Anda di halaman 1dari 10

LAPORAN PRAKTEK PENJUALAN

NASI RAMES DAN ANEKA GORENGAN

Oleh:
Khoril Anam

(14)

Moh. Vilsa Budiman

(16)

Pandu Kartika Adi

(20)

JURUSAN KEUANGAN DAN PERBANKAN


POLITEKNIK NEGERI SEMARANG
2015

BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Makanan merupakan kebutuhan manusia yang paling utama, sebagaimana papan (tempat
tinggal) dan sandang (pakaian). Dewasa ini, jenis-jenis makanan banyak dihasilkan para
produsen makanan dalam rangka menarik minat pasar dan menciptakan sebuah trend baru
dalam konvensionalnya dunia kuliner. Pada umumnya masyarakat selalu menginginkan
sesuatu yang berbeda, tidak terkecuali dengan hal kuliner atau makanan. Maka dari itulah,
tercipta jenis-jenis makanan yang dikualifikasikan sebagai makanan berat dan makanan
ringan. Disebut ringan karena memang berat makanan dan minuman tersebut memudahkan
konsumen membawanya kemanapun dia mau. Selain itu, dengan harga yang relatif murah di
kantong, makanan ringan menjadi pemenuh kebutuhan pangan manusia terlebih bagi mereka
yang berkutat dengan waktu dan tempat yang memungkinkannya konsumsi makanan dan
minuman ringan.
Nasi dan aneka gorengan merupakan jenis makanan yang paling diminati oleh khalayak
umum. Dengan mengambil persepsi tersebut, kami sebagai mahasiswa yang mengikuti mata
perkuliahan Kewirausahaan, mengambil inisiatif untuk menjual makanan tersebut setiap hari
minggu di acara Car Free Day di kawasan Simpang Lima Semarang, yang dimulai dari Hari
Minggu, 7 Desember 2014 sampai dengan 28 Desember 2014.
.Alasan kami berjualan di acara tersebut adalah karena pada saat itu kemungkinan banyak
masyarakat yang datang, dikarenakan acara tersebut merupakan acara rutin setiap hari
minggu yang paling diminati dan dinanti-nanti khususnya oleh masyarakat daerah Semarang.
Selain itu, kegiatan ini juga sebagai bentuk manifestasi hasil kegiatan dan diskusi yang kami
laksanakan selama berada di perkuliahan Kewirausahaan. Laporan dari kegiatan ini nantinya
akan menjadi salah satu syarat penilaian di mata kuliah tersebut.

1.2 Rumusan Masalah


Perlu adanya kegiatan sebagai penyaluran minat dalam bidang kewirausahaan dalam rangka
menciptakan inovasi dalam bentuk kreatifitas individu maupun berkelompok. Dengan
memandang aspek kebersihan dan gizi serta komersialnya makanan serta minuman yang
dijual, kegiatan penjualan ini menciptakan sebuah peluang pengembangan diri bahkan bisa
jadi usaha di depannya karena tak hanya faktor ekonomi saja yang melatarbelakangi kegiatan
ini, tapi juga adanya kesadaran diri dalam mencoba segala kemungkinan yang ada.

1.3 Tujuan
Diadakannya kegiatan ini tak terlepas dari faktor-faktor yang terkait di dalamnya, seperti:
a. Menciptakan dan mengembangkan peluang wirausaha inovatif yang memiliki prospek
dan mampu bersaing dalam pasar.
b. Belajar agar bisa melakukan sebuah kerjasama dengan orang lain.
c. Sebagai syarat tugas akhir mata kuliah Kewirausahaan

1.4 Luaran yang Diharapkan


Melalui usaha ini, diharapkan dapat menghasilkan :
a. Peningkatan minat dan kemampuan mahasiswa dalam berwirausaha,
b. Terciptanya peluang wirausaha yang memiliki prospek dan dapat bersaing dalam pasar,
c. Ajang belajar untuk melakukan kerjasama dengan orang lain, serta (d) sebagai syarat
tugas akhir perkuliahan Kewirausahaan yang kami hadiri.

