Anda di halaman 1dari 18

7 KEISTIMEWAAN PUASA BULAN RAJAB

Bulan Rajab merupakan salah satu bulan Asyhurul Hurum, sebuah bulan yang dimuliakan
selain Dzulqa'dah, Dzulhijjah dan Muharram.
Puasa dalam bulan Rajab sebagaimana bulan mulia lain, hukumnya adalah sunnah.
Diriwayatkan dari mujibah al-Bahiliyah, Rasulullah SAW bersabda,
"Puasalah pada bulan-bulan haram (mulia)."
(HR. Abu Dawud, Ibnu Majah, dan Ahmad).
Banyak sekali keistimewaan yang diperoleh apabila kita mau menunaikan puasa Rajab, Salah
Satunya adalah sebagai berikut:
1. Laksana puasa sebulan.
Rasulullah SAW bersabda,
"Barang siapa berpuasa pada bulan Rajab sehari maka laksana ia puasa selama sebulan, bila
puasa 7 hari maka ditutuplah untuknya 7 pintu neraka jahanam. Bila puasa 8 hari maka
dibukakan untuknya 8 pintu surga. Dan bila puasa 10 hari maka Allah akan mengabulkan
semua permintaannya."
HR. At-Thabrani
2. Mencatat Amalnya selama 60 Bulan.
Rasulullah SAW bersabda,
"Barang siapa puasa pada tanggal 27 Rajab, Allah mencatatnya sebagaimana orang yang
puasa selama 60 bulan."
Abu Hurairah.
3. Puasa 7 hari pada bulan Rajab akan menutup pintu neraka baginya.
4. Puasa 8 hari pada bulan Rajab akan membuka 8 pintu surga untuknya.
5. Puasa 10 hari pada bulan Rajab maka akan menghapus dosa-dosanya dan diganti dengan
kebaikan.
6. Puasa sehari pada bulan Rajab akan mendapatkan air susu yang berasal dari sungai Rajab
di surga.
Rasanya manis melebihi madu.
Rasulullah SAW bersabda,
"Sesungguhnya di surga terdapat sungai yang dinamakan Rajab, airnya lebih putih daripada
susu dan rasanya lebih manis dari madu. Barang siapa puasa sehari pada bulan Rajab, maka
ia akan dikarunia minum dari sungai tersebut."

Diriwayatkan bahawa Nabi SAW telah bersabda: Ketahuilah bahawa bulan Rajab itu adalah bulan
ALLAH, maka barangsipa yang berpuasa satu hari dalam bulan Rajab dengan ikhlas, maka pasti ia
mendapat keridhaan yang besar dari ALLAH SWT.
Barangsiapa yang berpuasa dua hari dalam bulan Rajab mendapat kemuliaan disisi ALLAH SWT.
Barangsiapa berpuasa tiga hari dalam bulan Rajab, maka ALLAH akan menyelamatkannya dari bahaya
dunia, seksa akhirat, dari terkena penyakit gila, penyakit putih-putih di kulit badan yang menyebabkan
sangat gatal dan diselamatkan dari fitnahnya syaitan dan dajjal.
Barangsiapa berpuasa tujuh hari dalam bulan Rajab, maka ditutupkan tujuh pintu neraka Jahanam.
Barangsiapa berpuasa lapan hari dalam bulan Rajab, maka dibukakan lapan pintu syurga baginya.
Barangsiapa yang berpuasa lima hari dalam bulan Rajab, permintaannya akan dikabulkan oleh ALLAH
SWT. Barangsiapa berpuasa lima belas hari dalam bulan Rajab, maka ALLAH mengampuni dosadosanya yang telah lalu dan menggantikan kesemua kejahatannya dengan kebaikan dan barang siapa
yang menambah (hari-hari puasa) maka ALLAH akan menambahkan pahalanya.
Sabda Rasulullah SAW: Pada malam Mikraj, saya melihat sebuah sungai yang airnya lebih manis dari
madu, lebih sejuk dari ais dan lebih harum dari minyak wangi, lalu saya bertanya Jibril as : Wahai Jibril
untuk siapakah sungai ini?Berkata Jibril as: Ya Muhammad sungai ini adalah untuk orang yang
membaca selawat untuk engkau dibulan Rajab.
Dalam sebuah riwayat Tsauban bercerita: Ketika kami berjalan bersam-sama Nabi SAW melalui
sebuah kubur, lalu Nabi berhenti dan Baginda menangis dengan amat sedih, kemudian baginda berdoa
kepada ALLAH SWT. Lalu saya bertanya Rasulullah SAW: Ya Rasulullah SAW,mengapakan anda
menangis? Lalu Rasulullah SAW bersabda: Wahai Tsauban, mereka itu sedang disiksa dalam kubur
mereka, dan saya berdoa kepada ALLAH, lalu ALLAH meringankan siksa ke atas mereka.
Sabda Rasulullah SAW lagi: Wahai Tsauban, kalaulah sekiranya mereka ini mau berpuasa satu hari
saja dalam bulan Rajab, dan mereka tidak tidur semalam saja di bulan Rajab niscaya mereka tidak
akan disiksa dalam kubur. Tsauban bertanya: Ya Rasulullah SAW, apakah hanya berpuasa satu hari
dan beribadah satu malam dalam bulan Rajab sudah boleh mengelakkan dari siksa kubur?
Sabda Rasulullah SAW: Wahai Tsauban, demi ALLAH Zat yang telah mengutus saya sebagai nabi,
tiada seorang muslim lelaki dan perempuan yang berpuasa satu hari dan mengerjakan solat malam
sekali dalam bulan Rajab dengan niat kerana ALLAH,kecuali ALLAH mencatatkan baginya seperti
berpuasa satu tahun dan mengerjakan solat malam satu tahun.
Sabda Rasulullah SAW: Sesungguhnya Rajab adalah bulan ALLAH, Syaban adalah bulan aku
(Rasulullah SAW) dan bulan Ramadhan adalah bulan umatku. Semua manusia akan berada dalam
keadaan lapar pada hari kiamat, kecuali para nabi, keluarga nabi dan orang-orang yang berpuasa pada
bulan Rajab,Syaban dan bulan Ramadhan. Maka sesungguhnya mereka kenyang serta tidak ada rasa
lapar dan haus bagi mereka.
KELEBIHAN BULAN RAJAB
Beberapa hadis Rasulullah saw menunjukkan kelebihan bulan rajab:
1.Hendaklah kamu memuliakan bulan Rajab, niscaya Allah memuliakan kamu dengan seribu kemuliaan
di hari Qiamat.

