Anda di halaman 1dari 15

LAPORAN PRAKTIKUM LABORATORIUM TEKNIK KIMIA

SENTRIFUGASI
SEMESTER GANJIL TAHUN AJARAN 2014

MODUL

: Sentrifugasi

PEMBIMBING

: Dr. Shoerya Shoelarta, LRSC, MT

Praktikum

13 November 2014

Penyerahan

27 November 2014

Oleh :
Kelompok 2
Desi Supiyanti

131411005

Fajar M. Ramadhan

131411006

Fitra Firmansyah H

131411008

Ghaida Muthi A

131411009
Kelas 2A

PROGRAM STUDI DIPLOMA III TEKNIK KIMIA


JURUSAN TEKNIK KIMIA
POLITEKNIK NEGERI BANDUNG
2014

I. TUJUAN
1. Memisahkan minyak dan air pada emulsi minyak dalam air (santan kelapa)
2. Mengetahui pengaruh besar percepatan sentrigugal (gaya sentrifugal/satuan massa), aC
(Fc/m) terhadap perbandingan volume perolehan fasa ringan dan berat
3. Mengetahui pengaruh besar percepatan sentrigugal(gaya sentrifugal/satuan massa), aC
(Fc/m) terhadap tinggkat pemisahan
4. Mengetahui tingkat pemisahan yang dilakukan satu tahap dengan dua tahap pada operasi
pemisahan dua fasa cair dengan peralatan sentrifugasi

II.

LANDASAN TEORI
Gaya sentifugal adalah gaya yang terjadi akibat adanya putaran, arah gayanya adalah
dari titik pusat putaran keluar menuju jari-jari luar. Pemisahan menggaunakan gaya ini pada
penerapannya biasanya dikenakan pada pemisahan fasa padat dengan fasa cair yang
tercampur. Pemisahan menggunakan gaya ini dilakukan apabila perbedaan densitas antara
kedua fasa tidak terlalu besar, bisa dalam bentuk campuran suspensi, sehingga pemisahan
dengan grafitasi sukar dilakukan.
Pemisahan antara dua fasa cair yang membentuk emulsi juga dapat dilakukan dengan
cara pemberian gaya sentrifugal. Gaya ini berfungsi ganda, yaitu sebagai perusak sistem
emulsi dan memisahkan kedua fasa cairnya. Peralatan sentrifugasi untuk memisahkan dua
fasa cair dapat dikelompokkan menjadi dua tipe, yaitu tubular centifuge dan disk bowl
centrifuge. Kedua tipe peralatan sentrifugal secara skematis dapat dilihat pada gambar 1. dan
2. dibawah.

Gambar 1. Tubular Centrifuge

Gambar 2. Disk Bowl Centrifuge

2.1 PEMISAHAN DENGAN GAYA SENTRIFUGAL:

Gambar 3. Pemisahan sentrifugal


Pada gambar-gambar tersebut, terjadi gaya sentrifugal dan mempunyai percepatan
sentrifugal, yaitu :
ac = r 2

(1)

ac = percepatan sentrifugal (m/dt2 )


r = jarak radial dari pusat putaran (m)
= kecepatan putar ( rad/det)
sedang gaya sentrifugal Fc yang timbul dari partikel-partikel tersebut adalah :
Fc = m .ac = m.r. 2
Fc = m.r. 2/gc
dimana : Fc = gaya sentrifugal
m = massa partikel

SI

(2)

British

, Newton (N)
, gram, kg, lb.

Bila = /r dan = kecepatan tangensial partikel, sehingga gaya sentrifugal dapat juga
ditulis :
Fc = m.r. (/r)2 = m.2/r

(3)

Bila kecepatan putaran dinyatakan dalam sejumlah N putaran per menit. ( N rpm), maka
kecepatan putar dapat ditulis sebagai berikut:
= 2 N / 60

(4)

N = 60 / 2 r

(5)

Substitusi persamaan 4 ke persamaan 2, maka diperoleh gaya sentrifugal :

Fc = 0,01097 m. r. N2 satuan SI ( Newton)


atau
Fc = 0,000341 m.r.N2

satuan British ( lbf)

Sentrifuse yang digunakan dalam percobaan ini adalah disc bowl yang beroperasi
secara batch. Alat ini terdiri dari piringan piringan berbentuk mangkok tersusun
membentuk satu kesatuan. Tiap piringan terdapat lubang kecil ditengah untuk jalannya
umpan, sedangkan piringan mangkok membentuk celah sebagai jalan keluar untuk masingmasing cairan yang mengandung berat jenis berbeda, setelah dikenai gaya sentrifugal.
Perolehan dari masing-masing celah akan terkumpul dan keluar dari dua jalan yang berbeda.

