Anda di halaman 1dari 13

U PAYA M EN G ATASI

PEN YALAH G U N A AN
N ARKO BA

Created By:
1. Muh. Pasca Rivaldi
2. Winda wijaya
3. Nur afni amin
4. Azwar waris B.
5. Chrisna waris T

K ATA P EN G A N TA R
Segala puji bagi Allah SWT yang telah menolong hamba-Nya menyelesaikan makalah ini
dengan penuh kemudahan. Tanpa pertolongan Dia, mungkin kami tidak akan sanggup
menyelesaikan dengan baik.Makalah ini memuat tentang Narkoba yang menjelaskan apa
saja dampak buruk dari penggunaan narkoba.
Tak lupa kami hanturkan salawat serta salam kepada junjungan kita Nabi Muhammad
SAW karena telah membawa kita dari zaman jahiliyah ke zaman yang berpendidikan dan
terang benderang seperti yang kita rasakan sekarang.
Makalah ini disusun agar semua dapat mengetahui apa saja bahaya dan dampak buruk
dari narkoba yang kami sajikan berdasarkan pengamatan dari berbagai sumber. Makalah ini
kami susun dengan berbagai rintangan. Baik itu yang datang dari diri kami maupun yang
datang dari luar. Namun dengan penuh kesabaran dan terutama pertolongan dari Tuhan
akhirnya makalah ini dapat terselesaikan.
Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Guru KWN yang telah membimbing kami
sehingga dapat menyelesaikan makalah ini.Semoga makalah ini dapat memberikan
wawasan yang lebih luas kepada pembaca. Walaupun makalah ini memiliki kelebihan dan
kekurangan. Penyusun mohon untuk saran dan kritiknya. Terima kasih.

B A B I P EN D A H U LU A N
A.Latar Belakang
Salah satu persoalan besar yang tengah dihadapi bangsa Indonesia, dan juga bangsabangsa lainnya di dunia saat ini adalah seputar maraknya penyalahgunaan narkotika dan
obat-obatan berbahaya (narkoba), yang semakin hari semakin mengkhawatirkan.
Saat ini, jutaan orang telah terjerumus ke dalam lembah hitam narkoba. dan ribuan
nyawa telah melayang karena jeratan lingkaran setan bernama narkoba. Telah banyak
keluarga yang hancur karenanya dan tidak sedikit pula generasi muda yang kehilangan
masa depan karena perangkap makhluk yang disebut narkoba ini.
Masalah penyalahgunaan narkoba di Indonesia merupakan masalah serius yang harus
dicarikan jalan penyelesaiannya dengan segera. Banyak kasus yang menunjukkan betapa
akibat dari masalah tersebut diatas telah menyebabkan banyak kerugian, baik materi
maupun non materi. Banyak kejadian, seperti perceraian atau kesulitan lain bahkan
kematian yang disebabkan oleh ketergantungan terhadap narkotika dan obat-obat
terlarang.Hal inilah yang mendorong kami untuk mengungkit masalah sebagai bahan
diskusi.

B . TU JU A N
Melalui makalah ini kami sebagai penulis ingin urun rembug dalam
menyikapi persoalan seputar maraknya penyalahgunaan narkoba,
dan bagaimana solusi untuk menghadapinya. Narkoba, The Common
Enemy Bisa dikatakan, selain korupsi, saat ini yang menjadi musuh
bersama (the common enemy) bangsa Indonesia adalah narkoba.
Dampak negatif yang ditimbulkan akibat penggunaan narkoba, baik
secara fisik, psikis, sosial, ekonomi, budaya, dan moral yang tampak
jelas hadir di hadapan kita adalah alasan kuat mengapa barang
haram tersebut menjadi musuh bersama masyarakat negeri ini.

BAB II
PEBAHASAN
A. Pengertian dan Jenis Jenis Narkoba.
Narkoba (singkatan dari Narkotika, Psikotropika dan Bahan Adiktif berbahaya lainnya) adalah
bahan / zat yang jika dimasukan dalam tubuh manusia, baik secara oral / diminum, dihirup,
maupun disuntikan, dapat mengubah pikiran, suasana hati atau perasaan, dan perilaku
seseorang. Narkoba dapat menimbulkan ketergantungan (adiksi) fisik dan psikologis.
Narkotika adalah zat atau obat yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman, baik sintetis
maupun semi sintetis yang dapat menyebabkan penurunan atau perubahan kesadaran,
hilangnya rasa nyeri dan dapat menimbulkan ketergantungan (Undang-Undang No. 22 tahun
1997).