2.Bulan Rajab bulan Allah, bulan Syaban bulanku, dan bulan Ramadhan bulan umatku.
3.Kemuliaan Rajab dengan malam Isra Mirajnya, Syaban dengan malam nisfunya dan Ramadhan
dengan Lailatul-Qadarnya.
4.Puasa sehari dalam bulan Rajab mendapat syurga yang tertinggi (Firdaus).Puasa dua hari
dilipatgandakan pahalanya.
5.Puasa 3 hari pada bulan Rajab, dijadikan parit yang panjang yang menghalangnya ke neraka
(panjangnya setahun perjalanan).
6.Puasa 7 hari pada bulan Rajab, ditutup daripadanya 7 pintu neraka.
7.Puasa 16 hari pada bulan Rajab akan dapat melihat wajah Allah di dalam syurga, dan menjadi orang
yang pertama menziarahi Allah dalam syurga.
8.Kelebihan bulan Rajab dari segala bulan ialah seperti kelebihan Al-Quran keatas semua kalam
(perkataan).
9.Puasa sehari dalam bulan Rajab seumpama puasa empat puluh tahun dan iberi
minum air dari syurga.
10.Bulan Rajab Syahrullah (bulan Allah), diampunkan dosa orang-orang yang meminta ampun dan
bertaubat kepada-Nya. Puasa dalam bulan Rajab, wajib bagi yang ber puasa itua.Diampunkan dosadosanya yang lalu. Dipelihara Allah umurnya yang tinggal.Terlepas daripada dahaga di akhirat.
11.Puasa pada awal Rajab, pertengahannya dan pada akhirnya, seperti puasa sebulan pahalanya.
12.Siapa bersedekah dalam bulan Rajab, seperti bersedekah seribu dinar,dituliskan kepadanya pada
setiap helai bulu roma jasadnya seribu kebajikan, diangkat seribu derjat, dihapus seribu kejahatan Dan barang siapa berpuasa pada tgl 27 Rajab/ Isra Miraj akan mendapat pahala seperti 5 tahun
berpuasa.
- Barang siapa yang berpuasa dua hari di bulan Rajab akan mendapat kemuliaan di sisi ALLAH SWT.
Barang siapa yang berpuasa tiga hari yaitu pada tgl 1, 2, dan 3 Rajab, maka ALLAH akan memberikan
pahala seperti 900 tahun berpuasa dan menyelamatkannya dari bahaya dunia, dan siksa akhirat.
- Barang siapa berpuasa lima hari dalam bulan ini, permintaannya akan dikabulkan.
- Barang siapa berpuasa tujuh hari dalam bulan ini, maka ditutupkan tujuh pintu neraka Jahanam dan
barang siapa berpuasa delapan hari maka akan dibukakan delapan pintu syurga.
- Barang siapa berpuasa lima belas hari dalam bulanini, maka ALLAH akan mengampuni dosadosanya yang telah lalu dan menggantikan kesemua kejahatannya dengan kebaikan, dan barang siapa
yang menambah(hari-hari puasa) maka ALLAH akan menambahkan pahalanya.

Sabda Rasulullah SAW lagi : Pada malam Miraj, saya melihat sebuah sungai yang airnya lebih manis
dari madu, lebih sejuk dari air batu dan lebih harum dari minyak wangi, lalu saya bertanya pada Jibril
a.s.: Wahai Jibril untuk siapakan sungai ini ?Maka berkata Jibrilb a.s.: Ya Muhammad sungai ini
adalah untuk orang yang membaca salawat untuk engkau dibulan Rajab ini. Dalam sebuah riwayat
Tsauban bercerita : Ketika kami berjalan bersama-sama Rasulullah SAW melalui sebuah kubur,lalu
Rasulullah berhenti dan beliau menangis dengan amat sedih, kemudian beliau berdoa kepada ALLAH
SWT.
Lalu saya bertanya kepada beliau: Ya Rasulullah mengapakah engkau menangis? Lalu beliau
bersabda : Wahai Tsauban, mereka itu sedang disiksa dalam kuburnya, dan saya berdoa kepada
ALLAH, lalu ALLAH meringankan siksa ke atas mereka. Sabda beliau lagi: Wahai Tsauban, kalaulah
sekiranya mereka ini mau berpuasa satu hari dan beribadah satu malam saja di bulan Rajab niscaya
mereka tidak akan disiksa di dalam kubur.
Tsauban bertanya: Ya Rasulullah, apakah hanya berpuasa satu hari dan beribadah satu malam dalam
bulan Rajab sudah dapat mengelakkan dari siksa kubur? Sabda beliau: Wahai Tsauban, demi ALLAH
Zat yang telah mengutus saya sebagai nabi, tiada seorang muslim lelaki dan perempuan yang
berpuasa satu hari dan mengerjakan sholat malam sekali dalam bulan Rajab dengan niat karena
ALLAH, kecuali ALLAH mencatatkan baginya seperti berpuasa satu tahun dan mengerjakan sholat
malam satu tahun.
Sabda beliau lagi: Sesungguhnya Rajab adalah bulan ALLAH, Syaban adalah bulan aku dan bulan
Ramadhan adalah bulan umatku. Semua manusia akan berada dalam keadaan lapar pada hari
kiamat, kecuali para nabi, keluarga nabi dan orang-orang yang berpuasa pada bulan Rajab, Syaban
dan bulan Ramadhan. Maka sesungguhnya mereka kenyang, serta tidak akan merasa lapar dan haus
bagi mereka

Keistimewaan dan Doa Bulan Rajab, Syaban,


dan Ramadhan
Selasa, Juni 7th, 2011

Doa Bulan Rajab dan Syaban menyambut Ramadhan


Allaahumma

baariklanaa

fii

Rajaba

wa

Syabaana

wa

ballighna

Ramadhana.

