Anda di halaman 1dari 35

PENGANTAR BIOSTATISTIK

Oleh :
ERIGANA, SKM, MKes

Sejarah Statistik
Raja Aristoteles = pertama kali menghitung jumlah
pajak/jumlah laki dan perempuan
Raja Henry VIII (thn 1538)= Pencatatan kesakitan
dan kematian dan tahun 1594 = adanya penyakit
Sampar dikenal dg VITAL STATISTIK (statistik
kehidupan)
Sir John Grant (tahun1620-1674) = Observasi
terhadap hubungan penyakit dg kesehatan (Life
Tabel)
Marquise Dela Place (tahun 1749-1827) = Teori
Peluang (chance) dlm perjudian teori probabilitas

Sejarah Statistik
Karl Freiderick Gaus (thn 1777-1853)= Normal
curveberasal dari adanya kesalahan dan disebut
dengan distribusi Gaustian (The Gaussian Distribution of
Error)/ Normal Curve of Error
Francis Galton (thn 1822-1911)= Hereditas Theory dan
theory Korelasi & Regresi (bpk pintar belum tentu anak
pintar)
Karl Pearson (thn 1857-1936)=Jurnal Biometrika dan
keluarannya Uji Chi Square distribution (X2)
William S Gosset (thn 1876-1937) = Theory student dan
Distribution thd sampel kecil
Nayman (1894)dan Karl Pearson (1895)= Theory
pengujian hipotesa

Pengertian Statistik
Etiologi = Status atau negara
Ada tiga pengertian :
- Sebagai Ilmu, Kegiatan dan Data
Menurut UU RI No.7/1960 :
Statistik adalah keterangan berupa angkaangka yang memberikan gambaran yang
wajar dari seluruh ciri-ciri kegiatan dan
keadaan masyarakat indonesia

Pengertian Statistik
Sekumpulan data bilangan yang
menerangkan sesuatu yang telah tersusun
dalam bentuk tabel/diagram atau grafik
yang teratur
Statistik merupakan suatu cara/metode
yang meliputi kumpulan data, pengolahan
data, penyusunan data dan penyajian data
Statistik adalah beberapa bilangan yang
menyatakan dan sifat, karakteristik dari
sekumpulan data/bilangan sampel

Pengertian Statistik
Statistic are Facts ini number (Yule &
Kendall)
Statistics maybe defined as the
discipline concerned with the
treatment of numerical data reived
from groups
(Statistik merupakan disiplin ilmu yang
berhubungan dengan pengelolaan
data numeric yang diperoleh dari
kumpulan individu)

Pengertian Statistik
P Pasaribu : Sekumpulan dari data
dan aturan-aturan mengenai
pengumpulan, analisa, interpretasi,
penarikan kesimpulan dari data
berupa angka-angka

Metode Statistik
Menurut Golongannya :
1. Descriptive Statiscs
Bagian dari stat.yg merupakan penyusunan
data dalam daftar, pembuatan grafik, analisa
dan interpretasi data yg sama sekali tidak
menyangkut penarikan kesimpulan yg dapat
dianggap berlaku umum (generalitation),
peramalan (induktif) dan penaksiran
(estimation)
Contoh :
Ciri pendidikan masyarakat, Organisasi dll

Metode Statistik
2. Statistic inductif, inferensial, analitic
dimaksudkan untuk bisa menarik kesimpulan
tentang keadaan suatu kelompok dg cara
pengumpulan data serta analisa data yang diperoleh
melalui observasi thd sebahagian kelompok yang
diperkirakan bisa mewakili kelompok td secara
keseluruhan.
Contoh :
10 mahasiswa yg mengambil biostatistik.
Kesimpulannya 10 mahasiswa
10 Mahasiswa yang mengambil biostatistik,
kesimpulannya mewakili 10 mahasiswa

Statistik sebagai suatu


kegiatan
Pengolahan data
(Manual/Elektron
ik

Penyajian Data
(Tulisan/Tabel/Grafi
k

Analisa data
(Descriptive/Analitics
)

