Anda di halaman 1dari 10

Jawaban no.

3
1. Bubble Point

a. Hubungan Mol dan Suhu


Fraksi Mol ( Propane :
Butane )
1
1,5
2,3
4
9
0,1
0,25
0,428
0,6

Bubble point
48,03
43,2
38,77
34,7
30,94
72,49
65,52
59,15
53,33

Hubungan antara Mol dan Suhu Bubble Point


80
70
60
50
40
Bubble Point (oC)
30
20
10
0

f(x) = - 3.84x + 57.74


Bubble point
R = 0.6
Linear (Bubble point)

0 2 4 6 8 10

Fraksi mol

Berdasarkan grafik tersebut, dapat diketahui bahwa semakin besar fraksi molnya
maka akan semakin kecil bubble pointnya. Dan sebaliknya semakin kecil fraksi molnya
maka semakin besar bubble pointnya.
b. Hubungan Mol dan Tekanan
Fraksi Mol
( Propana : butana )
1
1,5
2,3
4
9
0,1
0,25
0,428
0,6

Tekanan
147
147
147
147
147
147
147
147
147

Hubungan antara Mol dan Tekanan


160
140
120

f(x) = + 147
R = 0

100
Tekanan (psia)

Tekanan

80

Linear (Tekanan)

60
40
20
0
0 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
Fraksi mol

Berdasarkan grafik tersebut, dapat diamati bahwa perubahan fraksi mol tidak
mempengaruhi perubahan tekanan karena walaupun fraksi molnya diubah tekanannya tetap
sama.

2. Dew Point

a. Hubungan Mol dan Suhu


Fraksi Mol ( Propane : Butane )
1
0,6
0,428
0,25
0,1
1,5
2,3
4
9

Dew Point
60,19
64,73
68,94
72,86
76,56
55,23
49,73
43,5
36,25

Hubungan Antara Mol dan Dew Point


100
80
60
Dew Point (oC)

f(x) = - 4.18x + 67.58


R = 0.77

40
20
0
0

Fraksi Mol

8 10

Dew Point
Linear (Dew Point)

Berdasarkan grafik tersebut, dapat diketahui bahwa semakin besar fraksi molnya
maka akan semakin kecil dew pointnya. Dan sebaliknya semakin kecil fraksi molnya maka
semakin besar dew pointnya.
b. Hubungan Mol dan Tekanan
Fraksi Mol
( Propana : butana )
1
1,5
2,3
4
9
0,1
0,25
0,428
0,6

Tekanan
147
147
147
147
147
147
147
147
147

Hubungan antara Mol dan Tekanan


160
f(x) = + 147
R = 0

140
120
100

Tekanan (psia)

80
60
40
20
0
0

Fraksi mol

Berdasarkan grafik tersebut, dapat diamati bahwa perubahan fraksi mol tidak
mempengaruhi perubahan tekanan karena walaupun fraksi molnya diubah tekanannya tetap
sama.

Jawaban no.2

Jawaban no.4
Perbedaan Hysys dan Chemcad :
Didalam hysys terdapat objek palette yang berisi alat yang diperlukan, yang
membedakan object palette pada hysys dan chemcad adalah jika di dalam chemcad tidak
terdapat aliran panas dan aliran energi begitu juga dalam hysys terdapat aliran konvergensi
recycle tetapi dalam program CHEMCAD tidak terdapat aliran konvergensi recycle.
Kemudian dalam HYSYS proses perhitungan dapat dilakukan dengan otomatis oleh
program hysys tetapi dalam chemcad harus dklik RUN baru akan terhitung.
Perbedaan antara HYSYS dan CHEMCAD, yaitu terdapat pada saat memulai
simulasi pada HYSYS komponen dan fluid package perlu ditambahkan sebelum membangun
model. Namun pada CHEMCHAD hal tersebut dapat ditambahkan setiap saat selama
simulasi atau setelah selesai pemodelan. Meskipun demikian, juga dimungkinkan untuk
kembali dan mengubahnya dalam HYSYS kapanpun yang kita inginkan. HYSYS juga
membutuhkan urutan yang benar sebelum memulai karena menghitung parameter pada setiap
stream adalah dari awal. Jika fluid package berubah setelah flowsheet telah dibuat
karakteristik yang berbeda dihitung ulang. Jika beberapa komponen karakteristik yang
berbeda akan dihitung ulang. Jika beberapa komponen dihapus atau ditambahkan selama atau
setelah membuat simulasi, ini akan mengakibatkan lebih banyak pekerjaan karena komposisi
dari beberapa stream harus ikut diubah. Reaksi dengan mudah ditambahkan dalam HYSYS
dan atau termasuk dalam satu reaksi. Sangat mudah utnuk menambahkannya ke satu atau
beberapa reaktor. Berbeda dengan CHEMCAD reaksi harus ditambahkan pada masingmasing reaktor.

KUIS
KOMPUTASI TEKNIK KIMIA

DISUSUN OLEH :
KELAS 4 KA
Tri Rahma Agustiani

(061230400308)

DOSEN PENGASUH : Ir. H. M. Yerizam, M.T.

POLITEKNIK NEGERI SRIWIJAYA

JURUSAN TEKNIK KIMIA


TAHUN AJARAN 2013-2014