Anda di halaman 1dari 32

Pekerjaan

: Kepala Cabang/Manager

Kode Pekerjaan

Level

: Sertifikat VI

65

90

11

VI

01

KELOMPOK KOMPETENSI UMUM


NO

Kode Unit

Judul Unit Kompetensi

1.

KJK.SP01.002.01

Melakukan Prinsip-prinsip Pengelolaan Organisasi & Manajemen Koperasi Jasa Keuangan

2.

KJK.SP01.003.01

Melakukan Prinsip-prinsip Pengelolaan Organisasi & Manajemen Koperasi Jasa Keuangan Syariah

3.

KJK.SP01.006.01

Menyusun Perencanaan Strategis

4.

KJK.SP01.007.01

Memberikan Motivasi

KELOMPOK KOMPETENSI INTI


NO

Kode Unit

Judul Unit Kompetensi

1.

KJK.SP02.013.01

Melaksanakan Pengendalian Intern

2.

KJK.SP02.014.01

Melakukan Kontrak Pinjaman/Pembiayaan dan Pengikatan Agunan

3.

KJK.SP02.026.01

Menilai Tingkat Kesehatan

4.

KJK.SP02.027.01

Menganalisis Program Kerja dan Rencana Anggaran Pendapatan dan Biaya

5.

KJK.SP02.028.01

Mengamankan Asset dan Infrastruktur

6.

KJK.SP02.029.01

Melakukan Kemitraan

KELOMPOK KOMPETENSI KHUSUS

NO

Kode Unit

Judul Unit Kompetensi

1.

KJK.SP03.006.01

Melakukan Negosiasi

2.

KJK.SP03.007.01

Menyajikan Presentasi

25/12/2014

Pelatihan Manajemen KSP/USP Kompetensi

STANDAR KOMPETENSI
ELEMEN KOMPETENSI

KRETERIA UNJUK KERJA

Merencanakan kemitraan

1.
2.
3.
4.

Kebutuhan dan potensi dieksplorasi dan dianalisis


Mitra bisnis diidentifikasi dan dianalisis
Proposal kemitraan disusun dan dirumuskan
Jadual pelaksanaan kemitraan disusun

Menegosiasikan kemitraan

1.

Proposal kemitraan dipresentasikan kepada calon mitra


bisnis
Proposal kemitraan dinegosiasikan dengan calon mitra
bisnis
Dokumen perjanjian/kesepakatan kemitraan disusun dan
ditandatangani

2.
3.
Melaksanakan kemitraan

1.
2.
3.

Materi perjanjian/kesepakatan kemitraan dilaksanakan


Pelaksanaan kemitraan dimonitoring
Hasil pelaksanaan kemitraan dievaluasi

Melaporkan hasil kegiatan


pelaksanaan kemitraan

1.
2.

Format laporan disiapkan


Laporan hasil kegiatan pelaksanaan kemitraan Koperasi
Jasa Keuangan dibuat dan dilaporkan

25/12/2014

DIKLAT MANAGER/KEPALA
CABANG KJK SE KALIMANTAN
BARAT

STANDAR KOMPETENSI

1. Merencanakan
Kemitraan
ELEMEN
KOMPETENSI

2. Menegosiasikan
Kemitraan
3. MelaksanakanKemitraan
4. Melaporkan hasil
kegiatan pelaksanaan
kemitraan
4

Pengetahuan yang dibutuhkan


Manajemen bisnis
Manajemen administrasi
Manajemen operasional/produksi
Hukum perdata
Teori pengambilan keputusan

Ketrampilan yang dibutuhkan

Menyusun proposal
Menyusun perjanjian dan kontrak
Melakukan negosisasi
Melakukan presentasi
Mengambil keputusan

Aspek Kritis

Perbedaan persepsi
Perubahan kebijakan
Perubahan lingkungan bisnis
Pelanggaran perjanjian
Perubahan komitmen mitra bisnis

Pengertian Kemitraan
Kemitraan adalah kerjasama yang
saling membutuhkan, saling
memperkuat dan saling
menguntungkan antara pengusaha
besar atau menengah.
Pada umumnya adalah pemrakarsa
dan pengusaha kecil menjadi mitra
binaan.
6

