Anda di halaman 1dari 24

PRESENTASI BIOLOGI

Gangguan pada Sistem Rangka

Oleh:
Addin Prasetyo Angkasa
Helmi Wibisana H
Nira Rizki Ramadhani
Tara Idzni A

Gangguan Pada Sistem Rangka


Gangguan pada sistem rangka manusia
dapatterjadi karena ada gangguan
secara fisiologis, gangguan persendian,
dan gangguan kedudukan tulang
belakang.

Gangguan Fisik
Gangguan yang paling umum adalah kerusakan fisik
tulang seperti patah atau retak tulang. Apabila terjadi
fraktula (patah tulang)akan terbentuk zona fraktula yang
runcing dan tajam.berdasarkan jenis fraktura yang
terbentuk, fraktura dapat dibedakan enjadi 4 kelompok
sebagai berikut:
Fraktura sederhana
Fraktura sederhana merupakan fraktura yang tidak
melukai oto ataupun sekitarnya
Fraktura kompleks
Fraktura kompleks merupakan fraktura yang melukai

Greenstick
Greenstick merupakan fraktura sebagian yang tidak
memisahkan tulang menjadi dua bagian
Comminuted
Comminuted merupakan fraktura yang mengakibatkan
terbagi menjai beberapa bagian, tetapi masih berada
dalam otot

Ciri-ciri Fraktura
Situasi sekitar menimbulkan dugaan bahwa telah
terjadi cedera (tulang mencuat keluar kulit)
Terasa nyeri menusuk pada daerah cendra
Terjadi pembengkakan, ini disebabkan oleh darah dan
cairan tubuh lain yang mengumpul di sekitar area cedra
Kelainan bentuk,kadang-kadang kepatahan tulang
menyebabkan bentuk yang tidak biasa atau
pembengkokan dari bagian tubuh
Hilangnya kemampuan gerak, penderita mungkin bisa
sedikit menggerakkan secara penuh

Pengobatan Fraktura
Pembiadaian
Benda keras yang ditempatkan di daerah sekeliling tulang
Pemasangan gips
Merupakan bahan kuat yang dibungkus disekitar tulang yang patah
Penarikan (traksi)
Mengguanakan beban untuk menahan sebuah anggoata gerak pada
tempatnya. Sekarang juga jarang digunakan, tetapi dulu menjadi
pengobatan utama untuk penyakit fraktura
Fiksasi internal
Dilakukan pembedahan untuk menempatkan piringan atau batang
logam pada pecahan-pecahan tulang. Merupakan pengobatan terbaik
untuk patah tulang

Gangguan Fisiologis
Gangguan fisiologis pada tulang dapat disebabkan oleh
kelainan fungsi hormon dan vitamin. Gangguan fisiologis
pada tulang dapatdijelaskan sebagai berikut:

Osteoporosis
Osteoporosis adalah kondisi di mana tulang rapuh.
keropos dan mudah patah. Umumnya osteoporisis
disebabkan oleh hormon jantan / betina yang kurang
sempurna atau akibat kekurangan asupan kalsium untuk
tulang.

Faktor-Faktor Yang Menyebabkan


Terjadinya Osteoporosis :
Genetis. Diperkirakan hampir sekitar 80% kepadatan tulang itu diwariskan
secara genetik sehingga dengan kata lain osteoporosis itu dapat diturunkan
Wanita diatas 40 tahun lebih banyak terkena osteoporosis dibandingkan dengan
pria. Wanita yang memasuki masa menopause mengalami pengurangan hormon
esterogen
Orang yang berbadan ramping serta bertulang kecil
Kurang olahraga dapat menyebabkan kepadatan tulang berkurang. Olahraga
atau aktivitas dapat meningkatkan kepadatan tulang
Faktor lain seperti merokok, banyak mengkonsumsi minuman yang mengandung
alkohol, kafein tinggi seperti teh, kopi serta cola
Kekurangan gizi
Akibat penggunaan obat-obatan yang mengandung steroid atau penyakit kronis
lainnya seperti penyakit hati, gagal ginjal kronis
Usia lanjut

Ciri-ciri penyakit osteoporosis :


Terjadinya patah tulang secara tiba-tiba karena trauma yang ringan
atau tanpa trauma
Timbulnya rasa nyeri yang hebat sehingga penderita tidak dapat
melakukan pergerakan
Berkurangnya tinggi badan dan bongkok

Cara-cara pencegahan osteoporosis :


Melakukan aktivitas fisik yang teratur seperti olah raga
Diet dengan menambah Calsium dan vitamin D
Memperbaiki gaya hidup dan menghilangkan kebiasaan seperti
merokok, minum alkohol
Penggunaan HRT (Hormon Replacement Therapy) atau terapi
esterogen khususnya bagi wanita baru memasuki masa menopause

Cara mengobati penyakit osteoporosis :


Pengobatan osteoporosi bisa dilakukan dengan pemberian obat-obatan
sepertiKalsitonindan bisphosphonates yang tentu saja harus sesuai dan tergantung
dari anjuran dokter.