Yang artinya: Ya Allah, berkahilah kami di bulan Rajab dan Syaban ini, dan sampaikanlah umur kami bertemu
Ramadhan.

Kelebihan Bulan Rajab


Beberapa hadis Rasulullah saw menunjukkan kelebihan bulan rajab:
1.Hendaklah kamu memuliakan bulan Rajab, niscaya Allah memuliakan kamu dengan seribu kemuliaan di hari
Qiamat.
2.Bulan Rajab bulan Allah, bulan Syaban bulanku, dan bulan Ramadhan bulan umatku.
3.Kemuliaan Rajab dengan malam Isra Mirajnya, Syaban dengan malam nisfunya dan Ramadhan dengan LailatulQadarnya.
4.Puasa sehari dalam bulan Rajab mendapat syurga yang tertinggi (Firdaus).Puasa dua hari dilipatgandakan
pahalanya.
5.Puasa 3 hari pada bulan Rajab, dijadikan parit yang panjang yang menghalangnya ke neraka (panjangnya setahun
perjalanan).
6.Puasa 7 hari pada bulan Rajab, ditutup daripadanya 7 pintu neraka.
7.Puasa 16 hari pada bulan Rajab akan dapat melihat wajah Allah di dalam syurga, dan menjadi orang yang pertama
menziarahi Allah dalam syurga.
8.Kelebihan bulan Rajab dari segala bulan ialah seperti kelebihan Al-Quran keatas semua kalam (perkataan).
9.Puasa sehari dalam bulan Rajab seumpama puasa empat puluh tahun dan iberiminum air dari syurga.
10.Bulan Rajab Syahrullah (bulan Allah), diampunkan dosa orang-orang yang meminta ampun dan bertaubat
kepada-Nya. Puasa dalam bulan Rajab, wajib bagi yang ber puasa itua.Diampunkan dosa-dosanya yang lalu.
Dipelihara Allah umurnya yang tinggal.Terlepas daripada dahaga di akhirat.
11.Puasa pada awal Rajab, pertengahannya dan pada akhirnya, seperti puasa sebulan pahalanya.
12.Siapa bersedekah dalam bulan Rajab, seperti bersedekah seribu dinar,dituliskan kepadanya pada setiap helai
bulu roma jasadnya seribu kebajikan, diangkat seribu derjat, dihapus seribu kejahatan Dan barang siapa berpuasa pada tgl 27 Rajab/ Isra Miraj akan mendapat pahala seperti 5 tahun berpuasa.
- Barang siapa yang berpuasa dua hari di bulan Rajab akan mendapat kemuliaan di sisi ALLAH SWT. Barang siapa
yang berpuasa tiga hari yaitu pada tgl 1, 2, dan 3 Rajab, maka ALLAH akan memberikan pahala seperti 900 tahun
berpuasa dan menyelamatkannya dari bahaya dunia, dan siksa akhirat.
- Barang siapa berpuasa lima hari dalam bulan ini, permintaannya akan dikabulkan.

- Barang siapa berpuasa tujuh hari dalam bulan ini, maka ditutupkan tujuh pintu neraka Jahanam dan barang siapa
berpuasa delapan hari maka akan dibukakan delapan pintu syurga.
- Barang siapa berpuasa lima belas hari dalam bulanini, maka ALLAH akan mengampuni dosa-dosanya yang telah
lalu dan menggantikan kesemua kejahatannya dengan kebaikan, dan barang siapa yang menambah(hari-hari puasa)
maka ALLAH akan menambahkan pahalanya.
Sabda Rasulullah SAW lagi : Pada malam Miraj, saya melihat sebuah sungai yang airnya lebih manis dari madu,
lebih sejuk dari air batu dan lebih harum dari minyak wangi, lalu saya bertanya pada Jibril a.s.: Wahai Jibril untuk
siapakan sungai ini ?Maka berkata Jibrilb a.s.: Ya Muhammad sungai ini adalah untuk orang yang membaca
salawat untuk engkau dibulan Rajab ini. Dalam sebuah riwayat Tsauban bercerita : Ketika kami berjalan bersamasama Rasulullah SAW melalui sebuah kubur,lalu Rasulullah berhenti dan beliau menangis dengan amat sedih,
kemudian beliau berdoa kepada ALLAH SWT.
Lalu saya bertanya kepada beliau: Ya Rasulullah mengapakah engkau menangis? Lalu beliau bersabda : Wahai
Tsauban, mereka itu sedang disiksa dalam kuburnya, dan saya berdoa kepada ALLAH, lalu ALLAH meringankan
siksa ke atas mereka. Sabda beliau lagi: Wahai Tsauban, kalaulah sekiranya mereka ini mau berpuasa satu hari
dan beribadah satu malam saja di bulan Rajab niscaya mereka tidak akan disiksa di dalam kubur.
Tsauban bertanya: Ya Rasulullah, apakah hanya berpuasa satu hari dan beribadah satu malam dalam bulan Rajab
sudah dapat mengelakkan dari siksa kubur? Sabda beliau: Wahai Tsauban, demi ALLAH Zat yang telah mengutus
saya sebagai nabi, tiada seorang muslim lelaki dan perempuan yang berpuasa satu hari dan mengerjakan sholat
malam sekali dalam bulan Rajab dengan niat karena ALLAH, kecuali ALLAH mencatatkan baginya seperti berpuasa
satu tahun dan mengerjakan sholat malam satu tahun.
Sabda beliau lagi: Sesungguhnya Rajab adalah bulan ALLAH, Syaban adalah bulan aku dan bulan Ramadhan
adalah bulan umatku. Semua manusia akan berada dalam keadaan lapar pada hari kiamat, kecuali para nabi,
keluarga nabi dan orang-orang yang berpuasa pada bulan Rajab, Syaban dan bulan Ramadhan. Maka
sesungguhnya mereka kenyang, serta tidak akan merasa lapar dan haus bagi mereka.

