Anda di halaman 1dari 4

MODUL 4

PELAPISAN LOGAM-LOGAM

I.

Tujuan
Mempelajari
1. Menghitung efisiensi berat dari Fe dengan pelapisan Cu.
2. Mengetahui pelapisan logam-logam menggunakan sel elektrolisis.

II.

Latar Belakang
Reaksi elektrokimia melibatkan perpindahan elektron-elektron bebas dari satu
logam kepada komponen di dalam larutan. Sel elektrokimia tersusun atas dua
elektroda, yaitu anoda dan katoda. Pada anoda terjadi reaksi oksidasi, sedangkan pada
katoda terjadi reaksi reduksi.
Sel elektrolisis yaitu sel yang menggunakan arus listrik. Pada sel elektrolisis,
reaksi kimia tidak terjadi secara spontan tetapi melalui perbedaan potensial yang
diakibatkan oleh faktor diluar sistem. Anoda berfungsi sebagai elektroda bermuatan
positif dan katoda bermuatan negatif, sehingga arus listrik mengalir dari anoda ke
katoda. Sel elektrolisis banyak digunakan untuk produksi alumunium atau pemurnian
tembaga.
Proses elektrolisis yaitu proses penguraian suatu leburan senyawa atau
larutannya oleh listrik arus searah. Tempat dimana elektrolisis berlangsung disebut sel
elektrolisis. Sel itu terdiri atas leburan/larutan elektrolit yaitu zat yang dapat
menghantar listik dan dua elektroda yang dihubungkan dengan sumber arus listrik
seperti batetry atau power supply. Jika arus listrik dialirkan akan terjadi reaksi kimia
pada elektroda-elektrodanya. Dalam hal ini ion-ion positif berpindah ke arah
elektroda negatif yang dibingkan dengan kutub negatif sumber arus dan ion-ion negaif
bergerak ke arah elektroda positif yang dihubungkan dengan kutub positif sumber
arus.
Berdasarkan hukum Farday:

Dengan,
W = massa (gr)
I = arus (A)
T = waktu (detik)

III.

Alat & Bahan


Alat :
1.
2.
3.
4.
5.

Gelas kimia 1 L
Bak Plastik
Hot plate
Kabel dan jepit buaya
Sumber arus

Bahan :
1.
2.
3.
4.
5.

IV.

Zonax-copper (larutan elektrolit)


Plat besi (Fe)
Plat Tembaga (Cu)
HCl
NaOH

Cara Kerja
1. Masukkan larutan elektrolit zonax-copper yang sudah dipanaskan 50 C ke dalam
bak plastik, kemudian susunlah seperti gambar dibawah ini dengan kutub positif
dihubungkan dengan Cu dan kutub negatif dihubungkan dengan plat besi Fe yang
sudah dibersihkan dengan HCl dan NaOH kemudian ditimbang

2. Nyalakan power supply dan tentukan arus yang digunakan dengan menentukan
luas permukaan dari plat besi. Setelah 10 menit kemudian amati perubahan yang
terjadi dan timbang plat besi.
3. Ulangi proses yang sama sebanyak 3 kali dengan variasi waktu 10 menit.

V.

Data Pengamatan

Plat Besi
1
2
3

VI.

Waktu (s)
600
1200
1800

Wsebelum
14.241
15.505
14.359

Wsesudah
14.256
15.550
14.490

Wselisih
0.015
0.045
0.131

Perhitungan

Berdasarkan teoritis (untuk i = 1.2 A, Ar = 64, dan n = 2)

Untuk t = 600 s , maka W1 = 0.238 gr


Untuk t = 1200 s , maka W2 = 0.477 gr
Untuk t = 1800 s , maka W3 = 0.716 gr

VII.

Pembahasan
Logam dan tembaga mengeluarkan gelembung yang semakin lama semakin
banyak.
Setelah waktu yang telah ditentukan logam diangkat dan warna logam berubah
menjadi kekuningan yang menandakan bahwa logam terlapisi oleh tembaga.
Itu semua terjadi karena Logam tembaga di anoda dioksidasi dan berubah
menjadi ion Cu2+. Ion Cu2+ yang terjadi bergabung dengan ion Cu2+ dalam larutan.
Kemudian ion Cu2+ di katode direduksi membentuk endapan tembaga. Karena di
katode digunakan logam, maka endapan tembaga akan melapisi logam.
Dalam elektrolisis yang mempengaruhi banyaknya jumlah zat yang melapisi
logam adalah kuat arus dan waktu.
Makin lama waktu proses elektrolisis berlangsung makin banyak juga tembaga
yang melapisi logam sebaliknya jika makin sedikit waktu proses elektrolisis yang
berlangsung maka semakin sedikit tembaga yang melapisi logam.

VIII. Kesimpulan

Lalu lama kelamaan logam dan tembaga mengeluarkan gelembung yang semakin
lama semakin banyak.
Dalam elektrolisis yang mempengaruhi banyaknya jumlah zat yang melapisi logam
adalah kuat arus dan waktu.
Elektrolisis di manfaatkan Untuk melindungi besi atau baja agar tidak mudah
mengalami korosi.