Kalsitonin.
Penemuan hormon yang dapat menurunkan konsentrasi kalsium darah dimulai
pada tahun 1960 oleh seorang profesor asal Kanada yang bernama Harold Copp. Ia
menyebut zat itu sebagai 'calcitonin' karena dapat mengontrol konsentrasi kalsium
(calcium tonus) didalam plasma. Zat ini banyak didapatkan terutama dari ikan
salmon. Pada tahun 1969, Dr. Stephan Guttmann seorang peneliti dari Sandoz
menyempurnakan penemuan calcitonin dengan keberhasilan memproduksi salmon
calcitonin secara sintetis. Zat kalsitonin dapat mengurangi aktivitas dari sel
osteoclast (sel yang bertugas menyerap tulang), memperlambat proses resorpsi
dan meningkatkan peresapan kalsium oleh tulang. Dengan pemakaian kalsitonin,
kepadatan dan kekuatan tulang dapat ditingkatkan sehingga tulang menjadi tidak
lagi rapuh dan mengurangi rasa sakit.

Rakhitis
Rakhitis adalah pelunakan dan melemahnya tulang pada
anak-anak, biasanya karena kekuranga vitamin D yang
ekstrimdan berkepanjangan. Vitamin D sangat penting dalam
penyerapan kalsium dan fosfordari saluran pencernaan, yang
dibutuhkan anak-anak untuk membangun tulang yang kuat.

Ciri-ciri penyakit rakhitis :


Anak-anak akan lebih rentan terkena patah tulang
Pertumbuhan tertunda
Nyeri pada tulang belakang, panggul dan kaki
Penurunan otot dapat membuat gerakan tidak nyaman

Cara mengobati rakhitis :


Diet dan sinar matahari pengobatan meliputi
peningkatan asupan makanan kalsium, fosfat dan
vitamin D. Paparan terhadap cahaya ultraviolet B (sinar
matahari ketika matahari tertinggi di langit), minyakikan
cod,minyak ikan pecak-hati dan viosterol adalah sumber
vitamin D. Sebuah jumlah yang cukup cahaya ultraviolet
Bsinar matahari setiap hari dan persendian yang
memadai kalsium dan fosfor dalam makan dapat
mencegah rakhitis

Mikrosefalus
Mikrosefalus adalah suatu kondisi medis dimana lingkaran kepala lebih
kecil dari ukuran normal karena otak tidak berkembang dengan baik atau
telah berhenti tumbuh. Mikrosefalus nampak pada saat kelahiran atau
mungkin berkembang dalam beberapa tahu pertama kehidupan

Ciri-ciri mikrosefalus :
Keterbelakangan mental
Tertunda fungsi motorik dan bicara
Kelainan wajah
Perawakan pendek
Hiperaktif
Kejang
Sulitdengan koordinasi dan keseimbangan
Kelainan neurologis

Cara mengobati mikrosefalus :


Tidak ada pengbatan untuk penyakit mikrosefalus yang
dapat mengembalikan kepala anak ke ukuran normal.
Perawatan berfokuspada cara-cara untuk mengurangi
dampak neurologisterkait dengan cacat. Anak-anak
dengan keterlambatan perkembangan mikrosefalus dan
biasanya dievaluasi oleh pediatrik neurolog dan diikuti
oleh tim manajemen medis

Gangguan persendian
Gangguan persendian dapat terjadi karena sendi tidak berfungsi
dengan normal. Jenis gangguan sendidikelompokkan menjadi 4
yaitu sebagai berikut :

Dislokasi
Dislokasi adalah terlepasnya kompresi jaringan tulang dari
kesatuan sendi. Dislokasi ini dapat hanya komponen tulangnya
saja yang bergeser atau terlepasnya seluruh komponen tulang
dari tempat yang seharusnya (dari mangkuk sendi). Seseorang
yang tidak dapat mengatupkan mulutnya kembali sehabis
membuka mulutnya adalah karena sendi rahangnya terlepas dari
tempatnya. Dengan kata lain: sendi rahangnya telah mengalami
dislokasi.

Ciri-ciri Dislokasi :
Nyeri pada daerah cedera
Pada bagian cedera tidak dapat digerakkan secara aktif
Terjadi pembengkakan

Cara mengobati Dislokasi :


Cara terapinya adalah dengan mengembalikan si tulang
yang lepas (reposisi) itu ke persendiannya kembali lalu
biasanya pasien setelah di reposisi akan dilakukan
imobilisasi atau fiksasi dalam rentan waktu tertentu agar si
tulang ini tidak lepas kembali.

