Anda di halaman 1dari 19

TRAUMATOLOGI

ILMU YG MEMPELAJARI TENTANG TRAUMA ( RUDA PAKSA )


ASPEK LEGAL.
PASAL 351.
1. PENGANIAYAAN DIANCAM DENGAN PIDANA PENJARA PALING
LAMA DUA TAHUN DELAPAN BULAN ATAU DENDA PALING
BANYAK TIGA RATUS RUPIAH.
2. JIKA PERBUATAN MENGAKIBATKAN LUKA-LUKA BERAT, YANG
BERSALAH DIKENAKAN PIDANA PENJARA PALING LAMA LIMA
TAHUN.
3. JIKA MENGAKIBATKAN MATI, DIKENAKAN PIDANA PENJARA
PALING LAMA TUJUH TAHUN.
4. DENGAN PENGANIAYAAN DISAMAKAN SENGAJA MERUSAK
KESEHATAN.
5. PERCOBAAN UNTUK MELAKUKAN KEJAHATAN INI TIDAK
DIPIDANA.

PASAL 352. KUHP.

1. KECUALI YANG TERSEBUT DALAM PASAL 353 DAN 356,


MAKA PENGANIAYAAN YANG TIDAK MENIMBULKAN
PENYAKIT ATAU HALANGAN UNTUK MENJALANKAN
PEKERJAAN JABATAN ATAU PENCAHARIAN, DIANDAM
SEBAGAI PENGANIAYAAN RINGAN, DENGAN PIDANA
PENJARA PALING LAMA TIGA BULAN ATAU DENDA
PALING BANYAK TIGA RATUS RUPIAH.
PIDANA DAPAT DITAMBAH SEPERTIGA BAGI ORANG
YANG MELAKUKAN KEJAHATAN ITU TERHADAP ORANG
YANG BEKERJA PADANYA, ATAU MENJADI BAWAHANNYA.
2. PERCOBAAN UNTUK MELAKUKAN KEJAHATAN INI TIDAK
DIPIDANA.

PASAL 90 KUHP.
LUKA BERAT BERARTI :
1. JATUH SAKIT ATAU MENDAPAT LUKA YANG TIDAK
MEMBERI HARAPAN AKAN SEMBUH SAMA SEKALI, ATAU
YANG MENIMBULKAN BAHAYA MAUT.
2. TIDAK MAMPU TERUS MENERUS UNTUK MENJALANKAN
TUGAS JABATAN ATAU PEKERJAAN PENCAHARIAN.
3. KEHILANGAN SALAH SATU PANCA INDERA.
4. MENDDAPAT CACAT BERAT.
5. MENDERITA SAKIT LUMPUH.
6. TERGANGGUNYA DAYA PIKIR SELAMA EMPAT MINGGU
LEBIH.
7. GUGURNYA ATAU MATINYA KANDUNGAN SEORANG
PEREMPUAN.

PENGANIAYAAN : DENGAN SENGAJA MELUKAI ATAU


MENIMBULKAN PERASAAN NYERI PADA SESEORANG.
DERAJAT LUKA :
1. DERAJAT PERTAMA
TIDAK MENIMBULKAN PENYAKIT ATAU GANGGUAN
PEKERJAAN ATAU PENCAHARIAN.
2. DERAJAT KEDUA.
TERDAPAT PENYAKIT ATAU GANGGUAN PEKERJAAN
DAN PENCAHARIAN UNTUK SEMENTARA WAKTU.
3. DERAJAT KETIGA.
BERAKIBAT SEPERTI TERCANTUM DALAM PASAL 90 KUHP

DALAM KESIMPULAN VISUM ET REPERTUM TIDAK BOLEH


ADA PERKATAAN PENGANIAYAAN.

DALAM KESIMPULAN VISUM ET REPERTUM.


TIDAK ADA PERKATAAN PENGANIAYAAN.
DITULISKAN :
-luka yang tidak menyebabkan penyakit atau gangguan
pekerjaan
atau jabatan
-luka yang menyebabkan penyakit atau gangguan pekerjaan
atau
jabatan untuk sementara waktu.
-luka yang menyebabkan kehilangan mata, atau lain
sebagainya
seperti tercantum dalam pasal 90 KUHP.

Ada juga kekerasan yang tidak menimbulkan kelainan pada


kulit atau luka.sehingga dalam kesimpulan dituliskan tidak
ditemukan tanda-tanda kekerasan.
Jangan ditulis tidak ada kekerasan.

