Anda di halaman 1dari 39

ENSEMBEL DAN

SISTEM INTERAKTIF

ENSEMBEL

MIKRO
KANONIK
KANONIK
MAKRO
KANONIK

ENSEMBEL KANONIK

Terjadi pertukaran panas


Energi tidak konstan

Tetapi memiliki karakteristik


temperatur yg sama

Ingat !
Setiap energi tertentu
memiliki probabiltas
tertentu P(E)
Probabiltas sistem A dengan energi EA adalah PA(EA)
Probabiltas sistem B dengan energi EB adalah PB(EB)
Probabiltas gabungan (total) berenergi EA + EB adalah PA +B (EA + EB)

Probabilitas sistem gab. adalah


probabiltas sistem A dgn energi EA
dan sistem B dgn energi EB

Probabiltas kejadian sistem A


dan sistem B saling
independen dan kedua sistem
saling tidak berpengaruh
Probabiltas kejadian
keduanya....

atau

Misalkan fungsi g(x + y) dgn x dan y dua variabel yg saling


independen
Turunan parsial g (x+y) thd (x+y) adalah

Dengan cara yg sama untuk variabel y ....

Menggunakann cara diferensial parsial, dapat


diturunkan
terhadap

Untuk variabel EA

Untuk variabel EB

Variabelnya sudah terpisah

Satu-satunya cara agar kedua sisi bisa sama adalah


menyamakan kedua sisi dgn sebuah konstanta

Pikirkan bentuk
Solusinya !

Bergantung pada
komposisi sistem A

Sesuatu yg identik untuk


kedua sistem
Kedua sistem memiliki
sumber panas yg sama

Berati nilai berkaitan dgn


sumber panas

Fungsi Partisi

Untuk Sistem klasik dengan nilai energi sistem yang kontinu

Klasik

Kuantum

Energi klasik bergantung pada kecepatan dan posisi

SIFAT MAKROSKOPIS

Energi dalam rata-rata

Kuantitas yg sering digunakan


dalam termodinamika utk
mendeskripsikan sifat
makroskopis

Menentukan parameter dari energi dalam


Untuk kasus gas mono atomik N atom yang tidak saling
berinteraksi
Energi sistem
Probalbilitas sistem
dgn energi E adalah

Fungsi partisinya menjadi

Karena fungsi probalitas tidak bergantung pada posisi,


maka kita dapat mengintgralkan semua variabel ruang.
Gunakan sifat eksponensial

Fungsi partisi menjadi

Variabel ini saling


independen

Dapat dipandang
sebagai perkalian
integral saja

Energi dalam

Utk gas mono atomik


dg volume V

berkaitan dg T

Z bergantung pada
variabel
independen dan
V

Hukum I Termodinamika

Konstanta
Integrasi

Hk III Termodinamika bahwa


Pada saat T = 0 S = 0

C=0

Energi bebas Helmholz

Atau

Ingat !. ln dan exp adalah fungsi saling invers

Ketidakpastian H

RINGKASAN
Probabiltas sistem dg energi E

Persamaan yg
menghubungkan
fungsi partisi
dgn sifat mikro

Fungsi partisi Energi

Ensembel makro
kanonik

Terjadi pertukaran
panas dan partikel
antara sistem dg
lingkungan
Terjadi fluktuasi
temperatur dan jmlah
partikel
Tetapi rerata
temperatur dan rerata
partikel tetap konstan

Sistem kanonik besar dpt dikarakterisasi dgn Volume


(V), temperatur (T), dan jumlah rata-rata partikel N

Tinjau 2 sistem terbuka A dan B


Probabitas sistem A dg energi EA dan partikel NA
Probabitas sistem B dg energi EB dan partikel NB
probabilitas sistem gabungan
Energi total sistem gabungan
Jumlah partikel sistem gabungan
Probabilitas gabungan dapat dinyatakan dengan

Merupakan probabilitas menemukan sistem A berenergi EA dan


sistem B berenergi EB

Fungsi probabilitas untuk ensembel Makro kanonik


Merupakan probabilitas menemukan sistem A berenergi EA dan
sistem B berenergi EB

Perlu dicari turunan PA+B terhadap EA+EB & NA+NB

Turunan terhadap (EA+EB )

(1)

(2)

Turunan PA+B terhadap (NA+NB )

(3)

(4)

Ke-4 persamaan tersebut dapat disederhanakan

&

Karena variabel sdh terpisah, shg energi EA dan EB dapat bernilai apa
saja. Kedua sisi tdk boleh tergantung pada EA atau EB dan NA atau NB

CA adalah faktor yg bergantung


pada komposisi sistem A

Tdk benrgantng pada


komposisi sistem

Untuk sistem energi kontiniu

Untuk sistem energi diskrit

Perlu ditentukan nilai C dan C !

Menentukan C dan C

&

Total probabltas
adalah 1

Sehingga C dan C adalah

Untuk sistem makro kanonik, fungsi partisi besar (makro)


merupakan jumlah dari perkalian fungsi partisi untuk N tetap
dengan exp (N)

Hubungan fungsi partisi besar dgn


sifat termodinamik

Nilai rata-rata jumlah partikel di dalam sistem

Sifat termodinamaika yang lain


Ingat bahwa fungsi partisi hanya bergantung pada
variabel independen , Vol V, dan <N> atau Q(,V, <N>)

Sehingga ....