Anda di halaman 1dari 3

1.

Definisi
Hipopion didefinisikan sebagai pus steril yang terdapat pada bilik mata depan.
Hipopion dapat terlihat sebagai lapisan putih yang mengendap di bagian bawah
bilik mata depan karena adanya gravitasi. Komposisi dari pus biasanya steril,
hanya terdiri dari lekosit t a n p a a d a n y a m i k r o o r g a n i s m e p a t o g e n , s e p e r t i
b a k t e r i , j a m u r m a u p u n v i r u s , k a r e n a hipopion adalah reaksi inflamasi terhadap
toxin dari mikroorganisme patogen, dan bukan mikroorganisme itu sendiri.

2. Patofisiologi
Bangunan yang berhubungan dengan hipopion adalah iris dan badan siliar.
Radang iris d a n b a d a n s i l i a r m e n y e b a b k a n p e n u r u n a n p e r m e a b i l i t a s d a r i
blood-aqueous barrier s e h i n g g a t e r j a d i p e n i n g k a t a n p r o t e i n , f i b r i n d a n s e l
r a d a n g d a l a m c a i r a n a q u e o u s , sehingga memberikan gambaran hipopion.Adanya pus
di bilik mata depan biasanya memberikan gambaran lapisan putih. Hipopion yang berwarna
kehijauan biasanya disebabkan oleh infeksi Pseudomonas. Sedangkan hipopion
yang berwarna kekuningan bisanya disebabkan oleh jamur. Karena pus bersifat lebih berat
dari cairan aqueous, maka pus akan mengendap di bagian bawah bilik mata depan.
Kuantitas dari hipopion biasanya berhubungan dengan virulensid a r i o r g a n i s m e
pen yebab dan daya tahan dari jar ingan yan g terinfeksi. Beberapa
organisme menghasilkan pus lebih banyak dan lebih cepat. Diantaranya
Pneumokokus, Pseudomonas, Streptokokus pyogenes dan Gonokokus. Hipopion pada
ulkus fungal biasanya dapat terinfeksi karena jamur dapat menembus membran
Descemet. Bakteri memproduksi hipopion lebih cepat dari jamur sedangkan
infeksi virus tidak menyebabkan hipopion. Apabila ditem ukan hipopion pada
infeksi virus, biasanya disebabkan adanya infeksi sekunder oleh bakteri.
3. Etiologi
Hipopion merupakan reaksi inflamasi di bilik mata depan. Karena itu
semua penyakit yang berhubungan dengan uveitis anterior dapat menyebabkan terjadinya
hipopion. Hipopion dapat timbul setelah operasi atau trauma disebabkan karena
adalanya infeksi. M i s a l n y a p a d a k e r a t i t i s . B a k t e r i a , j a m u r , a m o b a
m a u p u n h e r p e s s i m p l e x d a p a t menyebabkan terjadinya hipopion. Bakteri
patogen yang umumnya ditemukan adalah Streptococcus dan Staphylococcus.
Hipopion karena infeksi jamur jarang ditemukan. Beberapa keadaan yang dapat memberikan
gambaran hipopion, diantaranya :
Ulkus Kornea
Apabila terjadi peradangan hebat tapi belum terjadi perforasi dari ulkus,maka toksin dari
peradangan kornea dapat sampai ke iris dan badan siliar, dengan melalui membran Descemet,
endotel kornea ke cairan bilik mata depan. Dengan demikian iris dan badan siliar
mengalami peradangan dan timbulah kekeruhan di cairan bilik mata depan disusul
dengan terbentuknya hipopion.

Uveitis Anterior
P e r a d a n g a n d a r i i r i s & b a d a n s i l i a r m e n y e b a b k a n p e n u r u n a n permeabilitas
dari blood-aqueous barrier sehingga terjadi peningkatan protein, fibrin dan sel radang dalam
cairan aqueous
Rifabutin
Merupakan terapi profilaksis untuk Mycobacterium avium complex
pada p e n d e r i t a d e n g a n H I V . U v e i t i s m e r u p a k a n e f e k s a m p i n g
y a n g d a p a t t e r j a d i p a d a pemakaian Rifabutin.
Trauma
Corpus alienum, toxic lens syndrome, post operasi.
4. Presentasi klinis
Gejala subyektif yang biasanya menyertai hipopion adalah rasa sakit,
iritasi, gatal dan fotofobia pada mata yang terinfeksi. Beberapa mengalami
penurunan visus atau lapang pandang, tergantung dari beratnya penyakit utama yang
diderita
Gejala obyektif biasanya ditemukan aqueous cell and flare, eksudat
fibrinous, sinekia posterior dan keratitis presipitat.
5. Diagnosa
Diagnosa hipopion ditegakan berdasarkan anamnesa dan pemeriksaan
menggunakan slit l a m p . P a d a a n a m n e s a , d i t a n y a k a n a d a n y a r i w a y a t
i n f e k s i , p e m a k a i a n l e n s a k o n t a k , trauma, pemakaian obat serta riwayat operasi.
Pada pemeriksaan dengan slit lamp, ditemukan lapisan berwarna putih
p a d a b a g i a n inferior dari bilik mata depan. Jarang sekali hipopion ini ditemukan pada
bagian lain dari bilik mata depan. Hipopion biasanya dinilai berdasarkan tingginya,
diukur dari dasar bilik mata depand e n g a n s a t u a n m i l i m e t e r. At a u b i s a j u g a
d e n g a n h i t u n g a n k a s a r, m i s a l n y a . r i n g a n , moderat, setengah bilik mata depan dan
seluruh mata depan.C a r a t e r b a i k u n t u k m e n i l a i h i p o p i o n a d a l a h d e n g a n
t e r l e b i h d a h u l u m e m i n t a p a s i e n duduk beberapa saat supaya hipopion dapat
mengendap sempurna. Selanjutnya pasien diminta melihat ke bawah dan sinar
diarahkan dari bagian atas-depan iris.
6. Diagnosa Banding
Hipopion harus dibedakan dari :
Pseudohipopion
yang ditemukan pada retinoblastoma, injeksi steroid okular dan g h o s t c e l l
glaucoma.
Pseudohipopion
termasuk
dalam
kelompok
s i n d r o m masquerade. Untuk membedakan harus dilakukan pemeriksaan dengan pupil
yangt e l a h d i l e b a r k a n d e n g a n m i d r i a t i k . S i n d r o m M a s q u e r a d e
d i s e b a b k a n o l e h iridoskisis, atrofi iris esensial, limfoma maligna, leukemi, sarkoma
sel retikulum,retinoblastoma, pseudoeksfoliatif dan tumor metastasis.