TRAUMA :
TRAUMA MEKANIK :
1. TRAUMA AKIBAT BENDA TUMPUL.
2. TRAUMA AKIBAT BENDA TAJAM.
3. TRAUMA AKIBAT SENJATA API.
TRAUMA FISIK :
1. TRAUMA AKIBAT SUHU TINGGI.
2. TRAUMA AKIBAT SUHU RENDAH.
3. TRAUMA AKIBAT ARUS LISTRIK.
TRAUMA KIMIAWI:
1. TRAUMA AKIBAT BASA KUAT.
2. TRAUMA AKIBAT ASAM KUAT.

TRAUMA AKIBAT BENDA TUMPUL.


1. LUKA LECET :
- LUKA LECET TEKAN.
- LUKA LECET GESEKAN.
2. LUKA MEMAR.
3. LUKA ROBEK.
TRAUMA AKIBAT BENDA TAJAM.
1. LUKA IRIS.
2. LUKA TUSUK.
3. LUKA BACOK.

TRAUMA AKIBAT SENJATA API.


SENJATA API : - BERALUR.
- TIDAK BERALUR.
PELURU : - ANAK PELURU.
- SELONGSONG.
LUKA TEMBAK MASUK.
- KELIM MEMAR.
- KELIM TATO.
- KELIM JELAGA.
- KELIM API.
- KELIM LEMAK.
PADA TENGKORAK AKAN BERBENTUK CORONG.
LUKA TEMBAK KELUAR.

TRAUMA AKIBAT LISTRIK.


JENIS LISTRIK : - AC
- DC.
AC : < 25 mA / DC 25 - 80 mA. Tidak apa-apa.
AC : 25 - 80 mA / DC 80 - 300 mA. Penurunan kesadaran.
Gangguan fungsi jantung.
> 3 A -- cardiac arrest.
Faktor yang mempengaruhi terjadinya luka akibat listrik :
1. Tegangan / voltase. Paling rendah dapat menyebabkan
kematian
adalah 50 V.
2. Arus listrik.
3. Tahanan / resistensi tubuh.
4. Lama kontak.
5. Kesadaran.
6. Pekerjaan.
7. Grounding.
Sebab kematian : fibrilasi ventrikel, paralise pernafasan .

TRAUMA AKIBAT SUHU TINGGI.


LUKA BAKAR :
STADIUM I : HYPEREMIS.
STADIUM II : BULLA.
STADIUM III : NEKROSIS KOAGULATIF.
STADIUM IV : KARBONISASI.
LUAS LUKA BAKAR MENGIKUTI RULE OF NINE.
LUAS 30 % DAPAT MENYEBABKAN KEMATIAN.
1. NEUROGENIC SHOCK.
2. KERACUNAN CO.
3. ASPHYXIA.

BILA KEMATIAN TIMBUL BEBERAPA HARI KEMUDIAN.


- SHOCK HYPOVOLEMIK, INFEKSI SEKUNDER. PNEUMONIA.
CURLING ULCER. RENAL FAILURE.

TRAUMA FISIK PADA SUHU TINGGI.( 41 - 43 C )


1. HEAT CRAMPS.
KEJANG OTOT . KARENA KEHILANGAN ELEKTROLIT.
2. HEAT EXHAUSTION.
3. HEAT STROKE.
TRAUMA FISIK PADA SUHU RENDAH.
FROST BITE.

ELECTRIC MARK.
PADA TEMPAT KONTAK ; BENTUK BUNDAR / OVAL , BAGIAN
TENGAH DATAR PUCAT , TEPI MENIMBUL , PERABAAN
KERAS , WARNA KEHITAMAN.
DAPAT JUGA PADA TUBUH ALIRAN LISTRIK MELALUI
PEMBULUH DARAH. MENYERUPAI POHON DENGAN
RANTIN-RANTING.
LUKA AKIBAT PETIR.
PERMUKAAN TERGANTUNG TEMPAT MASUK LISTRIK DAN
BAHAN YANG DIPAKAI.
ARBORESCENCE
KEMATIAN : FIBRILASI JANTUNG, PARALISE PERNAFASAN.
PARALISE PUSAT PERNAFASAN.

LUKA AKIBAT ASAM KUAT :


KULIT YANG KONTAK TAMPAK KERING,TERABA KERAS
DAN KASAR, WARNA COKLAT KEHITAMAN KECUALI OLEH
ASAM NITRIT AKAN WARNA KUNING KEHIJAUAN KARENA
ADANYA REAKSI XANTHO PROTEIN.
LUKA AKIBAT BASA KUAT.
KULIT TAMPAK BASAH, LUNAK DAN OEDEMATOUS ,
WARNA MERAH KECOKLATAN DAN TERABA LICIN.