Anda di halaman 1dari 2

Volume 1, Issue 1

MELAHIRKAN ANAK KE 4 DI USIA TUA


Lead Story Headline

Page 1

Responden

24 Desember 2014

Nama : Candra

Sekilas Tentang Ibu Candra

Point penting :
Biodata responden
Indikator hak
kesehatan reproduksi
Metode kontrasepsi
Pelayanan kesehatan
ibu
Kekerasan berbasis
gender dalam keluarga

Candra,

54 tahun begitu akrab

disapa di lingkungan Pattimura Kelurahan Jember Kidul Kecamatan


Kaliwates Kabupaten Jember. Beliau merupakan seorang ibu rumah
tangga yang dulu pernah bekerja
menjadi bagian pemasaran di salah
satu dealer kendaraan bermotor di
kota Jember. Beliau merupakan
seorang lulusan SLTA .
Ibu Candra memiliki 4 orang anak
yang kini 2 diantaranya sudah

menikah dan 2 masih hidup serumah bersamanya.


Nasib berkata lain, setelah anak tertuanya bernama Lisa 25 tahun
meninggal dunia akibat kanker paru
yang diderita. Saya sudah membesarkan anak sampai S1 ternyata
diambil Yang Maha Kuasa ungkap
ibu Candra. Sehingga salah satu penopang ekonomi keluarga sudah
tiada lagi dan sampai sekarang yang
menopang biaya ekonomi adalah
anak ke 2 dari ibu Candra.

Alamat : Jl. Melati Gg 8


RT 3 RW 5 Kelurahan
Jember Kidul Kecamatan
Kaliwates JEMBER

Pengumpul Data
Nama : Anggi aditama
Nim : 122110101196
Alamat : Perum Mastrip

Metode Kontrasepsi
Untuk saat ini ibu Candra sudah
tidak memakai alat kontrasepsi.
Namun pernah memakai Alat Kontrasepsi Dalam Rahim (AKDR)
dengan alasan cukup efektif untuk
mencegah kehamilan dimasa usia
subur, tutur ibu 3 anak ini.

Ibu candra mendapatkan pelayanan


pemasangan AKDR dari seorang
bidan yang jaraknya 5 km dari rumahnya dan ditempuh dengan
menggunakan sepeda motor selama <30 menit waktu perjalanan.
Menurutnya
pelayanan
yang
didapat sangat baik.

Wawancara bersama ibu Candra

Page 2

Kekerasan Gender

Hak Kesehatan Reproduksi


Di usianya yang masih
muda, bu Candra
menikah pada usia <20
tahun. Kemudian 1
tahun usia pernikahan
dikarunia
seorang
anak perempuan. Berjarak 2 tahun kemudian ibu rumah tangga
ini dikaruniai seorang
anak perempuan lagi.
Berdasarkan pertimbangang
bersama
dengan suaminya, ibu
Candra memutuskan
untuk menggunakan
alat KB berupa AKDR
agar setelah kelahiran
anak ke-2.
Selang
13
tahun
kemudian alat KB itu
dilepas dan ibu 2 anak
ini hamil untuk anak
ke-3.
Awalnya saya tidak

menyangka akan hamil untuk anak


ke-3, karena memang saya kira sudah tidak subur lagi Rahim saya
ujar ibu Candra.

Ibu paruh baya ini menyatakan bahwa tidak pernah mendapatkan


kekerasan dalam berumah tangga
bersama bapak Suki Raharjo.

Setelah melahirkan anak ke-3 berjenis laki-laki maka ibu Candra


memutuskan untuk ber-KB kembali.
Namun hal itu terulang kembali
bahwasanya setelah dilepas alat KB
tersebut rentang 11 tahun ibu Can-

Dalam berumah tangga ya sudah


biasa mas kalo hanya sekedar cekcok mulut tutur ibu Candra.

Pelayanan Kesehatan
Selama menjalani kehamilannya
dari anak pertama sampai terakhir,
bahwasanya ibu Candra sudah rutin
memerikan kandungannya ke bidan
terdekat.
Sehingga ketika kami bertanya
apakah ada permasalahan atau kelainan selama kehamilan beliau
dengan tegas menjawab bahwa
semuanya berjalan dengan normal
sampai kepada proses melahirkan
bayinya.

Ibu Candra juga mengungkapkan


bahwa kalo hanya sekedar ucapan
tidak pernah menjadi permasalahan
yang panjang, dalam waktu tidak
lama juga langsung kembali seperti
semula hubungan dengan suaminya.

Kesehatan Reproduksi B
Jalan Kalimantan 93 Kampus Tegalboto
JEMBER
68121 (0331) 337878

Fakultas Kesehatan Masyarakat


Universitas Jember

Phone: 0857-3027-1773
Fax: (0331) 337878
Email: ditamarells@gmail.com

Public Health :
prevent-promote-protect