Anda di halaman 1dari 27

USHUL FIQH DAN

FILSAFAT HUKUM ISLAM


Oleh:
PROF. DR. H. AHMAD ROFIQ, MA.
NIP. 19590714 198603 1004
Pembina Utama, IV/e
Guru Besar Hukum Islam IAIN Walisongo Semarang, Sekretaris Umum MUI Jawa
Tengah, Ketua Forum Komunikasi Lembaga Dakwah (FKLD) Jawa Tengah, Anggota
Dewan Pakar Dewan Masjid Indonesia (DMI) Jawa Tengah, Ketua MP3A Jawa
Tengah, Ketua II YPKPI Baiturrahman Semarang, Ketua LAZIS Masjid Agung Jawa
Tengah, Pengawas BAZNAS Jawa Tengah, Anggota Dewan Pakar Masyarakat
Ekonomi Syariah (MES) Pusat, Penasehat MES Jawa Tengah, Ketua Umum Himpunan
Ilmuwan dan Sarjana Syariah Indonesia Jawa Tengah, Ketua Dewan Pangawas Syariah
Bank Jateng Syariah, Ketua Komite Sekolah SD Koalisi Nasional 01, SMPN 23, dan
SMAN 8 Semarang, Ketua Forum Antarumat Beragama Peduli Kesejahteraan dan
Kependudukan (FAPSEDU) Jawa Tengah, dan Ketua DPS Citra Mandiri Finance
Semarang.
Disampaikan dalam Perkuliahan Ushul Fiqh dan Filsafat Hukum Islam
Program Pascasarjana INISNU Jepara
Semester Gasal 2013/2014

USHUL FIQH
Ushul Fiqh : Ilmu ttg kaidah2 dn pembahasan utk

menghasilkan hukum-hukum syara yg praktis dari


dalil-dalil yg rinci. (Abd al-Wahab Khallaf).
Ushul Fiqh: adl kaidah-kaidah yang
menyampaikan kpd istinbath hukum syara dr
dalil-dalilnya (Muh Khudlary Bik).
Ushul Fiqh : adl mengetahui kaidah-kaidah yg
menyampaikan kpd formulasi fiqh (Kamal al-Din
ibn al-Hammam).

HUBUNGAN KERJA SYARIAH, USHUL


FIQH, DAN FIQH/ HUKUM ISLAM
Syariah informasi baru (perintah/larangan) atau

jawaban atas permasalahan yg muncul pada


masa Rasulullah saw.
Ushul Fiqh dan/atau Filsafat Hukum Islam
Memahami, merenungkan, ttg apa maksud dan
tujuan syariah.
. Fiqh/Hukum Islam formulasi hukum dr hasil
istinbath / ijtihad dg merefer pada dalil-dalil (qathiy
dan dzanny).

AL-QAWAID AL-USHULIYAH DAN ALQAWAID AL-FIQHIYAH


Al-Qawaid al-Ushuliyah al-Lughawiyah, spt. alawamir, al-nawahy, muthlaq-muqayyad, amkhash, mujmal-mubayyan, dll.
2. Al-Qawaid al-Ushuliyah al-Tasyriiyah, yg
diformulasikan dlm metode-metode
ijtihad/istinbath
3. Al-Qawaid al-Fiqhiyah : kumpulan hukum yg
serupa yg bermuara pd satu qiyas yg
mengumpulkannya pd satu ketentuan hukum
yg mengikatnya.
1.