Amalan dan Dzikir Di Bulan Rajab

Di bulan Rajab terdapat amalan khusus dan amalan umum. Amalan khusus adalah amalan yang dilakukan pada hari
atau malam tertentu di bulan Rajab. Adapun amalan umum adalah amalan yang dilakukan selama di bulan Rajab.
Amalannya sebagai berikut:

Pertama: Rasulullah saw juga bersabda: Bulan Rajab adalah bulan permohonan pengampunan bagi ummatku,
maka hendaknya mereka memperbanyak istighfar di dalamnya. Yakni:



Astaghfirullha

wa

atbu

ilayh

Aku mohon ampun kepada Allah dan bertaubat kepada-Nya

Kedua: Dalam suatu riwayat disebutkan: Bagi yang tidak mampu berpuasa agar memperoleh pahala puasa di bulan
Rajab, maka hendaknya setiap hari ia membaca tasbih berikut 100 kali:



Subhnal ilhil jall, subhna Man l yanbaghit tasbhu ill lahu, subhnal aazzil akram, subhna Man labisal izzi wa
huwa lahu ahlun.

Mahasuci Tuhan Yang Maha Agung, Mahasuci yang tak layak bertasbih kecuali kepada-Nya, Mahasuci Yang Maha
Agung dan Maha Mulia, Mahasuci Yang Menyandang keagungan dan hanya Dia yang layak memilikinya.

Ketiga: Membaca:


Y Dzal jalli wal-ikrm, y Dzan nami wal-jd, y Dzal manni wath-thawl, harrim syaibat `alan nri.

Wahai Yang Maha Agung dan Maha Mulia, wahai Pemilik kenikmatan dan kedermawanan, wahai Pemilik anugerah
dan karunia, selamatkan putihnya rambutku dari api neraka.

Keempat: Rasululah saw bersabda: Barangsiapa yang membaca di bulan Rajab Istighfar berikut sebanyak 100 kali
dan mengakhirnya dengan bersedekah, Allah akan mengakhirinya dengan rahmat dan maghfirah. Barangsiapa yang
membacanya 400 kali, Allah memcatat baginya pahala 100 syuhada:



Astaghfirullha

lilaha

illa

Huwa

wahdahu

syarkalah,

wa

atbu

ilayh.

Aku memohon ampun kepada Allah, tiada Tuhan kecuali Dia Yang Maha Esa, Yang tiada sekutu bagi-Nya, aku
bertaubat kepada-Nya.

Kelima: Membaca

Lailha

illallh

(1000

kali).

Rasulullah saw bersabda: Barangsiapa yang membaca di bulan Rajab Lilha illallh sebanyak seribu kali , Allah
mencatat baginya seratus ribu kebaikan dan membangunkan baginya seratus kota di surga.

Keenam: membaca Astaghfirullh wa atbu ilayh, pagi dan sore sebanyak (70 kali), dan diakhiri dengan membaca
doa:


Allhummaghfirl

wa

tub

`alayya

Ya Allah, ampuni aku dan bukakan pintu taubat bagiku.

Dalam suatu hadis dikatakan: Barangsiapa yang membaca Istighfar pagi dan sore sebanyak 70 kali dan kemudian
diakhiri dengan doa tersebut dengan mengangkat tangannya, jika ia mati di bulan Rajab matinya diridhai oleh Allah
dan tidak disentuh oleh api neraka karena berkah bulan Rajab.

Ketujuh: membaca istighfar berikut sebanyak seribu kali agar diampuni dosanya oleh Allah Yang Maha Penyayang:



Astaghfirullha

Dzal

jalli

wal-ikrm

min

jam`idz

dzunbi

Aku mohon ampun kepada Allah Yang Maha Agung dan Maha Mulia dari semua dosa dan kesalahan.

wal-tsm

Kedelapan: membaca

Surat

Al-Ikhlash

sebelas

ribu

kali

atau

seribu

kali

atau

seratus

kali.

Dalam suatu riwayat dikatakan: Barangsiapa yang membaca Surat Al-Ikhlash seratus kali pada hari Jumat bulan
Rajab, ia akan memperoleh cahaya yang mengantarkan ke surga.

Kesembilan: Dalam suatu hadis disebutan: Barangsiapa yang berpuasa sehari di bulan Rajab, dan melakukan
shalat sunnah empat rakaat (2 kali salam). Rakaat pertama setelah Fatihah membaca ayat Kursi seratus kali, dan
rakaat kedua setelah Fatihah membaca Surat Al-Ikhlash dua ratus kali, maka saat matinya ia akan menyaksikan
tempatnya di surga atau diperlihatkan kepadanya.

Kesepuluh: Rasulullah saw bersabda: Barangsiapa yang melakukan shalat sunnah empat rakaat (2 kali salam)
pada hari Jumat di bulan Rajab antara shalat Zuhur dan Ashar; setiap rakaat setelah Fatihah membaca ayat Kursi
tujuh kali dan Surat Al-Ikhlash, kemudian sesudah salam membaca Astaghfirullhalladz lilha ill Huwa wa asaluhut tawbah (10 kali), Allah mencatat baginya dari hari itu (hari ia melakukan shalat) sampai hari kematiannya
setiap hari seribu kebaikan; memberinya untuk setiap ayat yang ia baca satu kota di surga dari yaqut merah; untuk
setiap hurufnya satu istana di surga dari mutiara; diberinya pasangan bidadari dan diridhai tanpa sedikitpun murka;
dan Allah mencatatnya sebagai orang-orang ahli ibadah, dan mengakhiri hidupnya dengan kebahagiaan dan
pengampunan yang terbaik.