Mitra usaha adalah Koperasi Jasa Keuangan yang


dapat dipertimbangkan menjadi peserta dalam
kemitraan dengan mempertimbangkan; saling
membutuhkan, bersedia menjalin kemitraan
dengan usaha besar, mempunyai kinerja usaha
yang baik

25/12/2014

DIKLAT MANAGER/KEPALA
CABANG KJK SE KALIMANTAN
BARAT

Kemitraan
Bagaimana cara terbaik menghindari
potensi rusaknya kemitraan?
Menakar pro dan kontra suatu
kemitraan
Mencari mitra bisnis yang tepat.
Memantau perkembangan seiring
berjalannya waktu

Dasar Hukum Untuk Melaksanakan Kemitraan

1. Undang-undang Nomor 25 Tahun 1992


tentang Perkoperasian
2. PP. Nomor 9 Tahun 1995 tentang Pelaksanaan
Kegiatan Usaha Simpan Pinjam oleh Koperasi
3. Kepmenkop dan PKM No. 351 tahun 1998
tentang Petunjuk Pelaksanaan Kegiatan
Usaha Simpan Pinjam oleh Koperasi dan No.
91 tahun 2004 tentang Petunjuk Pelaksanaan
Kegiatan Usaha Koperasi Jasa Keuangan
Syariah.

1. MERENCANAKAN KEMITRAAN
1. Kebutuhan

dan Potensi Kemitraan

Secara alamiah kemitraan akan mencapai tujuannya jika saling


membutuhkan, saling memperkuat dan saling menguntungkan
KJK membutuhkan pembiayaan dari perbankan, sedangkan
perbankan sangat tidak untung meyalurkan kredit kepada UKM
dengan plafond dibawah 25 jt.
Umumnya kemitraan bermanfaat untuk kasus-kasus dimana
dibutuhkan sejumlah pengendalian, sementara pengembangan
internal akan menjadi mahal dan sulit

10

1. MERENCANAKAN KEMITRAAN

2. Mitra Bisnis
Kemitraan adalah hubungan yang sejajar, tanpa ada
tekanan dari salah satu pihak untuk mencapai tujuan
bersama yang diinginkan. Perlu dilakukan analisis
terhadap kondisi calon mitra bisinis meliputi : organisasi,
SDM, Keuangan, Produk, Pemasaran
Beberapa pertanyaan sebagai acuan dalam Kemitraan
Apakah kedua lembaga memiliki kepentingan dan
sasaran yang sama ?
Apakah mereka memiliki sumber daya dan keahlian
yang saling melengkapi
Apakah keduanya bersepakat berdasarkan posisi
kekuatan masing-masing atau dapatkah salah satu
mengekploitasi yang lain
11

1. MERENCANAKAN KEMITRAAN

Pola Kemitraan Usaha


(Pasal 27 Undang-Undangn No.9 tahun 1995 tentang Usaha Kecil))

Inti Plasma

Sub Kontrak

Pola Dagang Umum

Pola Waralaba

Pola Keagenan

Pola bentuk-bentuk lain

12

1. MERENCANAKAN KEMITRAAN

Pola Kemitraan Usaha


Inti Plasma
adalah hubungan kemitraan antara usaha kecil
dengan usaha besar yang didalamnya usaha
menengah atau besar sebagai inti dan usaha kecil
sebagai plasma, perusahaan inti melaksanakan
pembinaan mulai dari penyediaan sarana produksi &
pemasaran, bimbingan teknis sampai pemasaran
hasil produksi

13

1. MERENCANAKAN KEMITRAAN

Pola Kemitraan Usaha

Sub Kontrak
adalah hubungan kemitraan antara usaha
kecil dengan usaha menengah atau usaha
besar, yang didalamnya usaha kecil
memproduksi produk yang diperlukan oleh
usaha menengah atau besar sebagai
bagian dari produksi.