B. Dampak Penyalahgunaan
Narkoba
Penggunaan narkoba yang tidak sesuai dengan ketentuan disebut
penyalahgunaan narkoba. Sungguh memprihatinkan penyalahgunaan
narkoba ini yang telah menimpa generasi muda, mulai anak usia SD
sampai usia perguran tinggi. Mereka yang terkena penyalahgunaan
narkoba akan terjadi disorientasi emosi, kemauan, maupun disorientasi
kordinasi psiko motoriknya.
Tingkatan penyalahgunaan biasanya sebagai berikut:
1.coba-coba
2.senang-senang.
3.menggunakan pada saat atau keadaan tertentu
4.penyalahgunaan
5.ketergantungan

B. Dampak Penyalahgunaan
Narkoba
Dampak Fisik:
1.Gangguan pada system syaraf (neurologis) seperti: kejang-kejang, halusinasi, gangguan kesadaran, kerusakan syaraf tepi.
2.Gangguan pada jantung dan pembuluh darah (kardiovaskuler) seperti: infeksi akut otot jantung, gangguan peredaran darah
3.Gangguan pada kulit (dermatologis) seperti: penanahan (abses), alergi, eksim.
4.Gangguan pada paru-paru (pulmoner) seperti: penekanan fungsi pernapasan, kesukaran bernafas, pengerasan jaringan paru-paru.
5.Sering sakit kepala, mual-mual dan muntah, murus-murus, suhu tubuh meningkat, pengecilan hati dan sulit tidur.
6.Dampak terhadap kesehatan reproduksi adalah gangguan padaendokrin, seperti: penurunan fungsi hormon reproduksi (estrogen, progesteron, testosteron), serta
gangguan fungsi seksual.
7.Dampak terhadap kesehatan reproduksi pada remaja perempuan antara lain perubahan periode menstruasi, ketidakteraturan menstruasi, dan amenorhoe.
8.Bagi pengguna narkoba melalui jarum suntik, khususnya pemakaian jarum suntik secara bergantian, risikonya adalah tertular penyakit seperti hepatitis B, C, dan
HIV yang hingga saat ini belum ada obatnya.
9.Penyalahgunaan narkoba bisa berakibat fatal ketika terjadi Over Dosis yaitu konsumsi narkoba melebihi kemampuan tubuh untuk menerimanya. Over dosis bisa
menyebabkan kematian

B. Dampak Penyalahgunaan
Narkoba
Dampak Psikis:

1.Lamban kerja, ceroboh kerja,


sering tegang dan gelisah.

2.Hilang kepercayaan diri, apatis,


pengkhayal, penuh curiga.

3.Agitatif, menjadi ganas dan


tingkah laku yang brutal.

4.Sulit berkonsentrasi, perasaan


kesal dan tertekan.

5.Cenderung menyakiti diri,


perasaan tidak aman, bahkan bunuh
diri

Dampak Sosial:

1.Gangguan mental, anti-sosial dan asusila,


dikucilkan oleh lingkungan.

2.Merepotkan dan menjadi beban keluarga.

3.Pendidikan menjadi terganggu, masa


depan suram.

Dampak fisik, psikis dan sosial berhubungan


erat. Ketergantungan fisik akan
mengakibatkan rasa sakit yang luar biasa
( sakaw ) bila terjadi putus obat ( tidak
mengkonsumsi obat pada waktunya ) dan
dorongan psikologis berupa keinginan
sangat kuat untuk mengkonsumsi ( bahasa
gaulnya sugest ). Gejata fisik dan psikologis
ini juga berkaitan dengan gejala sosial
seperti dorongan untuk membohongi orang
tua, mencuri, pemarah, manipulatif, dll.

