Anda di halaman 1dari 25

1

PRA DESAIN PABRIK UREA DARI


AMONIA (NH3) DAN GAS KARBON DIOKSIDA(CO2)
Oleh :
1. Teo Yuda
2312106015
2. Reza Eka Septyawan
2312106021
Pembimbing :
1. Dr. Ir. Susianto, DEA
2. Siti Nurkhamidah, S.T.,MS,
Ph.D

LABORATORIUM PERPINDAHAN PANAS DAN


MASSA
JURUSAN TEKNIK KIMIA FTI-ITS SURABAYA

Latar Belakang
Meningkatnya perkembangan populasi
manusia.

Mendorong kebutuhan pangan

Urea

Penggunaan Produk
1.Pertanian
2.Sebagai bahan baku untuk pembuatan bahan
kimia
3.Sebagai bahan baku untuk produksi pupuk
majemuk
4.Sebagai bahan baku atau penunjang dalam

Konsumsi
YEAR
Consumption/Export
1. UREA
1.1. Agriculture
1.2. Estate Crops
Total 1.1. + 1.2.
1.3. Industry
Total Domestic
Consumption

1.4. Export
Total UREA Sales

2007
Ton/Year

2008
Ton/Year

2009
Ton/Year

2010
Ton/Year

2011
Ton/Year

4,359,137
669,681
5,028,818
592,225
5,621,043

4,491,322
641,898
5,133,220
516,265
5,649,485

4,681,394
730,068
5,411,462
372,096
5,783,558

4,278,926
852,361
5,131,287
586,225
5,717,512

4,584,986
640,151
5,225,137
499,239
5,724,376

690,270

180,206

607,511

879,196

750,430

6,311,313

5,829,691

6,391,069

6,596,708

6,474,806

PROSPE
K
KEBUTUHAN
TON/TAHUN

TAHUN
2009

2010

2011

2012

GROWTH
2013

2014

2015

SUBSIDI
1. Pangan

4,499,257

4,603,963

4,897,287

5,108,653

5,331,441

5,563,093

5,805,058

4.33

2. Serealia

3,422,658

3,659,662

3,701,945

3,850,023

4,604,024

4,164,185

4,330,752

4.00

3. Kabi

209,796

218,188

226,915

235,982

246,431

235,249

265,459

4.00

4. Hortikultura

866,805

916,213

968,437

1,023,638

1,081,986

1,143,659

1,208,847

5.70

1,893,374

2,082,712

2,290,983

2,520,081

2,772,089

3,049,298

3,354,228

10.00

14,414

15,136

15,892

16,686

17,520

18,396

19,316

5.00

6,407,045

6,791,811

7,204,172

7,646,420

8,121,050

8,630,787

9,178,602

6.11

5.Kebun Rakyat
6. Peternakan
Jumlah Pupuk

Kebutuhan pupuk urea (www.appi.or.id)

Dari data di samping dapat


dilihat bahwa setiap tahun
kebutuhan pupuk urea di
Indonesia selalu bertambah.
Hal ini menunjukkan bahwa
prospek pabrik pupuk urea di
Indonesia
sangat
menjanjikan.
Walaupun
produsen pupuk urea di
Indonesia sangat banyak,
tetapi kebutuhan terhadap
pupuk urea lebih banyak dari
produksi di Indonesia.

Lokasi Pabrik
Ketersediaan Bahan Baku

Kemudahan Transportasi

Konsumen

Lokasi
Pabrik

Sumber Air

PRODUKSI BAHAN BAKU

Sumber: http://www.pusri.co.id

TARGET PRODUK
Untuk target produk sesuai standar mutu Pupuk Urea yang dikeluarkan oleh BSN
(Badan Standar Nasional). Spesifikasi dari Pupuk Urea yang diinginkan adalah sebagai
berikut :
No

Uraian

Satuan

Persyaratan
Butiran

Gelintiran

1.

Kadar Nitrogen

Min. 46,0

Min. 46,0

2.

Kadar Air

Maks. 0,5

Maks. 0,5

3.

Kadar biuret

Maks. 1,2

Maks. 1,5

4.

Ukuran :

a) 1,00 mm -3,35 mm

Min. 90

a) 2,00 mm- 4,75 mm

Min. 90

KAPASITAS
KEBUTUHAN
TON/TAHUN
SUBSIDI
1. Pangan
2. Serealia
3. Kabi
4. Hortikultura
5. Kebun Rakyat
6. Peternakan
Jumlah Pupuk
Bersubsidi = 1+5+6

2009

2010

TAHUN
2012

2011

2013

2014

GROWTH
%

2015

4,499,257
3,422,658
209,796
866,805
1,893,374
14,414
6,407,045

4,603,963
3,659,662
218,188
916,213
2,082,712
15,136
6,791,811

4,897,287
3,701,945
226,915
968,437
2,290,983
15,892
7,204,172

5,108,653
3,850,023
235,982
1,023,638
2,520,081
16,686
7,646,420

5,331,441
4,604,024
246,431
1,081,986
2,772,089
17,520
8,121,050

5,563,093
4,164,185
235,249
1,143,659
3,049,298
18,396
8,630,787

5,805,058
4,330,752
265,459
1,208,847
3,354,228
19,316
9,178,602

4.33
4.00
4.00
5.70
10.00
5.00
6.11

NON SUBSIDI
7. Kebun Besar
8. Perikanan
9. Industri
Jumlah Pupuk Non
Subsidi

2,910,645
324,480
797,691
4,032,816

3,201,709
337,459
821,621
4,360,789

3,521,881
350,958
846,270
4,719,109

3,874,069
364,996
871,658
5,110,723

4,261,476
379,596
897,808
5,538,880

4,687,623
394,780
924,742
6,007,145

5,156,385
410,571
952,484
6,519,440

10.00
4.00
3.00
8.25

Jumlah Pupuk unt.