BEBERAPA KAIDAH
USHUL FIQH
Al-ashl
Al-ashl
Al-ashl
Al-ashl
Al-ashl

fi al-amr li al-wujub
fi al-nahy al-tahrim
fi al-asyya al-ibahah
fi al-ibadah al-tauqif wa al-ittiba
fi al-ibadat bi al-nisbah li al-mukallaf altaabbud duna al-iltifat ila al-maany wa al-ashl
fi al-muamalat al-iltifat ila al-maany
Idza ijtamaa al-dlararan ruiya ahaduhuma bi
irtikabi akhaffihima

BEBERAPA KAIDAH FIQH


Al-Umur bi maqashidiha
Al-dlararu yuzal
Al-yaqin la yuzal bi al-syakk
Al-adah muhakkamah
Al-masyaqqat tajlib al-taisir

Al-dlarurat tubih al-mahdhurat

FILSAFAT HUKUM ISLAM


FHI : dari FILSAFAT (Philo + Shopia), HUKUM,

dan ISLAM.
FHI: filsafat yg diterapkan pd hukum Islam. Ia
mrpkn filsafat khusus dan obyeknya tertentu, yaitu
hkm Islam. Jd, FHI adl filsafat yg menganalisis
hkm Islam scr metodis dan sistematis shg
mendapatkan keterangan yg mendasar, atau
menganalisis hukum Islam scr ilmiah dg filsafat
sbg alatnya.
Dengan demikian, FHI obyek kajiannya adl
hukum Islam, baik dlm konteks syariah, fiqh, dan
atau hukum Islam.

FILSAFAT HUKUM ISLAM


FHI : pemikiran scr ilmiah, sistematis, dpt

diertanggungjawabkan dan radikal ttg hukum


Islam.
FHI : pengetahuan ttg hakekat, rahasia, dan
tujuan hukum Islam baik yg menyangkut
materinya maupun proses penetapannya,
FHI : filsafat yg digunakan utk memancarkan,
menguatkan, memelihara hukum Islam, shg
maksud dan tujuan Allah menetapkannya di muka
bumi, utk kesejahteraan manusia seluruhnya.

OBYEK KAJIAN DAN


KEGUNAAN FHI
Obyek kajian FHI adl hukum Islam yg bersifat teologis

(dunia dan akhirat). Dalam kaitan hukum wadliy, spirit atau


ruhnya tetap merujuk pada al-Quran dan al-Sunnah.
Tujuan hukum Islam adl manifestasi rahman dan rahim
Allah, atau rahmatan lil alamin, yang biasanya digunakan
term mashlahat. Al-Muhafadhah ala al-Dlaruriyat alKhams (Hifdh al-Din, Hifdh al-Nafs, Hifdh al-Aql, Hifdh alNasl, dan Hifdh al-Irdl).
Karena itu, Hukum Islam harus sanggup merespon dan
memberikan jawaban terhadap berbagai persoalan baru,
shg prinsip rahmatan lil alamin akan senantiasa
memberikan makna bagi kehidupan manusia.

FILSAFAT HUKUM ISLAM


DIBAGI :

1). Falsafat al-tasyri, yg membahas hakikat dan


tujuan penetapan hukum Islam, meliputi:
Daaim al-ahkam (dasar-dasar hukum Islam)
Mabadi al-ahkam (prinsip-prinsip hukum Islam)
Ushul al-ahkam (pokok-pokok hukum Islam) atau
mashadir al-ahkam (sumber2 hukum Islam)
Maqashid al-Ahkam (tujuan2 hukum Islam)
Qawaid al-ahkam (kaidah2 hukum Islam)

LANJUTAN
2). Falsafah syariah : filsafat yg diungkapkan dr
materi2 hkm Islam, spt ibadah, muamalah, jinayah,
uqubah, dll. Filsafat ini membahas ttg hakikat dan
rahasia hkm Islam, yg meliputi :
Asrar al-ahkam (rahasia-rahasia hukum Islam)
Khashaish al-ahkam (ciri-ciri hukum Islam)
Mahasin al-ahkam atau mazaya al-ahkam
(keutamaan2 hukum Islam)
Thawabi al-ahkam (karakteristik hukum Islam)

SYARIAH, FIQH, DAN HUKUM


ISLAM
SYARIAH : yg menetapkan al-Syari (Allah),

kebenarannya absolut/mutlak, mengikat, ideal,


satu (unity).
FIQH : yg menetapkan manusia, kebenarannya
relatif/nisby, tidak mengikat, riil, bervariasi.
HUKUM ISLAM : formulasi hukum (ttg
ucapan/prilaku) baik atau tidak baik, dan
dikenakan sanksi bagi pelanggarnya. Ada Islamic
law dan Islamic jurisprudence.