III.

PERCOBAAN
3.1 Alat dan Bahan yang digunakan
Alat Pendukung

Bahan yang digunakan

Gelas kimia 1000 ml 2 buah

Air santan 6 liter

Gelas kimia 100 ml 1 buah

Aquadest

Piknometer 1 buah

Tissue roll

Tachometer 1 buah
Gelas ukur 500 ml 1 buah
Saringan 1 buah
Timbangan analitik
Batang pengaduk 1 buah
Sendok 1 buah
Botol semprot

3.2 Prosedur Kerja


Susunlah alat seperti berikut:

Flow Chart
Rangkai alat

menyiapkan santan 6 liter

menyiapkan air santan 2 liter

menutup lubang pada penampung centrifuge,


kemudian tuangkan santan kedalam penampung

meletakan gelas kimia pada masing-masing


keluaran, keluaran heavy liquid dan light liquid.

Hidupkan peralatan dengan kecepatan rpm


tertentu

Tunggu 10menit sampai sentrifuse terdengar


stabil

Buka lubang bejana sentrifuse dan tunggu sampai


aliran pada masing-masing keluaran berhenti
menetes (analisa )
9
Ulangilangkah di atas untuk sampel 2 dan 3

Setelah selesai, bongkar alat dan bersihkan dengan


mencuci dengan air panas

IV.

PENGOLAHAN DATA
Data Pengamatan
Volume Awal
Volume air + santan kelapa umpan

= 2000 mL

Volume Piknometer

= 25 mL

Diameter Centrifuge
Diameter centrifuge

= 9,5 cm = 0,095 m

Berat Piknometer berdasarkan isi


Keadaan isi piknometer

Berat (gr)

Volume (mL)

Kosong

23,79

Air

26,52

25

Umpan

26,57

25

Light 1

26,55

25

Light 2

26,34

25

Light 3

26,28

25

Heavy 1

26,63

25

Heavy 2

26,61

25

Heavy 3

26,5

25

Data Percobaan
Umpan N (rpm)
ke1
4567
2
6174
3
12112

V light
(mL)
850
550
375

V heavy M Light
(mL)
(gr)
1065
26,55
1300
26,34
1700
26,28

Perhitungan massa Jenis ()

Umpan ke-1

Umpan ke-2

Umpan ke-3

Perhitungan gaya sentrifugal


Fc = 0,01097 m. r. N2
a. Umpan 1
Fc = 0,01097 x 26,57 x 0,0475 x (4567)2
= 288771,1583 N/kg

M heavy
(gr)
26,63
26,61
26,5

umpan
(gr/mL)

light
(gr/mL)

heavy
(gr/mL)

b.

Umpan 2
Fc = 0,01097 x 26,75 x 0,0475 x (6174)2
= 527746,1113 N/kg

c. Umpan 3
Fc = 0,01097 x 26,75 x 0,0475 x (12112)2
= 2031063 N/kg

Kurva hubungan antara Fc terhadap volume light dan heavy liquid


Umpan ke-

N (rpm)

1
2
3

4567
6174
12112

V light
(mL)
850
550
375

V heavy
(mL)
1065
1300
1700

Fc
288771,1583
527746,1113
2031063

Volume

Kurva Fc terhadap volume


1,800
1,600
1,400
1,200
1,000
800
600
400
200
0

V light
V heavy

500000 1000000 1500000 2000000 2500000


Fc

Kurva hubungan antara Fc terhadap densitas


Umpan
ke1
2
3

N (rpm)
4567
6174
12112

light
(gr/mL)

heavy
(gr/mL)

