Anda di halaman 1dari 6

TUGAS MANDIRI

FISIKA ANALISIS
VEKTOR
AMELIAWATI PUTRI INDAWAN
XI IPA 7 /
03

SMA NEGERI 3 BANDUNG


2014-2015

TUGAS MANDIRI FISIKA

Pertanyaan
1. Dapatkah vector perpindahan untuk benda yang bergerak dalam dua dimensi lebih
panjang dari lintasan yang dialui benda tersebut dalam selang waktu yang sama? Bisakah
lebih kecil ? jelaskan!
2. Pada waktu latihan baseball, seorang pemain memukul bola tinggi sekali dan kemudai
berlari dengan lintasan yang lurus dan menangkap bola tadi. Mana yang menempuh
lintasan lebih besar, pemain atau bola ?
3. Dua vector mempunyai besar v1 = 3.5 km dan v2 = 4,0 km. berapa jumlah maksimum dan
minimum dari kedua vector tersebut ?
4. Faktor-faktor fisika apa saja yang diperlukan bagi seorang atlit pada waktu melakukan
lompat jauh? Bagaimana pula saat atlit melakukan lompat tinggi ?
5. Seorang anak ingin menentukan kelajuan diberikan ketapel ke sebuah batu. Bagaimana
hal ini dapat dilakukan dengan hanya menggunakan penggaris, ketapel dan batu?
6. Jika kalian berada di atasa kereta api yang melewati kereta api lain yang berjalan dengan
arah yang sama pada rel yang bersisian, tampak bahwa kereta yang lebih lambat seakanakan bergerak ke belakang. Mengapa ?
7. Dua pendayung yang bisa mendayung dengan kelajuan yang sama menyeberangi sungai.
Pendayung yang satu mengambil lintasan lurus menuju seberang sungai, sedangkan
pendayung kedua mengambil lintasan membentuk sudut

terhadap gerakan

pendayung pertama untuk sampai ke seberang sungai. Pendayung mana yang akan lebih
cepat sampai di seberang sungai?

Jawaban
1.

Jarak = S1 + S2

S1

S2

Perpindahan

S3
S3
Menurut gambar diatas S1 + S2 > S3 , ini menandakan bahwa jarak lebih besar dari perpindahan.
Sehingga vector perpindahan tidak mungkin lebih kecil dari lintasan. Lintasan benda akan sama
atau lebih besar dari perpindahan dalam vector yang bergerak dua dimensi.

2.
Lintasan bola

GLBB: jarak yang

ditempuh bola : y = Vo Sin t -

1
2

Gerak
bola

Pergerakan orang

GLB
X =VOX t

Perpindahan bola

= Vo cos t

Yang menempuh lintasan lebih besar adalah bola. Karena bola mengalami gerak
melingkar berubah beraturan, sedangkan pemain mengalami gerak lurus beraturan. Jarak
dan perpindahan yang dialami pemain sama. Sedangkan perpindahan yang dialami bola
sama dengan jarak dan perpindahan yang dialami oleh pemain.

3. V1 = 3.5 km
V2 = 4,0 km
Penjumlahan vektor maksimum adalah ketika dua vektor tersebut bergerak dengan arah
yang sejajar, sehinga sudut yang terbentuk = 0 ,yaitu dengan menjumlahkan langsung
kedua vektor tersebut.
vmaks = v1 + v2= 3,5 km + 4,0 km = 7,5 km
Sedangkan penjumlahan vektor minimum adalah ketika kedua vektor membentuk sudut
1800 atau berlawanan arah.
vmin = v2 - v1 = 4,0 km - 3,5 km = 0,5 km
4.

hmaks
V0
Lompat Jauh

V0
Lompat Tinggi

g
Ketika seorang atlit melakukan lompat jauh, sesaat sebelum melompat, ia memberikan
impuls kepada tanah, sehingga dapat kita lihat persamaan impuls:
I= p
Sehingga yang memperngaruhinya adalah gaya, waktu, massa, dan kecepatan awal &
akhir.
Sedangkan ketika melompat tinggi, yang mempengaruhinya adalah kecepatan awal dan
gravitasi.
5. Kita dapat menentukan kelajuan dengan ketapel dengan menggunakan persamaan
energy kinetik dan energy potensial pegas:
Ekketapel = Eppegas
1
1
2
2
mv =
kx
2
2

v2 =

kx
m

F=
kx

v =

m. g . x
x .m

v2= g. x
Sehingga dapat kita temukan persamaan untuk kelajuan yaitu:

v=
6.

V10 > V20


V10
V20

Kecepetan gerak kereta 1 menurut kereta 2


V12 = V10 + V02
= V10 - V20
Karena V10 > V20 maka :
V12 = V10 - V20 > 0 Maka gerak ke kanan
Kecepatan gerak kereta 2 menurut kereta 1
V21 = V20 + V01
= V20 V10
Karena V10 > V20 maka :
V21 = V20 V10 < 0 Maka gerak ke kiri
Dalam kasus ini, kita tahu bahwa gerak bersifat relatif. Gerak bersifat relative artinya
gerak suatu benda sangat bergantung pada titik acuannya. Benda yang bergerak dapat
dikatakan tidak bergerak, sebgai contoh meja yang ada dibumi pasti dikatakan tidak
bergerak oleh manusia yang ada dibumi. Tetapi bila matahari yang melihat maka meja
tersebut bergerak bersama bumi mengelilingi matahari.
Ketika kita sedang berada di dalam kereta api I yang sedang bergerak, kereta api II yang
berjalan beriringan adalah acuan. Karena kereta api II berjalan lebih lambat, maka kereta
api II terlihat seolah-olah bergerak ke belakang.

7. Pendayung akan tiba bersamaan. Karena jika kita tinjau dari pendayung pertama,
lintasan yang dilalui lebih pendek, namun arus yang dilalui dengan melintasi lintasan
lurus adalah sangat besar. Sehingga gaya yang dilakukan pun harus semakin besar.
Sedangkan untuk pendayung kedua, lintasan lebih panjang daripada lintasan pendayung
pertama. Namun, karena mengikuti arus, gaya yang dilakukan tidak terlalu besar
sehingga lebih mudah untuk mencapai tepian.