Anda di halaman 1dari 5

PORTOFOLIO ILMU KESEHATAN MASYARAKAT

DAN KESEHATAN LINGKUNGAN


PENGAWASAN PENCEMARAN AIR
(PENAJAMAN MATERI)

OLEH:
Dentonia Kharisma Aulia

(13.016)

Faisma Rosita

(13.018)

Novi Andriani

(13.033)

Rian Susanto

(13.038)

Tara Alfa Nisa Kusdiyanti

(13.044)

AKADEMI ANALIS FARMASI DAN MAKANAN


PUTRA INDONESIA MALANG
2015

Penajaman tentang dampak pencemaran air terhadap kualitas air tanah serta zat zat
apa yang mempengaruhi pencemaran air. Selain itu limbah perak dari foto dan limbah
salon juga bagaiman pengaruhnya.
Sebenarnya dampak dari pencemaran air ada beberapa hal, salah satu dampaknya
adalah terhadap kualitas air tanah. Dampak negatif pencemaran air terhadap kualitas air tanah
adalah penyerapan air yang tidak maksimal ditambah dengan adanya pembuangan akhir
membuat kualitas air menurun. Adanya pembuangan akhir yang kurang baik dapat
menyebabkan bakteri dan virus yang ada dalam hasil pembuangan akhir dapat masuk dalam
air, sehingga menyebabkan air tanah mengandung bakteri dan virus sehingga tidak baik jika
digunakan dan bahkan dikonsumsi.
Faktor lain yang dapat menyebabkan pencemaran tanah beragam salah satunya akibat
samapah anorganik yang tidak dapat diuraikan oleh mikroba dalam tanah yang menyebabkan
penyerapan air berkurang karena terkendala oleh sampah anorganik, karena itulah air tanah
yang diperoleh kualitasnya kurang baik. Selain itu jika sampah anorganik mengandung
senyawa asam sulfat dan senyawa besi maka air tanah yang mengandung kedua senyawa ini
dapat berubah menjadi asam. Sehingga air yang bersifat asam ini akan melarutkan senyawa
Ca dan Mg. Selanjutnya senyawa Ca dan Mg yang larut terbawa air akan memberi efek
terjadinya air sadah, yang tidak bisa digunakan untuk mencuci karena sabun tidak bisa
berbuih. Bila dipaksakan akan memboroskan sabun, karena sabun tidak akan berbuih
sebelum semua ion Ca dan Mg mengendap.
Zat kimia lain yang dapat mencemari air adalah merkuri yang diperoleh dari proses
pertambangan emas. Senyawa merkuri tersebut selanjutnya berubah menjadi metil merkuri
karena proses alamiah. Bila senyawa metil merkuri masuk ke dalam tubuh manusia melalui
media air, akan menyebabkan keracunan. Pada keracunan tingkat ringan timbul pusing, sakit
kepala dan mudah lelah. Pada keracunan tingkat berat menyebabkan kerusakan ginjal, sendisendi kaku, penglihatan terganggu, kelainan sistem syaraf dan dapat menimbulkan kematian.
Senyawa lain seperti fosfat yang jumlahnya meningkat akibat penggunaan deterjen
dan pupuk atau peptisida tidak dapat diuraikan oleh mikroba sehingga dapat mengganggu
proses sirkulasi air. Senyawa Fosfat ini merangsang pertumbuhan ganggang dan eceng
gondok. Pertumbuhan ganggang dan eceng gondok yang tidak terkendali menyebabkan
permukaan air danau atau sungai tertutup sehingga menghalangi masuknya cahaya matahari