Pengumpulan Data
(Primer/Sekunder/Tertier

Kesimpulan
(Spesifics/Umu
m)

Beberapa Istilah
Data=Himpunan angka yang berasal
dari hasil pengukuran individu
Bisa 1 kali pengukuran dari banyak
orang
Bisa dari 1 orang diukur berulang-ulang

Bilangan
Bilangan adalah suatu konsep dalam matematika yang dipergunakan untuk
melakukan pencacahan dan pengukuran
Bilangan Asli = Bilangan Asli merupakan bilangan yang dimulai dari angka
satu (1) dan bertanbah satu. Pada garis deret ukur bilangan matematika yang
di mulai dari angka satu bertambah satu ke arah kanan (1,2,3,4,5,...).
Bilangan bulat yaitu terdiri dari bilangan cacah (0, 1, 2, ...) dan negatifnya (1, -2, -3, ...; -0 adalah sama dengan 0 dan tidak dimasukkan lagi secara
terpisah). Bilangan bulat bisa dituliskan tanpa komponen desimal atau
pecahan.
Bilangan Positif adalah bilangan yang berada pada deret ukur garis bilangan
yang dimulai dari Nol ke arah kanan tanpa batas {0,1,2,3,...} juga meliputi
angka dibelakang koma {(0,1), (0,2), (0,3), ...} dan seterusnya.

Bilangan
Bilangan Negatif adalah negasi atau kebalikan dari bilangan positif, yaitu bilangan yang
berada pada deret ukur garis bilangan yang dimulai dari -1 ke arah kiri tanpa batas {-1,
-2, -3, -4, ...} juga meliputi angka di belakang koma {(-1,0), (-1,1), (-1,2), (-1,3), ...} dan
seterusnya.
Bilangan riil atau bilangan real menyatakan bilangan yang bisa dituliskan dalam bentuk
desimal, seperti 2,4871773339 atau 3.25678. Bilangan real meliputi bilangan rasional,
seperti 42 dan 23/129, dan bilangan irasional, seperti dan sqrt2. Bilangan rasional
direpresentasikan dalam bentuk desimal berakhir, sedangkan bilangan irasional
memiliki representasi desimal tidak berakhir namun berulang. Bilangan riil juga dapat
direpresentasikan sebagai salah satu titik dalam garis bilangan.
Bilangan rasional adalah suatu bilangan yang dapat dinyatakan sebagai a/b dimana a, b
bilangan bulat dan b tidak sama dengan 0 dimana batasan dari bilangan rasional adalah
mulai dari selanga (-, ). Pada bilangan rasional berarti teradapat di dalamnya sudah
mencakup bilangan-bilangan lain seperti: bilangan bulat, bilangan asli, bilangan cacah,
bilangan prima dan bilangan-bilangan lain yang menjadi subset dari bilangan rasional.

Bilangan
Bilangan Irasional
Bilangan irasional merupakan bilangan riil yang tidak dapat
dibagi (hasil baginya tidak pernah berhenti). Dalam hal ini,
bilangan irasional tidak bisa dinyatakan sebagai a/b, dengan a
dan b sebagai bilangan bulat dan b tidak sama dengan nol.
Jadi bilangan irasional bukan merupakan bilangan rasional
atau kebalikan dari bilangan rasional.
Bilangan Imajiner
Definisinya, bilangan yang dinyatakan dengan "i" dan di
defenisikan sebagai i = -1 atau i = akar -1 . akar -2 adalah
bilangan irasional, tetapi akan -2 merupakan bilangan imajiner
karena tidak ada bilangan riil jika di kuadratkan menghasilkan
-2

Contoh data kontinyu


VARIABEL
Berat Badan
Tinggi Badan
Umur
Sex

HUB
VARIABEL/ATRIBUT/KATE
GORI
60 kg
140 cm
20 tahun
laki; perempuan

Kelompok angka/ bilangan dikenal sebagai data agregat jadi


data agregat = data statistik d syarat bahwa data tersebut
harus merupakan data agregat yang dapat memberikan
gambaran dari karakteristik dari suatu variabel yang diukur

