dan jasa
lainnya dengan sistem kontes
Memahami tatacara pengadaan barang, pekerjaan konstruksi, dan
jasa lainnya dengan latihan kelompok untuk melakukan koreksi
pada beberapa prosedur

Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah

PASCAKUALIFIKASI

PELELANGAN
UMUM
PRAKUALIFIKASI

PENGADAAN
BARANG/JASA
LAINNYA

PELELANGAN
SEDERHANA

PENUNJUKAN
LANGSUNG
PENGADAAN
LANGSUNG

PASCAKUALIFIKASI

Metode satu sampul dan


evaluasi sistem gugur
Metode dua sampul dan
evaluasi sistem nilai dan
sistem penilaian biaya selama
umur ekonomis
Metode dua tahap dan
evaluasi sistem nilai dan
sistem penilaian biaya selama
umur ekonomis

Metode satu sampul dan


evaluasi sistem gugur

Penanganan
darurat
Bukan
Penanganan
darurat

KONTES
Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah

Pascakualifikasi

metode satu sampul


dan evaluasi sistem
gugur.

Prakualifikasi

metode dua tahap dan


evaluasi sistem nilai dan
sistem penilaian biaya
ekonomis

Pelelangan Umum

Pemilihan Langsung

Pascakualifikasi

metode satu sampul


dan evaluasi sistem
gugur.

Pekerjaan Konstruksi
Pelelangan Terbatas

Untuk penanganan
darurat.
Penunjukan Langsung
Bukan untuk
penanganan darurat
Pengadaan Langsung

Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah

1. Pengumuman pascakualifikasi
2. Pendaftaran dan pengambilan
dokumen pengadaan
3. Pemberian penjelasan
4. Pemasukan dokumen
penawaran
5. Pembukaan dokumen
penawaran
6. Evaluasi penawaran
7. Evaluasi kualifikasi

8. Pembuktian kualifikasi
9. Pembuatan Berita Acara Hasil
Pelelangan (BAHP)
10. Penetapan pemenang
11. Pengumuman pemenang
12. Sanggahan
13. Sanggahan banding
14. Penunjukan penyedia
barang/jasa

Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah

Sebagai sarana untuk menerapkan prinsip keterbukaan dan


persaingan yang sehat.
Pemberitahuan pengambilan dokumen pengadaan ( dokumen
kualifikasi dan pemilihan)

Waktu Pengumuman:

RKA K/L/D/I disetujui DPR/DPRD


DIPA/DPA telah disahkan

Isi pengumuman:

Lihat
SBD

Minimal 7
hari kerja

TEMPAT PENGUMUMAN
Website K/L/D/I
Papan Pengumuman Resmi

Nama dan alamat ULP;


Portal Pengadaan Nasional melalui
LPSE
Uraian singkat pekerjaan;
Surat Kabar yang ditetapkan s.d
Nilai Total HPS;
berakhirnya kontrak dengan surat kabar
tersebut
Syarat-syarat peserta;
Tempat, tanggal, hari dan waktu pengambilan dokumen pelelangan umum;
Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah

Hal-hal yang dilarang:

Peserta harus berasal dari provinsi/kabupaten/kota tempat lokasi pelelangan;


Pendaftaran harus dilakukan oleh pihak-pihak tertentu;
Pendaftaran harus membawa dokumen asli;
Persyaratan lainnya yang sifatnya diskriminatif;
Persyaratan yang diluar Perpres 54, kecuali diperintahkan peraturan perundangundangan yang lebih tinggi

Pengumuman dapat di website komunitas internasional,


Jika tidak ada Penyedia dalam Negeri yang mampu
mengerjakan.
(misalnya: www.dgmarket.com, www.undp.org, dll)
Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah

15

KOREKSI PENGUMUMAN
Bagikan 2 contoh pengumuman pengadaan barang /
jasa
Minta tiap kelompok mengerjakan 1 soal untuk
melakukan koreksi pengumuman itu
Minta tiap kelompok mempresentasikan dan adakan
tanya jawab

Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah

10

KETENTUAN UMUM:
Pendaftaran bisa dilakukan dengan langsung atau melalui media faksimili,
email atau pos/jasa pengiriman
Pengambilan dokumen sesuai dengan yang ditentukan dalam
pengumuman dan hanya diberikan kepada peserta yang mendaftar
Dilarang memungut biaya apapun dari peserta
Pendaftar boleh diwakilkan dengan menyerahkan surat tugas dan
menunjukkan kartu pengenal
Seseorang dilarang mewakili lebih dari 1 (satu) perusahaan dalam
pendaftaran dan pengambilan dokumen
Untuk peserta perorangan tidak boleh mewakilkan pada saat pendaftaran
dan pengambilan dokumen pengadaan
Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah

11

Hal-hal yang dilakukan Pokja ULP, antara lain:

Mencatat data peserta secara lengkap.


Memberikan Dokumen Pengadaan dalam bentuk file
(softcopy) dan/atau cetakan (hard copy); dan/atau
Mengunggah (upload) Dokumen Kualifikasi melalui
website K/L/D/I yang dapat diunduh (download) oleh
peserta.

Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah

12

Tujuan
Kesamaan pengertian antara ULP dan Calon Penyedia Barang/Jasa
Yang harus dijelaskan:
1. Sistem Pengadaan
o Metode penyampaian penawaran
o Dokumen yang harus dilampirkan
o Acara pembukaan dokumen penawaran
o Metode evaluasi dan ketentuan/cara evaluasi
o Jenis kontrak
2. Hal-hal yang menggugurkan penawaran
3. Ketentuan dan cara sub kontrak kepada usaha kecil termasuk koperasi
kecil
4. Besaran, masa berlaku, dan penjamin penawaran.
Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah

13

Hal-hal lain yang dilakukan Pokja ULP:


Membuat Berita Acara Pemberian Penjelasan (BAPP) yang berisi tanya
jawab dan perubahan-perubahan dokumen pemilihan jika ada.
Membuat perubahan dokumen pemilihan dituangkan dalam adendum
dokumen pemilihan.
Memberitahukan kepada semua peserta untuk mengambil salinan
addendum dan mengupload di website

Perubahan rancangan kontrak, spesifikasi, dan HPS harus


mendapat persetujuan dari PPK sebelum dituangkan dalam
adendum dokumen pemilihan.
Ketidakhadiran calon penyedia tidak menggugurkan haknya
untuk mengikuti proses selanjutnya
Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah

14

KETENTUAN UMUM:
Tidak boleh melebihi jangka waktu sebagaimana yang telah ditetapkan dalam Dokumen
Pemilihan.
Cara Penyampaian:
Langsung atau
melalui pos/jasa pengiriman (Dokumen penawaran dimasukan kedalam sampul luar)
Penyedia memasukan dokumen penawaran sebanyak 3 (tiga) rangkap, 1 asli, 2 rekaman
Penyedia Barang/Jasa yang telah memasukkan Dokumen Penawaran dapat melakukan
penarikan, penggantian, pengubahan, atau penambahan Dokumen Penawaran yang telah
dimasukkan tersebut sepanjang waktu pemasukan dokumen masih belum berakhir dan
ditutup oleh ULP/Pejabat Pengadaan.

Tidak boleh mengubah tempat dan batas akhir pemasukan penawaran, kecuali dalam
keadaan kahar, dan perubahan tersebut harus dituangkan dalam addendum Dokumen
Pengadaan dan disampaikan ke seluruh peserta.
Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah

15

Hal-hal yang dilakukan Pokja ULP:


Mencatat waktu dan tanggal penerimaan dokumen, jika ada
yang terlambat segera diberitahukan kepada yang
bersangkutan.
Membuat Daftar Peserta yang memasukan penawaran
Membuat Tanda Terima Dokumen Penawaran
Menolak semua kegiatan pemasukan dokumen setelah batas
akhir pemasukan dokumen penawaran

Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah

16

KETENTUAN UMUM:
Pembukaan dokumen penawaran dilakukan pada hari yang sama dengan hari
terakhir penyampaian dokumen penawaran.
Meminta sekurang-kurangnya 2 orang saksi dari peserta yang hadir, dan bila tidak
ada saksi dari peserta, pembukaan ditunda sekurang-kurangnya 2 jam.
Apabila setelah ditunda hanya ada satu atau tidak ada peserta sebagai saksi,
maka pembukaan Dokumen Penawaran tetap dilanjutkan dengan menunjuk saksi
tambahan di luar ULP yang ditunjuk oleh ULP.
Salah satu anggota Pokja dan Saksi memaraf dokumen penawaran asli yang bukan
miliknya.
Penyedia < 3, Pelelangan gagal
Pada tahap ini tidak boleh
menggugurkan penawaran
Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah

17

KETENTUAN UMUM:
ULP membuat Berita Acara Pembukaan Dokumen Penawaran:

Jumlah Dokumen Penawaran yang masuk


Jumlah Dokumen Penawaran yang lengkap dan tidak lengkap
Kelainan-kelainan yang dijumpai
Keterangan lain yang dianggap perlu
Tanggal Berita Acara
Ditandatangani oleh Pokja ULP, dan 2 (dua) orang wakil peserta atau
2 (dua)saksi yang ditunjuk ULP
Dilampirkan Dokumen Penawaran
Pada tahap ini tidak boleh
menggugurkan penawaran
Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah

18

Tanyakan kepada peserta tentang


langkah-langkah pemasukan
dokumen penawaran dengan
Satu Sampul ???
Dua Sampul ???
Dua Tahap ???

Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah

19

DOKUMEN PENAWARAN
Data Administrasi
Surat penawaran
Harga penawaran
Masa berlaku
penawaran
Jaminan penawaran asli
Surat Kuasa (apabila
dikuasakan)
Surat Perjanjian
kemitraan (bila ada)

Data Teknis
Metode
Jadwal Pelaksanaan
Sertifikat Garansi
Sumber Daya (jika
diperlukan)
Spesifikasi teknis
Volume pekerjaan
Formulir rekapitulasi
TKDN (jika disyaratkan)

Data Biaya Penawaran


Surat penawaran biaya
(sama dengan surat
penawaran)
Rincian harga penawaran
(daftar kuantitas dan harga)

Dokumen Lainnya yang dipersyaratkan dalam dokumen


Pengadaan
DILENGKAPI DENGAN DOKUMEN DATA KUALIFIKASI
Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah

20

Dilarang menambah, mengurangi, mengganti dan/atau mengubah kriteria persyaratan dan isi
Dokumen penawaran.

Penawaran harus memenuhi syarat dalam dokumen pemilihan, tanpa ada penyimpangan yang
bersifat penting/pokok atau penawaran bersyarat.

