Anda di halaman 1dari 37

PONDASI

PENENTUAN PONDASI
Jenis pondasi:
Pondasi dalam
Pondasi dangkal

Penentuan desain pondasi didasarkan


pada:
Kondisi tanah
Berat bangunan
Tinggi bangunan

PONDASI DANGKAL
Pondasi yang mempunyai kedalaman tidak lebih
dari ketinggian satu lantai atau berkisar dari nol
centimeter hingga 2 s/d 3 meter.
Pondasi dangkal dapat digunakan pada
bangunan yang mempunyai kondisi tanah bagus
(dengan daya dukung yang tinggi atau lapisan
tanah keras yang dangkal), dan dengan beban
atau ketinggian bangunan yang tidak terlalu
besar.

PONDASI DALAM
Pondasi yang mencapai kedalaman
tertentu yang disebabkan oleh beban atau
ketinggian bangunan yang cukup besar
atau pada kondisi tanah yang kurang
bagus.

CONTOH PENGGUNAAN PONDASI DANGKAL

CONTOH PENGGUNAAN PONDASI DALAM

WUJUD PONDASI
Pondasi dangkal:
Pondasi titik (umpak)
Pondasi menerus
Pondasi gabungan (titik & menerus)
Pondasi bidang

Pondasi dalam:
Tiang pancang
Sumuran
Kaison

PONDASI TITIK
Identik dengan pondasi setempat yang
digunakan untuk menopang beban yang
bersifat setempat.
Beban setempat ini berasal dari kolom
bangunan yang meneruskan beban-beban
bangunan ke bawah secara linear menuju
ke satu tempat atau satu titik di dalam
tanah.

PONDASI TITIK
Wujud pondasi titik ini dapat berupa
umpak, foot-plate atau tiang pancang
pada pondasi dalam, yang kesemuanya
berhubungan langsung dengan kolom
utama.
Posisi tumpuan dapat diperlebar dengan
pelat kaki atau disebut dengan foot plate,
jika digunakan pondasi dalam dalam
jumlah yang banyak dalam satu kolom.

PENGGUNAAN PONDASI JENIS UMPAK

PENGGUNAAN PONDASI FOOT PLATE PADA


STRUKTUR BETON

PONDASI MENERUS
Pondasi yang paling sesuai memikul beban
menerus.
Beban menerus pada bangunan identik dengan
beban yang disalurkan ke dalam tanah oleh
dinding yang berfungsi struktural.
Dinding non struktural yang mempunyai berat
konstruksi yang tinggi seperti dinding batu bata
pada lantai dasar juga memerlukan pondasi
agar dinding tidak melesak ke dalam tanah.

PONDASI MENERUS
Wujud pondasi menerus ini pada
bangunan adalah pondasi batu kali atau
batu bata dan juga pondasi beton
bertulang dari bentuk foot-plate yang
dipanjangkan.

PENGGUNAAN PONDASI MENERUS

MACAM PONDASI MENERUS (BATU KALI DAN BETON BERTULANG)

PONDASI GABUNGAN
Karena struktur bangunan seringkali terdiri
dari kolom dan dinding secara bersamaan
baik dinding struktural atau dinding berat
seperti dinding batu bata, maka
penggunaan pondasi titik untuk kolom dan
pondasi menerus untuk dinding dapat
digunakan secara bersama.

PENGGUNAAN PONDASI GABUNGAN

CONTOH PERENCANAAN PONDASI GABUNGAN

DETAIL FOOTPLATE

PONDASI BIDANG
Jika pondasi titik karena beban atau tanah
atau keduanya menghendaki luasan yang
lebih untuk memepertahankan posisi
bangunan, maka titik satu pada pondasi
akan mendekati atau bertemu dan saling
bersinggungan.
Kondisi ini memungkinkan untuk digabung
menjadi satu kesatuan pelat yang disebut
pondasi pelat atau pondasi bidang.

PONDASI BIDANG
Pondasi bidang sering digunakan untuk
bangunan yang berat atau berada pada
tanah dengan daya dukung yang rendah
(tanah rawa dsb).

