Anda di halaman 1dari 13

SATUAN ACARA PENYULUHAN

Pokok Bahasan
Tempat

: Personal hygiene individu dengan post operasi di rumah.


: Di Ruang Parang Seling RS Orthopedi Prof Dr R Soeharso

Sasaran
Hari/tanggal
Waktu

Surakarta
: Keluarga pasien
: Kamis, 29 Oktober 2014
: 60 menit

A. Latar Belakang
Personal hygiene adalah tindakan membersihkan semua bagian tubuh
termasuk wajah, gigi, mulut,rambut, tubuh, kaki dan tangan. Kebersihan diri
seseorang dipengaruhi oleh status kesehatan, tahap perkembangan, gambaran
diri pasien, kebiasaan sosial budaya, kebiasaan mandi, status sosial ekonomi,
tata cara mandi yang lebih disukai dan tingkat pengetahuan (Taylor et all,
2011).
Kurangnya kesadaran keluarga mengenai kebersihan diri individu
dengan post operasi di rumah menyebabkan kebutuhan kebersihan diri
individu dengan post operasi tidak terpenuhi. Hal ini mempengaruhi status
kesehatan pasien post operasi, termasuk meningkatkan resiko terjadinya
penyebaran mikrobakteri sehingga memperlama proses kesembuhan. Selain
itu kenyamanan pasien menjadi terganggu (Potter & Perry, 2009).
B. Tujuan Instruksional Umum :
Setelah dilakukan penyuluhan kesehatan selama 1 X 60 menit
diharapkan keluarga mampu mengetahui perawatan kebersihan diri setelah
pulang
C. Tujuan Instruksional Khusus :
Setelah dilakukan penyuluhan kesehatan selama 1 X 60 menit
diharapkan keluarga mampu melakukan :
a. Mengetahui pengertian personal hygiene
b. Mengetahui pentingnya personal hygiene
c. Mengetahui cara melakukan perawatan diri
1) Perawatan diri pada rambut
2) Perawatan diri pada wajah

3) Perawatan diri pada gigi dan mulut


4) Perawatan diri pada tubuh
5) Perawatan diri pada kaki dan tangan
D. Pokok Bahasan : Personal hygiene pasien post operasi di rumah.
E. Sub Pokok Bahasan :
a. Pengertian personal hygiene
b. Pentingnya personal hygiene
c. Cara melakukan perawatan diri
1) Perawatan diri pada rambut
2) Perawatan diri pada wajah
3) Perawatan diri pada gigi dan mulut
4) Perawatan diri pada tubuh
5) Perawatan diri pada kaki dan tangan

Rencana Kegiatan :
N Tahapan
o kegiatan

Kegiatan
Perawat

Metode

Media

Waktu

10 mnt

Respon Klien dan


Keluarga

1 Pembukaan1. Salam teraupetik

2. Identifikasi keluarga

1.

Menjawab

1.

2.

salam
Menjawab

jawab
2.
Tanya

pertanyaan

jawab

3. Menjelaskan tujuan
dan Prosedur
4. Program dan Kontrak

Tanya

identifikasi
3.

waktu

Mendengarka
n

4.

Mendengarka
n

3.

Cera

mah
4.
mah

Cera
-

2 Kegiatan Menyampaikan materi : Mendengarkan

Pengertian

Ceramah

Leaflet 30 mnt

personal

hygiene
Pentingnya

personal

hygiene
Cara

melakukan

perawatan diri
Perawatan

diri

pada

rambut
Perawatan

Memperhatikan
diri

Demontrasi

pada

wajah
Perawatan diri pada gigi
dan mulut
Perawatan

diri

pada

diri

pada

tubuh
Perawatan

kaki dan tangan


3 Penutup

o Memberikan

Menjawab

Diskusi

pertanyaan

pertanyaan yang
terkait dengan materi

Ceramah

yang sudah

Mendengarkan
Ceramah
dijelaskan
o Menyimpulkan
Mendemontrasikan
o Meminta klien untuk
mendemontrasikan
o Salam terapeutik
Menjawab salam

Leaflet

10 mnt

Evaluasi :
A. Evaluasi
1. Evaluasi Struktur
a. Penyelenggaraan penyuluhan dilaksanakan di Poliklinik RSO

Prof. Dr.

