Anda di halaman 1dari 8

RANGKA ATAP BAJA RINGAN

Azyan Liyana Fatin


Jurusan Arsitektur Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer
Universitas SAINS Al-Quran Jawa Tengah di Wonosobo
e-mail: azy_life@yahoo.com

PENDAHULUAN
A.

Latar Belakang
Di zaman seperti sekarang ini, dimana kemajuan teknologinya sudah maju, dan

kebutuhan manusia akan kepraktisan semakin meningkat, maka dicarikanlah solusi atas
hal tersebut, terutama dalam hal struktur bangunan terutama atap.
Solusi yang diciptakan adalah dibuatnya rangka atap baja ringan yang mampu
memenuhi kebutuhan manusia tersebut.

B.

Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang diatas, dapat ditarik beberapa masalah antara lain:
1. Apakah baja ringan itu sendiri?
2. Bagaimana cara pemasangan rangka atap tersebut?
3. Apakah kelebihan dan kekurangan menggunakan rangka atap baja ringan jika
dibandingkan dengan rangka atap kayu?
4. Apa sajakah macam-macam rangka atap baja ringan tersebut?

PEMBAHASAN
A.

Baja Ringan
Baja merupakan logam paduan dengan besi sebagai unsur dasarnya dan karbon

sebagai unsur paduan utamanya. Karbon tersebut berkisar antara 0.2 2.1 % berat
sesuai grade nya.

Gambar 1.1. Rangka atap baja ringan

Unsur paduan lain yang biasa digunakan antara lain:


1. Khrom
2. Vanadium
3. Tungsten
4. Mangan
Penambahan kandungan karbon pada baja dapat meningkatkan kekerasan dan
kekuatan tariknya, namun disisi lain membuatnya menjadi getas serta menurunkan
keuletannya.
Berbeda dengan baja konvensional, baja ringan merupakan baja bermutu tinggi
yang memiliki sifat ringan dan tipis namun memililki fungsi setara baja konvensional.
Rangka atap baja ringan diciptakan untuk memudahkan perakitan dan konstruksi.
Elemen rangka atap ini yaitu:
1. Kuda-kuda 0.7 1 mm
2. Reng 0.4 0.7 mm
3. Sekrup
4. Jurai dalam
Kekuatan tarik baja ringan adalah 550 Mpa, sedangkan baja biasa kakuatan
tariknya hanya 300 Mpa.

B.

Pemasangan Konstruksi Baja Ringan


Pemasangan kuda-kuda baja ringan diatas tumpuannya dapat dilakukan dengan

dua cara, yaitu:


1. Dipasang langsung diatas ringbalk
2. Dipasang diatas ringbalk dengan perantara wall-plate. Penggunaan sistem
tumpuan dengan wall-plate sedapat mungkin harus dihindari, karena tumpuan
dengan wall-plate hanya ditujukan untuk meratakan ringbalk jika ringbalk
tidak rata.

Gambar 1.2. Tumpuan dengan


Wall-Palte

Gambar 1.3. Langsung Ringbalk

Pemasangan kuda-kuda harus mengikuti beberapa langkah kerja sebagai berikut:


1. Langkah 1: Persiapan kerja
a. Menyiapkan gambar rencana atap dan peletakan kuda-kuda.
b. Menyiapkan peralatan dan perlengkapan keselamatan dan kesehatan kerja.
c. Menyiapkan perlengkapan untuk pemasangan kuda-kuda.
2. Langkah 2: Leveling dan Marking
a. Memastikan seluruh permukaan atas ringbalk rata dan siku dengan
menggunakan waterpass dan penyiku sebagai alat bantu ukur.

Gambar 1.4. Kontrol Siku dan Leveling ring


balok

b. Memastikan bahwa rangkaian ring balok telah mengikat semua bagian


bangunan dan tersambung secara benar dengan kolom yang ada
dibawahnya.
c. Memberi tanda posisi perletakan kuda-kuda.

Gambar 1.5. Pemberian tanda posisi perletakan kuda-kuda dan


pengukuran jarak anatar kuda-kuda

d. Mengukur jarak antar kuda-kuda menggunakan perhitungan struktur yang


telah dilakukan oleh para ahli.
3. Langkah 3: Pengangkatan dan pemasangan kuda-kuda

a. Mengangkat kuda-kuda secara hati-hati agar tidak menyebabkan kerusakan


pada rangkaian kuda-kuda yang telah dirakit.

Gambar 1.6. Pengangkatan kuda-kuda secara manual

b. Memasang kuda-kuda sesuai dengan nomornya diatas ringbalk atau wallplate sesuai gambar kerja.

Gambar 1.7. Pemasangan kuda-kuda diatas ring balok

c. Memastikan posisi kira dan kanan kuda-kuda tidak terbalik.


d. Mengontrol posisi berdirinya kuda-kuda agar tegak lurus dengan ringbalk
menggunakan benang dan lot.
e. Mengencangkan

kuda-kuda

dengan

plat

(L

bracket)

dengan

menggunakan 4 buah screw 12 14 x 20 HEX.


f. Mengencangkan plat L dengan menggunakan dynabolt dan menambahkan
balok penopang sementara agar posisi kuda-kuda tidak berubah.
g. Memasang balok nok (jika semua kuda-kuda telah terpasang).
h. Memasang bracing (pengikat) sebagai perkuatan, jika bekerja beban angin.
i. Memasang reng dengan jarak menyesuaikan penutup atap yang digunakan.