Dilarang menggugurkan penawaran dengan alasan ketidakhadiran dalam aanwidjing dan/atau


pembukaan penawaran dan/atau kesalahan yang tidak substansial ( misal warna sampul,
dan/atau surat penawaran tidak berkop perusahaan)

Jika ditemukan bukti adanya persaingan usaha yang tidak sehat dan/atau terjadi kolusi antara
peserta, ULP dan/atau PPK, maka :
1. Peserta yang terlibat dimasukan dalam daftar hitam.
2. ULP dan/atau PPK yang terlibat diganti dan dikenakan sanksi administrasi dan/atau pidana.
3. Proses dilanjutkan dengan menetapkan peserta lain yang tidak terlibat (jika Ada)
4. Jika angka (3) tidak ada, pelelangan dinyatakan gagal
Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah

21

Sebelum evaluasi
penawaran, dilakukan
koreksi aritmetik

Koreksi Aritmatik

Evaluasi
Administrasi
1
2
SISTEM
GUGUR

Evaluasi Teknis

Evaluasi Biaya

Penyedia yang tidak lulus pada


salah satu tahap dinyatakan
gugur

Untuk syarat kelulusan dapat ditetapkan nilai ambang batas (passing grade)
Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah

22

Dapat merubah harga penawaran dalam kontrak harga satuan.

Untuk kontrak lump sump, hanya untuk menyesuaikan volume penawaran dengan
dokumen pemilihan, tanpa merubah nilai penawaran

Koreksi Aritmetik dilakukan untuk 3 (tiga) penawar terendah

Langkah-langkahnya :
1. Menyesuaikan volume pekerjaan antara dokumen penawaran dengan dokumen
pemilihan.

2. Mengalikan volume pekerjaan yang sesuai dengan dokumen pemilihan dengan


harga satuan yang ditawarkan.
3. Mata pembayaran yang tidak diberi harga satuan, harus tetap dilaksanakan.

Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah

23

8
Daftar volume dan harga pengadaan Perlengkapan Ruang
Direktur
PADA DOKUMEN PENGADAAN :
1.
2.

3.

AC

1 unit X Rp. ........,- = Rp. ...............,-

1 Set Meja Tamu


- Kursi panjang
- Kursi
- Meja besar
- Meja kecil

1 unit X Rp. .........,4 unit X Rp. .........,1 unit X Rp. .........,2 unit X Rp. .........,-

1 Set Meja Kerja :


- Kursi
- Meja Kerja
- Meja Komputer

1 unit X Rp. ..........,- = Rp. .................1 unit X Rp. ..........,- = Rp. ................,1 unit X Rp. ..........,- = Rp. ................,-

= Rp.
= Rp.
= Rp.
= Rp.

................,................,................,................,-

Dokumen Penawaran
Penyedia (harga terendah)
1. AC
1 unit X Rp. 1.900.000,-= Rp. 1.900.000,-

2. Set Meja Tamu :


Kursi panjang
Kursi
Meja besar
Meja kecil

1 unit X Rp. 500.000,-= Rp.


3 unit X Rp. 150.000,- = Rp.
1 unit X Rp. 250.000,- = Rp.
1 unit X Rp. 0
= Rp.

500.000,450.000,250.000,0,-

3. Set Meja Kerja :


Kursi
1 unit X Rp. 500.000,- = Rp. 500.000,Meja Kerja
1 unit X Rp. 750.000,- = Rp. 750.000,Meja Komputer 1 unit X Rp. 450.000,- = Rp. 250.000,-

TOTAL PENAWARAN :
Rp. 4.600.000,-

Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah

24

15

Evaluasi
Administrasi

Evaluasi Teknis

Mengecek :

Menilai :

1. Surat penawaran :
Ditandatangani dan bertanggal
Jangka waktu surat Penawaran
Jangka waktu Pelaksanaan

Kesesuaian Spesifikasi teknis


Jadwal Penyerahan
Kelengkapan Identitas barang
(jenis, tipe dan merek) (bila perlu)
Jaminan Purna Jual (bila perlu)
Tenaga Teknis (bila perlu)
Bagian pekerjaan yang di
subkontrakan.
Syarat teknis lainnya

2. Surat Jaminan Penawaran


Perusahaan Penerbit Jaminan
Jangka waktu
Nama peserta jaminan
Besar nilai Jaminan
Nama ULP
Nama Paket yang dijamin
Konfirmasi dan Klarifikasi
Jika lulus =>1 peserta lanjutkan
ke evaluasi teknis

ULP dapat melakukan Klarifikasi


Dapat menggunakan sistem nilai
ambang batas
Jika lulus =>1 peserta lanjutkan ke
evaluasi harga

Evaluasi Biaya
Menilai :
a) Hal-hal pokok
1. Total harga penawaran
terhadap HPS
2. Harga satuan penawaran
timpang (> 110% dari HPS)
3. Harga satuannya nol (0)
4. Perbedaan penulisan nilai
dalam angka dan huruf

b) Evaluasi kewajaran Harga


1. Klarifikasi TKDN yang berbeda
dengan perkiraan ULP
2. Klarifikasi penawaran < 80 %
dari HPS

c) Menghitung Preferensi
harga atas penggunaan
Produksi Dalam Negeri

Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah

25

KETENTUAN UMUM:
Evaluasi dilakukan terhadap calon pemenang lelang serta
cadangan 1 dan 2 apabila ada.
Sistem evaluasi adalah sistem Gugur
Klarifikasi secara tertulis untuk hal-hal dan/atau data yang
kurang jelas tanpa mengubah substansi formulir isian
kualifikasi
Evaluasi Kualifikasi dapat dilakukan sebelum evaluasi
penawaran.
Kualifikasi dalam Pascakualifikasi sudah merupakan
ajang kompetisi, maka data yang kurang tidak dapat
dilengkapi
Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah

26

HAL-HAL YANG DIEVALUASI:


1. Tanda tangan di Formulir Kualifikasi
2. Izin Usaha sesuai peraturan perundang-undangan, kecuali perorangan
3. Surat pernyataan tidak dalam pengawasan pengadilan,tidak bangkrut, dan
tidak sedang dihentikan.
4. Tidak Masuk Daftar Hitam (Pengurus dan Badan Usahanya)
5. Memiliki NPWP dan telah memenuhi kewajiban perpajakan atau Surat
Keterangan Fiskal.
6. Memiliki Pengalaman 1 kali dalam 4 tahun terakhir, kecuali baru berdiri < 3 th
7. Memiliki Kemampuan pada sub bidang pekerjaan untuk usaha non kecil, dan
bidang pekerjaan untuk usaha mikro, usaha Kecil serta koperasi kecil.
8. Dalam hal melakukan Kemitraan:
Wajib mempunyai perjanjian Kerja Sama Operasi/Kemitraan
Evaluasi dilakukan untuk setiap perusahaan yang melakukan kemitraan
Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah

27

9.

Memiliki kemampuan menyediakan fasilitas, peralatan dan personil yang


diperlukan.
10. Menyampaikan daftar pekerjaan yang sedang dilakukan.
11. Untuk usaha non-kecil memiliki KD untuk usaha yang sejenis dan kompleksitas
yang setara pada 10 tahun terakhir dengan ketentuan :
KD = 3 x NPt untuk Pekerjaan Konstruksi
KD = 5 x NPt untuk Jasa lainnya
KD untuk Pengadaan Barang tidak diperhitungkan
KD sekurang-kurang sama dengan nilai total HPS
Pengalaman perusahaan dinilai dari sub bidang pekerjaan, nilaikontrak dan
status peserta pada saat menyelesaikan kontrak
Nilai pengalaman pekerjaan dapat dikonversi menjadi nilai pekerjaan
sekarang dengan present value.
Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah

28

12. Memiliki surat keterangan dukungan keuangan dari bank pemerintah/ swasta
untuk mengikuti pengadaan pekerjaan konstruksi paling kurang 10% (sepuluh
perseratus) dari nilai paket;
13. Mempunyai Sisa Kemampuan Pekerjaan (SKP) = KP jumlah paket yang sedang
dikerjakan.
KP untuk usaha kecil = 5
KP untuk usaha non-kecil = 6
KP untuk usaha non-kecil = 1,2 N bila N>6 dimana N=Jumlah paket
pekerjaan terbanyak yang dapat ditangani pada saat bersamaan selama
kurun waktu 5 (lima) tahun terakhir.

12. Bila kemitraan, KD yang dihitung adalah KD leadfirm dan SKP yang dihitung
adalah semua perusahaan yang bermitra.

Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah

29

Pembuktian Kualifikasi:
1. Dilakukan kepada peserta yang memenuhi syarat
kualifikasi.
2. Melihat dokumen asli dan meminta salinannya

3. ULP melakukan klarifikasi dan/atau verifikasi kepada


penerbit dokumen (jika perlu)
4. Jika ada bukti Pemalsuan, Peserta digugurkan dan
masuk Daftar Hitam.
Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah

30

5
Ketentuan Umum:
Merupakan kesimpulan hasil evaluasi (termasuk BA hasil Klarifikasi dan Negosiasi)
Ditandatangani minimal dari anggota pokja.
Bersifat Rahasia s.d Pengumuman Pemenang

BAHP harus memuat hal-hal sebagai berikut:


a)
b)
c)
d)
e)
f)

Contoh
BAHP

g)

Nama semua peserta;


Harga penawaran atau harga penawaran terkoreksi, dari masing-masing peserta;
Metode evaluasi yang digunakan;
Unsur-unsur yang dievaluasi;
Rumus yang dipergunakan;
Keterangan-keterangan lain yang dianggap perlu mengenai hal ikhwal
pelaksanaan pelelangan;
Jumlah peserta yang lulus dan tidak lulus pada setiap tahapan evaluasi;

h)

Tanggal dibuatnya berita acara.


Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah

31

Pekerjaan sampai dengan Rp. 100 milyar


ULP
Pekerjaan diatas Rp. 100 milyar:
Pengguna Anggaran pada K/L/I dan
Kepala Daerah pada Pemerintah Daerah,
setelah mendapat usulan dari ULP.

Disusun sesuai urutan pemenang, dengan data:


1.
2.
3.
4.

Nama paket pekerjaan dan nilai total HPS


Nama dan alamat penyedia jasa serta harga penawaran
Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP).
Data pendukung: Dok Pemilihan (+ adendum bila ada), BAPP, BAHP,
Dokumen Penawaran yang telah diparaf.

Jika ditunda.., perpanjang surat dan jaminan penawaran, jika penyedia tidak mau
dianggap mengundurkan diri dan tidak dikenakan sanksi
Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah

32

Pengumuman Pemenang di:


Website K/L/D/I masing-masing , dan
Papan pengumuman resmi

Pengumuman Pemenang memuat sekurangnya:


1) Nama paket pekerjaan dan nilai total HPS;
2) Nama dan alamat penyedia serta harga penawaran atau
harga penawaran terkoreksi;
3) Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP); dan
4) Hasil evaluasi penawaran administrasi, teknis dan harga.

Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah

33

Waktu sanggah paling lambat 5 (lima) hari kerja setelah pengumuman


Ditujukan ke ULP
Materi sanggahan meliputi:
a) Menyimpang dari perpres dan Dokumen pemilihan.
b) Adanya rekayasa tertentu yang menghalangi terjadinya persaingan usaha yang
sehat; dan/ atau
c) Penyalahgunaan wewenang oleh ULP dan/ atau pejabat yang berwenang
lainnya.
ULP wajib memberikan jawaban tertulis atas semua sanggahan paling lambat 5 (lima)
hari kerja setelah menerima surat sanggahan.
Jika benar, ULP
menyatakan
Pelelangan Gagal

Jika Salah, menunggu


Sanggah Banding

Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah

34

Menghentikan Proses Pelelangan


Waktu sanggah banding paling lambat 5 hari kerja setelah menerima jawaban
sanggah
Ditujukan kepada Menteri/Pimpinan Lembaga/Kepala Daerah/Pimpinan
Institusi, dengan tembusan kepada PPK, ULP, APIP K/L/D/I
Memberikan jaminan sanggahan Banding ke ULP
Menteri/Pimpinan Lembaga/Kepala Daerah/Pimpinan Institusi wajib memberikan
jawaban tertulis atas semua sanggahan paling lambat 15 hari kerja setelah menerima
surat sanggahan.banding
Jika diterima :
Menteri . memerintahkan agar
ULP melakukan evaluasi ulang/
lelang ulang

Jika ditolak:
Menteri . memerintahkan agar
ULP melanjutkan proses

Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah

35

BAHP merupakan Dasar bagi PPK untuk menerbitkan Surat


Penunjukan Penyedia Barang/Jasa (SPPBJ)
PPK mengeluarkan SPPBJ dengan ketentuan:
a. Tidak ada sanggahan dari peserta;
b. Sanggahan dan/atau sanggahan banding terbukti tidak benar; atau
c. Masa sanggah dan/atau masa sanggah banding berakhir.

Bila penyedia yang ditunjuk mengundurkan diri pada masa


jaminan penawaran :
a. Jaminan penawaran dicairkan dan disetor ke kas Negara/ Daerah;
b. Bila alasan pengunduran diri tidak bisa diterima, peserta yang
bersangkutan mendapat sanksi masuk dalam daftar hitam.
Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah

36

Batas Waktu Penerbitan SPPBJ:


a. Selambat-lambatnya 6 hari kerja setelah pengumuman
pemenang apabila tidak ada sanggahan atau setelah jawaban
sanggahan (apabila tidak ada sanggahan banding);

b. Selambat-lambatnya 2 hari kerja sejak dijawabnya sanggahan


banding dan dinyatakan salah/ditolak.

Pejabat Pembuat Komitmen(PPK) wajib menandatangani Kontrak


selambat-lambatnya 14 hari kerja setelah dikeluarkannya Surat
Penunjukan Penyedia Barang/Jasa (apabila dokumen DIPA sudah
diterbitkan)
Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah

37

1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
10.
11.

Pengumuman prakualifikasi
Pendaftaran dan pengambilan
dokumen kualifikasi
Pemasukan dan evaluasi dokumen
kualifikasi
Pembuktian kualifikasi
Penetapan hasil kualifikasi
Pengumuman hasil kualifikasi
Sanggahan kualifikasi
Undangan kepada peserta yang
lulus kualifikasi
Pengambilan dokumen pemilihan
Pemberian penjelasan
Pemasukan dokumen penawaran

12. Pembukaan dokumen penawaran


sampul I (administrasi dan teknis)
13. Evaluasi dokumen penawaran
sampul I (administrasi dan teknis)
14. Pemberitahuan/pengumuman
kepada peserta yang lulus evaluasi
sampul I
15. Pembukaan dokumen sampul II
(harga)
16. Evaluasi dokumen penawaran
sampul II (harga)
17. Pembuatan Berita Acara Hasil
Pelelangan (BAHP)
18. Penetapan pemenang
19. Pengumuman pemenang
20. Sanggahan
21. Sanggahan banding
22. Penunjukan penyedia barang/jasa

Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah

38

PERSIAPAN

Penyusunan Dok
PQ

EVALUASI
KUALIFIKASI

TIDAK

Pengumuman PQ

YA

Pendaftaran dan
Pengambilan Dok

KUALIFIKASI
ULANG

TIDAK

3 ?
PENETAPAN
HASIL
KUALIFIKASI

3 ?
BENAR

YA

APABILA HASIL KUALIFIKASI ULANG :


LULUS 2 -> PEMILIHAN DILANJUTKAN
LULUS 1 -> PENUNJUKAN LANGSUNG

SANGGAHAN
?

Pendaftaran dan
Pengambilan Dok

TIDAK

3 ?