PONDASI BIDANG (BETON BERTULANG)

RUMAH MODEL

300

450

150

A
R2

100

125

RUANG
KELUARGA
000

175

200

-005

RUANG
TIDUR
000

-005

B
R2

RUANG
TIDUR
000

RUANG
TIDUR
000

TERAS
-005

C
R2

A
R2

300

100

150

300

RUANG
TAMU
000

200

B
R2

300

300

R2

DENAH
SKALA 1:100

PANDANGAN ISOMETRIK
PONDASI RUMAH MODEL
SLOOF

BATA
ROLLAG

PASANGAN
BATU KALI

PASANGAN
BATU KOSONG

PRINSIP GALIAN PONDASI


MENERUS
Kedalaman pondasi dari permukaan tanah
minimal 60 cm.
Lebar bagian bawah pondasi minimal 60
cm.
Lebar bagian atas pondasi minimal 30 cm.
Konstruksi pondasi dibuat solid dan
menerus

PASANGAN
BATU KOSONG
SLOOF

PASANGAN
BATU KALI

A
R4

B
R4

B
R4

A
R4

BATA
ROLLAG

R4

RENCANA PONDASI
SKALA 1:100

KOLOM

GARIS
POTONGAN

15

KERAMIK

SLOOF 15/20
000

20

PAS. BATU KALI 1:4


PASIR URUG
TANAH URUG

000

000
- 005

-005

- 010
- 020

- 015
- 020

- 040

- 035
- 040
BATA ROLLAG

20

PEIL 000 BERADA


20 CM DARI MUKA
TANAH
- 110
PAS. BATU KOSONG
PASIR URUG

- 120
- 125
30
70
80

A
R4

POTONGAN A-A
SKALA 1:20

15

000

PASIR URUG
TANAHURUG

SLOOF 15/20
20

KERAMIK

PAS. BATU KALI 1:4


TANAH URUG

- 010

MUKA TANAH

- 020

- 040

PEIL 000 BERADA


20 CM DARI MUKA
TANAH
- 110
PAS. BATU KOSONG
PASIR URUG

- 120
- 125
30
70
80

B
R4

POTONGAN B-B
SKALA 1:20

REVISI GAMBAR
Pemilik mengganggap bahwa galian
pondasi terlalu dalam.
Dikehendaki sisi bawah pasangan bata
berada di atas timbunan.
Peil 000 tetap berada 20 cm di atas
muka tanah karena lokasi dianggap bebas
banjir
Gambar minta direvisi!!