dan mengakibatkan terhambatnya proses fotosintesis. Jika tumbuhan air ini mati, akan terjadi
proses pembusukan yang menghabiskan persediaan oksigen dan kualitas air juga berkurang
karena oksigen dalam air juga semakin sedikit.
Sedangakan adapula pencemaran dari percetakan foto dan salon yang juga
berpengaruh terhadap pencemaran air. Hasil samping dari percetakan foto dan salon dapat
berpengaruh karena hasil sampingnya termasuk golongan limbah B3. Kenpa B3? Karena
limbah yang dihasilkan memiliki sifat beracun. Sebagian besar limbah yang dihasilkan dari
percetakan foto merupakan senyawa kimia yang sangat sulit diuraikan oleh mikroba selain itu
juga bersifat beracun bagi makhluk hidup, salah satu senyawa dari percetakan foto yang
banyak mencemari adalah senyawa perak yang selesai digunakan. Jika perak ini ini ikut
mengalir dalam air maka akan menyebabkan air menjadi beracun, apalagi jika air tersebut
dikonsumsi maka akan menyebabkan keracunan bagi konsumennya.
Selain itu jika limbah yang dihasilkan dari salon juga berbahaya karena salon juga
menggunakan bahan kimia dalam melakukan beberapa tahapan pekerjaannya. Bahan kimia
ini sebenarnya tidak terlalu berbahaya jika memang digunakan untuk diluar tubuh manusia,
namun jika hasil sampingnya nanti dibuang begitu saja pada aliran air maka senyawa kimia
ini akan berbahaya bagi biota laut jika air terus mengalir hingga ke sungai selain itu jika air
sungai ini digunakan oleh manusia untuk beberapa kegiatan makan senyawa kimia ini dapat
menyebabkan beberapa iritasi bahkan keracunan dan gangguan fungsi dalam tubuh. Tetapi
jika senyawa kimia dari salon itu langsung dibuang diatas tanah maka senyawa kimia tersebut
dapat terserap dalam tanah dan akan menyebabkan kualitas air sangat jelek dan akan
menyebabkan hal yang sama seperti hal diatas. Selain itu limbah dari salon hasil busa dari
sampo yang bersifat basa yang terus menerus dibuang secara bebas sehingga terserap oleh
tanah maka juga akan berpengaruh pada kualitas air tanah.
Maka dari itu sebaiknya limbah dari beberapa industri baik seperti percetakan foto,
maupun salon memiliki tempat tersendiri untuk membuang limbah. Karena limbah yang
dihasilkan merupakan limbah yang berbahaya dan beracun. Sehingga jika ditempatkan
tersendiri maka kemungkinan untuyk mencemari air, baik itu air sungai ataupun air tanah
juga akan berkurang.
Kualitas air tanah yang baik dapat diketahui dari beberapa hal. Diantaranya yaitu ,
kualitas fisik yang dipertahankan atau dicapai bukan hanya semata-mata dengan
pertimbangan dari segi kesehatan saja akan tetapi juga menyangkut keamanan dan dapat
diterima oleh masyarakat pengguna air.

Secara fisik dapat kita lihat bahwa:

Air harus bersih dan tidak keruh.

Tidak berwarna Apapun.

Tidak Berasa Apapun.

Tidak berbau apapun.

Suhu antara 10 25oc

Tidak Meninggalkan endapan.

Persyaratan Kimiawi:
Kandungan unsur kimia di dalam air harus mempunyai kadar dan tingkat konsentrasi tertentu
yang tidak membahayakan kesehatan manusia atau mahluk hidup lainnya, pertumbuhan
tanaman, atau tidak membahayakan kesehatan pada penggunaannya dalam industri serta tidak
minumbulkan kerusakan-kerusakan pada instalasi sistem penyediaan air minumnya sendiri.
Beberapa unsur tertentu, sebaliknya diperlukan dalam jumlah yang cukup untuk penciptaan
suatu kondisi air minum yang dapat mencegah suatu penyakit atau kondisi kualitas yang
menguntungkan.
Persyaratan kimiawi antara lain yaitu :

Tidak mengandung bahan kimiawi yang mengandung racun.

Tidak mengandung zat-zat kimiawi yang berlebihan.

Cukup Yodium.

pH air antara 6,5 9,2

Dalam hubungannya dengan masalah kualitas kimiawi tersebut di atas pada dasarnya unsurunsur kimiawi dapat dibedakan atas 4 golongan:

Unsur-unsur yang bersifat racun, Unsur-unsur tertentu yang dapat mengganggu


kesehatan.

Unsur-unsur yang dapat menimbulkan gangguan pada sistem atau penggunaannya


untuk keperluan atau aktivitas manusia.

Unsur-unsur yang merupakan indikator pengotoran.

Persyaratan Bakteriologi :
Dalam persyaratan ini ditentukan batasan tentang jumlah bakteri pada umumnya dan
khususnya bakteri penyebab penyakit (ekoli).

Parameter air bersih secara radiologi:

Konduktifitas atau daya hantar.

Pesistifitas.

PTT atau TDS (kemampuan air bersih untuk menghantarkan arus listrik)

Demikian informasi dari kami, semoga dapat berguna untuk Anda dalam pemilihan air bersih,
karena dengan membaca artikel ini harapan kami anda dapat memahami Syarat Air Bersih,
sehingga Anda dan keluarga tetap sehat dengan mengkonsumsi air bersih yang benar.