Fc
288771,1583
527746,1113
2031063

Kurva Fc terhadap densitas


1.066
1.064

densitas

1.062
1.06
1.058

light

1.056

Heavy

1.054
1.052
1.05
0

500000 1000000 1500000 2000000 2500000


Fc

V. PEMBAHASAN
5.1 Desi Supiyanti
Prinsp kerja sentrifugasi adalah pemisahan campuran cair-cair maupun cairan
tersuspensi yang memiliki massa jenis yang berbeda secara pengendapan dan penyaringan
dengan gaya sentrifugal sebagai gaya dorong. Pada pemisahan dua fasa cair dapat dilakukan
apabila kedua cairan mempunyai perbedaan rapat massa. Semakin besar perbedaan rapat
massa dari kedua cairan semakin mudah dipisahkan dengan cara sentrifugasi. Semakin
mudah proses pemisahan maka akan semakin kecil energi yang diperlukan untuk proses
pemisahannya.
Pada praktikum ini, sentrifugasi dilakukan untuk memisahkan minyak dan air dari
emulsi minyak dalam air pada santan sebanyak 6 liter. Proses sentrifugasi dengan kecepatan
putaran tertentu akan dihasilkan dua larutan dengan massa jenis berbeda, yaitu larutan atas
(light liquid) dan larutan bawah (heavy liquid). Larutan atas atau light liquid adalah larutan
dengan massa jenis lebih kecil. Light liquid inilah yang merupakan santan dengan
konsentrasi lebih tinggi dari santan awal (sudah dipisahkan dari air pelarutnya). Sedangkan
larutan bawah atau heavy liquid adalah larutan dengan massa jenis cukup besar. Heavy liquid
merupakan santan berkonsentrasi encer. Hal ini sesuai dengan hasil percobaan yang
menunjukkan bahwa massa jenis light liquid lebih kecil daripada massa jenis heavy liquid
setiap run-nya. Selain massa jenis juga terlihat dari sifat fisiknya, yaitu pada light liquid

warna larutan berwarna bening keruh dan encer sedangkan heavy liquid berwarna putih susu
dan kental.
Kecepatan putaran pada sentrifuge tidak bisa ditentukan sehingga kami mengukur
kecepatan dengan menggunakan Tachometer yang menyebabkan kecepatan putaran pada
setiap run-nya berbeda. Kecepatan putaran berpengaruh pada gaya sentrifugal (Fc) yang
digunakan pada proses pemisahan, yaitu gaya berbanding lurus dengan kuadrat dari putaran
seperti pada persamaan dibawah ini:
Fc = 0,01097 m. r. N2
Hal ini sesuai dengan hasil pecobaan dimana semakin besar gaya sentrifugal yang digunakan
maka kecepatannya pun semakin besar.
Dari kurva hubungan gaya sentrifugal (Fc) terhadap volume menunjukkan bahwa
semakin besar Fc maka volume pada heavy liquid akan semakin besar, sedangkan volume
light liquid akan semakin kecil. Hal ini karena saat gaya yang digunakan semakin besar maka
minyak akan semakin banyak yang terpisah dari air pelarutnya dan konsentrasi santan akan
semakin murni sehingga volume light liquid akan berkurang dan volume heavy liquid akan
bertambah.
Sedangkan dari kurva hubungan gaya sentrifugal (Fc) terhadap massa jenis/ densitas
menunjukkan bahwa semakin besar gaya sentrifugal yang diguanakan, maka densitas light
liquid maupun heavy liquid semakin kecil.
Dari percobaan ini dapat diketahui bahwa kecepatan putaran merupakan salah satu
faktor yang mempengaruhi proses pemisahan. Jika kecepatan putaran semakin besar maka
gaya sentrifugasi yang diberikan akan semakin besar, yang menyebabkan proses pemisahan
menjadi lebih mudah.

5.2 Fajar M. Ramadhan


Pada praktikum laboratorium Teknik Kimia 1 kali ini dilakukan proses pemisahan
campuran cair-cair dengan cara sentrifugasi. Sentrifugasi adalah proses pemisahan cair-cair
yang pada dasarnya menggunakan gaya sentrifugal. Pemisahan komponen cair-cair dengan
cara sentrifugasi ini juga dilakukan berdasarkan perbedaan massa jenis yang sangat kecil
antara dua komponen yang akan dipisahkan dalam campuran. Alat sentrifugasi yang dipakai
pada praktikum ini adalah alat disc bowl centrifuge. Zat yang memiliki massa jenis rendah

