Anda di halaman 1dari 3

SONET menggunakan TDM (Time Division Multiplexing) untuk aliran

data multipleks tingkat yang berbeda dalam domain listrik dan kemudian
mengubah sinyal listrik ke sinyal optik yang akan diangkut melalui serat
optik. Sistem transmisi SONET bisa mengangkut muatan aliran data
tingkat dari T1 (1,544 Mb / s), T3 (44,736 Mb / s), OC-3 (155,52 Mb / s)
untuk OC-192 (10 Gb / s). WDM memungkinkan beberapa sinyal optik
dengan panjang gelombang yang berbeda untuk multiplexing dan
diangkut melalui serat optik tunggal. Karena setiap sinyal SONET
menggunakan panjang gelombang yang berbeda, maka beberapa sinyal
SONET dapat diangkut melalui serat optik menggunakan WDM.
Format frame dasar dari SONET adalah STS-1 (Synchronous
Transport Signal). STS-1 menggunakan 8000 fps. Tiap frame berukuran
6480 bit, sudah termasuk berbagai overheadnya. Maka, kecepatan STS-1
adalah sebesar 51,84 Mbps. Frame STS-1 tersebut dibawa oleh sinyal OC1.
Tiga buah sinyal STS-1 dapat dimultipleks menjadi 155,52 Mbps,
yang dibawa oleh sinyal OC-3. Untuk SDH, ini setara dengan STM-1. Sinyal
OC-3 sendiri dapat digunakan untuk membawa frame STM-1.
SONET didasarkan pada transmisi dengan kecepatan 51,840 Mbps
kelipatan, atau STS-1 dan SDH didasarkan pada STM-1 yang memiliki data
rate sebesar 155,52 Mbps, setara dengan STS-3. Tabel berikut berisi daftar
hirarki SONET / SDH harga yang paling umum data:

Sonet (Synchronous Optical Network) : Bellcore Amerika


Bit rate dasar sinyal : 50.688 Mbps (STS-1 = Synchronous