Kesebelas: Puasa

tiga

hari:

hari

kamis,

Jumat

dan

Sabtu.

Dalam suatu hadis disebutkan: Barangsiapa yang berpuasa pada Kamis, Jumat dan Sabtu di bulan-bulan yang
mulia, Allah mencatat baginya ibadah sembilan ratus tahun.

Kedua belas: Shalat enam puluh rakaat selama bulan Rajab; setiap malam dua rakaat, setiap rakaat setelah Fatihah
membaca Surat Al-Kafirun (3 kali) dan Surat Al-Ikhlash (sekali). Sesudah salam membaca doa berikut sambil
mengangkat tangan:

Lilaha illallhu wahdahu l syarkalah, lahul mulku wa lahul hamdu, yuhy wa yumt, wa Huwa hayyun l yamt,
biyadihil khayr wa Huwa al kulli syay-in qadr, wa ilayhil mashr, wal hawla wala quwwata ill billahil `aliyyil `azhm.
Allahumma shalli `al Muhammadin an-nabiyyil ummi wa lihi.

Tiada Tuhan kecuali Allah Yang Maha Esa, tiada sekutu bagi-Nya. Bagi-Nya segala kekuasaan dan pujian. Dialah
Yang Menghidupkan dan mematikan. Dia Yang Hidup dan tidak mati, di tangan-Nya segala kebaikan, Dia Maha
Kuasa atas segala sesuatu, kepada-Nya kembali segalanya, tiada daya dan kekuatan kecuali dengan Allah Yang
Tinggi dan Maha Agung. Ya Allah, sampaikan shalawat kepada Muhammad Nabi yang ummi dan keluarganya.

Diriwayatkan dari Nabi saw bahwa orang yang melakukan amalan tersebut Allah mengijabah doanya dan
memberinya enam puluh pahala haji dan umrah.

Ketiga belas: Rasulullah saw bersabda: orang yang membaca Surat Al-Ikhlash (100 kali) dalam shalat sunnah dua
rakaat di malam bulan Rajab, nilainya sama dengan berpuasa seratus tahun di jalan Allah, dan memberinya seratus
istana di surga, setiap istana bertetangga dengan para Nabi (as).

Keempat belas: Imam Ali bin Abi Thalib (as) berkata bahwa Rasulullah saw bersabda: Barangsiapa yang membaca
setiap hari dan malam di bulan Rajab, Syaban dan Ramadhan Surat Al-Fatihah, ayat Kursi, Surat Al-Kafirun, AlIkhlash, Al-Falaq, dan An-Nas masing-masing (3 kali), kemudian membaca masing-masing (3 kali):







Subhnallhi wal-hamdulillhi, wa lilha illallh wallhu akbar, wal hawla wal quwwata ill billhil `aliyyil `azhm.
Maha Suci Allah, segala puji bagi Allah, tiada Tuhan kecuali Allah, Allah Maha Besar, tiada daya dan kekuatan kecuali
dengan Allah Yang Maha Tinggi dan Maha Agung


Allhumma

shalli

`al

Muhammadin

Sampaikan shalawat kepada Muhammad dan keluarga Muhammad

wali

Muhammad


Allhummaghfir

lil-muminna

wal-mumint

Ya Allah, ampuni kaum mukminin dan mukminat

Kemudian membaca istighfar berikut (400 kali):



Astaghfirullha

wa

atbu

ilayh

Aku mohon ampun kepada Allah dan bertaubat kepada-Nya,

maka Allah swt akan mengampuni dosa-dosa hamba-Nya walaupun sebanyak tetesan hujan, daun-daun pepohonan,
dan buih di lautan.
Keutamaan di Bulan Syaban
Syaban adalah istilah bahasa Arab yang berasal dari kata syiab yang artinya jalan di atas gunung. Islam kemudian
memanfaatkan bulan Syaban sebagai waktu untuk menemukan banyak jalan, demi mencapai kebaikan.
Karena bulan Syaban terletak di antara bulan Rajab dan bulan Ramadhan, karena diapit oleh dua bulan mulia ini,
maka Syaban seringkali dilupakan. Padahal semestinya tidaklah demikian. Dalam bulan Syaban terdapat berbagai
keutamaan yang menyangkut peningkatan kualitas kehidupan umat Islam, baik sebagai individu maupun dalam
lingkup kemasyarakatan.
Karena letaknya yang mendekati bulan Ramadhan, bulan Syaban memiliki berbagai hal yang dapat memperkuat
keimanan. Umat Islam dapat mulai mempersiapkan diri menjemput datangnya bulan termulia dengan penuh suka cita
dan pengharapan anugerah dari Allah SWT karena telah mulai merasakan suasana kemuliaan Ramadhan.
Rasulullah SAW bersabda,