Data berdasar klassifikasi


Data Deskrit bentuknya Bilangan
Bulat (spt jumlah orang, jumlah
rumah, jumlah KK) berasal dari
menghitung
Data Kontinyu bentuknya Pecahan
(spt TB, BB, Suhu, Hb0 berasal dari
mengukur

Data berdasarkan jenisnya


Data Kuantitatif diperoleh dari hasil
pengukuran dengan alat ukur
Data Kualitatif diperoleh dari hasil
menghitung suatu sifat spt sakit,
buta huruf, laki perempuan)

variabel
Suatu sifat/karakteristik yg dapat
diamati
Spt : Sex, umur, tingkat pendidikan

SUMBER DATA
1. Primer : data yang dikumpulkan dari peneliti
sendiri langsung dari kelompok yang diteliti
spt : Survei Rumah Tangga
2. Sekunder : Raw data yang dikumpulkan secara
rutin oleh instansi-instansi yang kemudian
dipergunakan peneliti
spt : catatan jumlah penduduk
3. Tertier : Data yang sudah diproses dan di
publikasikan, kemudian dipergunakan oleh peneliti
spt : Hasil seminar, penelitian orang, angka-angka
dari negara lain dibandingkan secara statistik

KEUNTUNGAN & KERUGIAN DATA


MENURUT SUMBERNYA
NO SUMBER
DATA

KEUNTUNGAN

KERUGIAN

PRIMER

TERBAIK OLEH KARENA SESUAI


DENGAN KEINGINAN

WAKTU,
TENAGA, UANG
LEBIH BANYAK

SEKUNDER

-DATA SUDAH SIAP


DIKUMPULKAN
-WAKTU, TENAGA, UANG TIDAK
BANYAK

-PENGUMPULAN
DATA TIDAK
BISA DI
KONTROL (BIAS)
-HAL-HAL YANG
DIBUTUHKAN
TIDAK
TERAMBIL

TERTIER

MUDAH DIPEROLEH

DATANYA SIDAH
DIPROSES SHG
HAL-HAL YANG
PENTING
BANYAK YANG

ATTRIBUT
BAGIAN DARI VARIABEL
contoh :
attribut dari variabel Sex = laki-laki;
perempuan
attribut dari variabel pendidikan =SD,
SMP, SMA

Teknik Pengumpulan data


1. Wawancara = a. Tertutup dan b. Terbuka
Perbedaannya :
Terbuka = memiliki bobot baik tapi sulit dianalisa
Tertutup= memiliki bobot kurang baik tapi
mudah di analisa
2. Observasi
suatu perbuatan jiwa yang aktif dan melihat
dengan penuh konsentrasi dapat dicatat, direkam
menggunalak alat bantu atau potret

Teknik Pengumpulan data


3. Angket
Suatu formulir isian/check list digunakan pada
penelitian besar dg responden banyak orangnya
tinggal menyebarkannya, biasanya dikirim melalui
pos, tidak ada percakapan, sebelum pertanyaan ada
petunjuk pengisian, tujuan penelitian, bahasanya
sederhana dapat dimengerti, dipahami, formulir
dimasukan kedalam amplop dan disertai perangko
4. Pengukuran : dengan menggunakan skala dari alat
ukur
spt :
TB, BB, Hb, Tekanan darah

Skala
Derajat pengukuran :
adalah kemampuan pengukuran untuk membedakan sifat yang
diukur/diamati atau kemampuan mendiskriminasi
Macamnya :
1. Nominal (hanya dapat membedakan attributnya dalam satu
variabel) spt Sex =laki atau perempuan; warna kulit =putih atau
hitam atau sawo matang; pekerjaan= PNS/Swasta/Wiraswasta
2. Ordinal (Skala yg sudah dpt membedakan dan memiliki urutan
bertingkat attribut variabelnya) spt : Tkt Pendidikan=Buta
Huruf,SD,SMP,SMA
3. Interval (Skala yang membedakan besaran 2 nilai) spt : Suhu di
Kota A 50 derajat celcius sedangkan kota B 20 derajat celcius
artinya berbeda panas Kota A lebih panas dari Kota B
4. Ratio (Skala dengan kelipatan hasil pengukuran, dapat
membedakan 2 nilai, titik nolnya absolut

