Anda di halaman 1dari 19

Bab. 6.

ANGGARAN LABA RUGI


Utk dapat memahami :
Sumber-sumber informasi yg diperlukan utk
menyusun Anggaran Laba Rugi
Penyusunan Anggaran Laba Rugi Perusahaan
Manufakture.
Tujuan utk memberikan informasi kepada pihak
manajemen tentang laba atau rugi bersih yg
ditanggung oleh perusahaan dalam satu periode.
Informasi-informasi yg dibutuhkan dalam
penyusunan laba rugi diperoleh dari anggaran yg
telah disusun sebelumnya.
12 January 2015

Sumber-sumber Informasi yg dibutuhkan


dalam menyusun Anggaran Laba Rugi sbb :
1.
2.
3.

4.
5.
6.

Anggaran penjualan menyediakan informasi tentang


perkiraan nilai penjualan dalam satu periode.
Anggaran produksi menyediakan informasi tentang nilai
persediaan barang jadi awal dan akhir periode utk
menentukan harga pokok penjualan.
Anggaran biaya produksi menyediakan biaya prode
anggaran. Biaya produksi barang jadi meliputi biaya
pemekaian bahan baku langsung, tenaga kerja langsung
dan biaya over head produksi.
Anggaran beban operasi menyediakan informasi tentang
beban penjualan & adm perusahaan.
Tarif pajak penghasilan badan diperlukan utk menentukan
beban pajak penghasilan yg harus ditanggung oleh
perusahaan dalam satu periode.
Anggaran kas menyediakan beban bunga, pendapatan
bunga, dan beban piutang tidak tertagih
12 January 2015

ANGGARAN LABA RUGI PERUSAHAAN MANUFAKTUR


Contoh.

PT.CITRA SARI PERSADA .


Utk priode yg berakhir per 31 Mei 2009

Penjualan
Beban/Harga pokok penjualan
Persedian Barang jadi awal
Biaya Produksi :
Bahan baku yg digunakan
Tenaga kerja langsung
Biaya overhead produksi
Barang jadi yg tersedia utk dijual
Dikurangi : persedian barang jadi
akhir
Jumlah Beban/Harga pokok penjualan
Laba kotor yang dianggarkan
Beban operasi :
Beban penjualan
12 January
Beban
adm 2015
Jumlah beban operasi

2.000.000,-

200.000,500.000,400.000,500.000,
1.600.000,( 400,000,-)
1.200,00,800.00,200.000,100.00,-

( Sambungan Anggaran laba rugi PT.Citra


Sari Persada )
Laba operasi yg dianggarkan
Pendapatan dan beban lain-lain :
Beban bunga
Laba sebelum pajak penghasilan
Pajak Penghasilan :
Perkiraan beban PPh Badan 40 %
Laba Bersih setelah PPh yg
dianggarkan

12 January 2015

500.000,(100.000,-)

(100.000,-)
400.000.-

(160.000,-)
240.000,-

Keterangan :

Penjualan = Nilai Anggaran Penjualan


Biaya Produksi = Nilai Anggaran Biaya Produksi
terdiri dari :
1.Anggaran Prmakaian Bahan Baku Langsung
2.Anggaran Tenaga Kerja Langsung
3.Anggaran Biaya Overhead Fabrik
Persedian Barang Jadi = kuantitas Produksi X
Biaya produksi Per unit.
Beban Operasi = Nilai Anggaran Beban Operasi.

12 January 2015

Menghitung Nilai Persediaan Akhir Barang Jadi


Salah satu informasi yg disajikan dalam anggaran
produksi adlah kuantitas persediaan barang jadi
yg akan dipegang oleh persedian diakhir periode
atau biasa dikenal sebagai persedian akhir
barang jadi.
Perhitungan barang jadi memerlukan informasi
tentang asumsi arus biaya persedian ( cost flow
assumption ) yg digunakan oleh perusahaan.
Dua metode tentang sistim arus biaya persediaan
barang jadi yaitu :
1. Fifo ( First in first out ).
2. Average ( Metode Rata-rata ).
12 January 2015

Metode Fifo

Meng asumsikan bahwa biaya persedian barang


jadi yg diproduksi pertama kali dalam satu periode
akan menjadi beban harga pokok penjualan utk
barang jadi yg dijual pertama dalam periode yg
sama.
Harga persedian barang jadi akhir peiode berasal
dari harga persedian barang jadi yg terakhir dibuat
dalam satu periode.