Bulan Syaban adalah bulan yang biasa dilupakan orang, karena letaknya antara bulan Rajab dengan bulan
Ramadan. Bulan Syaban adalah bulan diangkatnya amal-amal. Karenanya, aku menginginkan pada saat
diangkatnya amalku, aku dalam keadaan sedang berpuasa. (HR Abu Dawud dan Nasai)
Imam Bukhari dan Muslim meriwayatkan pengakuan Aisyah, bahwa Rasulullah SAW tidak pernah berpuasa (sunnah)
lebih banyak daripada ketika bulan Syaban. Periwayatan ini kemudian mendasari kemuliaan bulan Syaban di antar
bulan Rajab dan Ramadhan.
Karenanya, pada bulan ini, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak berdzikir dan meminta ampunan serta
pertolongan dari Allah SWT. Pada bulan ini, sungguh Allah banyak sekali menurunkan kebaikan-kebaikan
berupa syafaat (pertolongan), maghfirah (ampunan), dan itqun min adzabin naar (pembebasan dari siksaan api
neraka).
Dari sinilah umat Islam, berusaha memuliakan bulan Syaban dengan mengadakan shodaqoh dan menjalin
silaturrahim. Umat Islam di Nusantara biasanya menyambut keistimewaan bulan Syaban dengan mempererat
silaturrahim melalui pengiriman oleh-oleh yang berupa makanan kepada para kerabat, sanak famili dan kolega kerja
mereka. Sehingga terciptalah tradisi saling mengirim parcel di antara umat Islam.
Karena, di kalangan umat Islam Nusantara, bulan Syaban dinamakan sebagai bulan Ruwah, maka tradisi saling kirim
parcel makanan ini dinamakan sebagai Ruwahan. Tradisi ini menyimbolkan persaudaraan dan mempererat ikatan
silaturrahim kepada sesama Muslim.
Nishfu Syaban
Syaban adalah bulan kedelapan dalam penanggalan Hijriyah. Keistimewaan bulan ini terletak pada pertengahannya
yang biasanya disebut sebagai Nishfu Syaban. Secara harfiyah istilah Nisfu Syaban berarti hari atau malam
pertengahan bulan Syaban atau tanggal 15 Syaban.
Kaum Muslimin meyakini bahwa pada malam ini, dua malaikat pencatat amalan keseharian manusia, yakni Raqib
dan Atid, menyerahkan catatan amalan manusia kepada Allah SWT, dan pada malam itu pula buku catatan-catatan
amal yang digunakan setiap tahun diganti dengan yang baru.
Imam Ghazali mengistilahkan malam Nisfu Syaban sebagai malam yang penuh dengan syafaat (pertolongan).
Menurut al-Ghazali, pada malam ke-13 bulan Syaban Allah SWT memberikan seperti tiga syafaat kepada hambanya.
Sedangkan pada malam ke-14, seluruh syafaat itu diberikan secara penuh. Dengan demikian, pada malam ke-15,
umat Islam dapat memiliki banyak sekali kebaikan sebagai penutup catatan amalnya selama satu tahun. Karepa
pada malam ke-15 bulan Syaban inilah, catatan perbuatan manusia penghuni bumi akan dinaikkan ke hadapan Allah
SWT.
Para ulama menyatakan bahwa Nisfu Syaban juga dinamakan sebagai malam pengampunan atau malam maghfirah,
karena pada malam itu Allah SWT menurunkan pengampunan kepada seluruh penduduk bumi, terutama kepada
hamba-Nya yang saleh.

Dengan demikian, kita sebagai umat Islam semestinya tidak melupakan begitu saja, bahwa bulan syaban dalah
bulan yang mulia. Sesungguhnya bulan Syaban merupakan bulan persiapan untuk memasuki bulan suci Ramadhan.
Dari sini, umat Islam dapat mempersiapkan diri sebaik-baiknya dengan mempertebal keimanan dan memanjatkan
doa dengan penuh kekhusyukan.
Keistimewaan Bulan Ramadhan
Bulan Ramadhan memiliki keutamaan dan keistimewaan yang besar. Semua amal soleh yang dilakukan pada bulan
ini akan mendapat balasan lebih banyak dan lebih baik. Oleh karena itu kita sangat dianjurkan untuk memperbanyak
amal kebajikan dan meninggalkan kemaksiatan. Diantara keutamaan dan keistimewaan bulan Ramadhan tersebut,
disebutkan dalam beberapa riwayat:
1. Ramadhan adalah bulan penuh berkah, pintu-pintu surga dibuka, pintu-pintu neraka ditutup dan setan-setan pun
dibelenggu. Pada bulan Ramadhan terdapat satu malam yang nilainya lebih baik dari seribu bulan. Rasulullah SAW
bersabda:




Telah datang Bulan Ramadhan, bulan penuh berkah, maka Allah mewajibkan kalian untuk berpuasa pada bulan itu,
saat itu pintu-pintu surga dibuka, pintu-pintu neraka ditutup, para setan diikat dan pada bulan itu pula terdapat satu
malam yang nilainya lebih baik dari seribu bulan. (HR. Ahmad)
2. Allah SWT membebaskan penghuni neraka pada setiap malam bulan Ramadhan. Rasulullah SAW bersabda:





Jika awal Ramadhan tiba, maka setan-setan dan jin dibelenggu, pintu-pintu neraka ditutup, tidak ada satu pintu pun
yang dibuka. Sedangkan pintu-pintu surga dibuka, dan tidak satu pintu pun yang ditutup. Lalu ada seruan (pada
bulan Ramadhan); Wahai orang yang menginginkan kebaikan, datanglah. Wahai orang yang ingin kejahatan,
tahanlah dirimu. Pada setiap malam Allah SWT memiliki orang-orang yang dibebaskan dari neraka. (HR Tirmidzi)
3. Puasa bulan Ramadhan adalah sebagai penebus dosa hingga datangnya bulan Ramadhan berikutya. Rasulullah
SAW bersabda:




Jarak antara shalat lima waktu, shalat jumat dengan jumat berikutnya dan puasa Ramadhan dengan Ramadhan
berikutnya merupakan penebus dosa-dosa yang ada diantaranya, apabila tidak melakukan dosa besar. (HR Muslim)
4. Puasa Ramadhan bisa menebus dosa-dosa yang telah lewat, dengan syarat puasanya ikhlas. Rasulullah SAW
bersabda:


Barangsiapa berpuasa dibulan Ramadhan karena Iman dan mengharap pahala dari Allah maka akan diampuni dosadosanya yang telah lalu. (HR Bukhari dan Muslim)
5. Barangsiapa memberi buka orang yang puasa maka mendapat pahala sebanyak pahala orang puasa tersebut.





