Anda di halaman 1dari 6

SATUAN ACARA PENYULUHAN

(SAP)
Topik

: Penyakit Jantung

Sub Topik

: Penyakit Jantung Koroner (PJK)

Sasaran

: Pasien dan Keluarga penyakit jantung


koroner

Tempat

: Ruang 5 Rumah Sakit Saiful Anwar

Hari/Tanggal : Jumat, 13/10/2012


Waktu

: 10.00-10.30 WIB

A. Latar Belakang
Penyakit

jantung

koroner

adalah

penyakit

jantung yang terutama disebabkan karena peyempitan


ateri

koronaria

akibar

proses

aterosklerosis

atau

spasme atau kombinasi keduanya. PJK merupakan sosok


penyakit yang sangat menakutkan dan masih menjadi
masalah

baik

berkembang.

Di

di

negara

USA

setiap

maju

dan

tahunnya

penyakit

di

550.000

ini.

Di

Negara
orang

meningggal

karena

EROPA

di

perhitungkan

20-40.000 orang dari 1 juta pendudul

menderita PJK.
Hasil

survei

yang

dilakukan

departemen

kesehatan RI menyatakan prevalensi PJK di Indonesia


dr tahun ke tahun terus meningkat. Bahkan, sekarang
tahun

(2000-an)

penyebab

dapat

kematian

di

dipastikan,
Indonesia

kecendrungan

bergeser

dari

penyakit infeksi ke penyakit kardiovaskular (antara


lain PJK) dan generative.
Manifestasi
angina

pectoris.

klinik
Angina

PJK

yang

pectoris

klasik
adalah

adalah
suatu

sindroma klinis dimana didapatkan sakit dada yang


timbul pada waktu melakukan aktifitas karena adanya
iskemik miokard. Hal ini menunjukan bahwa
terjadi

>70%

penyempitan

arteri

telah

koronaria.

Angina

pectoris dapat muncul akibat angina pectoris stabil


(APS,

stable

berkembang

angina)

lebih

berat

dan

keadaaan

dan

ini

menimbulkan

bisa

sindroma

koroner akut (SKA) atau yang lebih dikenal dengan


serangan jantung mendadak (heart attack) dan bisa
menyebabkan kematian.
Jumlah penderita penyakit jantungg koroner di
dunia

dan

Indonesia

diperkirakan

akan

meningkat,

jumlah pasien penyakit jantung koroner di dunia dari


tahun 1994 ada 110,4 juta, 1998 kurang lebih
juta,

tahun

2000=

175,4

juta

(1

kali

1994),tahun 2010=279,3 juta (kurang lebih


1994)

150
tahun

2 kali

dan tahun 2020 = 300 juta atau kurang lebih 3

kali tahun 1994. Di Indonesia


kurang lebih 1,5 %

atas dasar prevalensi

dapatlah

diperkirakan jumlah

penderita penyait jantung koroner pada tahun 1994


adalah 2,5 juta, 1998= 3,5 juta, tahun 2010 = 5 juta
dan 2020 = 6,5 juta .
Jumlah

penderita

Penyakit

jantung

koroner

di

Ruang 5 sebanyak 4 orang dan rata-rata mereka kurang


tahu

tentang

penyakit

jantung

koroner.

Materi

penyuluhan ini meliputi pengertian, penyebab, tanda


dan

gejala.

difocuskan

Disamping

pada

itu

materi

penatalaksanaan

penyakit jantung koroner.

dan

penyuluhan
pencegahan

B. Tujuan
1. Tujuan Umum
Setelah
pasien

dan

diberikan
keluarga

penyuluhan

memahami

diharapkan

tentang

penyakit

jantung koroner dengan baik dan benar.