Suharso Surakarta.
b. Pengorganisasian penyelenggaraan penyuluhan dilakukan sebelum dan
menjelang penyuluhan dilaksanakan
2. Evaluasi Proses
a. Audience antusias terhadap materi penyuluhan
b. Audience mengajukan pertanyaan dan menjawab pertanyaan secara benar.
3. Evaluasi Hasil
a. Untuk evaluasi, diukur dengan menggunakan pertanyaan yang telah
disediakan oleh penyaji. Pertanyaan tersebut diantaranya adalah:

a.Jelaskan pengertian personal hygiene


b. Jelaskan pentingnya personal hygiene
c.Jelaskan cara melakukan perawatan diri meliputi :
1) Perawatan diri pada rambut
2) Perawatan diri pada wajah
3) Perawatan diri pada gigi dan mulut
4) Perawatan diri pada tubuh
5) Perawatan diri pada kaki dan tangan
Penilaian Evaluasi
a)
b)
c)
d)

Nilai A jika pasien bisa menjawab 100% pertanyaan dengan benar


Nilai B jika pasien bisa menjawab 75 % pertanyaan dengan benar
Nilai C jika pasien bisa menjawab 50% pertanyaan dengan benar
Nilai D jika pasien bisa menjawab 25 % pertanyaan dengan benar
Keterangan : Jika evaluasi nilai C dan D maka Pendidikan kesehatan
dilakukan denagn cara review kembali hingga nilai evaluasi klien dan
keluarga minimal B.

MATERI PENDIDIKAN KESEHATAN

Personal hygiene pasien post operasi di rumah.


1. Pengertian
Personal hygiene adalah tindakan membersihkan semua bagian tubuh
termasuk wajah, gigi, mulut,rambut, tubuh, kaki dan tangan. Kebersihan diri
seseorang dipengaruhi oleh status kesehatan, tahap perkembangan, gambaran
diri pasien, kebiasaan sosial budaya, kebiasaan mandi, status sosial ekonomi,
tata cara mandi yang lebih disukai dan tingkat pengetahuan (Taylor et all,
2011).
Personal hygiene berasal dari bahasa Yunani yaitu personal yang
artinya perorangan dan hygiene berarti sehat. Kebersihan perorangan adalah
cara perawatan diri manusia untuk memelihara kesehatan mereka. Kebersihan
perorangan sangat penting untuk diperhatikan. Pemeliharaan kebersihan
perorangan diperlukan untuk kenyamanan individu , keamanan dan kesehatan
( Potter & Perry, 2009).
2. Pentingnya personal hygiene
Personal hygiene memiliki peranan yang sangat penting diantaranya :
a. Menghindari odor (bau badan)

b. Menghindari penyebaran bakteri


c. Meningkatkan kenyamanan
d. Mempercepat kesembuhan
Selain peranan personal hygiene dalam pelaksanaaannya personal hygiene
Menurut Sue & Patricia, 2012 Faktor faktor yang mempengaruhi
personal hygiene
adalah:
1) Citra tubuh ( Body Image)
Gambaran individu terhadap dirinya sangat mempengaruhi
kebersihan diri misalnya karena adanya perubahan fisik sehingga
individu tidak peduli dengan kebersihan dirinya.
2) Praktik Sosial
Pada anak anak selalu dimanja dalam kebersihan diri, maka
kemungkinan akan terjadi perubahan pola personal hygiene .
3) Status Sosial Ekonomi
Personal hygiene memerlukan alat dan bahan seperti sabun,
pasta gigi, sikat gigi, shampo, alat mandi yang semuanya memerlukan
uang untuk menyediakannya.
4) Pengetahuan
Pengetahuan
personal hygiene sangat penting karena
pengetahuan yang baik dapat meningkatkan kesehatan. Misalnya pada
pasien penderita diabetes mellitus ia harus menjaga kebersihan
kakinya.
5) Budaya
Di sebagian masyarakat jika individu sakit tertentu tidak boleh
dimandikan.
6) Kebiasaan seseorang
Ada kebiasaan orang yang menggunakan produk tertentu
dalam perawatan diri seperti penggunaan sabun, sampo dan lain lain.
7) Kondisi fisik atau psikis
Pada keadaan tertentu / sakit kemampuan untuk merawat diri
berkurang dan perlu bantuan untuk melakukannya.