12 January 2015

Metode Average

Mengasumsikan bahwa biaya persedian akhir


barang jadi adalah biaya rata-rata yg diperoleh
dari biaya produksi yg dikeluarkan dalam satu
periode dan biaya persediaan barang jadi awal
yg sudah ditetapkan diawal peiode.

12 January 2015

Contoh :

Anggaran produksi PT.ABC


utk Juli 2008
(dalam unit)

Penjualan
Ditambah : Persedian akhir barang jadi
Jumlah barang jadi yg dibutuhkan
Dikurangi : Persediaan awal barang jadi
Jumlah barang jadi yg akan diproduksi

12 January 2015

1.600
400
2.000
200
1.800

Asumsi :
Total biya persedian barang jadi 1 Juli 2008 =
200 unit x Rp.200.000,-=Rp. 40.000.000, Biaya produksi barang jadi yg diproduksi bulan Juli
2008 = 1.800 unit x Rp. 220.000,- = Rp. 396 juta.
Ditanya : Hitung biaya persedian akhir barang jadi
dengan menggunakan metode arus biaya sbb :
1. F I F O
2. Average.

12 January 2015

10

Menghitung Nilai persedian akhir barang jadi


dengan metode F I F O :

Biaya produksi Juli 2008


= 1.800 unit x
Rp.220.000,= Rp.396 juta
Maka Nilai Persediaan Akhir Barang Jadi =
400 unit x Rp.220.000,-= Rp. 88 juta

12 January 2015

11

Menghitung Nilai persedian akhir barang jadi


dengan metode Average :
Uraian
Unit Hrg Sat Jumlah
Produksi Juli 2008
1.800 220.ribu,- 396 juta
Persedian awal B. Jadi
200 200.ribu,- 40 juta
B. Jadi yg tersedia u/ dijual 2.000 218.ribu,- 436. juta

Keterangan :
Jml biay perunit barang jadi yg tersdia utk dijual =
(Rp.396 juta + Rp.40 juta) : 2000 unit = Rp.218 ribu.
Nilai Persdiaan Akhir Barang Jadi = 400 unit x
Rp.218 juta = Rp.87,2 juta.
12 January 2015

12

Menyusun Anggaran Laba Rugi


Contoh : PT. Abadi Raya utk menyusun Anggaran Laba Rugi per
Oktober 2008 dg data-data sbb:
1.Anggaran produksi oktober 2008 :
Penjualan
6.000 unit
Ditambah : Persedian akhir B. Jadi
1.800 unit
Total B. Jadi yg dibutuhkan
7.800 unit
Dikurangi : Persedian awal B. Jadi
1.400 unit
Jumlah brang jadi yg diproduksi
6.400 unit
2. Harga jual B. Jadi oktober 2008 = Rp.100.000,- per unit.
3. Perusahaan menggunakan sistim metode rata- rata dalam
menghitung nilai persediaan akhir dan harga pokok
penjualan B. Jadi
4. Jumlah Nilai persediaan B. jadi per 1 oktober 2008 = Rp. 84
juta.
5. Jumlah biaya produksi selama oktober 2008 = Rp. 391,8 juta.
6.Pajak penghasilan diperkirakan = 30%.
7. Beban penjualan =Rp.40juta, beban adm & Umum Rp.25 juta,
dan beban bunga bulan oktober 2008 =Rp. 26 juta.
12 January 2015