Terkilir (keseleo)
Terkilir merupakan tertariknya ligamensendi karena gerakan tibatiba atau gerakan yang tidak biasa dilakukan. Terkilir menyebabkan
timbulnya rasa sakit disertai peradangan pada daerah sendi

Ciri-ciri terkilir :
Nyeri
Spasme otot
Kehilangan kekuatan
Keterbatasan lingkup gerak sendi
Bengkak atau memar
Tidak stabil dan hilangnya kemampuan untuk menggerakkan sendi

Cara mengobati terkilir :


1. Rest ( Istirahat)
2. Ices ( Es )
3. Compress ( Kompres atau penekanan pada daerah
yang cedera)
4. Elevation ( Posisi )

Artritis
Artritis adalahperadangan pada satu atau lebih
persendian, yang disertai dengan rasa sakit,
kebengkakan, kekakuan, dan keterbatasan bergerak.
Artrhitis dapat terjadi akibat infeksimaupun tanpa
infeksi. Pelepasan
mediatorinflamasidarileukosit,kondrosit,
sinoviositmenyebabkan kehilangan proteoglikan dan
matriks ektraselular kartilago, sehingga terjadi kerusakan
tulang. Kerusakan dan hilangnya kolagen dan kondrosit
dapat menyebabkan perubahan yang tidak dapat
kembali.

Jenis umum radang sendi atau arthritis ini antara lain:


Osteoarthritis
Disebabkan oleh hilangnya jaringan tulang dari sendi dan dikenal
juga sebagai arthritis degeneratif. Hal ini kebanyakan terjadi
sejak usia sebelumnya.
Rheumatoid Arthritis
Radang sendi jenis ini banyak mempengaruhi orang-orang di
atas usia 40 tahun. Ini lebih berbahaya daripada osteoarthritis
karena mempengaruhi ligamen dan tendon yang bergabung
dengan tulang dan otot.
Gout
Disebabkan oleh kelebihan penumpukanasam uratdalam ruang
antar sendi yang menyebabkan rasa sakit dan radang sendi.

Ciri-ciri artritis :
Adanya rasa sakit, panas dan pembengkakan pada
persendian lutut(gejala panca radang)
Terasa adanya fluktuasi, sakit, panas, kemerahan
Penderita menjadi demam jika sakit sudah menjadi
sepsis
Frekuensi dan nafas frekuen
Pincang yang hebat bahkan kadang sampai penderita
tidak dapat berdiri

Cara mengobati artritis :


Selain pengobatan secara medis, terapi fisik, perubahan gaya hidup
(mencakup latihan fisik dan mengontrol berat badan), diet juga
memainkan peranan penting dalam pengobatan arthritis dan sakit
sendi. Suplemen merupakan salah satu terapi yang sangat membantu.
Mengkonsumsi suplemen glucosamine dibarengi dengan chondroitin
dan methylsulfonylmethane (MSM), seperti pada suplemen Glucosamine
& Chondroitin & MSM dari Ultimate Nutrition, dapat memberikan hasil
yang lebih optimal. Kombinasi ketiganya akan membantu mengatasi
nyeri sendi, menambah elastisitas sendi, mengurangi peradangan pada
sendi, membentuk tulang rawan dan menjagakesehatan sendi.
Untuk itu, rawatlah sendi Anda sejak dini dengan melakukan aktivitas
fisik teratur, menjaga berat badan Anda tetap optimal serta
memastikan asupan nutrisi yang memadai dalam tubuh melalui
pengaturan pola diet sehari-hari dengan baik.

Gangguan tulang belakang


Gangguan pada tulang belakang terjadi karena adanya perubahan
posisi tulang belakang, sehingga menyebabkan perubahan
kelengkungan batang tulang belakang. Gangguan yang disebabkan
oleh kelainan tulang belakang dikelompokkan menjadi empat
kelompok, yaitu :

Skoliosis
Skoliosis adalah melengkungnya tulang belakang ke arah samping, mengakibatkan
tubuh melengkung ke arah kanan dan kiri

Kifosis
Kifosis adalah perubahan kelengkungan pada tulang belakang secara keseluruhan
sehingga orang menjadi bengkok

Lordosis
Lordosis adalah melengkungnya tulang belakang di daerah tumbal atau
pinggang ke arah depan sehingga kepala tertarik ke arah belakang

Subluksasi
Subluksasi adalah gangguan tulang belakang pada segmen leher sehingga posisi
kepala
tertarik kearah kiri atau kanan

Cara mengobati skoliosis, kifosis, lordosis


dan subluksasi
A.Obat
B.Fisioterapi
C.Tindakan Pembedahan