FORMULASI HUKUM SYARA


AMAR (AL-AWAMIR) Perintah Allah intinya adalah

kemashlahatan. Apabila dikuantitatifkan, maka:


Wajib/Fardlu (mashlahat 76-99%)
Sunnah/mandub/mustahab (66-75%)
Ma baina al-amr wa al-nahy : al-jawaz/al-ibahah (46-55%)
. AL-NAHY (AL-NAWAHY) :
Makruh (26-45 %)
Haram (2-25 %)
Apabila dibalik, kemafsadatan akan lebih dominan pada
larangan (al-nawahy).

BEBERAPA JUDUL MAKALAH


(1) :
1. Ushul Fiqh : Urgensi, Sejarah pertumbuhan,
2.
3.
4.

5.

dan perkembangannya
Filsafat Hukum Islam : Landasan
Epistemologis, Ontologis, dan Aksiologis
FHI : Urgensi dan Keterkaitannya dg Ushul
Fiqh
Asbab al-Nuzul / Asbab al-Wurud dan
Implikasinya dlm pemahamanMaqashid
al_Syariah
Menelusuri akar sejarah perintisan Ushul Fiqh
dan Kategorisasinya

Lanjutan
6.
7.

8.
9.
10.
11.

Konsep al-tahsin wa al-taqbih dalam legislasi


hukum Islam
Al-Sunnah, Otentisitas, dan Kedudukannya dlm
legislasi hukum Islam
Ijtihad Umar ibn al-Khaththab dan Manhaj
ijtihadnya
Fuqaha al-Sabah dan Manhaj ijtihadnya
Ijma (Amal Ahli Madinah) dan implikasi
formulasi hukumnya
Qiyas : Membatasi Ijtihad atau Alternatif ?

Lanjutan
12. Istidlal dan istishhab : Formulasi metodologi
13.
14.
15.

16.

ijtihad
Istihsan dan formulasinya : Mengapa ditentang
al-Syafii ?
Mashlahat al-mursalah dan aplikasinya dlm
formulasi hukum Islam.
Al-Dzariah dan Hilah hukum : Masihkah
dibutuhkan ?
Al-Urf dan Al-Adah : local wisdom menjawab
problema hukum Islam

Lanjutan
17. Kedudukan Maqashid al_Syariah dalam
penetapan hukum dan cara mengetahuinya
18. Ijtihad pd masa munculnya gerakan penutupan
pointu ijtihad
19. Hikmah dan illat : mencari sandaran formulasi
hukum Islam
20. Tawil dan problema penerapannya
21. Hilah hukum dan kemungkinan penerapannya
22. Al-Taabbud wa al-taaqqul dlm penetapan
hukum Islam

Lanjutan
23. Revitalisasi nasakh : Perspektif Ahmad al-Naim
24. Teori gerak dlm pandangan Fazlur Rahman
25. Teori limitasi (nadhariyah al-hudud) dlm

perspektif Muhammad Syahrur


26. Kritik Nalar Islam : Telaah pemikiran hukum
Nashr Abu Zaid
27. Hukum Islam menjawab tantangan Modernitas :
Kajian Metodologis

REFERENSI
Abd al-Rahmn, Jall al-Dn, Ghyah al-Wushl
il Daqiq Ilm al-Ushl, Cairo : Matbaah alSaadah, 1979.
----------------------------------, al-Asybh wa alNadhir, Bandung : Al-Maarif, t.th.
Abd al-Salm, Izz al-Dn, ibn, Qawid al-Ahkm
f Mashlih al-Anm, 1, Cairo : Istiqamah,
t.th.
Ab Ysuf, Kitb al-Kharaj, Mesir : Dr al-Fikr alAraby, t.th.

