Anda di halaman 1dari 37

Pemeriksaan Hematologi

12-Jan-15

Komposisi darah
Darah td komponen cair (plasma) dan
komponen seluler (ery, leko, trombo).
Plasma 91% air & 7-9% z.padat
Zat padat
protein : (Albumin, Globulin,Fibrinogen),
unsur anorganik : Na, K, Ca, Fosfor, Fe, I,
unsur organik : nitrogen, urea, asam urat,
kreatinin, asam amino, lemak, dll

12-Jan-15

Sampel darah
1.

2.

12-Jan-15

Darah vena :
pada fossa cubiti v.mediana cubiti
paling ideal krn dasar keras shg tdk mudah
bergerak
Darah arteri :
lazim utk pemeriksaan analisis gas darah
(AGD) biasanya diambil dari a.radialis,
dan a. femoralis

12-Jan-15

A.femoralis relatif mudah krn diameter


arteri besar ttp berbahaya krn jika terjadi
perdarahan, sering tidak segera diketahui
krn a.femoralis terletak di daerah tertutup
(selimut, pakaian), shg hrs sll dilakukan
penekanan yg ckp lama
A. Radialis perlu dilakukan tes Allen

3.

12-Jan-15

Darah kapiler :
- dilakukan punksi kulit
- mrpkn campuran darah arteri dan
vena dgn komponen arteri lbh banyak
- Tempat pengambilan : ujung jari 2-4
- dilakukan pada anak. Gemuk, luka
bakar dan thrombotic tendencies

Darah lengkap (whole blood) :


Komponen padat : sel2 darah (eri, leko dan
trombo
Komponen cair : plasma
Darah jika dibiarkan akan membeku
terbentuk bekuan (gumpalan oleh fibrin) dan
serum (kuning). Permukaan bekuan : tdk rata
Darah + antikoagulan stlh dibiarkan akan
terbentuk endapan (td sel2 drh) + plasma
(kuning). Permukaan endapan : rata.

12-Jan-15

Jika sampel darah diberi antikoagulan,


jenis antikoagulan hrs disebutkan
Contoh : Darah EDTA, darah
heparin, darah sitrat
Plasma EDTA, plasma
heparin, plasma sitrat, dll

12-Jan-15

Sampling darah
Persiapan : penjelasan kepada pasien, persiapan alat

dan perlengkapan
Posisi pasien dan lokasi pengambilan darah
Cegah hemolisis :
- perhatikan ukuran jarum semprit
- lepas jarum dari semprit , saat masukkan
sampel darah ke dalam tabung
- Hindari terbentuknya gelembung udara krn
mempermudah terjadi hemolisis
12-Jan-15

Penyebab hemolisis
1.
2.
3.
4.

5.

12-Jan-15

Uk jarum tidak sesuai dgn vol darah yag


diambil
Menghisap darah terlalu cepat, darah
bercampur dgn gel udara
Semprit basah
Botol penampung basah
Drh dipindahkan dgn cara disemprotkan

Pemeriksaan darah rutin


Darah Rutin (DR) adalah pemeriksaan
darah yg dilakukan tanpa indikasi
khusus
Meliputi (Manual) : Hb, eri, leko,
trombo, hit. jenis, LED

12-Jan-15

10

Yang termasuk tes hematologi Rutin (Otomatik) :

Hemoglobin

Hitung jumlah eritrosit

MCV

MCH

MCHC

Hitung Jumlah lekosit

Hitung Jumlah trombosit

Hematokrit

Laju endap darah


12-Jan-15

11

Hemoglobin
Hb adalah molekul yg terdiri dari 4 kandungan

haem (berisi zat besi) dan 4 rantai globin (alfa,


beta, gama dan delta).
Hb berada dlm eritrosit dgn tugas utama
mengangkut oksigen.
Kualitas darah dan warna merah darah
ditentukan oleh kadar Hb.

12-Jan-15

12

Nilai Normal
Nilai normal Hb :
Wanita : 12-16 gr%,
Pria : 14-18 gr%
Anak : 10-16 gr%
Bayi baru lahir : 12-24 gr%

12-Jan-15

13

Hb F (Fetal) terdpt dlm eritrosit janin,


dibentuk stlh janin berusia 6 mgg kehamilan
dan < 2% pd umur bayi >1 thn.
Hb A (Adult) terdpt pd eritrosit org dws.
Pada usia 6 bln terdpt 80-90% Hb A
Hb S : hemoglobin sel sabit yaitu Hb abnormal
yg paling berat dari jenis Hb lainnya
Metode : cyanmeth, sahli dan otomatik

12-Jan-15

14

Penurunan Hb (>> anemia) kanker,


penyakit ginjal, pemberian cairan intra vena
berlebihan dan peny. Hodgkin, obat-obatan
misalnya antibiotik, aspirin, antineoplastik
(anti kanker) dll
Peningkatan Hb : terdpt pd pasien
polisitemia, dehidrasi, peny.paru obstruksi
menahun, gagal jantung kongesti dan luka
bakar. Obat2 yg dpt meningkatkan Hb :
metildopa dan gentamicin.