Ghost Cell Glaucoma merupakan glaukoma sekunder sudut terbuka


dimanat r a b e c u l a r m e s h w o r k m e n g a l a m i o b s t r u k s i o l e h s e l
d a r a h m e r a h y a n g terdegenerasi, disebut ghost cells. Biasanya didahului oleh
trauma.
Metastasis : ke bilik mata depan, misalnya dari leukemia dan Ca mammae.
7. Komplikasi Klinis
Struktur dari hipopion yang mengandung fibrin, merupakan
r e a k s i t u b u h t e r h a d a inflamasi. Tetapi fibrin-fibrin ini dapat menyebabkan terjadinya
perlengketan antara irisdan lensa (sinekia posterior) Bila seluruh pinggir iris melekat pada
lensa disebut seklusio p u p i l , s e h i n g g a c a i r a n d a r i c o p t i d a k d a p a t m e l a l u i
p u p i l u n t u k m a s u k k e c o a , i r i s terdorong ke depan, disebut iris bombe dan
menyebabkan sudut coa sempit sehinggatimbul glaukoma sekunder.
Peradangan di badan silier dapat juga menyebabkan kekeruhan dalam
badan kaca olehs e l - s e l r a d a n g , y a n g t a m p a k s e b a g a i k e k e r u h a n
seperti
debu.
Peradangan
i n i menyebabkan metabolisme lensa
terganggu dan dapat menimbulkan kekeruhan lensa, hingga terjadi katarak.Pada kasus
yang sudah lanjut, kekeruhan badan kaca pun mengalami jaringan organisasidan tampak
sebagai membrana yang terdiri dari jaringan ikat dengan neovaskularisasi yang
berasal dari sistem retina, disebut retinitis proliferans.Bila membrana ini mengkerut,
dapat menarik retina sehingga robek dan cairan badan kaca melalui robekan itu masuk
ke dalam celah retina potensial dan mengakibatkan ablasiretina.
8. Penatalaksanaan
Penatalaksanaan hipopion tergantung dari ringan atau beratnya penyakit. Sel darah
putih biasanya akan di reabsorpsi. Tetapi bila hipopion memberikan gambaran
yang berat,maka bisa dilakukan drainase. Terapi yang lebih spesifik biasanya
tergantung dari penyakit utama yang menyebabkan hipopion. Apabila terjadi inflamasi,
dapat diberikan kortikosteroid.Anti inflamasi yang biasanya digunakan adalah
kortikosteroid, dengan dosis sebagai berikut:Dewasa : Topikal dengan dexamethasone
0,1 % atau prednisolone 1 %.Bila radang sangat hebat dapat diberikan subkonjungtiva atau
periokuler :dexamethasone phosphate 4 mg (1 ml) prednisolone succinate 25 mg (1 ml)
Triamcinolone acetonide 4 mg (1 ml)methylprednisolone acetate 20 mgCycloplegic
dapat diberikan dengan tujuan untuk mengurangi nyeri dengan memobilisasiiris, mencegah
terjadinya perlengketan iris dengan lensa anterior ( sinekia posterior ), y a n g
akan mengarahkan terjadin ya iris bombe dan peningkatan tekanan
i n t r a o c u l a r , menstabilkan blood-aqueous barrier dan mencegah terjadinya protein leakage
(flare) yanglebih jauh. Agent cycloplegics yang biasa dipergunakan adalah
atropine 0,5%, 1%, 2%,homatropine 2%, 5%, Scopolamine 0,25%, dan cyclopentolate
0,5%, 1%, dan 2%.
9. Prognosa
Hipopion adalah gejala klinis yang muncul sebagai respon inflamasi. Sel darah
putihakan diabsorpsi sepenuhnya. Tetapi prognosis tergantung dari penyakit dan
komplikasiyang dapat terjadi.

Anda mungkin juga menyukai