9,642,170

10,330,979

11,077,011

11,885,485

12,762,122

13,713,190

14,745,558

7.25

Total Kebutuhan
Pupuk Urea

10,439,861

11,152,600

11,923,281

12,757,143

13,659,930

14,637,932

15,698,042

6.95

Kapasitas Produksi

7,872,000

7,872,000

7,872,000

7,872,000

7,872,000

7,872,000

7,872,000

-2,567,861

-3,280,600

-4,051,281

-4,885,143

-5,787,930

-6,765,932

-7,826,042

4.5

5.8

7.5

9.0

10.7

12.5

14.5

Pertanian=1+5+6+7+8

Balance
Equivalent
Baru

Pabrik

Standard 570.000/thn

SELEKSI PROSES

10
Pilihan Proses

No

Parameter

Isobaric Double

Stamicarbon

ACES 21

Snaprogetti

Recycle Process

1.

Tekanan Reaktor, atm

140

175

156

100-250

2.

Suhu Reaktor, C

183

190

188

180

3.

Molar Rasio NH3/CO2

2.95

3,3-3,6

3,5-3,8

4.

Konversi CO2 dalam reactor, %

60

68

64

62-64

5.

Konversi NH3 dalam reactor, %

36

34

41

6.

Jumlah vessel tekanan tinggi-sintesis

7.

Jumlah resirkulasi

8.

Kebutuhan steam, t/tprod

0,92

0,8

0,95

8.

Kebutuhan air pendingin, t/tprod

70

80

75

9.

Listrik, t/tprod

15

15

21-23

Sumber : http://teacher.buet.ac.bd/mahammad/Urea%206.pdf

11

Proses Flow
Diagram

12

DIAGRAM BLOK PABRIK UREA


NH3

UNIT
CO2 SINTESA

UNIT
DEKOMPOSISI

UNIT
RECOVERY

UNIT
EVAPORASI

UNIT
PRILLING
PRODUK
UREA

Unit Sintesis

13

Menuju MPD
Menuju MP Absorber
Menuju MP Dekomposer

Dari MP Absorber
Menuju LP Dekomposer

14

Reaksi Dalam Reaktor


CO2 +
2NH3
NH2COONH4

NH2COONH4
NH2CONH2 +
H2O

2NH2CONH2

NH2CONH CONH2

NH3

Reaksi Dalam Stripper


NH2COONH4

CO2

2NH3

Reaksi Dalam Carbamate Condensor


CO2

2NH3

NH2COONH4

NH2COONH4
NH2CONH2

H2O

Unit
Dekomposisi

Dari VSCC

Dari Stripper

Menuju HE
Menuju HE

Dari Spliter CO2


Menuju LP Absorber
Menuju SC

15

16

Reaksi MP Decomposer
NH2COONH4

CO2

2NH3

Reaksi LP Decomposer
NH2COONH4

CO2 +

2NH3

Steam Input

17

Udara

Menuju Condensate
Tank

Dari HE

Unit
Evaporasi
dan Prilling
Menuju
Storage
Menuju SC
Menuju Air
Heater

Menuju SC

18

Reaksi pada Evaporator 1 dan 2


NH2COONH4

CO2

2NH3

Unit
Recovery Dari LPD

Dari
Evap Dari HE

Menuju VSCC

19

Dari evap

Menuju Air
Heater

Cooling Water

Menuju DCW Menuju SC

20

Reaksi Hidrolisis Urea


NH2CONH2

+ H2O

CO2

+ 2 NH3

21

ANALISA EKONOMI
Analisa Ekonomi bertujuan untuk mengetahui apakah pabrik yang akan

dirancang menguntungkan atau tidak. Untuk itu pada Pra Desain Pabrik
Urea ini dibuat evaluasi atau penilaian investasi yang ditinjau dengan :

1. Laju Pengembalian Modal (Internal Rate of Return)


2. Lama Pengembalian Modal (Pay Out Time)

3. Titik Impas (Break Event Point)

22

Total Biaya Investasi

= Rp. 1.166.501.221.041,32

1. Laju Pengembalian Modal (Internal Rate of Return)


IRR = 35,1 %
2. Lama Pengembalian Modal (Pay Out Time)
POT = 2,7 tahun

23

3. Titik Impas (Break Event Point)


BEP = FC + 0,3 SVC
S 0,7 SVC - VC

Biaya (Rp)

BEP = 39 %

100 %
4,500,000,000,000
4,000,000,000,000
3,500,000,000,000
3,000,000,000,000
2,500,000,000,000
2,000,000,000,000
1,500,000,000,000
1,000,000,000,000
500,000,000,000
0

biaya tetap
pengeluaran total
penjualan total

0%

20%

40%

60%

Kapasitas Produksi

80%

100%

KESIMPULAN
1. Perencanaan Operasi
hari
2. Kapasitas Produksi
Urea Prill
3. Bahan Baku
Amonia
Carbon Dioxide
4. Lokasi Pabrik

: Kontinu, 24 jam/hari, selama 300

: 600.000 ton/tahun
: 391452,86 ton/tahun
: 506586,05 ton/tahun
: Palembang, Sumatera Selatan

No

Keterangan

Unit

Jumlah

IRR

35,1

POT

tahun

2,7

BEP

39

COST FOR AMMONIA

IDR/kg

2.200

COST FOR CARBON DIOXIDE

IDR/kg

500

SELLING PRICE UREA

IDR/kg

5000

24