Anda di halaman 1dari 2

Novi Andriani

Rian Susanto
Tara Alfa Nisa K
(AKAFARMA 3B)

PENGAWASAN TERHADAP PENCEMARAN AIR


Pencemaran air adalah : masuknya atau dimasukkannya makhluk hudup, zat, dan energi dan/atau
komponen lain ke dalam air oleh kegiatan manusia sehingga melampaui baku mutu air yang
telah ditetapkan atau suatu perubahan keadaan di suatu tempat penampungan air
seperti danau, sungai, lautandan air tanah akibat aktivitas manusia.
Objek pengawasan pencemaran perairan meliputi:
1. Sumberdaya ikan dan biota perairan yang terkena dampak pencemaran.
2. Industri perikanan dan industri non perikanan yang berpotensi
menimbulkan pencemaran.
3. Lingkungan perairan yang perlu diawasi antara lain :
a. Habitat ikan (air tawar, payau, laut)
b. Ekosistem laut (terumbu karang, mangrove, lamun dan estuaria)
c. Daerah genangan air (danau, waduk, rawa-rawa pantai)
d. Lingkungan non hayati (sedimen, pasir, lumpur, batuan)
Upaya pengawasan terhadap pencemaran air
1. Memberikan peraturan pelarangan bagi masyarakat menganai kegiatan atau aktivitas
yang dapat mencemari air
2. Memberikan sanksi terhadap orang tidak bertanggung jawab yang mencemari air
3. Mengawasi dan melakukan pemantauan secara rutin terhadap kegiatan yang dapat
mencemari air seperti (penambangan liar, pembuangan limbah pabrik/industri,
pembuangan sampah sembarangan pada sumber-sumber air bersih, dll)
4. Pemerintah mendirikan lembaga khusus untuk mengawasi air agar tidak tercemar dan
memberikan apresiasi juga kesejahteraan bagi para pengawas yang ada di dalam lembaga

tersebut
Permasalahan yang terjadi saat pengawasan terhadap pencemaran air
1. Pembuangan limbah industri ke daerah perairan lebih mengutamakan kepentingan
ekonomi daripada kepentingan ekologi.
2. Pengawasan dari Pemerintah Daerah maupun pemerintah pusat mengenai pembuangan
limbah terutama di perairan belum tegas.
3. Tidak adanya upaya pengusutan ketika ada praktek pembuangan limbah ke perairan
4. Banyak oknum yang melegalkan pembuangan limbah ke perairan demi kepentingan pribadi.

5. Kurangnya kesadaran dari pihak yang tidak bertanggung jawab yang mencemari air juga
belum memahami secara baik tentang arti pentingnya lingkungan hidups
6. Lemahnya penegakan hukum lingkungan dalam pengawasan
7. Meningkatnya jumlah populasi manusia yang menyebabkan limbah rumah tangga
meningkat.
8. Menjamurnya berbagai macam industri, namun limbah hasil dari industri tersebut
langsung dibuang ke sungai, danau, dan lain lain sehingga kualitas air menjadi turun
dan tercemar.
9. Banyaknya kapal kapal milik suatu industri yang mebuang limbah hasil dari pabrik ke
laut sehingga biota yang berada di dalam laut mengalami kematian sebagian atau
seluruhnya.
Pencemaran air dapat disebabkan oleh berbagai hal dan memiliki karakteristik yang berbedabeda.
1. Meningkatnya kandungan nutrien dapat mengarah pada eutrofikasi.
2. Sampah organik seperti air comberan (sewage) menyebabkan peningkatan kebutuhan
oksigen pada air yang menerimanya yang mengarah pada berkurangnya oksigen yang
dapat berdampak parah terhadap seluruh ekosistem.
3. Industri membuang berbagai macam polutan ke dalam air limbahnya seperti logam
berat,toksin organik, minyak, nutrien dan padatan. Air limbah tersebut memiliki efek
termal, terutama yang dikeluarkan oleh pembangkit listrik, yang dapat juga mengurangi
oksigen dalam air.
4. Seperti limbah pabrik yg mengalir ke sungai seperti di sungai citarum
5. pencemaran air oleh sampah
6. Penggunaan bahan peledak untuk menangkap ikan