C. PENCEGAHAN DAN PENANGGULANGAN


NARKOBA
BANYAK YANG MASIH BISA DILAKUKAN UNTUK MENCEGAH REMAJA MENYALAHGUNAKAN NARKOBA DAN
MEMBANTU REMAJA YANG SUDAH TERJERUMUS PENYALAHGUNAAN NARKOBA.
KAMI SEBAGAI PENULIS MENGELOMPOKKAN SOLUSI ATAS PERSOALAN NARKOBA INI KE DALAM DUA KOMPONEN
PENTING PENYELENGGARA NEGARA INI, YAITU PEMERINTAH DAN MASYARAKAT.
ADA TIGA TINGKAT INTERVENSI YANG DAPAT DILAKUKAN PEMERINTAH, YAITU:
1.PRIMER, SEBELUM PENYALAHGUNAAN TERJADI, BIASANYA DALAM BENTUK PENDIDIKAN, PENYEBARAN
INFORMASI MENGENAI BAHAYA NARKOBA, PENDEKATAN MELALUI KELUARGA, DLL. INSTANSI PEMERINTAH,
SEPERTI HALNYA BKKBN, LEBIH BANYAK BERPERAN PADA TAHAP INTERVENSI INI. KEGIATAN DILAKUKAN SEPUTAR
PEMBERIAN INFORMASI MELALUI BERBAGAI BENTUK MATERI KIE YANG DITUJUKAN KEPADA REMAJA LANGSUNG
DAN KELUARGA.
2.SEKUNDER, PADA SAAT PENGGUNAAN SUDAH TERJADI DAN DIPERLUKAN UPAYA PENYEMBUHAN (TREATMENT).
FASE INI MELIPUTI: FASE PENERIMAAN AWAL (INITIALINTAKE)ANTARA 1 - 3 HARI DENGAN MELAKUKAN
PEMERIKSAAN FISIK DAN MENTAL, DAN FASE DETOKSIFIKASI DAN TERAPI KOMPLIKASI MEDIK, ANTARA 1 - 3
MINGGU UNTUK MELAKUKAN PENGURANGAN KETERGANTUNGAN BAHAN-BAHAN ADIKTIF SECARA BERTAHAP.
3.TERSIER, YAITU UPAYA UNTUK MEREHABILITASI MEREKAYANG SUDAH MEMAKAI DAN DALAM PROSES
PENYEMBUHAN. TAHAP INI BIASANYA TERDIRI ATAS FASE STABILISASI, ANTARA 3-12 BULAN, UNTUK
MEMPERSIAPKAN PENGGUNA KEMBALI KE MASYARAKAT, DAN FASE SOSIALIASI DALAM MASYARAKAT, AGAR
MANTAN PENYALAHGUNA NARKOBA MAMPU MENGEMBANGKAN KEHIDUPAN YANG BERMAKNA DI MASYARAKAT.
TAHAP INI BIASANYA BERUPA KEGIATAN KONSELING, MEMBUAT KELOMPOK-KELOMPOK DUKUNGAN,
MENGEMBANGKAN KEGIATAN ALTERNATIF, DLL.

Adapun solusi alternatif yang dapat dilakukan oleh masyarakat (Non-pemerintah) dalam mengatasi
masalah narkoba ini, adalah dengan menggunakan beberapa pendekatanyang diterapkan kepada
mereka, baik yang belum ataupun yang sudah terjerat belitan narkoba.
Beberapa pendekatan yang kami maksud adalah sebagai berikut:

1.Pendekatan agama (religius). Melalui pendekatan ini, mereka yang masih bersih dari dunia narkoba, senantiasa
ditanamkan ajaran agama yang mereka anut. Agama apa pun, tidak ada yang menghendaki pemeluknya untuk merusak
dirinya, masa depannya, serta kehidupannya. Setiap agama mengajarkan pemeluknya untuk menegakkan kebaikan,
menghindari kerusakan, baik pada dirinya, keluarganya, maupun lingkungan sekitarnya. Sedangkan bagi merekayang
sudah terlanjur masuk dalam kubangan narkoba, hendaknya diingatkan kembali nilai-nilai yang terkandung di dalam
ajaran agama yang mereka yakini. Dengan jalan demikian, diharapkan ajaran agama yang pernah tertanam dalam benak
mereka mampu menggugah jiwa mereka untuk kembali ke jalan yang benar.