1.5 Manfaat
Manfaat dari terselenggarannya kegiatan ini adalah, sebagai berikut:
1. Memberikan kesempatan mahasiswa untuk mengembangkan minat dan kemampuan
berwirausaha.
2. Membuat jalur sirkulasi uang yang bisa mendatangkan keuntungan pribadi mahasiswa
tersebut.

BAB II
GAMBARAN UMUM RENCANA USAHA
2.1 Target Pasar
Dalam memulai usaha apapun, maka yang harus diketahui adalah peluang pasar yang tertarik
membeli jualan kami ini. Target pasar sudah merupakan kunci penting dalam proses
pemasaran karena pemasaran akan berjalan dengan lancar apabila sudah mendapatkan target
pasar yang kita inginkan. Target pasar yang kami tuju adalah masyarakat semarang yang
berada di acara Car Free Day Kawasan Simpang Lima Semarang.

2.2 Promosi
Menurut wikipedia, promosi adalah upaya untuk memberitahukan atau menawarkan produk
atau jasa pada dengan tujuan menarik calon konsumen untuk membeli atau
mengkonsumsinya. Dengan adanya promosi produsen atau distributor mengharapkan
kenaikannya angka penjualan.
Jenis promosi yang kami lakukan adalah dengan berjualan di acara Car Free Day Kawasan
Simpang Lima Semarang. Usaha promosi juga kami lakukan adalah lewat pembicaraan yang
dilakukan langsung di tempat penjualan atau personal selling.

2.3 Tips Sukses Penjualan


Dalam kegiatan ini, perlu rasanya digunakannya prinsip-prinsip yang kami yakini dan
terapkan di dalam kegiatan kewirausahaan ini:
a. Yakin dan optimis serta fokus pada apa yang dijual.
b. Mengetahui target pasar dengan baik sehingga membantu penentuan jenis barang yang
akan dijual.
c. Turun ke lapangan dan menjual langsung.
d. Membangun kemitraan dengan produsen-produsen makanan.
e. Selalu mengadakan evaluasi atas kegiatan sehingga tercipta pembaharuan atas
kekurangan-kekurang yang terjadi sebelumnya

BAB III
METODE PELAKSANAAN
Dalam kegiatan ini, semua jenis makanan yang dijual merupakan hasil olahan rumahan oleh
penjual utama. Kami berlaku sebagai reseller, penjual kedua. Dengan berinteraksi dengan
penjual utama dan mendatanginya langsung ke tempat produksi, yaitu di daerah Ungaran.
Semua jenis makanan dan minuman yang kami jual merupakan makanan dan minuman yang
baru. Nantinya, proses penjualan kami laksanakan acara Car Free Day di kawasan Simpang
Lima Semarang selama 4 kali disetiap hari minggu dari pukul 06.00-10.00.
3.1 Pembagian Tugas
Dalam kegiatan kewirausahaan ini, kami membagi tugas antar anggota kelompok, yaitu;
1. Pandu Kartika Adi bertugas sebagai ketua kelompok dan mengkoordinir lancarnya
praktek kami, beliau juga mencarikan posisi letak pembukaan lapak yang proporsional
agar dagangan kami laku, selain itu juga beliau melakukan promosi.
2. Moh. Vilsa Budiman bertugas menyusun pembukuan dari hasil dagangan , beliau
mencatat semua barang baru yang masuk dan kemudian mecatat keluar barang yang
terjual.
3. Khoril Anam bertugas sebagai yang menjual secara berkeliling sekaligus bertugas
sebagai kasir ketika praktek dilangsungkan, beliau juga melakukan promosi dengan
meminta teman-temannya yang dikenal untuk mampir dan membeli dagangan kami.
Secara praktikal kami membagi tugas kepada setiap orang, namun secara eksekusi langsung
di lapangan kami melakukannya bersama-sama, kami mencari distributor bersama, kemudian
juga kami mengambil barang dagangan bersama, menjaga lapak daganganpun kami lakukan
secara bersama-sama. Hal tersebut agar kami sama-sama tahu apa yang dilakukan yang lain
agar kelak bisa berpraktek sendirian saja.

