Anda di halaman 1dari 1

Ulat Bulu Bikin Warga Mengungsi

Penulis: Josephus Primus |


Jumat, 15 Mei 2009 | 19:03 WIB
LAMONGAN, KOMPAS.com Warga di empat dusun, di Desa Sugio, Kecamatan Sugio,
Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, dalam sebulan terakhir diresahkan dengan mengganasnya
serangan ulat bulu yang menyerang permukiman warga.
Begitu banyaknya ulat bulu yang masuk ke dalam rumah warga membuat sebagian warga di
empat dusun meliputi Dusun Kedung Sumber, Modong, Jubel Lor, dan Suci memilih
mengungsi ke rumah sanak saudara. "Ulat bulu berwarna hitam itu memasuki permukiman
warga dengan merayap di sela-sela lubang tembok. Ulat ini menyerang warga dan langsung
menimbulkan rasa gatal luar biasa jika menempel pada kulit manusia," kata Thamrin (45),
warga Dusun Kedung Sumber, Jumat (15/5).
"Kondisi ini membuat warga takut berada di dalam rumah karena seluruh peralatan dan
perabot rumah sebagian dipenuhi ulat," katanya.
Hal senada dikemukakan Supinah (32), warga Dusun Modong yang mengaku baru pertama
kali mengalami peristiwa serangan ulat bulu tersebut.
Ia mengatakan, serangan hama ulat itu tidak hanya menyerang warga, tetapi juga menyerang
tanaman kedelai yang siap panen. "Hama ulat itu memakan daun dan isi kedelai yang siap
dipanen," katanya.
Sebenarnya, kata Supinah, warga sudah berupaya membasmi serangan hama ulat. Namun,
hingga kini usaha tersebut belum berhasil, justru serangan ulat makin mengganas.
Warga hanya bisa berharap kepada Pemkab Lamongan untuk segera turun tangan membasmi
hama ulat.
Kepala Bidang Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Dinas Kesehatan
Lamongan Abdur Rifai, menegaskan, mengganasnya ulat bulu itu karena faktor pergantian
cuaca dan itu tidak berbahaya.