14

1. MERENCANAKAN KEMITRAAN

Pola Kemitraan Usaha


Pola Dagang Umum
adalah hubungan kemitraan antara usaha kecil
dengan usaha menengah atau usaha besar, yang
didalamnya usaha menengah atau usaha besar
memasarkan hasil usaha kecil atau usaha kecil
memasok kebutuhan yang diperlukan oleh usaha
menengah atau usaha besar kecil memproduksi
produk yang diperlukan oleh usaha menengah atau
usaha besar mitranya
15

1. MERENCANAKAN KEMITRAAN

Pola Kemitraan Usaha

Pola Waralaba
adalah hubungan kemitraan yang
didalamnya pemberi waralaba memberikan
hak pengunaan lisensi, merek dagang, dan
saluran distribusi perusahaannya kepada
penerima waralaba dengan disertai
bantuan dan bimbingan manajemen

16

1. MERENCANAKAN KEMITRAAN

Pola Kemitraan Usaha

Pola Keagenan
adalah pola kemitraan yang
didalamnya usaha kecil diberi hak
untuk memasukkan barang dan jasa
usaha menengah atau usaha besar
mitranya
17

1. MERENCANAKAN KEMITRAAN

Pola Kemitraan Usaha

Pola bentuk-bentuk lain


adalah pola kemitraan yang pada saat ini
sudah berkembang, tetapi belum
dilakukan, atau pola baru yang akan
timbul dimasa yang akan datang

18

1. MERENCANAKAN KEMITRAAN

3. Proposal Kemitraan
Dalam mewujudkan kemitraan, kita perlu mempertemukan
konsep dan implementasi kemitraan di lapangan

Pertama, pelaksanaan kemitraan berdasarkan pada strategi


dasar yaitu hubungan kemitraan yang memiliki keterkaitan
usaha
Kedua, implementasi gerakan kemitraan dengan langkah2 :
1.
2.
3.
4.
5.
6.

Penetapan komitmen kemitraan


Identifikasi peluang kemitraan
Kampanye program kemitraan
Melaksanakan dan mengembangkan kemitraan usaha
Publikasi program dan hasil kemitraan
Monitoring pelaksanaan kemitraan

Ketiga, perlu memikirkan sasaran gerakan kemitraan.

Sektor
Pertanian, pola inti plasma. Sektor industri- pola
subkontrak, Sektor perdagangan dan jasa-pola
waralaba dan keagenan, Sektor Jasa keuangan- 19
sistem interlending/ intermediasi

1. MERENCANAKAN KEMITRAAN

3. Proposal Kemitraan
Menyusun Proposal Kemitraan
Menurut jangka waktunya, sasaran kemitraan dapat kita
klasifikasikan jangka pendek dan jangka panjang
Menyusun Perjanjian dan Kontrak Kemitraan
Dalam menyusun proposal kemitraan diperlukan langkah-langkah
sebagai berikut :
o Mengidentifikasi peluang dan potensi dalam kemitraan
o Mengidentifikasi mitra bisnis
o Menyusun kelayakan kemitraan
o Mempertimbangkan resiko yang kemungkinan timbul dari
kemitraan
o Menuangkan hasil pembahasan point-point di atas dalam
proposal kemitraan

20

1. MERENCANAKAN KEMITRAAN

4. Jadual Pelaksanaan Kemitraan


Dalam menyusun jadual
pelaksanaan kemitraan
disusun, dengan
mempertimbangkan tingkat
kesibukan KJK dan
ketersediaan waktu mitra
bisnis

21

1. MERENCANAKAN KEMITRAAN

22

2. MENEGOSIASIKAN KEMITRAAN
Presentasi Proposal Kemitraan
Sebelum melakukan presentasi proposal kemitraan, perlu dibuat daftar
peringkat mitra potensial yang hendak ditemui

Keberhasilan presenter dalam kemitraan sangat dipengaruhi orang


disekitarnya. Kelompok pendukung yang mempersiapkan materi
presentasi dan memberi laporan tentang latar belakang audience turut
mempengaruhi kelancaran presentasi

Materi presentasi proposal kemitraan :


Latar Belakang
Tujuan dan Manfaat Kemitraan
Hal-hal yang saling menguntungkan

23

2. MENEGOSIASIKAN KEMITRAAN
Langkah untuk mengindentifikasi perbedaan persepsi dalam
pelaksanaan presentasi dan negosiasi adalah mengevaluasi respon dari
para calon mitra kita
Apakah calon mitra mempunyai pandangan yang sama terhadap
tujuan dan sasaran kemitraan