3.2 Alat- alat yang dibutuhkan


Alat-alat yang dibutuhkan dalam membantu proses penjualan;
1. Kardus,
2. nampan dan keranjang untuk wadah penjualan
3. Spidol dan kertas sebagai tanda pemberitahuan penjualan
4. Plastik, untuk membungkus makanan dan minuman yang dibeli

3.3 Aspek Operasional


1. Sistem Reseller Nasi
2. Berkomunikasi dengan penjual utama.
3. Melakukan pematokan harga.
4. Pemesanan barang.
5. Proses Penjualan.

BAB IV
BIAYA DAN JADWAL KEGIATAN

4.1

Ringkasan Anggaran Biaya

Modal awal : Rp 300.000,00


Dibagi 3 orang sehingga masing-masing : Rp 100.000,00
Dari modal tersebut digunakan untuk persediaan produk dan beban yang kami jual yaitu :
Minggu I
Nasi bungkus

@ 20 x Rp. 3000

= Rp. 60.000

Aneka jenis gorengan

@ 40 x 900

= Rp. 36.000

Beban Subsidi Transportasi

@ 2 x 5000

= Rp. 10.000 +

Total Pengeluaran

= Rp. 109.000

Minggu II
Nasi bungkus

@ 30 x Rp. 3000

= Rp. 90.000

Aneka jenis gorengan

@ 40 x 900

= Rp. 36.000

Beban Subsidi Transportasi

@ 2 x 5000

= Rp. 10.000 +

Total Pengeluaran

= Rp. 136.000

Minggu III
Nasi bungkus

@ 30 x Rp. 3000

= Rp. 90.000

Aneka jenis gorengan

@ 40 x 900

= Rp. 36.000

Beban Subsidi Transportasi

@ 2 x 5000

= Rp. 10.000 +

Total Pengeluaran

Minggu IV

= Rp. 136.000

Nasi bungkus

@ 30 x Rp. 3000

= Rp. 90.000

Aneka jenis gorengan

@ 40 x 900

= Rp. 36.000

Beban Subsidi Transportasi

@ 2 x 5000

= Rp. 10.000 +

Total Pengeluaran

= Rp. 136.000

4.2 Kebijakan Harga Jual


Kebijakan Harga:
Nasi Rames

@ Rp. 4.000

Aneka Gorengan

@ Rp.1.500

4.3 Ringkasan Penjualan


Tabel Penjualan
MINGGU

Pendapatan

Pengeluaran

Keuntungan

Rp. 143.000,-

Rp 109.000,-

Rp. 34.000,-

II

Rp. 180.000

Rp 136.000,-

Rp. 44.000,-

III

Rp. 176.000

Rp 136.000,-

Rp. 40.000,-

IV

Rp. 176.100

Rp.136.000,-

Rp. 40.100

Jumlah

Rp. 675.100

Rp 517.000,-

Rp. 158.100,-

4.4 Keuntungan (Laba)


Modal Awal

= Rp.300.000,-

Total Pendapatan

= Rp 675.100,-

Total Pengeluaran

= Rp 517.000,-

Keuntungan Bersih

= Rp 158.100

Sisa saldo kas

= Modal + Keuntungan

= Rp. 300.000,- + 158.100,- = 458.100

BAB V
KESIMPULAN

Dengan adanya kegiatan kewirausahaan bisnis ini, kami bisa menerapkan teori bisnis
yang kami dapat di kelas. Selain itu dengan terjun langsung berupa praktek berwirausaha,
kami mengetahui seluk beluk berwirausaha. Semoga kegiatan kewirausahaan bisnis ini tidak
hanya diterapkan dalam mata kuliah kewirausahaan saja, tetapi kegiatan ini dapat di adakan
diluar mata kuliah tersebut.