Data Kuantitatif : skala Ratio dan Interval


Data Kualitatif : skala nominal dan ordinal

Skala pengukuran menurut


kemampuan mendiskriminasi
NO

KEMAMPUAN
DISKRIMINASI

SEKEDAR
MEMBEDAKAN

MENENTUKAN
URUTAN

MENGUKUR BEDA
BESAR

MENGUKUR
KELIPATAN

SKALA PENGUKURAN

Nomin Ordinal Interva


al
l

+
-

+
+
-

+
+
+
-

Ratio

+
+
+
+

EDITING data
RAW DATA : catat dalam daftar, kartu, formulir
Pencatatan dikoreksi/edit
Misalnya :
Terjadi kesalahan pencatatan/pencatatan tidak jelas/keterangan
berlawanan
Contoh hasil pencatatan :
7. status perkawinan : a.menikah
b. belum menikah
c. janda/duda
34. Jumlah anak hidup : 1. 0 orang
2. 1-3 orang
3. 4-6 orang
4. > 6 orang
No.kuesioner 7 dan 34 berlawanan jawaban, maka perlu di EDIT

CODING
MEMBERI KODE/TANDA
CONTOH :
JENIS KELAMIN : 1. LAKI-LAKI
2. PEREMPUAN

PENYAJIAN DATA
TEXTULAR
TABULAR
GRAFIK/GAMBAR/DIAGRAM

SYARAT TABEL
BOX/HEAD

KLAS
KLAS

BODY

S
T
U
B

JUMLA
H
Sebuah tabel harus berisi Nama tabel, dan bisa menjawab WHAT,
WHEN, WHERE

MENGUKUR SENTRAL
TENDENSI
MEAN : NILAI RATA-RATA
a. Arithmetic Mean :
_
X

X
n

Keterangan :
X = Hasil Penjumlahan nilai
observasi
n
= jumlah observasi

MENGUKUR SENTRAL
TENDENSI
MEDIAN (Med) : Nilai harga rata-rata
untuk menentukan letak
N+
Med = 1
MODE : harga
2 rata-rata yang punya
frekuensinya terbanyak/tertinggi

BATAS-BATAS DATA
1. N 30 disebut Ungrouped data
Contoh :
N = 11 (banyaknya observasi/nilai)
N=ganjil
BB : 47,59,64,41,92,85,76,66,89,59,61
x1+x2+x3+
_
X
=
=
..
X
N

N+
Med = 1
2
Mode = ?

BATAS-BATAS DATA
2. N > 30 disebut GROUPED DATA
Contoh :
N = 50
Langkah pertama : di Range angka terbesar dikurangi
angka terkecil
Langkah Kedua : dg hukum Sturgess
K= 1 + 3,3 Log N
Langkah Ketiga : Carilah klas interval (C1=i=c) dengan
rumus :
Range
C1 =

Klass

Langkah Keempat : Susunlah angka tadi mulai dari


terendah (41) s/d tertinggi (92) dengan menambah 8
setiap kelasnya (kelas interval)

LANGKAH KELIMA
Berat Badan (Kg)

Frekuensi

41 -

IIII I

49 -

IIII III

57 -

IIII IIII I

11

65 -

IIII IIII IIII IIII

19

73 -

III

81 -

II

89 92

Jumlah ()

50

LATIHAN
Tabel 1 : BB 50 orang Mhs Fak Kedokteran
UNIBA 2012
BERAT BADAN (Kg) FREKUENS
%
I

Carilah :
1. Mean
2. Mid
3. Modus

40 -

10

48 -

16

56 -

11

22

64 -

19

38

72 -

80 -

88 - 96

Jumlah

50

100