Gambar 1.8. Pemasangan screw pada reng

j. Memasang outrigger (gording tambahan setelah kuda-kuda terakhir yang


menumpu ringbalk).
k. Memasang ceiling battens dengan jarak antar masing-masing 120 cm.
4. Memasang penutup atap

Gambar 1.9. Memasang penutup atap


Gambar 1.10. Konstruksi rangka atap baja ringan

C.

Kelebihan dan kekurangan Rangka Atap Baja Ringan


Dibandingkan dengan kayu, baja ringan mempunyai banyak kelebihan dan

kekurangannya sendiri. Kelebihan dan kekurangan tersebut antara lain:


1. Kelebihan
a. Tidak perlu di cat lagi
b. Bahan bangunan yang ringan sehingga tidak memberatkan struktur
c. Tidak terkena serangan rayap, hal ini berbeda dengan kayu yang punya resiko
keropos dimakan rayap
d. Mutu materialnya tidak berubah-ubah, tidak melapuk karena usia lanjut
e. Proses pemasangan cepat, bisa dipabrikasi dulu lalu tinggal pasang di lokasi
proyek
f. Tahan terhadap karat.

2. Kekurangan

a. Kerangka atap baja ringan tidak bisa diekspos seperti sistem rangka kayu,
sistem rangkanya yang berbentuk seperti jaring kurang menarik bila tanpa
penutup plafond.
b. Karena strukturnya yang seperti jaring maka bila ada salah satu bagian
struktur yang salah hitung ia akan menyeret bagian lainnya.
c. Rangka atap baja ringan tidak se-fleksibel kayu yang dapat dipotong dan
dibentuk berbagai profil. Pada konstruksi atap yang berbentuk bundar akan
lebih mudah bila konstruksinya menggunakan rangka kayu.
d. Tidak adanya presisi pada garis level pasangan dinding bata atau balok beton yang
menjadi tempat dudukan kuda-kuda rangka atap baja ringan tersebut. Dengan
demikian,

diperlukan

revisi

berupa

penambalan,

pengganjalan,

ataupun

pembobolan dan pemangkasan di bagian-bagian yang tidak level.


e. Tidak terjual bebas di toko bahan bangunan, jadi harus memesan langsung pada
supplier rangka atap baja ringan yang biasanya menawarkan harga perencanaan
bahan berikut pemasangan sampai jadi.
f. Tergolong sebagai material rangka atap yang cukup mahal dibanding jenis lainnya,
namun keberadaan kayu yang semakin langka telah mebuat baja ringan menjadi
lebih murah untuk digunakan.
g. Tidak bisa membuat rangka atap, perlu gambar kerja yang benar sehingga atap
bisa dibangun dan berfungsi dengan baik.

D.

Jenis-jenis kuda-kuda baja ringan


1.

Rangka Atap Baja Ringan ROOFTRUSS ZincAlum pengganti rangka


atap konvensional yang bermaterial kayu (kaso).
Terbuat dari baja ringan mutu tinggi Hi-Ten G550 sebagai bahan dasar
kekuatan struktur dengan mutu yang konsisten dan merata dengan
tegangan maksimum 550 Mpa yang telah di proses pelapisan tahan karat,
di produksi dengan mesin khusus dengan tingkat presisi yang tinggi dan
hasil bentuk dimensi material yang lebih akurat sebagai penunjang
penggunaan sistem struktur rangka atap kuda - kuda yang lebih inovatif
untuk solusi " Rayap & Karat ". Pilihan bahan material yang digunakan
yaitu :
ZincAlum baja lapis hasil campuran Aluminium dan Zinc,

Galvanis baja lapis Zinc dengan proses Hot Dip

Gambar 2.1. Rangka Atap

Baja Ringan
ROOFTRUSS

2. Truss

3. Supertruss
Adalah rangka kuda-kuda baja ringan yang memiliki kekuatan yang
diperlukan untuk melindungi dan menjaga kesatuan struktur rangka atap dan
kualitas bangunan.
4. Fan

5. Fink

6. Pratt

PENUTUP
A.

Kesimpulan
Berdasarkan penjelasan dapat disimpulkan bahwa kuda-kuda baja ringan

mempunyai banyak keuntungan dibanding dengan kuda-kuda kayu. Selain itu baja
ringan mampu memenuhi kebutuhan manusia akan teknologi konstruksi yang baru,
efektif, berumur panjang dan efisien.
Kuda-kuda baja ringan juga mempunyai banyak jenis sesuai dengan kegunaan,
penempatan dan kebutuhan masing-masing individu.

DAFTAR PUSTAKA

___________. Atap Baja Ringan.


Faqih, Nasyiin. Baja Ringan. Wonosobo: Universitas SAINS Al-Quran. 2013.
Faqih, Nasyiin. Melaksanakan Pekerjaan Pemasangan Rangka Atap Baja Ringan Tahan
Gempa. Wonosobo: Universitas SAINS Al-Quran.
http://documentasi1.wordpress.com/2013/04/23/pengertian-baja-ringan/html
http://www.ilmusipil.com/kuda-kuda-baja-ringan