Barangsiapa memberi perbukaan (makanan atau minuman) kepada orang yang berpuasa, maka dia akan mendapat
pahala seperti pahala orang yang berpuasa itu, tanpa mengurangi sedikitpun pahala orang yang berpuasa
tersebut. (HR Ahmad)
6. Sedekah yang paling baik adalah pada bulan Ramadhan.





Rasulullah SAW pemah ditanya; Sedekah apakah yang paling mulia? Beliau menjawab: Yaitu sedekah dibulan
Ramadhan. (HR Tirmidzi)
7. Orang yang banyak beribadah (menghidupkan) bulan Ramadhan, maka dosa-dosanya diampuni oleh Allah SWT.
Rasulullah SAW bersabda:


Barangsiapa beribadah (menghidupkan) bulan Ramadhan dengan iman dan mengharap pahala, maka Allah akan
mengampuni dosa-dosanya yang telah lalu. (HR Bukhari dan Muslim)
8. Doa orang yang berpuasa adalah mustajab Rasulullah SAW bersabda:


Ada tiga macam doa yang mustajab, yaitu doa orang yang sedang puasa, doa musafir dan doa orang yang teraniaya.
(HR Baihaqi)
9. Puasa dan Al-Quran yang dibaca pada malam Ramadhan akan memberi syafaat kepada orang yang
mengerjakannya kelak dihari kiamat. Rasulullah SAW bersabda:



Puasa dan Al-Quran akan memberikan syafaat seorang hamba pada hari kiamat. Puasa berkata: Ya Rabbi, aku
mencegahnya dari makan dan minum di siang hari, Al-Qur an juga berkata: Aku mencegahnya dari tidur dimalam
hari, maka kami mohon syafaat buat dia. Beliau bersabda: Maka keduanya dibolehkan memberi syafaat. (HR
Ahmad)
10. Orang yang melaksanakan Umrah pada bulan Ramadhan maka mendapat pahala seperti melakukan Haji.
Rasulullah SAW bersabda:

Sesungguhnya umrah dibulan Ramadhan sama dengan pahala haji. (HR Bukhari)
Dan di bawah ini 5 keistimewaan bulam ramadhan:

1.

Pada awal-awal bulan ramadhan. Allah akan senantiasa memperhatikan ummat muhammad dengan detail.
Segala amal perbuatan baik akan dilipat gandakan. Yang sunnah-sunnah seakan mejadi wajib sedangkan amalanamalan wajib akan menjadi lebih dari biasanya. Dan barangsiapa yang diperhatikan oleh allah niscaya dia akan
terhindar dari adzab.

2.

Bau mulut orang yang berpusa yang berbau tidak sedap akan berubah menjadi wangi sekali melebihi wangi
kasturi pada saat hari kiamat nanti.

3.

pada setiap malam bulan ramadhan akan ada berpuluh puluh ribu malaikat yang tuun ke bumidan
senentiasa memohonkan ampun bagi mereka orang orang yang memanfaatkan malmnya dengan bersimpuh,
berdzikir serta beribadah pada allah.

4.

allah akan memerintahakn surga untuk berhiasa diri, sehingga ummat muhammad yang akan masuk
surganya allah akan senatiasa merasa nyaman dan tenang.

5.

pada akhir-akhir bulan ramadhan allah akan melebur dosa-dosa bagi orang yang selalu bertakwa dan
beriman pada allah

6.
7. Bulan Sya'ban mempunyai keistimewaan tersendiri dalam Islam sama seperti
bulan lain yang turut mempunyai kelebihan sehingga menyebabkan
kehadirannya sentiasa ditunggu mereka yang suka beribadat sebagai salah satu
jalan untuk mencari dan mendapat keredaan Allah.
8.
9. Sya'ban adalah antara bulan paling dicintai Rasulullah SAW dan Baginda akan
lebih banyak berpuasa pada bulan ini. Amalan Rasulullah SAW patut dicontohi
kerana selain memperbanyakkan amal kebajikan ia juga latihan rohani ke arah
mempersiapkan diri menyambut kedatangan Ramadan.
10.
11. Keistimewaan bulan ini ialah seluruh amalan manusia diangkat untuk
dihadapkan kepada Allah maka sewajarnyalah sepanjang bulan ini diisikan
dengan amal ibadah dan kebajikan.
12.
13.Antara amalan yang digalakkan pada bulan Sya'ban adalah memperbanyak puasa
sunat, bertaubat dan beristiqhfar kerana sebagai manusia kita sudah pasti tidak
akan terlepas daripada melakukan dosa. Bagaimanapun sebenar-benar taubat itu
ialah taubat nasuha.
14.
15.Taubat nasuha akan berjaya dilakukan apabila kita menepati syaratnya. Jika dosa
itu antara manusia dengan Tuhan, hendaklah dia meninggalkan dosa atau
maksiat itu, menyesali perbuatan maksiatnya serta berjanji untuk tidak akan
mengulanginya.
16.