disebut light liquid sementara zat yang memiliki massa jenis tinggi disebut heavy liquid.
Perbedaan massa jenis antara komponen light liquid dan heavy liquid ini didasari oleh rapat
massa dari setiap komponen. Rapat massa dari light liquid ini lebih kecil dari pada heavy
liquid, hal tersebut menyebabkan massa jenis light liquid lebih rendah dari pada massa jenis
heavy liquid. Kemudian secara kasat mata, saat kedua komponen tercampur light liquid akan
berada diatas sedangkan heavy liquid akan berada dibawah. Dalam hal ini juga heavy liquid
disebut sebagai fase pendispersi sedangkan light liquid sebagai faseter dispersi.
Umpan yang dimasukan pada percobaan proses pemisahan campuran cair-cair dengan
cara sentrifugasi menggunakan alat disc bowl centrifuge ini adalah campuran antara air dan
santan kelapa. Campuran tersebut memiliki massa jenis sebesar 1,06. Campuran tersebut
dimasukan kedalam alat disc bowl centrifuge sebanyak 2 L dengan tiga variasi kecepatan
putaran yang berbeda pada setiap siklusnya. Ketiga variasi kecepatan putaran tersebut adalah
4567 rpm, 6174 rpm dan 12112 rpm. Air akan berperan sebagai heavy liquid sedangkan
santan kelapa akan berperan sebagai light liquid. Pada setiap umpan yang dimasukan
didapatkan variasi volume komponen yang dihasilkan, massa jenis komponen yang
dihasilkan serta gaya sentrifugal komponen yang dihasilkan seperti table dibawah ini:

Umpan

V light

V heavy

M Light

M heavy

umpan

light

heavy

ke-

(rpm)

(mL)

(mL)

(gr)

(gr)

(gr/mL)

(gr/mL)

(gr/mL)

4567

850

1065

26,55

26,63

288771

6174

550

1300

26,34

26,61

527746

12112

375

1700

26,28

26,5

2031063

Fc

Berdasarkan data percobaan diatas, jika dilihat secara seksama gayasentrifugal pada
tiap umpan berbeda, akan tetapi menunjukan kecenderungan naik jika dibandingkan dengan
umpan sebelumnya. Hal ini disebabkan oleh nilai kecepatan putaran yang juga naik. Karena
secara teoritis kecepatan putaran alat disc bowl centrifuge memiliki hubungan berbanding
lurus dengan gaya sentrifugal yang dihasilkan. Kemudian berdasarkan massa jenis komponen
yang dihasilkan, pada setiap kenaikan kecepatan putaran, massa jenis heavy liquid semakin
mendekati massa jenis air, hal ini menunjukan bahwa pada setiap kenaikan kecepatan
putaran, maka heavy liquid akan semakin murni. Sedangkan untuk light liquid nilainya
menjauhi nilai viskositas air dan dibawah viskositas air.

5.3 Fitra Fitrmansyah H


Pada praktikum kali ini telah dilakukan modul sentrifugasi. Praktikum ini bertujuan
untuk mengetahui pengaruh besar percepatan sentrigugal terhadap perbandingan volume
perolehan fasa ringan dan berat serta pengaruhnya terhadap tingkat pemisahan. Bahan yang
digunakan pada percobaan kali ini adalah santan yang dibuat sebanyak 6 liter dari 1 kilogram
kelapa parut. Pemisahan dilakukan untuk memisahkan minyak dan air yang ada pada santan.
Percobaan diawali dengan mempersipakan perlatan, sesudah peralatan siap. Masukan
2 liter santan kedalam wadah pada alat sentrifugasi, lalu nyalakan alat dan ukur kecepatan
putarnya menggunakan tachometer. Sesudah suara dari alat sentrifugasi stabil, kemudian
buka keluaran dari alat sentrifugasi, sehingga akan terpisah cairan dengan masa jenis yang
berat dan ringan. Sesudah itu, kemudian hitung massa jenis, volume dan massa masing
masing.

Hasil dari pengolahan datanya adalah sebagai berikut :


Umpan

V light

V heavy

M Light

M heavy

umpan

light

heavy

ke-

(rpm)

(mL)

(mL)

(gr)

(gr)

(gr/mL)

(gr/mL)

(gr/mL)

4567

850

1065

26,55

26,63

6174

550

1300

26,34

26,61

12112

375

1700

26,28

26,5

Umpan

N (rpm)

Fc

4567

288771,1583

6174

527746,1113

12112

2031063

ke-

Dari data yang didapat diatas, dapat dilihat bahwa dalam waktu yang sama semakin
besar kecepatan putarnya maka pemisahan antara cairan volume light dan volume heavy
semakin besar. Sedangkan mengenai berat jenis, semakin besar kecepatan putarnya maka
massa jenis yang didapat pada hasil percobaan semakin kecil. Hal ini dikarenakan, semakin

besar kecepatan putarnya maka gaya sentrifugasi yang diberikan untuk pemisahan akan
semakin besar, yang mengakibatkan pemisahan menjadi lebih mudah dilakukan.

