Anda di halaman 1dari 3

Dekomposisi QR

Masalah
Jika A adalah sebuah matriks m x n yang memiliki vektor-vektor kolom yang bebas linear, dan
jika Q adalah sebuah matriks yang memiliki vektor-vektor kolom ortonormal yang dihasilkan
dari penerapan proses Gram-Schmidt pada vektor-vektor kolom A, Hubungan apa jika memang
ada yang terdapat di antara A dan Q?
Untuk menyelesaikan permasalahan ini, misalkan vektor-vektor kolom dari A adalah
u1 , u 2 ,..., u n

dan vektor-vektor kolom ortonormal dari Q adalah

q1, q 2 ,..., q n

sehingga,

A = U 1 U 2 ....U n dan
Kita mengetahui dari teorema 6.3.1 bahwa u1.un dapat dinyatakan dalam bentuk vektor-vektor
q1,q2,q3,qn sebagai
U1 = (u1,q1)q1+(uooooo
U2 = (u1,q1)q1+(uooooo
U3 = (u1,q1)q1+(uooooo
Dari subbab 1.3 kita mengetahui bahwa vektor kolom ke-j dari sebuah hasil kali matriks adalah
sebuah kombinasi linear dari vektor-vektor kolom faktor prtamanya dengan koefisien-koefisen
yang diturunkan dari kolom ke-j faktor keduanya, selanjutnya hubungan ini dapat dinyatakan
dalam bentuk matriks sebagai
[u1Iu2IIun] = [qiIq2I]
Atau secara lebih ringkas sebagai
A = QR
Akan tetapi, sifat proses Gram-Scmidt menggariskan bahwa untuk j 2, vektor q j ortogonal
terhadap u1 , u 2 ,...,u j 1 ; sehingga semua entri yang terletak di bawah diagonal utama R adalah
nol.

R = u1, q1 u 2, q1 ......
Teorema 6.3.7
Jika A adalah sebuah matriks m x n yang memiliki vektor-vektor kolom yang bebas linear, maka
A dapat difaktorkan sebagai
A = QR
Dimana Q adalah sebuah matriks m x n yang memiliki vektor-vektor kolom ortonormal, dan R
adalah sebuah matriks segitiga atas n x n dapat dibalik.
Contoh 8
Tentukan dekomposisi QR dari matriks
A=
Peranan Dekomposisi QR dalam Aljabar Linear
Dalam beberapa terakhir ini dekomposisi QR telah mengambil pernana yang kian penting
sebagai landasan matematika bagi sejumlah besar algoritma numerik praktis, termasuk
diantaranya algoritma yang telah digunakan secara luas untuk menghitung nilai eigen dari
matriks-matriks besar. Algoritma-algoritma semacam ini dibahas di dalam berbagai buku teks
mengenai metode numerik lanjutan dalam aljabar linear.
Bukti tambahan
Bukti teorema 6.3.4 pembuktian ini terdiri dari dua bagian. Pertama-tama kita harus menetukan
vektor-vektor w1 dan w2 yang memiliki sifat-sifat yang ditentukan dan selanjutnya kita harus
menunjukkan bahwa tidak ada vektor lain dengan sifat-sifat semacam ini selain vektor-vektor
tersebut.
Deng an menerapkan proses Gram-Schmidt kita akan memperoleh sebuah basis ortonormal

v1 , v2 ,..vn
w1 w

untuk W. misalkan

Dari persmaan diatas kita dapat mengetahui bahwa w1 w2 w1