2.Pendekatan psikologis. Dengan pendekatan ini, mereka yang belum terjamah kenikmatan semu narkoba, diberikan
nasihat dari hati ke hati oleh orang-orang yang dekat dengannya, sesuai dengan karakter kepribadian mereka. Langkah
persuasif melalui pendekatan psikologis ini diharapkan mampu menanamkan kesadaran dari dalam hati mereka untuk
menjauhi dunia narkoba. Adapun bagi merekayang telah larut dalam kehidupan gelap narkoba, melalui pendekatan ini
dapat diketahui, apakah mereka masuk dalam kategori pribadiyang ekstrovert (terbuka), introvert (tertutup), atau
sensitif. Dengan mengetahui latar belakang kepribadian mereka, maka pendekatan ini diharapkan mampu
mengembalikan mereka pada kehidupan nyata, menyusun kembali kepingan perjalanan hidupyang sebelumnya
berserakan, sehingga menjadi utuh kembali.

3.Pendekatan sosial. Baik bagi mereka yang belum, maupun yang sudah masuk dalam sisi kelam narkoba, melalui
pendekatan ini disadarkan bahwa mereka merupakan bagian penting dalam keluarga dan lingkungannya. Dengan
penanaman sikap seperti ini, maka mereka merasa bahwa kehadiran mereka di tengah keluarga dan masyarakat
memiliki arti penting. Dengan beberapa pendekatan di atas, diharapkan mampu menggerakkan hati para remaja dan
generasi mudayang masih suci dari kelamnya dunia narkoba untuk tidak larut dalam trend pergaulan yang
menyesatkan. Dan bagi mereka yang sudah tercebur ke dalam kubangan dunia narkoba, melalui beberapa pendekatan
tersebut, diharapkan dapat kembali sadar akan arti penting kehidupan ini, yang amat sayang jika digadaikan dengan
kesenangan yang nisbi.

Dengan demikian, jika pemerintah dan masyarakat menjalankan fungsi dan perannya dengan baik, niscaya upaya
memerangi narkoba serta menyelamatkan bangsa Indonesia dari bahaya mematikan narkoba akan menemui titik
terang.

D. CARA MENGURANGI
PENYALAHGUNAAN NARKOBA
Bahaya narkoba membayangi kehidupan anak sejak usia dini. Untuk itu, diperlukan
sejumlah langkah yang perlu dilakukan oleh orang tua untuk mengurangi risiko anak
menyalahgunakan narkoba. Adapun sejumlah langkah tersebut sebagai berikut.
1.Mempelajari masalah narkoba dan mengajarkan kepada anak permasalahan tentang
narkoba sejak dini. Jangan abaikan fakta bahwa narkoba memberikan rasa nikmat pada
tahap awal dilanjutkan dengan jangka panjang.
2.Jangan pernah bertindak sebagai penceramah dan lebih bijak jika orang tua justru
mengawalinya dengan bertanya kepada anak tentang narkoba.
3.Melarang pemakaian narkoba dalam berbagai bentuk sebagai aturan dalam keluarga.
4.Melatih keterampilan berkata tidak terhadap narkoba.
5.Mengawasi persahabatan yang dibina

BAB III KESIMPULAN

narkoba adalah bahan/zat yang jika dimasukan dalam tubuh manusia,baik


secara oral/diminum,dihirup,maupun disuntik,dapat mengubah pikiran,suasan
hati atau perasaan,dan perilaku seorang.narkoba dapat menimbulkan
ketergantungan (Adiksi) fisik dan fisiologis.jadi sebaiknya kita harus
menghindari yang dikatakan NARKOBA.

Narkoba dapak menimbulkan berbagai dampak bagi kehidupan


manusia,Diantaranya: Dampak fisik,emosi,perilaku,psikis,dan social.

banyak yang masih bisa dilakukan untuk mencegah remaja penyalahgunaan


narkoba dan membantu remaja yang sudah terjerumus penyalahgunaan
narkoba,yaitu:Primer,sekunder,dan tertier.

Upaya memerangi penyalahgunaan narkoba mulai dapat dilakukan dari diri


kita sendiri seperti tidak memakai narkoba dan tidak bergaul dengan
penggunanya

Terim a K asih