5.4 Ghaida Muthi A


Pada praktikum kali ini yaitu sentrifugasi, yang merupakan proses pemisahan
campuran cair-cair. Secara umum sentrifugasi adalah proses pemisahan dengan
menggunakan gaya sentrifugal sebagai driving force. Pada praktikum ini alat yang digunakan
yaitu disc bowl centrifuge, alat ini berbentuk seperti mangkuk (bowl) dengan tujuan agar
cairan yang ada di dalamnya ikut berputar, dan pada putaran tersebut terjadi dua lapisan yang
dapat mudah dipisahkan. Pada alat ini akan ada dua saluran yang berbeda yaitu light liquid
yang akan keluar dari saluran atas dan heavy liquid yang akan keluar dari saluran bawah.
Pemisahan dengan cara sentrifugasi ini dapat dilakukan berdasarkan adanya perbendaan
massa jenis antara kedua campuran tersebut. Zat yang memiliki massa jenis besar disebut
heavy liquid, sementara zat yang memiliki massa jenis kecil disebut light liquid.
Pada praktikum ini campuran yang kita gunakan yaitu air santan, sehingga pada
keadaan ini heavy liquid yaitu air dan light liquid yaitu minyak yang terkandung dalam
santan kental. Rapat massa dari light liquid ini lebih kecil dari pada heavy liquid, karena
seperti yang kita ketahui minyak memiliki rapat massa yang lebih kecil jika dibandingkan
dengan air. Air (heavy liquid) dalam hal ini disebut sebagai fase pendispersi sedangkan
minyak (light liquid) sebagai fase terdispersi. Dapat dilihat bahwa light liquid akan memiliki
warna yang putih dan kental karena kadar airnya sudah berkurang, sementara heavy liquid
lebih jernih dan bening karena mempunyai kadar air yang lebih tinggi.
Air santan yang digunakan sebanyak 6 liter dengan 3 kecepatan putaran yang
berbeda, yaitu 4567 rpm, 6174 rpm, dan 12112 rpm. Setiap satu putaran air santan yang
digunakan sebanyak dua liter. Dari masing-masing kecepatan akan menghasilkan kualitas
minyak yang berbeda-beda, sehingga kita mengamati rapat massa light, rapat massa heavy,
dan perbandingan volume light dengan volume heavy. Ketiga variable tersebut diplotkan ke
kurva hubungannya dengan gaya sentrifugal tiap satuan massa (Fc). Berdasarkan praktikum
didapatkan hasil berikut:

Umpanke1
2
3

N (rpm)
4567
6174
12112

light (gr/mL)

heavy (gr/mL)

Fc
288771,1583
527746,1113
2031063

Dari tabel diatas dapat dilihat kecepatan putaran sangat mempengaruhi hasil dari
minyak. Perbandingan volume light dengan volume heavy semakin tinggi sesuai dengan
semakin tingginya gaya sentrifugal setiap satuan massa. Dapat dilihat juga semakin besar
putaran putar (rpm) maka semakin besar pula gaya sentrifugal persatuan massa. Selain itu
semakin besar gaya sentrifugal yang diberikan maka light yang dihasilkan akan semakin
murni dapat dilihat dari massa jenisnya. Nilai massa jenis pada heavy lebih besar
dibandingkan dengan massa jenis light, hal ini disebabkan karena minyak sudah terpisahkan
dari kandungan air meskipun tidak sempurna, hal ini juga dapat dilihat dari fisiknya pada
heavy liquid warna air tidak jernih namun keruh dan pada light liquid berwarna putih kental
yang menandakan kadar air sudah sangat minimal.

VI.

KESIMPULAN
Semakin besar percepatan sentrifugal maka semakin besar volume heavy liquid dan
semakin kecil volume light liquid.
Semakin besar percepatan sentrifugal maka semakin kecil densitas heavy liquid dan light
liquid.
Semakin besar kecapatan putaran maka semakin besar gaya sentrifugal yang dibutuhkan
Semakin besar gaya sentrifugal maka semakin mudah proses pemisahan yang dilakukan.

DAFTAR PUSTAKA
Warren, L., Cabe, Mc., Smith, J.C., Harriot, P., 198

Unit Operation of Chemical

Engineering, 4 rd, pp Mc. Graw-Hill, Book Commpany, USA.


Djauhari, A., 2002,Peralatan Kontak dan Pemisah Antar Fasa , Diktat Kuliah, hal 3-5,
Teknik Kimia Politeknik Negeri Bandung.
Team Lab Satuan Opersi, 2004,Sentrifugasi, Jurusan Teknik Kimia, Politeknik Negeri
Bandung, Bandung.