Apakah calon mitra telah memahami gagasan yang kita tawarkan

Apakah calon mitra memiliki gakerja dan kiltur bidang jasa keuangan

Apakah calon mitra memiliki praktek bisnis yang sama dengan kita

Dapatkah mereka saling percaya satu sama lain

Proses negosiasi pendirian agresif yang moderat (berusaha mencapai


kekuatan untuk diri sendiri)
Proses negosiasi menang-menang (mencari kepentinagn terbaik dan
pada saat bersamaan juga menjadi terbaik bagi pihak lain

2. MENEGOSIASIKAN KEMITRAAN

Dokumen Perjanjian/ Kesepakatan Kemitraan


Dokumen perjanjian/kesepakatan kemitraan
yang paling singkat minimal menggambarkan
poin--poin penting dalam kesepakatan
poin
kerjasama, seperti :
1). Nama dan alamat para pihak yang bermitra
2). Hak dan kewajiban dari KJK.
3). Hak dan kewajiban dari mitra KJK.
4). Tanda tangan para pihak yang bermitra
bermitra..
5). Tanggal penandatanganan dan
keberlakukan kemitraan

25

3. MELAKSANAKAN KEMITRAAN

1. Pelaksanaan Materi
Perjanjian/Kesepakatan Kemitraan

Rumusan Perjanjian/ Kesepakatan Kemitraan


Mengambil Keputusan Hasil Negosiasi
Membuat komitmen dalam kemitraan
Mengatur Kembali Perubahan Komitmen Mitra
Bisnis Dalam Membuat Kesepakatan

Syarat-sayarat sahnya perjanjian (Pasal 1320 KUH):


1. Mereka sepakat mengikatkan diri
2. Mereka mempunyai kecakapan untuk membuat
suatu perikatan
3. Mereka mempunyai suatu hak tertentu
4. Ada suatu sebab yang halal

26

3. MELAKSANAKAN KEMITRAAN
1. Pelaksanaan Materi Perjanjian/Kesepakatan Kemitraan

Rumusan Perjanjian/ Kesepakatan Kemitraan


Perjanjian/Kesepakatan Kemitraan sekurangsekurang-kurangnya harus
memuat :
a. Target /jumlah KJK yang akan dijadikan mitra
b. Identitas para pihak
c. Tempat kedudukan masingmasing-masing pihak
d. Bentuk dan lingkup usaha yang dimitrakan
e. Pola kemitraan yang digunakan
f. Hak dan kewajiban masingmasing-masing pihak
g. Nilai kemitraan
h. Jangka waktu perjanjian
i. Cara pembayaran
j. Bentuk pembinaan yang diberikan mitra kepada kita
k. Cara menyelesaikan perselisihan
27

3. MELAKSANAKAN KEMITRAAN
1. Pelaksanaan Materi Perjanjian/Kesepakatan Kemitraan

Mengambil Keputusan Hasil Negosiasi


Mitra harus berkesesuaian satu sama
lain dalam banyak hal

Pilihan mitra yang tidak tepat


merupakan langkan kearah
kegagalan kemitraan

28

2. Monitoring Pelaksanaan Kemitraan


Pemantauan perkembanan proses kemitraan secara
rutin tidak perlu mendapatkan penekanan
berlebihan, meskipun hal ini seringkali terlupakan

3. Evaluasi Hasil Pelaksanaan Kemitraan


Mengevaluasi keberhasilan
kemitraan seringkali merupakan hal
yang sulit karena kebutuhan dan
sasaran kemitraan terkadang
bertentangan dengan kebutuhan
masing--masing
masing
29

3. MELAPORKAN HASIL KEGIATAN


PELAKSANAAN KEMITRAAN
1. Format laporan disiapkan
Form Laporan Evaluasi
Form Laporan Hasil Kegiatan
secara berkala

30

3. MELAPORKAN

HASIL KEGIATAN
PELAKSANAAN KEMITRAAN

2. Laporan Hasil Kegiatan Melakukan

Kemitraan KJK
Pelaporan
Penyusunan Laporan
Bertanggung Jawab Terhadap Hasil
Pelaksanaan

31