Anda di halaman 1dari 55

ENDOKRIN

Hormon

disekresi oleh kelenjar endokrin bila


diperlukan yang berefek pada organ target
Hormon disekresi sbg efek mekanisme
umpan balik negatif terhadap perubahan
dalam darah
Hipotalamus mensekresikan hormon
releasing (meningkatkan) dan inhibiting
(penghambat) ke HIPOFISE untuk
mengeluarkan hormon yang diperlukan ke
kelenjar endokrin atau ke organ target

Endokrin dan hormon


Kel Endokrin
Pituitary
-Lob anterior
-Lob posterior
Tiroid

Paratiroid

Hormon yang dihasilkan


LH,FSH, Prl, GH,ACTH,TSH
Vasopressin (ADH),
oksitosin
Tiroksin (T4),
Triiodotironin (T3)
kalsitonin
Hormon paratiroid (PTH)

Endokrin dan hormon


Adrenal
-Korteks
-Medulla
Gonad
-Testis

Kortisol,aldosteron,androstenedion
Norepinefrin, epinefrin

Testoteron,estradiol,inhibin
estradiol, progesteron
Test,estradiol,inhibin, prog,relaxin
-Ovariu
m
HCG,HPL,prog, estrogen
Plasenta Insulin, glukagon, somatostatin,
Pankrea pancreatic polypeptide
s

Pengaturan sekresi hormon

8. MSH (melanosit stimulating hormone)


Fungsi : meningkatkan pigmentasi kulit

HORMON TIROID
Fx

: mengkatalisasi reaksi oksidasi dan


kec metabolisme
Dihasilkan oleh kelenjar tiroid
Sintesa tergantung intake iodium dan
receptor tyrosin pada tiroglobulin
Plasma dalam bentuk T3 dan T4
Terikat dalam Thyroxin binding globulin,
thyroxin binding prealbumin, albumin
Hormon aktif : Free T4 dan Free T3

HORMON TIROID
Sekresi

T4 dan T3 oleh kelenjar tiroid


Hipotalamus
Tyrotropin releasing hormon
(TRH)
merangsang hipofisis
TSH
Thyroid stimulating hormon
T4 dan T3
Kontrol feedback dilakukan oleh
- Hormon thyroid (T3 & T4) terhadap kel
thyroid, pituitary anterior, & hipothalamus
- TSH terhadap hipotalamus

Hormon Paratiroid
Fx

mempertahankan konsentrasi ion Ca


dalam plasma dan mengontrol ekskresi
calsium dan fosfat
Peningkatan PTH menyebabkan
- Me Ca serum dan me fosfat serum.
- Me ekskresi dari P tetapi me ekskresi Ca
- Merangsang pelepasan Ca dari tulang
- Me alkali fosfatase serum bila tjd prbh tlg
- Mengaktivkan vit D dalam ginjal (25-

hydroxycalciferol menjadi 1,25 dihydroxycholecalciferol)

Ada

2 bagian :

Korteks

adrenal memproduksi hormon


aldosteron dan kortisol
Medula adrenal memproduksi hormon
epinefrin dan nor epinefrin

Epinephrin (adrenalin) dan


norepinephrin (noradrenalin)
=

katekolamin
Dibentuk dalam medulla kel adrenal
Efek utama:
-

Inotropic dan chronotropic kontraksi jtg


Konstriksi dan dilatasi dari pem darah
Dilatasi dan kontriksi bronkus
Konstriksi dan dilatasi otot polos rahim
Neurotransmisi dalam SSP
Mempengaruhi metabolisme (sekresi insulin)

Korteks adrenal
Lapisan

luar (zona glomerulosa)


membentuk hormon aldosteron
Lapisan dalam (zona fasciculata dan
zona retikularis)
membentuk kortisol dan androgen
Semua hormonnya merupakan
turunan steroid diantaranya
(mineralokortikoid, glukokortikoid,
progesteron, estrogen dan androgen)

Sekresi steroid adrenal

1.
2.
3.

CRF (hipotalamus)
hipofisis
anterior
ACTH
kortisol &
androgen
Sekresi CRF dipengaruhi
Negative feedback kortisol
Ritme inheren (kortisol tinggi 0709.00 rendah 23.00 - 04.00)
Stress (insufisiensi adrenal akut)

Glukokortikoid
Homon

dari kortek adrenal dibentuk


dizona fasciculata
Fungsi:
Mempengaruhi met KH, lemak &
protein
Anti inflamasi
Immunosupresive
Sekresi kelenjar ekdokrin
Osteoporosis pada tulang

Mineralokortikoid
Homon

dari kortek adrenal dibentuk


dizona glomerolusa
Fungsi
Meningkatkan reabsorbsi Na & Cl
pada tubuli ginjal
Menurunkan ekskresi Na & Cl pada
kelenjar keringat, ludah dan GIT

ADH
Mempengaruhi

sekresi urine
Bekerja pada tubulus distalis dan
koligentes

Aldosteron

1.
2.
3.
4.
5.

Fx mengatur volume dan komposisi


cairan tubuh
Sekresi diatur oleh:
Sistem renin angiotensin (plg penting)
Konsentrasi ion K ekstrasel
Konsentrasi ion Na ekstrasel
ACTH
Fzktor lain (katekolamin, somatostatisn,
ANF)

RAA SISTEM
Sekresi renin dirangsang oleh
Penurunan tek darah & RBF
Plasma Na yang rendah
Plasma K yang tinggi
Angiotensinogen renin Angiotensin I
ACE

Angiotensin II
HT, retensi Na & cairan,
sekresi aldosteron

Insulin
Fungsi:
Meningkatkan metabolisme
karbohidrat
Meningkatkan timbunan glikogen
Meningkatkan sintesa asam lemak
Meningkatkan intake asam amino
Meningkatkan sintesa protein

Fisiologi kimiawi

Pulau-pulau langerhans pancreas:


Sel beta mengeluarkan insulin
Sel alfa mengeluarkan gukagon
Sel delta mengeluarkan somatostatin
Sekresi insulin dipengaruhi glukosa darah
juga dirangsang: as amino, as lemak bebas,
benda keton, glukagon, sekretin, dan
tolbutamid
Sekresi insulin dihambat epinefrin dan
norepinefrin

Fungsi umum sex hormon


Mengontrol

sifat / karakteristik sex

sekunder
Mengontrol siklus reproduksi
Mengontrol pertumbuhan &
perkembangan organ reproduksi
(terutama testis dan ovarium)
Anabolisme protein
Pria : testosteron
Wanita : estrogen & progesteron

Endokrinologi reproduksi
wanita
Hipotalamus
Gonadotropin releasing hormon
Hipofisis anterior
Luteinizing Hormon
Follicle stimulating hormon
Ovarium folikel
estrogen & progesteron
Uterus haid

Chorionic Gonadotropin
Dibentuk

sel tropoblast

Fungsi
Mempertahankan corpus luteum
Menunda menstruasi dan ovulasi
Diagnosis lab
Adanya hCG dalam urin cara aglutinasi
( lateks, hemaglutinasi) atau tes hambatan
aglutinasi sebaiknya urin pagi
(+) kehamilan/peny trophoblastik

Laktasi
Estrogen,

progesteron, dan placental


lactogen (hPL)
proliferasi
kelenjar
Laktasi
induksi prolaktin dan
rangsangan puting susu

Reproduksi pada pria


Hipotalamus
GnRH
Hipofisis
FSH & LH
Testis
LH

sel leydig
testoteron
FSH
tub seminiferus spermatogenesis
Lab: kadar testoteron (RIA), LH dan FSH
Pe kadar LH tanda kegagalan testis primer