3. Cara melakukan perawatan diri/ personal hyiegene


Prosedur
1. Persiapkan alat
a. Waslap
b. Air hangat
c. Selimut mandi
d. Handuk
e. Baju ganti
f. Sabun
g. Sikat gigi
h. Pasta gigi
i. Lotion,minyak telon atau sejenisnya
j. Bedak jika diperlukan
2. Gunakan waslap dengan air hangat untuk membasuh mata mulai dari
bagian dalam ke luar

3. Bersihkan bagian wajah, leher, telinga


4. Gunakan gerakan yang mantap untuk membersihkan bagian tangan,
lengan, ketiak,angkat bagian lengan yang diperlukan untuk mengakses
daerah ketiak. Lakukan pada daerah yang jauh dari orang yang
membersihkan terlebih dahulu kemudian bagian yang dekat dan
berikan pengalas dengan handuk pada bagian bawah tangan yang
sedang dibersikhan. Bilas dan keringkan,

5. Tempatkan handuk dilipat di tempat tidur sebelah tangan pasien dan


menempatkan baskom di atasnya. Rendam tangan pasien di baskom.

6. Letakkan handuk pada area dada sambil membuka selimut mandi


hingga daerah pusar. Kemudian bersihkan daerah dada hinga pusar,
bilas dan keringkan. Perhatikan pada bagian lipatan bawah dada.

7. Turunkan selimut mandi hingga perianal area (kelamin) dan bagian


dada tetap tertutup dengan handuk. Bersihkan (sibin) bagian perut,
bilas dan keringkan.

8. Bersihkan bagian kaki, dengan cara membuka selimut mandi lakukan


pada bagian kaki yang terjauh dari seseorang yang melakukan
perawatan terlebih dahulu. Jangan lupa menempatkan handuk dibawah
kaki yang sedang dibersihkan (disibin).

9. Bersihkan (sibin bagian paha, lutut, betis hingga telapak kaki termasuk
jari-jari dan sela- sela jari), bilas dan keringkan. Lakukan pada kaki
yang dekat dengan seseorang yang sedang melakukan perawatan.
10. Bersihkan (sibin) bagian punggung hingga pantat, bilas dan keringkan.
Cara memiringkan: pegang bagian bagu dan pinggul.

11. Bersihkan (sibin) bagian perianal atau kelamin, bilas dan keringkan.
Perlu diingat membersikan dimulai dari depan ke belakang.

12. Kenakan pakaian yang nyaman.


13. Pastikan setelah selesai melakukan perawatan, pasien dalam keadaan
nyaman.
Perawatan gigi dan mulut :
1. Lakukan cuci tangan.
2.Pasang dan siapkan peralatan perawatan gigi dan mulut sesuai
jangkauan.
3.Pasang handuk pada dada pasien, tinggikan posisi badan dan letakan
pada posisi yang nyaman untuk melakukan perawatan gigi dan mulut
4. Anjurkan individu untuk menyikat giginya, bantu jika perlu
a. Basahi sikat gigi dan berikan pasta gigi pada permukaan sikat gigi
b. Letakan sikat gigi pada posisi 45 derajat terhadap gusi

c. dan sikat dari permukaan luar kedalam. sikat kembali dengan


membersihkan setiap permukaan gigi

e. Sikat lidah secara lembut dengan sikat gigi

d.Pastikan individu membilas mulut dan gigi dengan air dan buang pada
tempat yang telah disediakan, ulangi sampai bersih.

e. lakukan kumur kumur


f. jika mulut kering olesi dengan pelembab bibir
g. bereskan alat alat

DAFTAR PUSTAKA
Potter, P.A., & Perry, A.G. (2009). Basic Nursing essentials for practice (7th
ed). Canada : Mosby Elseiver.
Sue, C.D.,& Patricia, K. (2012). Fundamental of Nursing Standard and
Practice (2nd ed). USA : Dhelmer Thompson Learning.
Taylor, C.N.,Lilis,C., Et all. (2011). Fundamental Of Nursing The Art And
Science Of Nursing Care (8th ed) : USA : Lippincott Williams &
Wilkins.

SATUAN ACARA PENYULUHAN


TENTANG MANAJEMEN NYERI
DI RS. ORTOPEDI PROF. DR. R. SOEHARSO
SURAKARTA

DISUSUN OLEH:
KHOIRI FURY HANDAYANI
J230145062

PROGRAM PROFESI NERS PRODI KEPERAWATAN


FAKULTAS ILMU KESEHATAN
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA
2014