TIDAK

YA

UNDANGAN
PEMILIHAN

Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah

40

Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah

41

Diterbitkan jika tidak ada sanggahan, atau sanggahan tidak benar,


atau masa sanggah telah berakhir
Pemberitahuan pengambilan dokumen Pemilihan
Isi Undangan:
Mencantumkan hari, tanggal, waktu dan tempat pengambilan
dokumen Pemilihan;

CARA MENGUNDANG
Disampaikan langsung
Website K/L/D/I

Hanya Peserta yang


diundang yang berhak
mengambil dokumen
Pemilihan

Melalui Fax, e-mail

Jasa Pengiriman

Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah

42

Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah

43

KETENTUAN UMUM:

Pada tahap ini tidak boleh


menggugurkan penawaran

Secara Umum sama dengan Pembukaan dokumen pada metode


Pascakualifikasi, Perbedaannya:
ULP hanya membuka Sampul I terlebih dahulu, Sampul II tidak boleh dibuka
dan dituliskan identitas perusahaan kemudian diparaf ULP dan wakil peserta
dari penyedia yang berbeda sebelum disimpan oleh ULP.
Pada Surat Penawaran tidak mencantumkan harga penawaran.
Pembukaan Sampul II
Sampul II dibuka setelah ada Pemberitahuan/Pengumuman Peserta yang lulus
Evaluasi Sampul I

Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah

44

Hal-hal yang perlu dicek kelengkapannya:


a) Surat penawaran harga yang di dalamnya tercantum masa
berlaku penawaran dan harga penawaran;
b) Rincian harga penawaran (daftar kuantitas dan harga), apabila
ada; dan
c) Dokumen lainnya yang dipersyaratkan dalam Dokumen
Pemilihan (apabila ada).

Berita acara ditambahkan data tentang harga penawaran


masing-masing peserta.
Pada tahap ini tidak boleh
menggugurkan penawaran
Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah

45

Sebelum evaluasi
penawaran, dilakukan
koreksi aritmetik

Evaluasi
Administrasi
1

Sampul I
(adm dan teknis)

2
SISTEM
NILAI

Koreksi Aritmatik
Harga penawaran diberikan
nilai metode proporsional.
Nilai tersebut di atas dikalikan
bobot harga, sesuai dengan
dokumen pemilihan
(70 % s.d 90%) sebelum
dikombinasikan dengan nilai
teknis

Penyedia yang tidak


lulus, dinyatakan gugur

Evaluasi Teknis

Evaluasi Harga
Sampul II
(dibuka setelah
pengumuman sampul I
dengan mengundang
peserta)

Unsur teknis yang dpt


dikuantifikasikan diberikan nilai
sesuai bobotnya, dengan nilai
total 100
(ULP dapat menetapkan nilai
ambang batas kelulusan)
Total nilai tersebut dikalikan
dengan bobot teknis, sesuai
dengan dokumen pemilihan (10
s.d 30 %) dan dikombinasikan
dengan nilai harga
ULP mengumumkan dan
mengundang peserta yang lulus
untuk buka sampul II

Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah

46

Evaluasi
Administrasi

Sebelum evaluasi
penawaran, dilakukan
koreksi aritmetik

Penyedia yang tidak


lulus, dinyatakan gugur

1
2
SISTEM
BIAYA UMUR
EKONOMIS

Koreksi Aritmatik

Evaluasi Teknis

3
4
Harga penawaran ditambahkan
dengan nilai uang dari
perhitungan teknis, untuk
mendapatkan nilai yang
terbaik.

Sampul I
(adm dan teknis)

Evaluasi Harga
Sampul II
(dibuka setelah
pengumuman sampul I
dengan mengundang
peserta)

Unsur teknis yang mendukung


operasi pekerjaan yang
diperoleh sesuai dengan umur
ekonomisnya (biaya
operasional, biaya
pemeliharaan, dll)
dihitung/dikonversi menjadi
nilai uang.
Total biaya tersebut
ditambahkan dengan harga
penawaran.

Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah

47

EVALUASI SISTEM NILAI


Pengadaan barang (dengan bobot teknis 30% dan harga 70%), HPS 3 miliar
Bagian
dari
Sampul I

1
2
3
4

Kriteria
Harga Suku cadang/spare part
(makin mahal poin makin kecil)
Kedekatan / jumlah bengkel
Lama Garansi
Design teknis/kinerja
Jumlah

Bobot
10

PT Y
6

PT X
10

PT Z
7

PT W
7

PT H
6

8
7
5
30

3
3
4
16

8
7
5
30

4
2
3
16

6
3
3
19

5
3
3
17

70
100

70
86

59
89

69
85

64
83

67
84

II

III

Sampul II
HARGA

PT
y
X
Z
W
H

Rp
2,300,000,000
2,710,000,000
2,350,000,000
2,500,000,000
2,400,000,000

poin
70
59
69
64
67

Dalam metode sistem nilai


yang menawarkan murah belum tentu menang

Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah

48

5
Metode evaluasi dengan biaya selama umur ekonomis
KRITERIA
Bagian

1 Biaya operasional (5 tahun)

dari

2 Biaya pemeliharaan (5 tahun)

sampul I

3 Nilai sisa

Sampul II

Harga Penawaran (setelah koreksi


aritmatik)

PT X
2200
2400
600
4000

PT Z
2400
3000
500
4900

PT W
2800
3200
300
5700

3000
7000
I

2700
7600
II

2000
7700
III

Berarti selama 5 tahun hanya menghabiskan


anggaran senilai Rp. 7 miliar

Dalam metode ini


yang menawarkan murah belum tentu
menang

Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah

49

Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah

50

Secara Umum sama dengan Tahapan Pelelangan Umum


Prakualifikasi Metode 2 sampul, perbedaannya hanya pada:
Waktu Penyampaian Dokumen Harga dan
Surat undangan untuk memasukan harga melampirkan
perubahan nilai Total HPS pada saat rapat pemberian
penjelasan (jika ada).

Dua Sampul ???


