Anda di halaman 1dari 31

Komplek Nitrosil dan dinitrogen

Nanang Sugiarto
Lutfi Septi A.
Furqonul Hakim A.
Anggita K. W.
Eka Yustiana
Anis Najmatul K.
Siti Aisyah

111810301001
111810301004
111810301034
111810301036
111810301050
11181030100
11181030100

Nitrosil: Nitrosil kompleks logam merupakan


kompleks yang mengandung oksida nitrat (NO)
terikat ke pusat logam (biasanya logam transisi).
Metal nitrosyls secara biologis penting.
Dinitrogen: Nitrosil kompleks logam merupakan
kompleks yang mengandung oksida nitrat (NO)
terikat ke pusat logam (biasanya logam transisi).
Metal nitrosyls secara biologis penting.

Kompleks Nitrosil

Kompleks Nitrosil
Nitrosil kompleks
logamNO CO
Molekul

CO dan NO
membentuk banyak
kompleks

Mengandung
mengandung
lebih
oksida
nitrat (NO)

Terikat ke pusat
logam
(biasanya
mengisi
sebuah
logam
transisi)
orbital *

untuk
kepentingan
NO juga
membentuk
peneliti
dan
suatu
grup
(MNO
teknologi
lengkung)
karbonil

biologis penting

dari satu elektron

Nitrosil
NO adalah suatu radikal bebas yang stabil

NO+ isoelektronik dengan CO

Dapat berikatan sebagai NO+

Memberikan tiga elektron donor

Contoh kompleks yang dapat dibentuk secara


langsung dengan replacement ligan -CO dengan -NO
Fe(CO)5 + 2NO Fe(CO)2(NO)2 + 3CO
Co2(CO)8 + 2NO 2Co(CO)3 (NO) + 2CO
M-NO terminal linear (linear nitrosyl)

3 macam
bentuk
ikatan
kompleks
nitrosil

M-NO terminal bengkok (lengkung/


bent nitrosyl )
M-NO berjembatan (bridging nitrosyl)

NO terminal berikatan dalam dua


bentuk

..
M

N
O

Sebagai NO+ molekul linear dengan


memberikan tiga elektron donor
(sebagai gugus NO).

Sebagai NO- molekul bengkok


dan memberikan satu elektron
donor (sebagai gugus NO).

Dari skema di sebelah kanan


secara sederhana dianggap:
a)Pada kompleks NO linear
didonorkan 2 e- NO+
b)Pada kompleks NO bengkok
didonorkan 2 e- NO-

Struktur NO :

Contoh model koordinasi yang ikatan terminal

Perubahan linear ke bengkok

NO linear

NO bengkok

Contoh:
CoCl2L2(lin-NO)
CoCl2L2(bent-NO)

jumlah elektron
dari keadaan
oksidasi dari logam
akan berubah

Contohnya:

Nitrosil Berjembatan
Walaupun secara umum gugus
nitrosil terdapat sebagai ligan
terminal, juga terdapat nitrosil
berjembatan.
Diketahui:
v (NO terminal) = 1672 cm-1
v (NO jembatan) = 1505 cm-1.

Reaksi Nitrosil

NO juga dapat terlibat reaksi (pemasukan atau imigrasi ligan)

Macam-macam reaksi
pembentukannya:

Kompleks Dinitrogen

Kompleks Dinitrogen
Senyawa koordinasi yang berisi ligan
dinitrogen (N2)

Contoh: [Ru(NH3)5(N2)]2+

N2 biasanya mengikat logam sebagai "akhir-on"


ligan, seperti yang digambarkan oleh kompleks
Senoff's dan Allen.

Kompleks Dinitrogen Pertama


[Ru(N2)(NH3)5]X2
Dipreparasi oleh A. D. Allen (1965) secara
tidak sengaja dari reaksi senyawa kompleks
rutenium dengan hidrazin.
Gambar Struktur [CoH(N2)(PPh3)3]

Ditemukan dengan tidak sengaja pula bahwa


gas nitrogen berkoordinasi dengan kobalt

[CoH(N2)(PPh3)3] dipreparasi tahun 1967

Contoh pembentukan senyawa


kompleks dinitrogen
Pembentukan Kation [Ru(NH3)N2]2+ diperoleh dalam
beberapa cara :
Reaksi N2H4 dengan larutan RuCl3
Reaksi NaN3 dengan [Ru(NH3)5H2O]3+
Reaksi N2 dengan [Ru(NH3)5H2O]3+
Reaksi RuCl3(aq) dengan Zn dalam NH3(aq)

Pembuatan Kompleks [(Ru (NH3)5)2 (N2)]2+.


