Anda di halaman 1dari 8

LAPORAN PELAKSANAAN KEGIATAN

FOCUS GROUP DISCUSSION (FGD) DALAM RANGKA MONITORING DAN


EVALUASI PROGRAM P4GN DI SULAWESI SELATAN TAHUN 2012
A.

Dasar Hukum

1.

Undang-Undang No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika;

2.

Peraturan Pemerintah Nomor 39 Tahun 2006 tentang Tata


Cara Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan;

3.

Peraturan Presiden Nomor 23 Tahun 2010 tentang Badan


Narkotika Nasional;

4.

Peraturan

Kepala

Badan

Narkotika

Nasional

Nomor:

Per/04/V/2010/BNN tanggal 12 Mei 2010 tentang Organisasi dan Tata


Kerja BNNP dan BNNK;
5.

Instruksi Presiden Nomor 12 Tahun 2011 tentang Pelaksanaan


Kebijakan dan Strategi Nasional Pencegahan dan Pemberantasan
Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba Tahun 2011 2015;

6.

Peraturan Gubernur No. 33 Tahun 2012 tentang Kebijakan dan


Strategi

serta

Rencana Aksi

Provinsi

Sulawesi

Selatan

dalam

Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran


Gelap Narkotika.
B.

MAKSUD DAN TUJUAN


1.

Untuk menghasilkan informasi hasil monitoring kegiatan yang


telah dilaksanakan, permasalahan serta rencana tindak lanjut pada
tahun berikutnya di Kab/Kota yang berkaitan dengan P4GN.

2.

Untuk menghasilkan informasi hasil monitoring kegiatan yang


telah dilaksanakan, permasalahan serta rencana tindak lanjut di tahun
berikutnya pada lintas sektor yang berkaitan dengan program P4GN.

3.

Untuk memperoleh informasi hasil kegiatan BNNP Sulawesi


Selatan dari sasaran kegiatan.

C.

KEGIATAN YANG DILAKSANAKAN


1.

Persentase situasi pelaksanaan program Pencegahan dan


Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba di
Sulawesi Selatan;

2.

Focus Group Discussion/ diskusi terarah;

3.

Pembahasan solusi pemecahan masalah;

4.

Persentase Strategi Pemberdayaan Masyarakat oleh Kepala


Subdit Lingkungan Pendidikan BNN RI

D.

SASARAN
1.

Kepala BNNK/BNK se Sulsel

2.

Kepala Satuan Kerja Sektor Terkait

3.

Institusi sasaran kegiatan BNNP Sulsel TA 2012 (sampel).

E.

HASIL KEGIATAN
1.

Persentase capaian program P4GN di Sulawesi Selatan


(terlampir)

2.

Melaksanakan FGD dengan pokok diskusi seperti berikut :

a. BNNK/ BNK
1) Kegiatan apa yang sudah dilaksanakan terkait P4GN
2) Apa masalahnya
3) Rencana kegiatan tahun 2013
b. Satker Lintas Sektor terkait
1) Kegiatan apa yang sudah dilaksanakan terkait P4GN
2) Apa masalahnya
3) Rencana kegiatan tahun 2013
c. Penanggung jawab kader
1) Apa peran lembaga anda dalam program P4GN
2) Bagaimana bentuk dukungan kepada kader yang telah dibentuk
3) Apa permasalahannya
4) Rencana keterlibatan pada program P4GN tahun 2013
d. Pengurus kader
1) Apa tugas kader
2) Apa saran anda tentang materi pembentukan kader ?
3) Kegiatan apa yang sudah dilaksanakan terkait fungsi kader
4) Apa permasalahannya
5) Apa harapan anda ?

e. Peserta Penyuluhan.
1) Apa manfaat yang didapat setelah mengikuti penyuluhan
bahaya penyalahgunaan narkoba ?
2) Apakah materi yang diberikan sudah sesuai dengan harapan
anda ?
3.

Tanggapan dari peserta FGD :


a. Kab/Kota
1) Kegiatan yang telah dilaksanakan, rata-rata melaksanakan
upaya pencegahan dengan komponen kegiatan penyuluhan
(daftar terlampir)
2) Permasalahan
a) Rata-rata mempermasalahkan biaya yang kurang
b) Koordinasi antara sektor terkait, terutama pada integrasi
pendataan kasus.
3) Kegiatan yang direncanakan pada TA 2013, masih pada kisaran
rata-rata penyuluhan di SLTA, hanya ada dua Kab/Kota yang
mengusulkan untuk intervensi pada DPRD
b. Satuan Kerja Terkait
1) Kegiatan P4GN yang telah dilaksanakan dan direncanakan,
hanya Biro Napza dan Badan Pemberdayaan Perempuan & KB
yang mengutarakan kegiatan dan rencananya.
2) Koordinasi integrasi pendataan perlu disinergikan melalui peran
pemerintah daerah.
c. Penanggung jawab kader
1) Hanya penanggung jawab kader Poltekkes yang menunjukkan
perannya dalam upaya P4GN dengan membentuk kelompok anti
narkoba pada setiap jurusan dan memfasilitasi kader untuk
melaksanakan penyuluhan bahaya penyalahgunaan narkoba.
2) Permasalahan, perlu pemantauan dari BNNP dalam upaya
pemberdayaan

kader,

terutama

berkaitan

dengan

media

penyuluhan berupa flipchart, brosur, stiker, spanduk dan lainnya.


3) Rencana tindak lanjut, penanggung jawab kader poltekkes akan
menfasilitasi kader yang untuk melaksanakan penyuluhan,
namun perlu dukungan juga dari BNNP.

d. Pengurus kader
1) Pengurus kader Poltekkes Makassar sudah melaksanakan
perannya dengan melaksanakan penyuluhan pada masingmasing jurusannya. Sedangkan pada AMI Veteran dan AKPAR
belum melakukan perannya karena padatnya perkuliahan dan
masih membutuhkan bimbingan dari BNNP.
2) Harapan kader, selalu dipantau dari BNNP sehingga termotivasi
untuk melaksanakan perannya sebagai kader.
e. Peserta Penyuluhan
1) Rata-rata peserta menjawab terjadi peningkatan pemahaman
setelah mengikuti penyuluhan.
2) Harapan peserta penyuluhan, diperlihatkan fisik jenis-jenis
narkoba (bukan gambar).
F.

PENUTUP
Demikian laporan kegiatan ini dibuat sebagai bahan pertimbangan bagi
pimpinan dalam mengambil kebijakan lebih lanjut.

Makassar, 6 Desember 2012


Kepala Badan Narkotika Nasional
Provinsi Sulawesi Selatan,

Drs. Richard M. Nainggolan, MM, MBA

Lampiran :

Anda mungkin juga menyukai