13

PT.Abadi Raya
Anggaran Laba Rugi
Bulan Oktober 2008 ( jutaan rp)
Penjualan
600,Harga pokok penjualan :
Persedian Barang jadi awal
84,Biaya Produksi
391,8
Barang jadi yg tersedia utk dijual
475,8
Dikurangi : persedian B. jadi akhir
(109,8)
Jumlah Harga pokok penjualan
366.Laba kotor yang dianggarkan
234,Beban operasi :
Beban penjualan
40,Beban adm
25,Jumlah beban operasi
65,12 January 2015

14

( Sambungan Anggaran Laba Rugi


PT.Abadi Raya. )
Laba operasi yg dianggarkan
Pendapatan dan beban lain-lain :
Beban bunga
Laba sebelum pajak penghasilan
Pajak Penghasilan :
Perkiraan beban PPh Badan 30 %
Laba Bersih yg dianggarkan

169,-

26,-

26,143,( 42,9 )
100,1

Keterangan :
Penjualan = 6.000 unit x Rp. 100 ribu = Rp. 600,-juta
Biaya rata-rata B.Jadi per unit = Rp.475,8 juta : 7.800 unit =
Rp.61.000,Persediaan akhir B. Jadi = 1.800 unit x Rp.61.000,- = Rp.109,8
juta

12 January 2015

15

Contoh soal : Esai


1.Susunlah anggaran laba rugi utk 3 bulan yg
berakhir pada 31 Maret 2006 dengan data-data sbb:
a.Anggaran bulan Januari, Fetbruari, dan Maret sbb:
- Januari 500.000. unit a Rp.100.000,- Februari 550.000. unit a Rp.100.000,- Maret 550.000. unit a Rp.125.000,b.Informasi anggaran produksi sbb;
-Persedian 1 Januari 2006 = 47.500 unit dengan
nilai Rp.2.375.000.000,-Persedian akhir barang jadi setiap bulan adlah 10%
dari penjualan tiap bulan.
c.Anggaran biya produksi memperlihatkan datadata sbb
12 January 2015

16

Sambungan soal esai no 1.


- Harga beli bahan baku Rp.30.000,- per-unit.
- Upah T.K. langsung Rp.15.000,- pe-runit.
- Biaya overhead produksi sebesar Rp.5.000,- perunit dan Rp.1.000.000,d. Asumsi arus biaya yg digunakan utk persedian
barang jadi adalah metode rata-rata ( average
methode ).
e. Berikut informasi tentang beban operasi yg
diperoleh dari anggaran beban operasi :
- Beban operasi variabel, bagian penjualan 2% dari
penjualan dan bagian adm&umum 0,075% dari
penjualan.
- Beban opersi tetap, bagian penjualan
Rp.1.260.000,- dan bagian adm&umum
Rp.1.500.000,f.Pph
yg diterapkan atas penghasilan sebesar 30%.
12 January 2015
17

Soal Esai no.2


PT. Mitra Utama Abadi menyusun anggran laba rugi
utk bulan Juli 2006 dengan data-data sbb :
a. Anggaran penjualan bulan Juli 2006 = 5.000. unit a
Rp.12.000,b. Informasi dari anggaran produksi sbb ;
- Persedian barang jadi per 1 Juli 2006 = 500 unit, a
Rp.6.000,- Persediaan akhir barang jadi setiap bulan 10% dari
penjualan tiap bulan.
c. Anggaran biaya produksi dengan data-data sbb :
- Harga beli bahan baku sebesar Rp.4.000,- per-unit.
- Upah T.K langsung Rp.3000,- unit.
- Biaya overhead produksi sebesar Rp.1.000,- perunit dan Rp.5.000.000,12 January 2015

18

Sambungan soal esai no.2


e. Informasi tentang beaban operasi yg diperoleh dari
anggaran beban operasi :
- Beban operasi variabel, bagian penjualan 5% dari
nilai penjualan, bagian adm&umum = 0.
- Beban operasi tetap, bagian penjualan
Rp.800.000,-, bagian adm&umum Rp.600.000,f. Pajak penghasilan yg diterapkan atas pengahasilan
perusahaan sebesar sebesar 40%.

12 January 2015

19