Diperoleh dengan mereduksi ruthenium tricloride
oleh hydrazine hydrate

Kation Pentaammine(dinitrogen) ruthenium(II) dapat di isolasi di


berbagai garam

Zn(Hg)
(Ru(NH3)5Cl)2+
H20
2+

(Ru(NH3)5H2O)

N2

(Ru(NH)5H2O)2+

(Ru(NH3)5N2)2+

Ikatan dalam gugus M-N2

Mirip dengan gugus M-CO terminal

Perbedaan kuantitatif utamanya adalah kestabilan kompleks


N2 yang lebih rendah

N2 lebih lemah daripada CO dalam kedua fungsinya sebagai


donor - dan akseptor -, yang menyebabkan kurangnya
kestabilan kompleks N2 secara umum.

Struktur:

21

Reaksi protonasi M-NN


N2 dikoordinasikan dengan logam melalui satu
atom nitrogen.
Ikatan M-NN umum dijumpai
Ada beberapa kompleks yang kedua atom
nitrogennya terikat pada logam dengan
koordinasi 2

Kompleks molibdenum-dinitrogen diketahui


dapat diprotonasi dengan asam membentuk
amonia, seperti dalam reaksi berikut:
[Mo(Pme2Ph)4(N2)2] + 6 H+ 2 NH3 + N2 +
Mo(V)
Elektron yang diperlukan untuk
reduksi diberikan oleh
molibdenum dalam bilangan
oksidasi rendah

Reaksi fiksasi dinitrogen oleh kompleks


metal-nitrogen
Fe, Ti, Zr, Mo - afinitas tinggi dari N2
Elektron kaya ligan TMS, phosphine
Perturbing N2 donates e- to LUMO of N2
Structure of
[(TMS2N)2Ti]2-(N2)2complex

Compound

N-N bond
length()

N2 gas

1.0975

H2NNH2

1.460

[(TMS2N)2Ti]2-(N2)2-

1.379

Limitation:
N2 evolution during reduction

N2 adalah suatu pendonor dan penerima/akseptor yang lebih


lemah daripada CO.
Aktivasi N2: pandangan secara bilogis dan produksi amonia.
Ikatan NN relatif bersifat inert (225 kcal/mol).

Contoh pertama dari belahan ikatan NN

Contoh Kompleks dinitrogen (N2)

Catalytic reduction of dinitrogen to ammonia at a single molybdenum center

NH3 production from N2 and H2

D.Ligan yang sama dengan CO


CN- (sianida) isoelektrik dengan CO
memiliki s-donor lebih kuat and memiliki p-akseptor agak lemah
daripada CO
Lebih stabil dalam bentuk M+ dengan muatan 1 daripada M0 (yang
mendukung CO)
Dianggap sebuah ligan yang lebih klasik daripada organologam pada
kasus ini.

NN (dinitrogen) isoelektrik dengan CO


s-donor dan p-akseptor lebih lemah daripada CO, sehingga tidak dapat
terikat dengan baik.
Sangat berpengaruh terhadap pembentukan nitrogen, faktanya banyak
penelitian yang berpusat pada kompleks ini.

NO+ (nitrosil) isoelektrik dengan CO


Setara dengan CO pada sifat s-donor dan p-akseptornya
Skema penghitungan elektron menganggap bahwa ikatan NO linier
mengompleks sebagai 2 e- NO+
Skema penghitungan elektron menganggap bahwa ikatan NO yang
bengkok mengompleks sebagai 2 e- NO-

Jembatan Akhiran-On
N2 juga berfungsi sebagai ligan bridging,
seperti yang digambarkan oleh [(Ru (NH3)5)2
(N2)]2+.
mana N2 bertindak sebagai ligan
menjembatani antara atom besi pada
kompleks chelating N-N-Fe Fe inti