Dua Tahap ???
Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah

51

Proses Pelaksanaan Pelelangan Sederhana

Proses Pelaksanaan Pemilihan Langsung

Proses Pelaksanaan Pelelangan Umum secara


Pascakualifikasi
Perbedaannya pada:
waktu penayangan pengumuman dilakukan paling kurang 3 (tiga)
hari kerja.
Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah

52

Proses Pelaksanaan Pelelangan Terbatas

Proses Pelaksanaan Pelelangan Umum


Prakualifikasi Dua Tahap
Perbedaannya pada:
1.
2.

Pengumuman dengan mengundang/mencantumkan namanama penyedia yang diyakini mampu melaksanakan pekerjaan.
Keikutsertaan penyedia lain yang namanya tidak tercantum
tetapi memenuhi persyaratan untuk pekerjaan tersebut, tidak
boleh ditolak.
Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah

53

Pekerjaan ditetapkan setelah diterbitkannya pernyataan bencana oleh Pejabat


yang berwenang dan anggaran untuk pekerjaan tersebut diusulkan
ULP menunjuk penyedia yang dianggap mampu untuk melaksanakan pekerjaan
dengan menerbitkan SPMK
Prioritas adalah Penyedia terdekat yang sedang melaksanakan pekerjaan sejenis
Proses secara simultan

Opname
pekerjaan

PPK
menerbitkan
SPPB/J dan
mempersiap
akan ikatan
perjanjian

PPK, ULP/PP, dan


Penyedia membahas
jenis, spek, volume, dan
waktu

ULP/PP
menetapkan
penyedia dan
mengumumkan
Masyarakat dapat
menyampaikan
pengaduan

ULP/PP
menyusun
Berita Acara
Evaluasi

ULP/PP Menetapkan
Dokumen Pengadan

Disampaikan ke
Penyedia

PPK Susun HPS


ULP/PP
membuka dan
mengevaluasi
adm, teknis,
dan harga
Dapat melakukan
klarifikasi dan Negosiasi
harga

Penyedia
menyampaikan
Dokumen
Penawaran dalam
1 sampul ke
ULP/PP

Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah

54

Proses Pemilihan
ULP/PP mengundang dan
menyampaikan Dok.
Pengadaan kepada penyedia
sesuai dengan kriteria
penunjukan langsungnya

HPS di susun
oleh PPK

Penyedia
menyampaikan
Dokumen
Kualifikasi

PPK
menerbitkan
SPPB/J dan
mempersiap
kan ikatan
perjanjian

Tidak memenuhi syarat,


tunjuk Penyedia Lain
ULP/PP melakukan
evaluasi kualifikasi
seperti pada
Pelelangan Umum

ULP/PP
menetapkan
penyedia dan
mengumumkan
Masyarakat dapat
menyampaikan
pengaduan

ULP/PP
memberikan
Penjelasan

ULP/PP
menyusun
Berita Acara
Evaluasi

Penyedia menyampaikan
Dokumen Penawaran
dalam 1 sampul ke
ULP/PP

ULP/PP
membuka dan
mengevaluasi
adm, teknis,
dan harga
Dapat melakukan klarifikasi
dan negosiasi harga
Tidak memenuhi syarat,
tunjuk Penyedia Lain

Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah

55

Nilai pekerjaan Pengadaan Langsung ????

Tahapan Pelaksanaan

Pejabat Pengadaan
Mencari Informasi
barang dan harga
PPK menyusun
HPS

Pejabat Pengadaan
membandingkan
harga dan kualitas,
minimal dari 2(dua)
sumber Informasi

Pejabat Pengadaan
mendapatkan Bukti Transaksi

Pejabat Pengadaan
melakukan
klarifikasi dan
Negosiasi teknis
serta mendapatkan
harga yang wajar

Pejabat
Pengadaan
melakukan
Transaksi

Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah

56

PENGUMUMAN

PENDAFTARAN DAN
PENGAMBILAN
DOKUMEN

PEMBERIAN
PENJELASAN

PENYAMPAIAN
BARANG KONTES/
PROPOSAL
SAYEMBARA

PEMBUKAAN
BARANG DAN
DOKUMEN KONTES/
SAYEMBARA

PENETAPAN
PEMENANG KONTES/
SAYEMBARA

BERITA ACARA HASIL


KONTES/SAYEMBARA

PENILAIAN OLEH TIM


JURI

PENGUMUMAN
PEMENANG KONTES/
SAYEMBARA

PENUNJUKAN
PEMENANG KONTES/
SAYEMBARA

SURAT PERJANJIAN

Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah

57

1.

Pengumuman Persyaratan Peserta Kontes/Sayembara yang dicantumkan


dalam Pengumuman dapat diikuti oleh perorangan, Badan usaha, kelompok,
lembaga pendidikan/riset.

2.

Pemberian Penjelasan Pokja ULP dibantu oleh Tim Juri/Tim Ahli.

3.

Pemasukan Penawaran/Proposal Setiap Peserta dapat menyampaikan lebih


dari 1(satu) penawaran atau proposal atau barang kontes.

4.

Pemeriksaan Administrasi dan Proposal Teknis Pemeriksaan Administrasi


dilakukan oleh Pokja ULP, sedangkan Proposal Teknis oleh Tim Juri/Tim Ahli.

5.

Pengumuman Pemenang Kontes/Sayembara Pengumuman dan penetapan


Pemenang Kontes/Sayembara bersifat final dan tidak dapat diganggu gugat
(tidak tersedia masa sanggah).

Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah

58

1. Penetapan paling lambat 7 hari sejak pembukaan proposal.


2. Disusun sesuai urutan pemenang, dengan data:
a)
b)
c)
d)

Nama-nama pemenang sayembara


Besaran Imbalan/hadiah
Hasil Akhir Penilaian
NPWP yang bersangkutan (jika ada)

3. Pengumuman Pemenang paling lambat 2(dua) hari setelah


Penetapan Pemenang

Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah

59

LATIHAN MEMILIH SISTEM


PENGADAAN DAN TAHAPANNYA
PEKERJAAN
1. Pengadaan cleaning service untuk gedung utama Education Center Besarnya Nilai
HPS Rp. 502.630.000,2. Pengadaan Jasa Lainnya berupa Event Organiizer penyelenggara sosialisasi dalam
negeri di lingkungan Lembaga KLM untuk usaha non kecil Besarnya Nilai HPS Rp
2.800.000.000,- (dua miliar delapan ratus juta rupiah)
3. Pengadaan barang / jasa pencetakan buku kumpulan data Menteri luar negeri RI
dan Kepala Perwakilan RI dari Masa ke masa Besarnya Nilai HPS Rp85.000.000,00
4. Pengadaan Jasa Kebersihan (Cleaning Service) Gedung D Direktorat Jenderal D
Kementerian EFG terbuka untuk usaha kualifikasi kecil Besarnya nilai HPS Rp.
1.319.491.600,-

Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah

60

Dinyatakan oleh
ULP

Tindak
Lanjut
Evaluasi Ulang
Penyampaian
ulang
Dokumen
Penawaran

Dinyatakan
oleh PA/KPA

Menteri/ Kepala Lembaga/


Pimpinan Institusi/
Kepala Daerah

Pelelangan
Ulang
Penghentian
Proses
Pelelangan

Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah

61

1) ULP memberitahukan kepada seluruh peserta bahwa pelelangan


dinyatakan gagal berikut penjelasan penyebab kegagalan lelang.

2) PA/KPA, PPK dan/atau ULP melakukan evaluasi penyebab terjadinya


kegagalan, antara lain :
a) Kemungkinan terjadinya persekongkolan;
b) Adanya persyaratan yang diskriminatif;
c) Spesifikasi teknis terlalu tinggi;
d) Spesifikasi mengarah pada satu merek/produk tertentu, kecuali
suku cadang;
e) Nilai total HPS pengadaan terlalu rendah;
f) Nilai dan/atau ruang lingkup pekerjaan terlalu luas/besar;
dan/atau
g) Kecurangan dalam pengumuman.
Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah

62

3)

Apabila dari hasil evaluasi penyebab terjadinya pelelangan gagal,


mengharuskan adanya perubahan Dokumen Pengadaan, maka pelelangan
diproses seperti pelelangan baru.

4)

Berdasarkan hasil evaluasi penyebab kegagalan, maka ULP


menindaklanjutinya, yaitu melakukan :
a) Evaluasi ulang;
b) Penyampaian ulang Dokumen Penawaran;
c) Pelelangan ulang; atau
d) Penghentian proses pelelangan.

5)

PA/KPA, PPK dan/atau ULP dilarang memberikan ganti rugi kepada peserta
pelelangan apabila penawarannya ditolak atau pelelangan dinyatakan
gagal.
Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah

63

Isi kontrak adalah :


1) Surat perjanjian;
2) Syarat umum kontrak;
3) Syarat khusus kontrak;
4) Dokumen lain yang merupakan bagian dari kontrak :

Surat penunjukan;
Surat penawaran;
Spesifikasi umum;
Spesifikasi khusus;
Gambar-gambar;
Adenda dalam proses pemilihan yang kemudian dimasukkan di masingmasing substansinya;
Daftar kuantitas dan harga (untuk kontrak harga satuan);
Dokumen lainnya

Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah

64

Persiapan Pelaksanaan Kontrak Pengadaan Barang


Surat Pesanan (SP)
Penyusunan Program Mutu
Rapat Persiapan Pelaksanaan Kontrak
Pemeriksaan Bersama
Inspeksi Pabrikasi
Pembayaran Uang Muka
Usaha Kecil maksimal 30 %
Usaha non-Kecil maksimal 20 %

Kontrak Tahun Jamak


(pilih yang terkecil):
20% dari Kontrak Tahun Pertama,
atau
15 % dari nilai Kontrak

Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah

65

Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah

66

Setelah pekerjaan 100% (seratus perseratus), penyedia


mengajukan permintaan secara tertulis kepada PPK untuk
penyerahan pekerjaan

PPHP melakukan penilaian terhadap hasil pekerjaan yang telah


diselesaikan oleh penyedia. Apabila terdapat kekurangankekurangan dan/atau cacat hasil pekerjaan, penyedia wajib
memperbaiki/menyelesaikannya
PPK menerima penyerahan pekerjaan, apabila: (1) Seluruh hasil
pekerjaan dilaksanakan sesuai dengan ketentuan Kontrak dan
diterima oleh Panitia/Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan, (2) Apabila
diperlukan, penyedia wajib menyerahkan sertifikat garansi kepada
PPK

Langkah-Langkah Serah Terima

Dalam rangka penilaian hasil pekerjaan, PA/KPA menugaskan


Panitia/Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan

Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah

67

2 kel. pertama, melakukan evaluasi administrasi dan


teknis
2 kel. kedua, melakukan evaluasi harga
2 kelompok yang berbeda mempresentasikan hasilnya
& bandingkan dengan jawaban kelompok lain
diskusikan

45
Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah

68

15

Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah

69