Anda di halaman 1dari 25

MEKANISME PERSALINAN NORMAL

Martha Yuanita Loru

Persalinan adalah suatu proses


pengeluaran hasil konsepsi (janin
+ uri), yang dapat hidup dari
dalam uterus melalui vagina ke
dunia luar.

Partus dibagi menjadi 4 kala.


Kala I (kala pembukaan): serviks membuka sampai
terjadi pembukaan 10 cm.
Kala II (kala pengeluaran): berkat kekuatan his dan
kekuatan mengedan janin didorong keluar sampai
lahir.
Kala III (kala uri): plasenta terlepas dari dinding
uterus dan dilahirkan.
Kala IV: mulai dari lahirnya plasenta dan lamanya 1
jam.

KALA I (KALA PEMBUKAAN)


Proses membukanya serviks sebagai akibat his dibagi
dalam 2 fase:
1.
Fase laten: berlangsung selama 7-8 jam. Pembukaan
terjadi sangat lambat sampai mencapai ukuran
diameter 3 cm.
2.
Fase aktif: berlangsung selama 6 jam
Kala I selesai apabila pembukaan serviks uteri telah
lengkap. Pada primigravida kala I berlangsung kira-kira
13 jam, sedangkan pada multipara kira-kira 7 jam.

KALA II (KALA PENGELUARAN JANIN)


His mnjd lbh kuat & cepat, kira2 2-3 menit sekali. Krn
biasanya kepala janin sdh masuk di ruang panggul, maka
pd his dirasakan tekanan pd otot2 dasar panggul, yg scr
reflektoris menimbulkan rasa mengedan perineum
mulai menonjol & mnjd lebar dg anus membuka Labia
mulai membuka & kepala janin tampak dlm vulva dg
his & kekuatan mengedan max kepala janin dilahirkan dg
suboksiput di bwh simfisis & dahi, muka, & dagu
melewati perineum.

MEKANISME PERSALINAN NORMAL

96 % janin dalam uterus presentasi kepala


ubun-ubun kecil kiri depan = 58 %, kanan depan =
23 %, kanan belakang = 11 % dan kiri belakang = 8
%.
Kepala masuk melintasi pintu atas panggul dpt dlm
keadaan sinklitismus arah sumbu kepala janin
tegak lurus dengan bidang pintu atas panggul.
Dapat juga terjadi keadaan :
- Asinklitismus anterior sumbu kepala membuat
sudut lancip ke depan PAP
- Asinklitismus posterior sumbu kepala
membuat sudut lancip ke belakang PAP.

GERAKAN UTAMA
DALAM PERSALINAN
Engagement
Penurunan kepala
Fleksi
Putaran paksi dalam
Ekstensi
Putaran paksi luar
Ekspulsi

SEBELUM KEPALA MASUK PAP

ENGAGEMENT

Fleksi
Akibat sumbu kepala janin yg eksentrik/tdk simetris, dg
sumbu lbh mendekati suboksiput, maka tahanan o/
jaringan di bawahnya thd kepala yg akan turun,
menyebabkan kepala mengadakan fleksi di dlm rongga
panggul Memasuki ruang panggul dg ukuran paling
kecil (diameter suboksipitobregmatika = 9,5 cm & dg
sirkumferensia suboksipito-bregmatikus=32 cm)
didasar panggul kepala berada dalam fleksi maksimal.

PUTARAN PAKSI DALAM

Putaran paksi dalam


Kepala yg turun menemui diafragma pelvis akibat
kombinasi elastisitas diafragma pelvis & tekanan intra
uterin (his) kepala berotasi (putaran paksi dlm)
ubun-ubun kecil berputar kearah depan shg berada
bawah simfisis.
Defleksi (ekstensi)
Setelah berada di dasar panggul & ubun2 kecil di bwh
simfisis , dg suboksiput sbg hipomoklion kepala
mengadakan defleksi tampak bregma, dahi, muka dan
akhirnya dagu.

KEPALA MULAI KELUAR

EKSTENSI

PUTARAN PAKSI LUAR

Putaran paksi luar


Gerakan kembali sebelum putaran paksi dalam tjd utk
menyesuaikan kedudukan kepala dengan punggung
anak.
Ekspulsi
Bahu melintasi PAP dalam keadaan miring
menyesuaikan bentuk panggul, sehingga di dasar
panggul, apabila kepala telah lahir, bahu berada dalam
posisi depan-belakang bahu depan lahir lebih dahulu,
baru kemudian bahu belakang bayi lahir seluruhnya.

BAHU DEPAN LAHIR

BAHU BELAKANG LAHIR

PENJEPITAN UMBILIKUS

KALA III
Stlh bayi lahir, uterus teraba keras dg fundus uteri sedikit
di atas pusat.
Bbrp menit kemudian uterus berkontraksi lagi utk
melepaskan plasenta dari dindingnya. Biasanya plasenta
lepas dln 6-15 menit stlh bayi lahir & keluar spontan atau
dg tekanan pd fundus uteri.

Tindakan2 stlh bayi lahir:

Bersihkan jalan nafas.


Tali pusat dijepit pada 2 tempat, pada jarak 5 dan 10
cm, digunting dan kemudian diikat.
Tindakan resusitasi membersihkan & menghisap
jalan nafas serta cairan lambung untuk mencegah
aspirasi.

Setelah bayi lahir, uterus terba keras dengan fundus


uteri setinggi pusat, dan berisi plasenta yang
menjadi tebal 2x sebelumnya .
Beberapa menit kemudian uterus berkontraksi lagi
untuk melepaskan plasenta dari dindingnya.
Biasanya plasenta lepas dalam 6 sampai 15 menit
setelah bayi lahir dan keluar spontan atau dengan
sedikit dorongan dari atas simfisis dan tekanan
pada fundus uteri.

KALA EMPAT
Dua jam setelah bayi dan uri dilahirkan
Penjahitan luka
Pengawasan ketat
Keluarga dilibatkan
Rawat Gabung sayang bayi dan ibu