2. Tujuan Khusus
Setelah

diberikan

penyuluhan

diharapkan

pasien dan keluarga dapat mengetahui:


1. Pengertian penyakit jantung koroner
2. Penyebab penyakit jantung koroner
3. Faktor

resiko

terjadinya

penyumbatan/penyempitan

pembuluh darah jantung


4. Tanda dan gejala serangan penyakit jantung koroner
5. Faktor pencetus timbulnya serangan jantung koroner
6. Cara pencegahan penyakit jantung koroner
7. Penanganan penyakit jantung koroner di rumah
8. Makanan sehat untuk memelihara jantung
9. Makanan yang dihindari untuk memelihara jantung

C. Materi (Terlampir)
1. Pengertian penyakit jantung koroner
2. Penyebab penyakit jantung koroner
3. Faktor resiko terjadinya penyumbatan/penyempitan
pembuluh darah jantung

4. Tanda dan gejala serangan penyakit jantung koroner


5. Faktor pencetus timbulnya serangan jantung koroner
6. Cara pencegahan penyakit jantung koroner
7. Penanganan penyakit jantung koroner di rumah
8. Makanan sehat untuk memelihara jantung
9. Makanan yang dihindari untuk memelihara jantung
D. Metode
1. Ceramah
2. Tanya jawab

E. Media
Leaflet
Lembar Balik
F. Kegiatan Penyulahan
Tahap/waktu Kegiatan penyuluhan
Pendahuluan 1. Mengucapkan
:
salam
2 menit
2. Memperkenalkan
diri
3. Menjelaskan
tujuan
dari
penyuluhan.
4. Menyebutkan
materi
penyuluhan
Penyajian
15 menit

10 menit

3 menit

Menjelaskan materi
:
1. Pengertian DM
2. Penyebab DM
3. Komplikasi DM
4. Tanda
dan
gejala
5. Cara
perawatan
DM (prinsip)
6. Tujuan
dan
manfaat diit DM
7. Jenis
makanan
yang dikonsumsi
1. Memberikan
kesempatan pada
pasien
untuk
bertanya
2. Melakukan
evaluasi
menyeluruh
terhadap materi
yang
telah
di
jelaskan
1. Meminta
salah
satu
peserta
didik
untuk
menyimpulkan

Kegiatan peserta fasilitator


1. Membalas
salam
2. Mendengarkan
3. Memperhatikan 4. Memperhatikan -

1.
2.
3.
4.
5.

Mendengarkan
Mendengarkan
Mendengarkan
Mendengarkan
Mendengarkan

Indah
septiarin
i
Arden eka
saputra
Khairul
afandi
Bq. Lilik
hidayati

Sri
Wahyuni
ihdiati
Asnan
Aziz

6. Mendengarkan
7. Mendengarkan

1. Memberikan
pertanyaan
2. Menyimak
hasil
evaluasi

1. Memberikan
simpulan
2. Senang
dan
bersemangat
-

Milase
Siti
srianti
Hilya
susmayani

Silvia
handaria
Sari
Jakranah

hasil
pembelajaran.
2. Memberikan
reinforcement
positif
3. Mengucapkan
salam penutup

3. Membalas
salam

G. Kriteria Evaluasi
a. Peserta mampu menjelaskan pengertian DM
b. Peserta mampu menyebutkan 3 dari 4 penyebab DM
c. Peserta mampu menyebutkan 4 dari 7tanda dan gejala
d. Peserta mampu menyebutkan 3 dari 5komplikasi DM
e. Peserta mampu menyebutkan 2 dari 4 prinsip cara
perawatan DM
f. Peserta mampu menyebutkan 5 dari 8tujuan dan
manfaat diit DM
g. Peserta mampu menyebutkan 2 dari 3 Jenis Makanan
yang Harus diKonsumsi yang dikonsumsi oleh
penderita DM
H. Pengorganisasian
Moderator: Arden Eka Saputra
Pembicara:
-

Sri Wahyuni ihdiati

Asnan azis

Observer:
-

Silvia handaria Sari

Jakranah

Fasilitator:
-

Indah septiarini

Arden eka saputra

Khairul afandi

Bq. Lilik hidayati

Milase

Siti srianti

Hilya susmayani