17. Jika dosa itu berkaitan dengan hak orang lain, hendaklah memohon maaf
daripada orang berkenaan, memperbanyak zikir dan berdoa. Zikir ialah ucapan
dilakukan dengan lidah atau mengingati Allah dengan hati membesar serta
mengagungkan Allah.
18.
19.Ini bersesuaian dengan janji Allah bahawa orang yang beriman itu tenang hati
mereka dengan zikrullah kerana berzikir (mengingati Allah) itu mententeramkan
hati manusia.
20.
21.Selain itu banyak lagi amal kebajikan yang boleh dilaksanakan pada bulan
Sya'ban sebagai persiapan menyambut kedatangan Ramadan seperti
memperbanyakkan selawat atas junjungan besar Nabi Muhammad SAW,
bersembahyang sunat terutama pada waktu malam dan bersedekah.
22.
23.
Maka rebutlah peluang dan kelebihan yang ada pada bulan Sya'ban ini
untuk mempertingkatkan keimanan dan ketakwaan kita.
24.
25.
Rasulullah SAW pernah ditanya, mengapa Baginda melebihkan berpuasa
sunat pada bulan Sya'ban berbanding bulan lain? Baginda bersabda yang
bermaksud: Bulan itu (Sya'ban) yang berada antara Rejab dan Ramadan adalah
bulan yang dilupakan manusia dan ia bulan yang diangkat padanya amal ibadah
kepada Tuhan Seru Sekalian Alam, maka aku suka supaya amal ibadahku di
angkat ketika aku berpuasa. (Hadis riwayat an-Nasaie)
26.
27.
Sementara itu, kelebihan malam Nisfu Sya'ban disebut dalam hadis sahih
daripada Muaz bin Jabal, Rasulullah SAW bersabda yang bermaksud: Allah
menjenguk datang kepada semua makhluk-Nya pada malam Nisfu Syaban, maka
diampunkan dosa sekalian makhluk-Nya kecuali orang yang menyekutukan Allah
atau orang yang bermusuhan. (Hadis riwayat Ibnu Majah, at-Thabaroni dan
Ibnu Hibban)
28.
29.
Malam Nisfu Sya'ban juga adalah antara malam yang dikabulkan doa.
Memetik pendapat Imam asy-Syafie dalam kitabnya al-Umm: Telah sampai
pada kami bahawa dikatakan sesungguhnya doa dikabulkan pada lima malam
iaitu malam Jumaat, malam hari raya Aidiladha, malam hari raya Aidilfitri,
malam pertama pada bulan Rejab dan malam Nisfu Sya'ban.
30.
HADIS HADIS YANG MENERANGKAN KELEBIHAN MALAM
NISFU SYABAN
31.
32.
1. Dari sayyidina Ali: Baginda Rasulullah SAW maksudnya: Apabila
datang malam nisfu syaban maka beribadahlah di malamnya dan puasalah di
siang harinya sesungguhnya Allah menurunkan rahmatNya dan para
Malaikatnya pada malam itu dan berkata siapa yang minta rezeki ku beri, siapa
meminta keselamatan aku pelihara, siapa yang hendak sesuatu maka akan ku
kabulkan sampai terbit fajar.
33.

34.
2. Dari Muaz bin jabal, Bersabda baginda RasulullahuSAW maksudnya:
pada malam nisfu syaban menurunkan Allah akan RahmatNYA dan para
malaikatnya maka mengampuni Allah akan Dosa-dosa hambanya.
35.
36.
Di riwayatkan bahawa pemindahan semua perkara dari lauhil mahfuz pada
malam nisfu syaban dan selesai pada malam lailatul Qadar Di serahkan urusan rezeki
pada Malaikat Mikail urusan perang/gempa/bencana pada Malaikat Jibril , urusan amal
pada Malaikat penghulu langit dunia dan urusan Musibah pada Malaikat maut.

37.
38.
3. Daripada sayyidah Aisyah berkata:
Malam nisfu syaban aku terbagun dan rasulullah tidak ada di sampingku maka
aku cari dan ternyata baginda ada di pekuburan sambil memandang ke langit
kemudian berkata sungguh Allah menurunkan rahmatNya dan MalaikatNya ke
langit dunia pada malam nisfu syaban dan mengampuni dosa hambanya
39.
40.

4. Daripada Sayidah Aisyah berkata:

Rasulullah berdiri sembahyang dan kemudian sujud sangat lama sehingga aku
menyangka beginda telah wafat. Was was aku melihat sedemikian maka aku gerakgerakan hujung kaki beliau maka bergeraklah. Kemudian aku kembali ke rumah dan
ketika beginda selesai dari sembahyang, Baginda datang dan berkata: tahukah kamu
malam apakah ini?

41.
Berkata Aisyah: Allah dan Rasulnya yang lebih tahu
42.
Berkata Baginda : Malam ini adalah malam Nisfu syaban sesungguhnya
Allah Memandang dan mengampuni Hamba-hambanya pada malam ini.
43.
44.
5. Dari Naufal al bakali bahwasanya sayidina Ali keluar rumah pada
malam nisfu syaban dan memandang kelangit sambil berkata keluar pada
malam nisfu syaban nabiullah Daud alaihissalam dan memandang kelangit dan
berkata Ya Allah sesungguhnya malam ini adalah malam mustajab doa tidak
berdoa seseorang melainkan engkau kabulkan.
45.
46.
6. Diriwayatkan dari Kaab al ahbar berkata:
Sesungguhnya Allah Mengutus malaikat Jibril pada malam nisfu syaban ke
syurga dan memerintahkan dihiaskan syurga. Allah melepaskan dari api neraka
pada malam ini hambanya sebanyak bilangan bintang di langit, sebilangan hari
dan malam di dunia, sebilangan daun-daun pepohonan, seberat gunung-gunung
dan sebilangan pasir-pasir.
47.
48.
7. Pada malam Nisfu Syaban Allah menambahkan air Zam Zam.
49.
50.
FAEDAH AMALAN PADA NISFU SYA'BANisfu Syaban
Disunatkan menghidupkan dan menghidupkan malam Nisfu syaban dengan
beribadah seperti sembahyang sunat tasbih, Baca Alquran, Berzikir, Selawat, dan
Berdoa dengan niat:
51.1.
Panjang umur sihat walafiat dalam taat dan ibadah kepada Allah.
52.
2.
Selamat dari pada musibah, bala, penyakit, wabak penyakit.

53.
3.
Minta rezeki yang halal dan kaya hati dari sekalian makhluk dan
mati dalam keadaan husnul khatimah baik kesudahan.
54.
4.
Dan sekurang-kurangnya pada malam Nisfu Syaban beribadah
dengan mengerjakan Solat Isyak berjamaah dan Solat Subuh berjamaah.
55.
56.
Kita
boleh
menghidupkan
malam
Nisfu
Syaaban
dengan
memperbanyakkan beribadat seperti sembahyang sunat dan berdoa, berzikir dan
membaca al-Quran