SLOOF DI ATAS
MUKA TANAH

15

ALTERNATIF
SLOOF 15/20

KERAMIK

000

PAS. BATU KALI 1:4

20

PASIR URUG
TANAHURUG

TANAH URUG

- 010
MUKA TANAH

- 020

- 090
PAS. BATU KOSONG
PASIR URUG

- 100
- 105
30
70
80

R4

ALTERNATIF 1
SKALA 1:20

SLOOF & BAGIAN


PONDASI DI ATAS
MUKA TANAH

15

ALTERNATIF

KERAMIK

000

20

SLOOF 15/20
PAS. BATU KALI 1:4

PASIR URUG
TANAHURUG

TANAH URUG

- 010
MUKA TANAH

- 020

MEMENUHI
KEDALAMAN
MINIMUM 60 CM
- 080
PAS. BATU KOSONG
PASIR URUG

- 090
- 095
30
70
80

R4

ALTERNATIF 2
SKALA 1:20

15

MASALAH DI
ALTERNATIF 2

SLOOF MENJADI MASALAH


PADA BUKAAN PINTU

KERAMIK
SLOOF 15/20

PAS. BATU KALI 1:4

PASIR URUG

000

TANAH URUG

000

-005

000
- 005

- 010
- 015
- 020

- 020

- 035
- 040
BATA ROLLAG

20

- 080
PAS. BATU KOSONG
PASIR URUG

- 090
- 095
30
70
80

R4

ALTERNATIF 2
SKALA 1:20

PEIL 000 SEDIKIT


DI ATAS SLOOF

15

SLOOF 15/20

KERAMIK

000

PAS. BATU KALI 1:4

20

PASIR URUG
TANAHURUG

TANAH URUG

- 010
MUKA TANAH

- 020

- 090
PAS. BATU KOSONG
PASIR URUG

- 100
- 105
30
70
80

ALTERNATIF
YANG DIPILIH

R4

ALTERNATIF 1
SKALA 1:20

GAMBAR YANG MEMERLUKAN REVISI

AWAN
REVISI

15

15

KERAMIK
KERAMIK

PASIR URUG
TANAH URUG

000

000
- 005

-005

- 010

000

PASIR URUG
TANAHURUG

SLOOF 15/20

20

000

20

PAS. BATU KALI 1:4


SLOOF 15/20

PAS. BATU KALI 1:4


TANAH URUG

- 010

- 020

- 040
BATA ROLLAG

- 015
- 020

- 020

- 035
- 040

- 040

MUKA TANAH

20

- 110

- 110
PAS. BATU KOSONG
PASIR URUG

- 120
- 125

PAS. BATU KOSONG


PASIR URUG

- 120
- 125

30

30

70

70

80

80

A
R4

POTONGAN A-A

B
R4

SKALA 1:20

POTONGAN B-B
SKALA 1:20

AWAN
REVISI
Untuk gambar yang memerlukan revisi/perbaikan ditandai di dalam Awan

GAMBAR SETELAH DIREVISI


15

15
KERAMIK
PAS. BATU KALI 1:4

SLOOF 15/20

SLOOF 15/20

TANAH URUG

000

-005

000
- 005

- 010

000

PASIR URUG
TANAHURUG

PAS. BATU KALI 1:4

20

000

20

KERAMIK
PASIR URUG

TANAH URUG

- 010
- 015
- 020

- 020

MUKA TANAH

- 020

- 035
- 040
BATA ROLLAG

20

- 090

- 090
PAS. BATU KOSONG
PASIR URUG

- 100
- 105

PAS. BATU KOSONG


PASIR URUG

- 100
- 105

30

30

70

70

80

80

A
R4

POTONGAN A-A
SKALA 1:20

B
R4

POTONGAN B-B
SKALA 1:20

GAMBAR YANG MEMERLUKAN REVISI

TIANG RAJA 8/12


KAKI KUDA-KUDA 8/12
GORDING 6/12

KAKI KUDA-KUDA 8/12

BALOK GAPIT 2 X 6/12

BALOK ANGIN 8/12

GENTENG KERAMIK

GORDING 6/12

RINGBALK 15/20
+575

+575

+350

+350

RINGBALK 15/20

+300

+300
PASANGAN BATA
PASIR URUG
TANAH URUG
000
-040

SLOOF 15/20

-125

PASANGAN BATU KOSONG

000
-040

PONDASI BATU KALI

300

300

A
R2

-125
300

POTONGAN A-A
SKALA 1:100

300

300

B
R2

AWAN
REVISI

AWAN
REVISI

POTONGAN B-B
SKALA 1:100

GAMBAR SETELAH DIREVISI

TIANG RAJA 8/12


KAKI KUDA-KUDA 8/12
GORDING 6/12

KAKI KUDA-KUDA 8/12

BALOK GAPIT 2 X 6/12

BALOK ANGIN 8/12

GENTENG KERAMIK

GORDING 6/12

RINGBALK 15/20
+575

+350

+575

+350

RINGBALK 15/20

+300

+300
PASANGAN BATA
PASIR URUG
TANAH URUG
000
-020
-105

300

300

A
R2

POTONGAN A-A
SKALA 1:100

000
-020

SLOOF 15/20
PONDASI BATU KALI

-105

PASANGAN BATU KOSONG


300

300

300

B
R2

POTONGAN B-B
SKALA 1:100

Jika peil lantai dikehendaki berada jauh di atas muka tanah,


maka pasangan batu kali pondasi dibuat menonjol di atas
muka tanah sampai ketinggian yang dikehendaki.

SELESAI