12-Jan-15

15

Eritrosit
Hitung jumlah Eritrosit
Cara pemeriksaan :
Memakai kamar hitung improve new
bauer (memakai reagen Hayem)
Dengan apusan darah tepi
Alat automatik

12-Jan-15

16

Nilai Normal :
Laki-laki : 5 6 juta/ml
Perempuan : 4 5 juta/ml
Nilai kurang dari normal oligositemia
Nilai lebih dari normal polisitemia

12-Jan-15

17

Lekosit
Fungsi : berfungsi dalam pertahanan tubuh
terhadap infeksi.
Hitung jumlah lekosit
Cara pemeriksaan:
Memakai kamar hitung improve new
bauer (larutan TURK)
Apusan darah tepi
Alat automatik
12-Jan-15

18

Nilai normal :
Dewasa : 4.000 10.000/mm3
Bayi/anak : 9.000 12.000/mm3
Bayi baru lahir : 9.000 30.000/mm3
Nilai lebih dari normal lekositosis
Ditemukan pada:
Keganasan
Penyakit infeksi infeksi bakteri
kronik
Obat-obatan
12-Jan-15

19

Penurunan jumlah lekosit lekopeni


Ditemukan pada:
1. Depresi sum-sum tulang anemia aplastik
2. Infeksi
3. Pemberian obat anti kanker
4. Keracunan zat kimia mis: Arsen, benzen dll

12-Jan-15

20

Hitung jenis leukosit adalah penghitungan


jumlah lekosit yg ada dalam darah
berdasarkan proporsi (%) tiap jenis lekosit
dr slrh jumlah lekosit.
Leukosit ada 5 jenis :
Netrofil (50-70%)
Eosinofil (1-3%)
Basofil (0-1%)
Limfosit (20-40%)
Monosit (2-8%)
12-Jan-15

21

1.

12-Jan-15

Netrofil lebih dari normal


netrofilia
ditemukan pada:
- respons fisiologik
terhadap stress
- infeksi
- inflamasi
- nekrosis jaringan
- kelainan metabolik
- keganasan

22

Nilai kurang dari normal netropenia


Ditemukan pada:
- Penyakit infeksi
- Bahan kimia dan fisika
- Hipersplenisme

12-Jan-15

23

2. Eosinofil meningkat
eosinofilia
Ditemukan pada:
Penyakit alergi
infeksi parasit
penyakit kulit
sindroma
hipereosinofilik
Keganasan

12-Jan-15

24

3. Basofil meningkat
basofilia
ditemukan pada:
- hipersensitifitas
- keganasan darah

12-Jan-15

25

4. Monosit meningkat
monositosis
Ditemukan Pada:
- Infeksi: virus,
peny.parasit , tbc,
endokarditis
subakut bakterial
- Karsinoma, limfoma dan
kelainan
mieloproliferatif

12-Jan-15

26

5. Limfosit meningkat

limfositosis
Ditemukan pada:
- Penyakit infeksi: bakteri,
virus
- Kelainan metabolik
- inflamasi kronik
- keganasan
Jumlah kurang Limfofenia
ditemukan pada:
- Sindroma defisiensi
imunologik
- Gangguan sirkulasi limfe
12-Jan-15

27

Trombosit
Berfungsi dalam proses pembekuan darah
Cara Pemeriksaan:
1. Memakai kamar hitung Improve New Bauer
(larutan Rees Ecker)
2. Apusan darah tepi
3. Alat automatik

12-Jan-15

28

Nilai normal : 150.000


400.000/mm3
Jika kurang dr normal :
trombositopenia
Lebih dari normal :
trombositosis
Trombositopenia :
Infeksi (virus)
Anemia aplastik
Keganasan

12-Jan-15

Trombositosis:
Trombositosis Esensial
Infeksi
Defisiensi Fe
Keganasan

29

Hematokrit
Adalah vol eritrosit yg dipisahkan dari plasma dan
dimampatkan dgn jln disentrifugasi dlm wkt tertentu
& pd kecepatan tertentu
Nama lain vol packed red cell
Nilai Normal:
Pria 40-54%,
Wanita 37-47%
Metode:
Hematokrit makro
Hematokrit mikro
12-Jan-15

30

Nilai lebih dari normal didapatkan pada:


1. Polisitemia
2. Hemokonsentrasi
3. Dehidrasi
Nilai kurang dari normal didapatkan pada:
1. Kehilangan darah akut
2. Anemia
3. Leukemia
4. Serosis hepatis
12-Jan-15

31

Laju endap darah

Adalah kecepatan pengendapan eritrosit dlm


wkt tertentu pd sampel yg diberi anti koagulan
dan didiamkan tegak lurus pd bidang datar
Waktu pembacaan: 1 jam
Nilai : P 0-15 mm/jam
W 0-20 mm/jam
Metode: Westegren

12-Jan-15

32

12-Jan-15

Manfaat pemeriksaan LED


1. Menunjang diagnosis
Infeksi akut
Inflamasi menahun pada fase aktif
Kerusakan jaringan
2. Memantau perjalanan penyakit
3. Respons terhadap pengobatan
Pe LED : peny inf akut or kronik, peny.
neoplastik/keganasan, peny. degeneratif

33

Index Eritrosit
Adalah tes saring ganda terhadap hasil dari
hemoglobin dan eritrosit
MCV: Mean Cell Volume
MCH: Mean Cell Hemoglobin
MCHC: Mean Cell Hemoglobin Concentration
Hasil ini didapatkan dengan memakai
perhitungan atau dengan alat test automatik

12-Jan-15

34

MCV (VER: volume eritrosit rata-rata):


Hematokrit X 10 (fL)
Eritrosit
MCH (HER: hemoglobin eritrosit rata-rata):
Hemoglobin x 10 (pg)
Eritrosit
MCHC (KHER: konsentrasi Hb eritrosit rata-rata):
_Hb X 100_ (%)
Hematokrit
12-Jan-15

35

Nilai normal :
MCV : 80 99 fl
MCH : 30 34 pg
MVHC : 30 36%

12-Jan-15

36

12-Jan-15

37