LANJUTAN
Amidi, Sayf al-Dn Ali, al, Al Ihkm f Ushl alAhkm, Cairo : Muhammad Ali Shabih wa
Aulduh, 1968.
Al-Andalusy, Ibn Hazm, al-Ihkm f Ushl alAhkm, Cairo : Mathbaah al-Ashimah, t.th.
Anderson, J.N.D., Law as Social Force in Islamic
Culture and History, in Herbert J. Leibesny
(ed.), The Law of The Near and Midlle East,
Albany: State University of New York Press,
1975.

LANJUTAN
-----------------------, Islamic Law in the Modern World,
Connecticut : Greenwood Press, 1959. Edisi
Indonesia, Hukum Islam di Dunia Modern, (Terj.
Machnun Husein), Surabaya : Amar Press, 1991.
Arifin, Busthanul, Pelembagaan Hukum Islam di
Indonesia : Akar Sejarah, Hambatan dan
Prospeknya, Jakarta : Gema Insani Press, 1996.
Aristotle, Nicomachean, Ethics, Irans, Marti Ostwald,
Indianapolis : Bobbs Merill Educational Publishing,
1983.

LANJUTAN
Ab Zahrah, Muhammad, Trkh al-Madzhib alIslmiyah, juz II, Mesir : Dr al-Fikr alAraby, t.th.
------------------------------------, Ibn Hazm :
Haytuh wa Ashruh Aruh wa Fiqhuh, tp : tt.
----------------------------------, Ushl al-Fiqh, Mesir
: Dr al-Fikr al-Araby, tth.

Al-Asmawi, Muhammad Said, Ushl al-Syarah,


Cairo : Dar al-Kitab al-Misri, 1979.
Al-Asr, ibn, Usud al-Ghbah f Marifah alShahbah III, Mesir : Dar al-Syabab, 1286
H.
Asr, Muhammad Thhir, ibn, Maqshid alSyarah al-Islmiyah, Ttp : al-Syirkah alTunisiah li al-Fauzi,1978.

LANJUTAN
Bakri, Asafri Jaya, Konsep Maqashid Syariah menurut
Al-Syathiby, Jakarta : RajaGrafindo Persada, 1996.
Baltajy, Muhammad, Manhaj Umar ibn al-Khaththb fi
al-Tasyr : Dirsah Mustauabah li Fiqh Umar wa
Tandhmtih, al-Qahirah : Dr al-Salm, 1424
H/2003 M.
Al-Bashry, Abu al-Husain, Kitb al-Mutamad f Ushl
al-Fiqh, juz II, Damasykus : al-Mahad al-Ilmy alFarans li al-Dirasat al-Arabiyah, 1385 H/1965 M.
Al-Bazdawi, Kitab Ushl al-Dn, Cairo : Isa Bab alHalabi, 1963.

LANJUTAN
Al-Bukhari, Abi Abd Allah Muhammad bin
Ismail, Shahh al-Bukhr, Beirut : Dar alIhya al-Turas al-Arabi.
Al-Bthiy, Muhammad Said Ramadln,
Dlawbith al-Maslahah f al-Syarah alIslmiyah, Damascus : al-Maktabah alUmayyah,1967.
Bek, Hudlari, Trikh al-Tasyr al-Islm, Mesir :
Dar al-Fikr, 1981.

LANJUTAN
Al-Dawlibi, Muhammad Marf, Al-Madkhal il ilm
Ushl al-Fiqh, Beirut : Dar al-Kitab al-Jadid, 1965.
, Al-Inshf f Bayn Sabab
al-Ikhtilf f al-Ahkm al-Fiqhiyah, Cairo : Salafiyah
Press, 1385 H.
Darrz, Abd Allah, Muqaddimah al-Sarih dalam alSyatibi, Al-Muwfaqt f Ushl al-Syarah, Cairo :
al-Tijariyah, tt.
Djamil, Fathurrahman, Metode Ijtihad Majlis Tarjih
Muhammadiyah, Jakarta : Logos, 195.

LANJUTAN.
Al-Durainy, Nasyat Ibrahim, al-Qiys f al-Ushl
baina al-Muayyidn wa al-Mubthiln, tt : Dar alHuda li al-Thibaah, 1401 H/1981 M.